Articles
Tuntutan Calistung Pada Anak Usia Dini
Marlisa, Lusi
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol 1 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.509 KB)
Pada program pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini dapat berubah ubah setiap tahunnya sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh zaman, dimana pada dewasa ini program dari pembelajaran anak usia dini sendiri lebih mengedepankan dan menekankan pada nilai akademis terutama pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung dibandingkan mengembangkan sosial dan emosi anak. Ditambah dengan pandangan orang tua yang rasional, menganggap bahwa output anak yang bersekolah pada jenjang taman kanak kanak harus diajarkan dengan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sehingga anak memiliki kesiapan baik dalam bentuk fisik dan psikologis untuk melanjutkan pada pendidikan lebih lanjut.
DIKOTOMI DALAM TINJAUAN PUSTAKA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Lusi Marlisa;
Eka Septiana
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.589 KB)
|
DOI: 10.24952/alathfal.v1i2.4006
Penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di harapkan bisa menjadi langkah strategis untuk mewujudkan anak yang memiliki jiwa kompetitif. Dikotomi yang hadir dalam tubuh pendidikan anak usia dini, bisa menjadi pembatasan bagi stakeholder dalam memahami terkait dengan pendidikan anak usia dini. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka, karena dianggap paling strategis untuk mengungkapkan gagasan-gagasan serta temuan dalam tulisan ini, untuk mendukung proses temuan dalam penelitian ini, maka diperlukan beberapa sumber rujukan serta literatur bacaan yang digunakan seperti buku-buku dan jurnal-jurnal elektronik yang berkaitan dengan variabel penelitian ini. Pembahasan ini memiliki hasil bahwasanya diperlukan sinerginitas yang baik antara peraturan pemerintah, masyarakat juga terlibat dalam kontrol/pengawasan, penilaian serta dalam pengambilan keputusan terhadap pelaksanaan kebijakan PAUD, sehingga pendidikan anak usia dini tidak mengalami dikotomi dari segi apa pun.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (TELAAH DALAM PERMENDIKBUD 146 TAHUN 2014 ) TERHADAP KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
lusi marlisa
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 6, No 2 (2019): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI NOVEMBER
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jtk.v6i2.9895
Kontradiksi dalam kurikulum 2013 saat ini masih menjadi polemik, dikarenakan peralihan dari kurikulum tingkat satuan pendidikan atau yang lebih dikenal dengan sebutan KTSP beralih menjadi kurikulum 2013. Pengembangan kurikulum dan konsep pembelajaran pada kurikulum ini masih terdapat kesenjangan pada beberapa sekolah dalam pengaplikasiannya. Konsep pembelajaran yang berpusat pada anak dengan menggunakan pendekatan saintifik, masih menjadi pembelajaran yang harus dikaji lebih dalam oleh para praktisi pendidikan anak usia dini, sehingga dalam implementasinya pada saat ini diperlukan sosialisasi lebih lanjut. Pedoman pembelajaran yang digunakan melalui pendekatan saintifik memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada anak dan mendorong anak-anak untuk berpikir lebih kritis, analisis, dan kemampuan dalam memcahkan masalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran bersifat saintifik. Kemudian, manfaat yang akan dirasakan dalam Mengembangkan berpikir saintifik sejak usia dini akan mempermudah transfer keterampilan saintifik yang mereka miliki menjadi area akademik yang dapat mendukung prestasi akademik saat anak masuk jenjang SD, SMP,SMA, dan perguruan tinggi.
REVITALISASI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN MUHAMMADIYAHAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Sujino Sujino;
Lusi Marlisa
AT-TAJDID Vol 5, No 2 (2021): JULI-DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/att.v5i2.1587
Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dapat berfungsi sebagai kekuatan gerakan bagi Muhammadiyah (Quwwatul Harokah al-Muhammadiuah) karena dapat menjadi basis kekuatan spiritual, moral, dan intelektual. Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) juga sebagai identitas karakter warga kampus. Perkembangan peradaban yang cepat dan pesat dengan teknologi informasi di era digitalisasi serta inovasi teknologi (gawai, internet, media sosial) yang semakin berkembang, sangat mempengaruhi daya serap informasi, pemahaman dan praktik keislaman mahasiswa. Kesenjangan dalam ilmu pembelajaran AIK masih mnyisakan masalah, antara lain: kurikulum masih belum menggambarkan standar lulusan dan masih menitik beratkan pengetahuan. Dosen pengampu belum disiapkan secara profesional, dosen pengampu belum memilki komitment tinggi pada Muhammadiyah dan dosen AIK belum dimiliki semua jurusan, termasuk Kebijakan Universitas Muhammadiyah Metro belum menempatkan prioritas penting bagi pendidikan AIK. Tujuan dari penelitian ini untuk mengatahui Gambaran dan standar Pembelajaran AIK di Universitas Muhammadiyah Metro, serta untuk Mengetahui Revitaliasi Kebijakan LPM dan Wakil Rektor 4 terhadap Pembelajaran AIK di Univeritas Muhammadiyah Metro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study). Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus.Revitalisasi kebijakan pembelajaran AIK didasari oleh realitas di Universitas Muhammadiyah Metro adalah keniscayaan. Reliata yang kian melemah itu perlu segera di respon positif. Revitalissi berarti menggaerahkan AIK dalam dimensi transfer knowlagde dan transfer value, memvitalkan kembali fungsi AIK yang sudah berjalan. Dengan mempertimbangkan beberapa aspek. Tujuan pendidikan Muhammadiyah yang dalam grand Desain rencana yang akan mendorong terwujudnya Indonesia yang berkemajuan yang dimulai dengan revitalisasi AIK di perguraun Muhammadiyah khususnya Universitas Muhammadiyah Metro.
HARMONISASI POLA ASUH KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
Lusi Marlisa
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (150.486 KB)
|
DOI: 10.24127/j-sanak.v1i01.16
Keberagaman dalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini berbeda pada setiap individu. Pengalaman belajar yang disajikan kepada anak usia dini haruslah disesuaikan dengan keunikan masing masing individu, sehingga selama masa perkembangan anak mengalami peningkatan yang dinamis bukannya statis, ditopang dengan pola asuh orang tua dalam membentuk kesiapan dan kemampuan anak dalam mengolah emosi dan bersosialisasi dalam lingkungan masyarakat. Karena polemik yang dirasakan saat ini, terletak pada pola asuh dan sikap yang diambil orangtua saat mendidik anak. Sehingga yang terjadi adalah pola asuh orangtua memberi sumbangan kepribadian kepada anak ketika anak menjadi dewasa yang disebabkan oleh pilihan pilihan dan sikap orangtua selama mendidik anak.
Dikotomi dalam Tinjauan Pustaka Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini
Lusi Marlisa;
Eka Septiana
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (576.857 KB)
|
DOI: 10.24952/alathfal.v1i2.4006
Penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di harapkan bisa menjadi langkah strategis untuk mewujudkan anak yang memiliki jiwa kompetitif. Dikotomi yang hadir dalam tubuh pendidikan anak usia dini, bisa menjadi pembatasan bagi stakeholder dalam memahami terkait dengan pendidikan anak usia dini. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka, karena dianggap paling strategis untuk mengungkapkan gagasan-gagasan serta temuan dalam tulisan ini, untuk mendukung proses temuan dalam penelitian ini, maka diperlukan beberapa sumber rujukan serta literatur bacaan yang digunakan seperti buku-buku dan jurnal-jurnal elektronik yang berkaitan dengan variabel penelitian ini. Pembahasan ini memiliki hasil bahwasanya diperlukan sinerginitas yang baik antara peraturan pemerintah, masyarakat juga terlibat dalam kontrol/pengawasan, penilaian serta dalam pengambilan keputusan terhadap pelaksanaan kebijakan PAUD, sehingga pendidikan anak usia dini tidak mengalami dikotomi dari segi apa pun.
Edukasi Penggunaan Aplikasi “Tik-Tok” Sebagai Media Digital di Desa Banjar Rejo Batanghari Lampung Timur
Lusi Marlisa;
Ira Vahlia;
Syaifudin Latif
SINAR SANG SURYA Vol 6, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : UM Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/sss.v6i2.2199
ABSTRAKGuru di Sekolah dalam pembelajarannya banyak memberikan tugas kepada peserta didik melalui grup WhatsApp kemudian peserta didik mengerjakan tugas tersebut. Guru membuat video yang memang durasinya cukup panjang namun tidak melalui proses editing sehingga video yang dihasilkan kurang menarik karena kesulitan dalam mengedit video pembelajaran yang telah dibuat karena aplikasi yang digunakan memiliki fitur-fitur yang rumit dan banyak sekali langkah-langkahnya. Tujuan dalam pengabdian ini yaitu masyarakat dapat mengetahui dan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital yang mudah digunakan oleh guru dan masyarakat serta peserta didik pada era teknologi. Metode dalam pengabdian ini yaitu memberikan materi tentang pemanfaatan media digital serta pendampingan secara langsung pembuatan akun tik-tok dan penggunaannya. Hasil dan dampak pada pengabdian ini yaitu mitra dapat mengetahui cara membuat akun tik-tok serta penggunaannya untuk pembelajaran dalam kelas. Kata Kunci: Aplikasi; Edukasi; Media Digital; Tik-Tok ABSTRACTTeachers in schools in their learning give a lot of assignments to students through WhatsApp groups then students do the assignments. The teacher makes videos that are indeed quite long in duration but do not go through the editing process so that the resulting videos are less attractive because of the difficulty in editing the learning videos that have been made because the application used has complicated features and lots of steps. The purpose of this service is that the community can know and have skills in using digital media that is easy to use by teachers and the community as well as students in the technology era. The method in this service is to provide material about the use of digital media as well as direct assistance in creating a tik-tok account and its use. The results and impact of this service are that partners can find out how to create a tik-tok account and use it for classroom learning.Keywords: Application; Education, Digital Media, Tik-Tok
WAJAH BARU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PASCA PANDEMI COVID-19
Lusi Marlisa;
Noormawanti Noormawanti;
annisa nur firdausyi
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/j-sanak.v4i01.3258
Diskursus kemunculan wajah baru dalam dunia pendidikan anak tentunya akan menjadi suatu topik baru yang menjadi penentu saat ini dalam dunia pendidikan. Setiap segi dimensi kehidupan mengalami disrupsi baik dari adanya pandemic dan revolusi industry digital yang begitu signifikan dengan adanya pandemic. penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) untuk mendapatkan gambaranterkait dengan permasalahan di atas, maka peneliti mengambil lokasi penelitian di kota Metro. Pemilihan lokasi penelitian tersebut sengaja dilakukan secara purposive sampling dan mendapatkan sekitar 7 sekolah sebagai responden.Teknik pengumpulan data yang di gunakan yakni menggunakan wawancara dengan menyiapkan instrument penelitian berupa butir-butir pertanyaan terbuka melalui google form. Lebih lanjut instrumen tersebut kemudian disebarkan melalui daring kepada guru dan kepala sekolah. Setelah dilakukannya penyebaran instrumen secara daring, peneliti memiliki sebanyak 20 responden diantaranya adalah guru-guru dan kepala sekolah PAUD, untuk melihat tanggapan wajah baru dalam pembelajaran anak usia dini setelah new normal covid-19. Hasil penelitian yang di dapati, bahwasanya salah satu upaya yang dilakukan yakni sekolah, masyarakat serta pemerintah terus saling bahu-membahu untuk menggerakkan upaya pemulihan pasca pandemic, dengan harapan keberlangsungan pembelajaran di sekolah tetap berjalan, harapan tersebut tentunya akan dapat menguatkan kemitraan antara masyarakat, orangtua, dan pemerintah dalam menanggulangi pasca pandemi.