Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN PARTISIPASI GURU DALAM MGMP TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BAHASA INGGRIS SMP DI KABUPATEN KENDAL Ani Susmiatun; Yovitha Yuliejantiningsih; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 3 (2020): Desember
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i3.8120

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) adakah pengaruh motivasi berprestasi guru terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris? (2) adakah pengaruh partisipasi guru terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris? (3) adakah pengaruh motivasi berprestasi guru dan partisipasi guru dalam MGMP secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Kendal?Tujuan penelitian ini adalah:(1) mengetahui pengaruh motivasi berprestasi guru terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris, (2) mengetahui pengaruh partisipasi guru terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris, (3) mengetahui pengaruh secara bersama-sama motivasi berprestasi dan partisipasi guru dalam MGMP terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Kendal.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Kendal yang berjumlah 220 orang, dengan sampel sebanyak 135 orang dengan menggunakan tehnik proportional random sampling. Pendekatan yang dipakai adalah kuantitatif melalui regresi. Teknik pengolahan data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier dan regresi berganda.Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: 1) Ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru Bahasa Inggris SMP Kabupaten Kendal secara positif dan signifikan sebesar 44, 6%. 2) Pengaruh partisipasi guru dalam MGMP terhadap kompetensi profesional guru sebesar 20,4 %. 3) Pengaruh motivasi berprestasi guru dan partisipasi guru dalam MGMP secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru sebesar 48,2 %.
PENGARUH KETERAMPILAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP MUTU LAYANAN PENDIDIKAN SMA SWASTA DI KOTA TEGAL Desi Arief Setiani; Sunandar Sunandar; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v8i2.5389

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui pengaruh keterampilan kepala sekolah terhadap mutu layanan pendidikan SMA swasta, 2) mengetahui pengaruh kompetensi guru terhadap mutu layanan pendidikan SMA Swasta 3) mengetahui pengaruh keterampilan kepala sekolah dan kompetensi guru secara bersama-sama terhadap mutu layanana pendidikan SMA Swasta di Kota TegalPopulasi penelitian ini 148 guru SMA Swasta di Kota Tegal. Sampel 148 guru diambil proportional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian  ini adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi sederhana dan rgreasi ganda digunakan program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata keterampilan kepala sekolah adalah 201,54  dikategorikan  tinggi, skor rata-rata kompetensi guru adalah  234,77 dikategorikan tinggi, skor rata-rata mutu layanan pendidikan adalah 399,32  dikategorikan tinggi. Pada keterampilan kepala sekolah indikator terendah menyelesaikan konflik, variabel kompetensi guru indikator terendah pada evaluasi pembelajaran, sedangkan pada variabel mutu layanan pendidikan indikator terendah pada perencanaan pembelajaran.Disarankan kepala sekolah  merubah konflik tersebut menjurus ke hal positif, serta memberikan bimbingan kepada guru dan memperbaiki mutu proses belajar mengajar dengan cara mengagendakan pelaksanaan workshop dengan guru sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran serta melibatkan peran masyarakat dankemitraan untuk mendukung program sekolah.
PENGARUH SUPERVISI PENGAWAS DAN HUBUNGAN KERJA GURU TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK SE KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Iryana Kusumawati; Sunandar Sunandar; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 9, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v9i2.8110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh supervisi pengawas terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal; (2) pengaruh hubungan kerja guru terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal; serta (3) pengaruh supervisi pengawas dan hubungan kerja guru secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru TK di Kecamatan Limbangan Kendal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian studi korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 105 guru dengan sampel penelitian sebanyak 83 guru. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling berdasarkan jumlah guru di setiap sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup model rating scale untuk semua variabel. Uji validitas instrumen penelitian dilakukan dengan menguji validitas isi dan butir yang dihitung dengan rumus korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas instrumen dihitung dengan menggunakan Alpha Cronbach. Sebelum dilakukan analisis data terlebih dahulu diadakan pengujian persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana dan teknik analisis regresi ganda dua prediktor pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi pengawas terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan sebesar 24.2%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara hubungan kerja guru terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan efektif sebesar 24.40%; serta (3) supervisi pengawas dan hubungan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru TK dengan sumbangan efektif sebesar 36.10%, sedangkan 64.9% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Saran yang dapat disampaikan adalah perlu peningkatan kegiatan supervisi pengawas yang dilakukan terhadap guru-guru terutama pada teknik supervisi agar lebih divariasikan sesuai dengan jenis permasalahan yang dialami oleh guru, karena pada indicator tersebut memperoleh skor yang paling rendah.
PERSEPSI TENTANG SEKSUALITAS SESUAI JENIS KELAMIN PADA SISWA SMK LPI SEMARANG: Persepsi Tentang Seksualitas Sesuai Jenis Kelamin Novia Heldiana; Yovitha Yuliejantiningsih
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v2i1.215

Abstract

This research is based on the increasing number of cases of free sex in adolescents, especially high school and vocational high school students. Boys and girls in their sexuality respond differently. The difference between students in the causes of sexuality is what drives them to provide sexuality education in schools. The main problem being studied is whether there is a difference in the perception of sexuality according to gender among students of SMK LPI Semarang? The purpose of this research is to determine the perception of sexuality perceptions according to gender in SMK LPI Semarang students which will be used as evaluation material for BK teachers in order to provide sexuality education to students of SMK LPI Semarang. This research method was quantitative ex post facto. The population in this study were all students of SMK LPI Semarang consisting of class X, XI, and XII which can be said to be 142 students. The sample used consisted of 41 male students and 51 female students. The technique used was Proportional Random Sampling. The data were collected using a psychological scale of sexuality perception. The results show the fact that the perception of perceptions in the male group with the female group. Based on the calculation of the analysis of research conducted by researchers at SMK LPI Semarang, the results so that a T-count value is 0.516. This can answer the hypothesis by comparing the T-count, with the T-table, namely 0.516 < 0.607 so that Hₒ is rejected, which means that there is a difference in perception between the male group and the female group.  
Pengaruh Layanan Konseling Dengan Teknik Kontrak Perilaku Terhadap Perilaku Mencontek Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Semarang Mahdya Nabila; Yovitha Yuliejantiningsih; Ismah Ismah
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2020): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v6i1.1709

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang memiliki perilaku mencontek kategori tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku terhadap perilaku mencontek siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan menggunakan metode penelitian pre experiment design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 288 siswa. Sampel diambil dari hasil pretest perilaku mencontek berjumlah 7 siswa yang perilaku mencontek kategori tinggi. Teknik sampling penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling. Hasil setelah diberikan treatment layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku terhadap perilaku mencontek siswa kelas VIII dapat dibuktikan dengan data penelitian yang menunjukkan bahwa hasil rata-rata pretest sebesar 95 dan hasil rata-rata posttest sebesar 77,7. Dari hasil uji sign test wilcoxon menunjukkan bahwa nilai (z = -2,384, p<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa “layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku berpengaruh terhadap perilaku mencontek siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Semarang”. Saran dalam penelitian ini hendaknya guru pembimbing memantau perilaku mencontek siswa lebih ditingkatkan dan mampu memberikan layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku untuk mengendalikan perilaku mencontek siswa.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN Muhammad Rizal P.L.K; Yovitha Yuliejantiningsih; Tri Hartini
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 3: October 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.134 KB) | DOI: 10.23887/ijerr.v2i3.22688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling simbolik untuk meningkatkankan kedisiplinan pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif melalui metode penelitian true experimental design dengan model pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 107 siswa. Sampel dalam penelitian yaitu 30 siswa kelas X SMK 01 Muhammadiyah Semarang yang diambil dengan menggunakan teknik Cluster random sampling. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala kedisiplinan. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis diperoleh hasil thitung = 4,89. Selanjutnya dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikansi 5% (0.05) yaitu 2,131. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung = 4,89 > ttabel = 2,131. Atas dasar perhitungan tersebut maka hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling simbolik untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas X SMK 01 Muhammadiyah Semarang tahun pelajaran 2018/2019” diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling simbolik dapat meningkatkankan kedisiplinan siswa.  
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 MOGA KABUPATEN PEMALANG Marsantiya Dwi Ayu Putri; Yovitha Yuliejantiningsih; Ismah Ismah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3463

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya siswa kelas XII yang memiliki kesulitan dalam merencakan karir ditandai dengan kebingungan setelah lulus apakah akan bekerja atau melanjutkan kuliah, lalu jurusan apa yang akan mereka ambil, dan belum memahami terkait dunia kerja dan kompetensi yang dimilikinya. Hal ini juga dapat memicu siswa cenderung memilih karir secara asal tidak sesuai kemampuannya karena rendahnya self efficacy siswa. Perencanaan karir yang cenderung asal ini akan menyebabkan kegagalan siswa dalam dunia pendidikan lanjutan ataupun dunia kerja. Mereka akan mudah mengalami putus asa karena apa yang mereka kerjakan tidak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan teknik analisis korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA N 1 Moga yang berjumlah 120 siswa. Sampel yang digunakan terdiri dari 91 siswa yang diambil melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis self efficacy dan perencanaan karir. Hasil Berdasarkan tabel uji hipotesis sampel test nilai Sig.(2-Tailed) 0,000 < 0,05 taraf signifikan 5%. Atas dasar perhitungan data tersebut maka hipotesis yang berbunyi “terdapat hubungan antara self efficacy  dan perencanaan karir siswa SMA Negeri 1 Moga Kabupaten Pemalang” diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%.
Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas XI MIPA SMA N 2 Rembang Siti Nur Rahmawati; Yovitha Yuliejantiningsih; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7655

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa kelas X dalam melakukukan komunikasi interpersonal. Siswa terlihat malu ketika berbicara atau berpendapat serta tidak berani bertanya kepada guru apabila ada materi yang kurang dipahami saat pelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas XI MIPA SMA N 2 Rembang. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi data penelitian berjumlah 214 siswa, meliputi kelas XI MIPA 1, kelas XI MIPA 2, kelas XI MIPA 3, kelas XI MIPA 4, kelas XI MIPA 5 dan kelas XI MIPA 6. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 siswa yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner skala kepercayaan diri dan skala kemampuan komunikasi interpersonal. Hasil uji korelasi product moment, diperoleh nilai korelasi rhitung sebesar 0,542. Sedangkan nilai rtabel untuk jumlah sampel 45 dengan taraf signifikansi 5% sebesar 0,294. Oleh karena itu rhitung 0,542 > rtabel 0,294, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepercayaan diri dengan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas XI MIPA SMA N 2 Rembang. Berdasarkan penelitian ini diharapkan siswa dapat melatih serta meningkatkan rasa percaya diri dengan baik agar kemampuan berkomunikasi interpersonal menjadi lebih baik dan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki.
MANAJEMEN PRAKTIK KERJA LAPANGAN DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI TEKNIK REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL) DI SMK NEGERI 1 KANDEMAN KABUPATEN BATANG Nanang Abdullah; Ngasbun Egar; Yovitha Yuliejantiningsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.966

Abstract

Abdullah, Nanang. 2023. Manajemen Praktik Kerja Lapangan dalam Peningkatan Kompetensi Teknik Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Negeri 1 Kandeman Kabupaten Batang. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Ngasbun Egar, M.Pd. dan Pembimbing (2) Dr. Yovitha Yuliejantiningsih, M.Pd. Subfokus penelitian ini adalah (1) perencanaan praktik kerja lapangan dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak (2) pengorganisasian praktik kerja lapangan dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak. (3) pelaksanaan praktik kerja lapangan dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak. (4) pengawasan praktik kerja lapangan dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak. (5) peningkatan kompetensi siswa teknik rekayasa perangkat lunak setelah melaksanakan praktik kerja lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Kandeman. Metode penggalian data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan pengambilan kesimpulan. Hasil Penelitian (1) Perencanaan PKL dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak SMK Negeri 1 Kandeman adalah (a)sinkronisasi kurikulum antara sekolah dengan industri; (b) pemetaan DUDIKA; (c) persiapan administrasi PKL; (d) penentuan tempat PKL; (e) sosialisasi PKL; (f) pembekalan Peserta Didik. (2) Pengorganisasian PKL dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak SMK Negeri 1 Kandeman (a) pembagian kerja semua tim melalui surat keputusan kepala sekolah; (b) penjelasan deskripsi kegiatan yang menjelaskan masing masing tugas pokok dan fungsi. (3) pelaksanaan PKL dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak SMK Negeri 1 Kandeman (a) Penyerahan dan penempatan peserta didik oleh pihak sekolah kepada industri. (b) Pelaksanaan praktek PKL selama tiga bulan. (4) Pengawasan PKL dalam peningkatan kompetensi teknik rekayasa perangkat lunak SMK Negeri 1 Kandeman terdiri dari (a) monitoring yang dilakukan oleh pembimbing untuk mengawasi pelaksanaan PKL dan mengatasi kendala dalam pelaksanaan PKL. (b) Penarikan siswa setelah selesai melaksanakan PKL selama tiga bulan, penarikan ini diwakili oleh pembimbing sebagai tanda selesai pelaksanaan PKL, (c) Jurnal kegiatan harian praktik kerja lapangan yang disusun oleh siswa sebagai laporan individu terhadap kegiatan selama melaksanakan PKL. (5) Kompetensi Keahlian RPL sudah melakukan MOU menjadi kelas industri dengan perusahaan game lab yang kemudian disambung dengan kerjasama PKL sehingga sudah ada masukan kompetensi industri game lab tersebut dalam pembelajaran sehingga memudahkan anak dalam pelaksanaan PKL. Kata Kunci: Manajemen, Praktik Kerja Lapangan Kompetensi Teknik Rekayasa Perangkat Lunak
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH, BUDAYA KERJA GURU DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN SEMARANG TENGAH KOTA SEMARANG Ummi Kulsum; Yovitha Yuliejantiningsih; Rasiman Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14928

Abstract

Pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar Negeri bertujuan: 1) untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap profesionalisme guru. 2) untuk menganalisis pengaruh Budaya Kerja Guru guru terhadap profesionalisme guru, 3) untuk menganalisis pengaruh Motivasi Berprestasi Guru guru terhadap profesionalisme guru, dan 4) untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru guru secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Semarang Tengah. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian 158 guru dan sampel penelitian 113 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Supervisi akademik kepala sekolah berpengatuh terhadap profesionalisme guru sebesar 76,2%, dengan persamaan regresi Ŷ = 5.938 + 1,300 X1dengan nilai keficient korelasi sebesar 0,873%. 2) Budaya Kerja Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 75,6%, dengan persamaan regresi Ŷ = 0,757 + 0,811 X2dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,869. 3) Motivasi Berprestasi Guru terhadap profesionalisme guru sebesar 60,1%, dengan persamaan Ŷ = 19,476 + 1,215 X3. Kemudian nilai koefisien korelasi r adalah sebesar 0,775. 4) supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 82,9%, dengan persamaan Ŷ = 3,950 + 0,601 X1 + 0,895 X2 + 0,646 X3. Kemudian nilai koefisien korelasi r adalah sebesar 0,895. Simpulan penelitian ini adalah supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 82,9%. Penulis menyarankan agar kepala sekolah melakukan refleksi dan evaluasi terhadap supervisi akademik, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru, serta kepala sekolah melakukan supervisi kepada guru untuk meningkatkan profesionalisme guru. Guru dapat mengikuti pelatihan dan seminar agar dapat meningkatkan profesionalisme guru.Kata Kunci: Profesionalisme guru, Supervisi Akademik, Budaya Kerja Guru, Motivasi Berprestasi Guru