Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENGEMBANGAN DESAIN Widowati, Widowati; Sawitri, Sicilia; Krisnawati, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i2.6432

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis proyek pada peningkatn hasil belajar mahasiswa. Penelitian pada   tahun pertama yang telah dilakukan oleh Sicilia Sawitri,   adalah   pengembangan model pembelajaran berbasis proyek, sehingga   tersusun model pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Pengembangan Desain Busana, dilaksanakan tahun 2014. Uji coba kelompok kecil dilakukan mahasiswa angkatan 2015 yang mengambil matakuliah  Pengembangan  Desain.     Efektivitas  proses  pembelajaran  berbasis proyek pada kelompok kecil dapat diketahui melalui perhitungan   gain score, diperoleh hasil yaitu 0.72 termasuk kategori tinggi. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian adalah efektivitas pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Pengembangan Desain tinggi. Saran yang dapat diajukan: Efektivitas pembelajaran dapat lebih ditingkatkan dengan memberikan pembelajaran di luar kampus, dengan mengunjungi rumah mode atau menyaksikan peragaan busana, dan model Pembelajaran Berbasis Proyek dapat diterapkan pada setiap mata kuliah praktek.
KAJIAN TENTANG SIMBOL BATIK SEMEN RAMA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT JAWA Krisnawati, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i2.6411

Abstract

Simbol dalam batik merupakan manifestasi dari sesuatu ajaran. Bagi orang Jawa simbol merupakan kunci yang membuka pintu pertemuannya dengan dunia atas. Dengan  berbagai simbol  manusia  berpartisipasi dalam  kehidupan makrokosmos dan melalui kontak ini, mereka merasa mendapatkan ketenteraman dan keselamatan. Dalam hal ini batik sebagai unsur kebudayaan dilihat sebagai sistem simbol, menghubungkan manusia dengan alam semesta dalam arti yang luas. Batik Semen Rama sebagai karya seni secara esensi merupakan ajaran yang ditujukan dan diisyaratkan kepada raja atau pemimpin rakyat, yang disimbolkan dalam ornamennya. Motif dalam batik Semen rama merupakan simbolis yang mempunyai makna ajaran tentang sikap yang ideal yang seharusnya seorang pemimpin.
KELAYAKAN LIMBAH BIJI AVOKAD SEBAGAI SOUVENIR PERNIKAHAN Arvi, Faiza Hanida; Krisnawati, Maria
Beauty and Beauty Health Education Vol 9 No 1 (2020): March 2020
Publisher : Beauty and Beauty Health Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v9i1.35859

Abstract

Abstract. Many souvenir crafters competing to create the latest innovations to attract market attention, one of which uses avocado seeds. Avocado fruit is the fruit that is included most often consumed. Avocado fruit can be used as food or drinks. Avocado seed waste is often found in markets, in juice stalls or in residential waste. This if left in a short time span will cause a foul odor that disturbs public health and air pollution. The purpose of this study was to determine the feasibility of wedding souvenirs from avocado seed waste in terms of preference and sensory tests. This research method uses an experimental method with one-group pretest-posttest design. The data analysis technique used is descriptive percentages. The results showed that avocado fruit waste as a wedding souvenir was declared very feasible in the sensory test with an average percentage of 97% and was declared very preferred in the favorite test with a percentage of 92%. The conclusion of this research is that avocado fruit waste as a souvenir is stated to be very valid to be tested and used at weddings. The product was also declared to be very feasible based on sensory test results and was highly favored based on the preferred test results.Keywords: Wedding Souvenirs, Avocado Seed Waste Abstrak. Banyak perajin souvenir berlomba-lomba menciptakan inovasi terbaru untuk menarik perhatian pasar salah satunya menggunakan biji buah avokad. Buah avokad merupakan buah yang termasuk paling sering dikonsumsi. Buah avokad dapat dijadikan makanan ataupun minuman. Limbah biji avokad banyak dijumpai di pasar, di warung jus ataupun di sampah perumahan. Hal tersebut jika dibiarkan dalam jangkauan waktu cukup pendek akan menimbulkan bau busuk yang mengganggu kesehatan masyarakat dan pencemaran udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan souvenir pernikahan dari limbah biji avokad ditinjau dari uji kesukaan dan uji indrawi. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan limbah biji buah avokad sebagai souvenir pernikahan dinyatakan sangat layak pada uji inderawi dengan persentase rata-rata 97% dan dinyatakan sangat disukai pada uji kesukaan dengan persentase 92%. Simpulan dari penelitian ini adalah limbah biji buah avokad sebagai souvenir dinyatakan sangat valid untuk diujikan dan digunakan pada acara pernikahan. Produk tersebut juga dinyatakan sangat layak berdasarkan hasil uji inderawi dan sangat disukai berdasarkan hasil uji kesukaan. Kata kunci: Souvenir Pernikahan, Limbah Biji Avokad
KELAYAKAN MODUL PERAWATAN RAMBUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK TATA KECANTIKAN Wati, Nunik Mega; Setyowati, Erna; Krisnawati, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.10991

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui validitas dan kelayakan modul perawatan rambut untuk meningkatakan hasil belajar siswa SMK Tata Kecantikan. Metode penelitian ini adalah Research and Development eksperimen. Teknik pengambilan sampel adalah purpose sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah modul perawatan rambut. Variabel terikat penelitian ini adalah kelayakan modul perawatan rambut. Analisis data menggunakan mean dan deskriptife persentase. Hasil validitas modul oleh ahli rata-rata sebesar 84,19%. Peningkatan hasil belajar aspek kognitif rata-rata pretest 59,67 dan posttest 80,17, aspek afektif rata-rata sebesar 82,42, aspek psikomotorik rata-rata sebesar 81,77 sehingga rata-rata dari hasil belajar siswa 76,01. Tanggapan siswa diperoleh 81,01% dan penilaian dari guru diperoleh 96,42% sehingga modul perawatan rambut layak digunakan untuk meningkatan hasil belajar siswa SMK Tata Kecantikan.
KELAYAKAN PRODUK BEDAK DINGIN DARI AMPAS SUSU KEDELAI UNTUK MELEMBABKAN KULIT WAJAH Pramudya, Zulfa Diah; Krisnawati, Maria; Setyowati, Erna; Widowati, Trisnani
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.12104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan kelayakan bedak dingin dari ampas susu kedelai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penilaian validasi produk oleh validator produk memiliki rata-rata 78% dengan kriteria layak. Hasil tingkat kesukaan memiliki rata-rata 77% dengan kriteria suka. Pada uji inderawi menunjukkan nilai rata-rata 82% dengan kriteria berkualitas sangat baik. Simpulan dari penelitian adalah produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan valid oleh validator produk serta melalui uji laboratorium, uji kesukaan, dan uji inderawi dan produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan layak digunakan dan berpengaruh setelah dilakukan uji klinis oleh panelis.
PENERIMAAN TATA RIAS PENGANTIN MADURA LILIN PADA MASYARAKAT KABUPATEN SUMENEP Poernamasari, Diyah Ayu Catur; Ihsani, Ade Novi Nurul; Krisnawati, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.10504

Abstract

Modernisasi sekarang ini memiliki dampak negatif pada kekayaan ragam istiadat Indonesia, diantaranya tata rias pengantin Madura Lilin. Pemilihan tata rias pengantin dipengaruhi oleh adanya penerimaan. Penerimaan meliputi sikap, kepentingan, minat, pengalaman, dan harapan.  Metode penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di masyarakat Kabupaten Sumenep dengan kriteria wanita yang sudah menikah umur diantara 17-30 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner pada masyarakat Kabupaten Sumenep. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan secara umum bahwa penerimaan tata rias pengantin Madura Lilin pada Masyarakat Kabupaten Sumenep masuk dalam kriteria tinggi.
IBM KELOMPOK USAHA SOUVENIR SABLON DIGITAL Krisnawati, Maria; Prasetyaningtyas, Wulansari; Mujiyono, Mujiyono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v13i1.5593

Abstract

Targets to be achieved through IbM is on aspects of production and management. Aspects of the production which increased the production technology of making souvenirs, increasing capacity in the field of design through the program Corel Draw and Adobe Photoshop as well as consolidation of production procedures with due regard to health and safety work management. Management aspects namely on financial management, financial management hold good with regular bookkeeping, through marketing management produces forms of promotion through various media. Market network expansion and facilitate consumer access to order products.Through HR management can improve the training of human resources, the provision of entrepreneurial motivation and self empowerment. IbM implemented through phases 1 ) Preparation ; 2 ) Stage Assessment ; 3 ) The Plan or Program Activity; 4 ) Phase Action Plan ; 5 ) Implementation Phase or activity ; and 6 ) Evaluation Phase . It is expected to be implemented through the stages can help solve problems and realize the needs of partners.
Keutamaan Soft Skills Bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Apriyani, Delta; Sudana, I Made; Krisnawati, Maria
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.29117

Abstract

Soft skills memiliki peranan yang sangat penting untuk dapat menentukan tingkat kematangan seseorang terutama untuk siswa menengah kejuruan (SMK). Dunia Pendidikan saat ini tidak hanya mengutamakan keterampilan motorik saja akan tetapi keterampilan soft skills juga sangat dipertimbangkan untuk menentukan keberhasilan dari peserta didik. Keterampilan soft skills sangat dibutuhkan oleh peserta didik untuk dapat terjun di dunia usaha dan dunia industri, karena bagi kebanyakan DUDI keterampilan soft skills yang sangat diutamakan dalam mencari Sumber Daya Manusia. Banyak sekali keutamaan soft skill yang dimana sebagai salah satu syarat bagi peserta didik untuk bisa menjadi lulusan yang berkualitas dan sangat dibutuhkan oleh dunia kerja. Aspek-aspek yang terdapat dalam ilmu soft skills sangat dapat membantu peserta didik untuk bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sehingga dengan memiliki keterampilan soft skills yang baik dapat membantu peserta didik menjadi lulusan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Review ini berisi mengenai akan pentingnya keterampilan soft skill bagi peserta didik di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan agar dapat menjadi lulusan yang siap kerja sesuai dengan tujuan dari SMK itu sendiri, hal ini juga dapat membantu untuk mengurangi tingkat pengangguran dari lulusan SMK.
Paes Go Sebagai Aplikasi Paes Pengantin Solo Putri Ihsani, Ade Novi Nurul; Krisnawati, Maria; Agustin, Eny Widya; Septiningsih, Tri; Apriliya, Siska; Lesatari, Citra Eka
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v9i1.25617

Abstract

Pembuatan paes pengantin solo putri mempunyai tingkat kesulitan tersendiri bagi perias pemula. Untuk membuat itu diperlukan ketekunan dan ketelitian sehingga mendapatkan hasil yang proporsional dengan bentuk wajah pengantin wanita. Biometrik face recognition dapat membantu perias pemula membuat paes pengantin solo yang proporsional, cepat dan rapi. Makalah ini menjelaskan sistem biometric face recognition dalam membuat paes pengantin solo dengan tujuan mengurangi tingkat kesalahan membuat paes pengantin solo bagi perias pemula. Fitur ini menggunakan smartphone sebagai alatnya. Bentuk paes yang proporsional didapatkan dengan menggabungkan skor pencocokan biometric dari beberapa bentuk wajah yang disesuaikan berdasarkan golden proportion wajah. Dari fitur ini didapatkan ukuran paes yang disarankan untuk masing-masing orang. Ditinjau dari isi materi, kelengkapan komposisi aplikasi, dan kejelasan berada pada kategori baik. Sedangkan jika ditinjau dari aspek penampilan, warna, dan kemudahan pemakaian aplikasi paes go memperoleh kategori sangat baik.
PERBEDAAN HASIL PENCELUPAN BATIK MENGGUNAKAN BONGGOL PISANG DENGAN MORDAN TUNJUNG, KAPUR DAN JERUK NIPIS Kartika, Feny Fitri; Krisnawati, Maria; Aulia, Sofwah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i2.15845

Abstract

Abstract. This study aims to determine how the results and differences that arise from the test of fastness, sharpness of motifs and color direction on the immersion results using mordan tunjung, lime, and lime. The research used experimental research method with independent variable (mordan tunjung, lime and lime) and dependent variable (fastness, sharpness of motif and color direction). Data collection techniques used were observation method, documentation method and laboratory test with analysis that is mean analysis on test of fastness and sharpness of motif, then descriptive analysis on color direction test. The results of the fastness test and the sharpness of the best motif on mordan lime. The results of the color direction test show pecan on mordan tunjung, cinnamon on mordan lime, and caramel on mordan lime. The conclusion of this research is banana hump can be used as batik nature dye, and there are differences in the result of batik dyeing using banana bonggol with mordan tunjung, lime, and lime. Keywords: Banana Stalk, Tunjung, Lime, Lime, Mordan Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dan perbedaan yang muncul dari uji ketahanan luntur, ketajaman motif dan arah warna pada hasil pencelupan menggunakan mordan tunjung, kapur, dan jeruk nipis. Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimen dengan variabel bebas (mordan tunjung, kapur dan jeruk nipis) dan variabel terikat (ketahanan luntur, ketajaman motif dan arah warna). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode dokumentasi dan uji laboratorium dengan analisis yaitu analisis rerata (mean) pada uji ketahanan luntur dan ketajaman motif, kemudian analisis deskriptif pada uji arah warna. Hasil uji ketahanan luntur dan ketajaman motif paling baik pada mordan kapur. Hasil uji arah warna menunjukkan pecan pada mordan tunjung, cinnamon pada mordan kapur, dan caramel pada mordan jeruk nipis. Simpulan penelitian ini adalah bonggol pisang dapat digunakan sebagai pewarna alam batik, dan terdapat perbedaan pada hasil pencelupan batik menggunakan bonggol pisang dengan mordan tunjung, kapur, dan jeruk nipis. Kata Kunci: Bonggol Pisang, Tunjung, Kapur, Jeruk Nipis, Mordan