Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Wayang Punokawan dalam Menstimulasi Multiple Intelegences Anak Usia Dini Amini Amini; Joko Pamungkas; Anastasia Arum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2773

Abstract

Kecerdasan majemuk atau multiple intelegences itu penting tapi belum banyak dikembangkan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan wayang Punokawan dalam menstimulasi multiple intelegences anak di TK Negeri 6 Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 guru dan 34 anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi kegiatan. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles and Huberman yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multiple intelegences anak dapat dikembangkan dengan pemanfaatan Wayang Punokawan melalui pembelajaran  seni yaitu seni rupa, seni tari dan seni musik.   
Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Lagu Islami pada Anak di Taman Kanak-kanak Suwarti Suwarti; Joko Pamungkas; Muthmainah Muthmainah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3650

Abstract

Menurunnya kualitas nilai karakter menjadi suatu keprihatinan. Pendidikan karakter menjadi hal penting bagi anak yang dapat dibentuk melalui berbagai kegiatan termasuk bernyanyi.  Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan deskripsi mengenai nilai religius yang tertanam dalam kegiatan menyanyi lagu Islami pada anak didik di TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah dua guru kelas, satu guru ekstra musik dan tiga puluh anak didik TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai religius dan moral melalui pembelajaran menyanyi lagu islami yang menarik dan menyenangkan berdampak bagi anak didik berupa pembiasaan adab dan pengenalan kebiasaan dalam sehari-hari. Anak menjadi terbiasa untuk saling mengucap salam, mengenal rukun Islam, mengenal para Nabi, rasa syukur kepada Allah, dan terbiasa berdo’a.
Pembelajaran Tari Tradisional untuk Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Farhana Djibran; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4167

Abstract

Tari tradisional sebagai salah satu kesenian rakyat harus mampu bertahan di tengah arus budaya luar yang lebih sering dilihat dan digemari anak remaja dan tak terkecuali anak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai tari tradisional yang sesuai untuk anak usia dini dan dampaknya terhadap aspek perkembangan anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber jurnal di internet dengan fokus utama adalah jurnal yang membahas tentang tari tradisional anak usia dini. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan tema. Hasil empat tema dalam penelitian ini yaitu tari tradisional dapat menstimulasi aspek kognitif, motorik, emosi, dan seni. Lebih lanjut, hasil analisis data menunjukkan aksesoris tari dan kurangnya motivasi dari guru menjadi tantangan dalam pembelajaran tari. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru prasekolah memilih tari tradisional yang tepat. Penelitian selanjutnya dapat memperhatikan kelemahan dalam penelitian ini untuk menghasilkan data yang lebih mendalam
Implementasi Kegiatan Pengembangan Seni Berbasis Kurikulum 2013 Sumiyati Sumiyati; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2857

Abstract

Dalam kurikulum 2013 memuat segala program pengembangan yang sudah direncanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan sesuai dengan tingkat perkembangan anak, termasuk pengembangan seni. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini ialah  penelitian deskriptif kualitatif, yakni pengamatan kegiatan atau aktivitas untuk menemukan informasi faktual dan menganalisisnya secara tepat. Subyek penelitian ini yaitu kepala sekolah, empat (4) guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen atau alat pengumpulan data yang digunakan berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013 meliputi kegiatan menggambar, mewarnai, kolase, montase, mengecap, menganyam, menjiplak, membentuk dengan berbagai media, finger painting, drumband, dan menari
Eksistensi Lembaga Taman Kanak-Kanak dalam Mempertahankan Nilai Budaya di Tengah Globalisasi Titi Nugraini; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4105

Abstract

Pengenalan nilai budaya pada anak usia dini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan rasa cinta pada budaya ditengah arus globalisasi. Taman Kanak-Kanak merupakan salah satu lembaga yang menjadi pilihan masyarakat terkait penanaman nilai budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pentingnya menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak serta pentingnya merancang kegiatan pembelajaran secara kreatif sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta anak kepada budaya. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasai model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Penelitian dilakukan di TK ABA Kricak Kidul dengan subjek Kepala Sekolah dan Guru.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya berhasil ditanamankan kepada anak usia dini dengan kegiatan pembelajaran yang kreatif dan menarik. Nilai-nilai budaya yang tertanam pada diri anak tercermin dalam setiap tingkahlaku anak baik dalam pembelajaran maupun diluar pembelajaran
Analisis Implementasi Mandiri Belajar pada Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Ad Dieni Maulana Rizka; joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3429

Abstract

Salah satu model implementasi kurikulum merdeka yaitu dengan menggunakan kurikulum merdeka mandiri belajar. Kurikulum tersebut menggunakan gabungan dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka sebagai acuan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis implementasi mandiri belajar pada kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskrtiptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisa pembelajaran Lesson Study dengan tiga tahapan, yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2 dilakukan dengan melakukan perencanaan hingga refleksi dan didukung dengan program inovasi serta muncul perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan kurikulum merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat alur implementasi mandiri belajar dalam kurikulum merdeka yang memberikan dampak bagi lembaga pendidikan khususnya pada sistem pembelajaran.
Pemanfaatan Media Kopi dalam Kegiatan Seni Anak Usia Dini Silfia Novita Rizki; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.2984

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki banyak keragaman salah satunya yaitu media alam termasuk penggunaan media kopi. Penelitian ini memiliki tujuan mengidentifikasi upaya pemanfaatan media kopi dalam aktivitas seni dalam pendidikan anak usia dini di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan serta menggunakan verifikasi data.  Subjek pada penelitian ini adalah 4 guru dan kepala sekolah serta sebagian orang wali murid. Penelitian ini mendeskripsikan realitas di taman kanak-kanak tentang pemanfaatan media kopi dalam kegiatan seni. Hasil kegiatan melalui pemanfaatan tanaman kopi sangat beragam yaitu; mengecap dengan biji kopi, membuat mahkota dari daun kopi, kolase dengan kulit biji kopi, melukis dengan ampas kopi, menempel dengan daun kering, dan mengenalkan permainan tradisional dengan menggunakan biji kopi.
Analisis Penggunaan Alat Musik Rebana sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Anak Usia Dini Tri Susanti; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3304

Abstract

Penelitian studi kasus ini dilatarbelakangi pentingnya media pembelajaran seni musik khususnya pada anak usia dini di Lembaga Taman Kanak-Kanak dengan menggunakan alat musik rebana di dalam keterampilan seni musik anak usia dini. Penelitian bertujuan untuk menggali informasi bagaimana alat musik rebana dapat digunakan sebagai media pembelajaran seni musik pada anak usia dini dan sebagai identitas dari lembaga pendidikan anak usia dini. Lembaga pendidikan seperti Taman Kanak-kanak di bawah naungan Rifa’iyah yang mengajar pada lembaga pendidikan anak usia dini dikenal memperbolehkan tetapi tidak menganjurkan untuk mengenalkan alat musik kepada anak-anak yang selama ini tersebar di masyarakat. Harapan dalam penelitian ini bahwa alat musik rebana dapat menjadi media pembelajaran seni musik anak usia dini. Metode yang dipilih yakni studi kasus. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi dokumentasi. Tempat dilaksanakan di lembaga pendidikan taman kanak-kanak, di kabupaen Pekalongan. Analisis data interaktif Miles  dan Huberman digunakan dalam menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik rebana dapat digunakan sebagai media pembelajaran seni musik pada anak usia dini serta boleh diajarkan dan dikenalkan pada lembaga pendidikan dibawah naungan Rifa’iyah dan mampu menumbuhkan sikap religius anak sejak dini.
Ketrampilan Seni Musik Anak Usia Dini melalui Ekstrakurikuler Angklung Safariyatul Mahmudah; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3746

Abstract

Pendidikan musik anak usia dini adalah salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Angklung adalah salah satu alat musik yang kaya akan nilai-nilai dan dapat mewariskan budaya-budaya Indonesia pada generasi sekarang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran seni serta untuk mengetahui bagaimana keberhasilan ketrampilan seni musik anak melalui ekstrakurikuler Angklung di RA Masyithoh Karangnongko Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data pelatih ekstrakurikuler angklung, guru pendamping dan Kepala Sekolah RA Masyithoh karangnongko Yogyakarta antara 1 Maret sd 11 Maret 2022. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan induktif yang meliputi 3 langkah yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bermain musik angklung dapat bermanfaat positif bagi semua praktisi-praktisi pendidikan serta inovasi baru bermain musik anak dalam pembelajaran sejak dini hingga masa dewasanya kelak.
Penerapan Model PAIKEM dalam Pembelajaran Seni Nur Cahya Ningrum; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.2965

Abstract

Model pembelajaran akan mempengaruhi kualitas pembelajaran, model PAIKEM adalah pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penerapan model PAIKEM dalam pembelajaran seni di TK Pertiwi 49 Canden Bantul. Penelitian ini menggunkanan jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu mengobservasi sebuah objek dan pencarian fakta dengan interpretasi. Analisis data yang digunakan yaitu melalui data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan concolusion drawing/verification (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil observasi dilapangan menunjukkan bahwa pembelajaran seni pada TK Pertiwi 49 Canden Bantul menggunakan model PAIKEM dengan pembelajaran seni yang dikemas dengan memilih tema yang dekat dengan anak, mengajak anak terlibat langsung dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat seperti bercerita atau bernyanyi agar anak tertarik melakukan kegiatan seni tersebut.
Co-Authors Abdul Jabar , Cepi Safruddin Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Agatha Puspita Febiyanti Agatha Amini Amini Amir Syamsuddin Amir Syamsudin Amiroh Amiroh Amiroh Anastasia Arum Arief Nurrahman Arneta Prabani Arneta Arsy Istiana Bayu Purwo Adhi Cepi Safruddin Abdul Jabar Cepi syafruddin Abd jabar Dinar Salasatun Ashar Doni Fathurrahman Eka Suprapti Eka Erina Putri Anggra Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erma Darmayanti Ernintje Koodho Farhana Djibran Fitriah Fitriah Fitriah Kunti Wikansari Harun Harun Harun Harun Harun Harun Himatul Muslikhah Ika Budi Maryatun Ikhwan Ikhwan Indrawati Indrawati Macchiavelli Herman T Mami Hajaroh Marsini Meida Afina Putri Meylisia Kurnia Putri Mujiyem Mujiyem Muthmainah Muthmainah Nihayatu Rohmah Ningrum, Nur Cahaya Nur Cahya Ningrum Nur Cahya Ningrum Nur Cholimah Nurul Rahmawati Prayitno Prayitno Putri Nur Rahmawati Rara Dini Pebrianty Retno Dewi Yatmi Retno Rizka Risdianty Rizki Sevi Triana Rosa Virginia Ratih Krisnani Rukiyati Rukiyati Safariyatul Mahmudah Safira Nugraini Septi Puspita Sari Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Shely Cathrin Silfia Novita Rizki Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sujarwo Sujarwo Sumiyati Sumiyati Susanti Etnawati Sutiyem, Sutiyem Suwarti Suwarti Tintin Wulandari Titi Nugraini Tiyas Widanty Tri Susanti W, Yourma Osnithia Wahyu Pratiwi Wildiani Lathifah Wildiani Lathifah Winarso Winarso Winnuly Winnuly