Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Educational Values in Macapat Song Learning in Kindergarten Joko Pamungkas; Ad Dieni Maulana Rizka
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 1 No. 2 (2022): Return : Study of Management, Economic And Bussines
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.626 KB) | DOI: 10.57096/return.v1i2.13

Abstract

Background: Early childhood learning cannot be equated with adults. So education observers continue to develop and innovate in learning for children. The macapat song is one of the innovations and developments of early childhood learning media which has been implemented in ABA Ngabean 2 Kindergarten. Aim: The purpose of this study was to determine the educational values ??in the learning of the macapat song in TK ABA Ngabean 2. The macapat songs that were implemented in learning were the Potong and Gambuh songs. Method: This research method uses descriptive qualitative analysis by using data from observations, interviews, and conducting group discussion forums. Value analysis is associated with character education values ??based on Permendikbudristek number 7 of 2022 concerning PAUD content standards. Findings: The results of this study indicate that the macapat song has educational values ??that are following children's learning competencies according to the ministry of education in Indonesia
Pemanfaatan Wayang Punokawan dalam Menstimulasi Multiple Intelegences Anak Usia Dini Amini Amini; Joko Pamungkas; Anastasia Arum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2773

Abstract

Kecerdasan majemuk atau multiple intelegences itu penting tapi belum banyak dikembangkan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan wayang Punokawan dalam menstimulasi multiple intelegences anak di TK Negeri 6 Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 guru dan 34 anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian dengan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi kegiatan. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles and Huberman yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multiple intelegences anak dapat dikembangkan dengan pemanfaatan Wayang Punokawan melalui pembelajaran  seni yaitu seni rupa, seni tari dan seni musik.   
Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Lagu Islami pada Anak di Taman Kanak-kanak Suwarti Suwarti; Joko Pamungkas; Muthmainah Muthmainah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3650

Abstract

Menurunnya kualitas nilai karakter menjadi suatu keprihatinan. Pendidikan karakter menjadi hal penting bagi anak yang dapat dibentuk melalui berbagai kegiatan termasuk bernyanyi.  Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan deskripsi mengenai nilai religius yang tertanam dalam kegiatan menyanyi lagu Islami pada anak didik di TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah dua guru kelas, satu guru ekstra musik dan tiga puluh anak didik TK Islam Tunas Melati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai religius dan moral melalui pembelajaran menyanyi lagu islami yang menarik dan menyenangkan berdampak bagi anak didik berupa pembiasaan adab dan pengenalan kebiasaan dalam sehari-hari. Anak menjadi terbiasa untuk saling mengucap salam, mengenal rukun Islam, mengenal para Nabi, rasa syukur kepada Allah, dan terbiasa berdo’a.
Pembelajaran Tari Tradisional untuk Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Farhana Djibran; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4167

Abstract

Tari tradisional sebagai salah satu kesenian rakyat harus mampu bertahan di tengah arus budaya luar yang lebih sering dilihat dan digemari anak remaja dan tak terkecuali anak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai tari tradisional yang sesuai untuk anak usia dini dan dampaknya terhadap aspek perkembangan anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber jurnal di internet dengan fokus utama adalah jurnal yang membahas tentang tari tradisional anak usia dini. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan tema. Hasil empat tema dalam penelitian ini yaitu tari tradisional dapat menstimulasi aspek kognitif, motorik, emosi, dan seni. Lebih lanjut, hasil analisis data menunjukkan aksesoris tari dan kurangnya motivasi dari guru menjadi tantangan dalam pembelajaran tari. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru prasekolah memilih tari tradisional yang tepat. Penelitian selanjutnya dapat memperhatikan kelemahan dalam penelitian ini untuk menghasilkan data yang lebih mendalam
Implementasi Kegiatan Pengembangan Seni Berbasis Kurikulum 2013 Sumiyati Sumiyati; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2857

Abstract

Dalam kurikulum 2013 memuat segala program pengembangan yang sudah direncanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan sesuai dengan tingkat perkembangan anak, termasuk pengembangan seni. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini ialah  penelitian deskriptif kualitatif, yakni pengamatan kegiatan atau aktivitas untuk menemukan informasi faktual dan menganalisisnya secara tepat. Subyek penelitian ini yaitu kepala sekolah, empat (4) guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen atau alat pengumpulan data yang digunakan berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013 meliputi kegiatan menggambar, mewarnai, kolase, montase, mengecap, menganyam, menjiplak, membentuk dengan berbagai media, finger painting, drumband, dan menari
Eksistensi Lembaga Taman Kanak-Kanak dalam Mempertahankan Nilai Budaya di Tengah Globalisasi Titi Nugraini; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4105

Abstract

Pengenalan nilai budaya pada anak usia dini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan rasa cinta pada budaya ditengah arus globalisasi. Taman Kanak-Kanak merupakan salah satu lembaga yang menjadi pilihan masyarakat terkait penanaman nilai budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pentingnya menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak serta pentingnya merancang kegiatan pembelajaran secara kreatif sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta anak kepada budaya. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasai model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Penelitian dilakukan di TK ABA Kricak Kidul dengan subjek Kepala Sekolah dan Guru.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya berhasil ditanamankan kepada anak usia dini dengan kegiatan pembelajaran yang kreatif dan menarik. Nilai-nilai budaya yang tertanam pada diri anak tercermin dalam setiap tingkahlaku anak baik dalam pembelajaran maupun diluar pembelajaran
Analisis Implementasi Mandiri Belajar pada Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Ad Dieni Maulana Rizka; joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3429

Abstract

Salah satu model implementasi kurikulum merdeka yaitu dengan menggunakan kurikulum merdeka mandiri belajar. Kurikulum tersebut menggunakan gabungan dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka sebagai acuan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis implementasi mandiri belajar pada kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskrtiptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisa pembelajaran Lesson Study dengan tiga tahapan, yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2 dilakukan dengan melakukan perencanaan hingga refleksi dan didukung dengan program inovasi serta muncul perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan kurikulum merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat alur implementasi mandiri belajar dalam kurikulum merdeka yang memberikan dampak bagi lembaga pendidikan khususnya pada sistem pembelajaran.
The Role Of Parents In Learning Local Culture Of Little Gamelan In Early Childhood Joko Pamungkas
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 1 No. 12 (2021): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2303.397 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v1i12.310

Abstract

This study aims to reveal the relationship between the role of parents in learning local culture of little gamelan in early childhood. This study uses quantitative methods with collecting data by asking questions or interviewing parents, observing with documentation on group B children in TK ABA Ngabean 2, Yogyakarta. The results of this study show that the level of closeness of the relationship between the role of parents and learning of local gamelan little gamelan culture is very high seen from the results of the correlation count, which is 0.9994 or close to 1. and a positive correlation sign indicates a perfect linear relationship and the line has a positive slope. The data shows that as X or the role of parents increase, the results of the y value will increase or learning the local culture of the little gamelan. The family environment as a place for the first education for children. Children at the age of 0-6 years is a period when children are sensitive to everything. Therefore, in this case, learning the local culture of little gamelan is good to do at this time.
A Survey Of Art Learning In Kindergarten During The Covid 19 Pandemic Joko Pamungkas; Amir Syamsudin; Harun Ar Rosid
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2472.54 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i1.339

Abstract

The purpose of this study was to describe the practice of art learning in Kindergarten during the COVID-19 pandemic. The research method used was a survey. The research target is that a detailed description of art learning practices in Kindergarten during the COVID-19 pandemic can be drawn up as a basis for formulating the basic needs for improving the quality of learning. The results of the research can be used to improve educational praxis, formulate hypotheses, create initial development plans, evaluate programs, and evaluate policies, especially art learning in Kindergarten units. The results showed that PAUD teachers developed an art lesson plan and implemented it. However, the type of art that was taught was visual art, while dance and music were never performed. Likewise, the use of WhatsApp media is more widely used in online art learning than other social media. Also using audio media and taking examples of art learning from social media. Parents actively participate in taking learning media to school and sending photos and videos of the learning process at home. With online learning, teachers have difficulty using technology for early childhood art learning, and prefer to use face-to-face learning. Likewise with parents, parents prefer their children to learn face to face so they can meet the teacher directly.
Pemanfaatan Media Kopi dalam Kegiatan Seni Anak Usia Dini Silfia Novita Rizki; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.2984

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki banyak keragaman salah satunya yaitu media alam termasuk penggunaan media kopi. Penelitian ini memiliki tujuan mengidentifikasi upaya pemanfaatan media kopi dalam aktivitas seni dalam pendidikan anak usia dini di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan serta menggunakan verifikasi data.  Subjek pada penelitian ini adalah 4 guru dan kepala sekolah serta sebagian orang wali murid. Penelitian ini mendeskripsikan realitas di taman kanak-kanak tentang pemanfaatan media kopi dalam kegiatan seni. Hasil kegiatan melalui pemanfaatan tanaman kopi sangat beragam yaitu; mengecap dengan biji kopi, membuat mahkota dari daun kopi, kolase dengan kulit biji kopi, melukis dengan ampas kopi, menempel dengan daun kering, dan mengenalkan permainan tradisional dengan menggunakan biji kopi.
Co-Authors Abdul Jabar , Cepi Safruddin Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Agatha Puspita Febiyanti Agatha Amini Amini Amir Syamsuddin Amir Syamsudin Amiroh Amiroh Amiroh Anastasia Arum Arief Nurrahman Arneta Prabani Arneta Arsy Istiana Bayu Purwo Adhi Cepi Safruddin Abdul Jabar Cepi syafruddin Abd jabar Dinar Salasatun Ashar Doni Fathurrahman Eka Suprapti Eka Erina Putri Anggra Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erma Darmayanti Ernintje Koodho Esti Retnaningrum Farhana Djibran Fitriah Fitriah Fitriah Kunti Wikansari Harun, Harun Hasna Auliya Labib Himatul Muslikhah Ika Budi Maryatun Ikhwan Ikhwan Indrawati Indrawati Macchiavelli Herman T Mami Hajaroh Marsini Meida Afina Putri Meylisia Kurnia Putri Mujiyem Mujiyem Muthmainah Muthmainah Nihayatu Rohmah Ningrum, Nur Cahaya Nur Cahya Ningrum Nur Cahya Ningrum Nur Cholimah Nuri Aprilia Handayani Nurul Rahmawati Prayitno Prayitno Putri Nur Rahmawati Rara Dini Pebrianty Retno Dewi Yatmi Retno Rizka Risdianty Rizki Sevi Triana Rosa Virginia Ratih Krisnani Rukiyati Rukiyati Safariyatul Mahmudah Safira Nugraini Septi Puspita Sari Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Shely Cathrin Silfia Novita Rizki Silfia Novita Rizki Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sujarwo Sumiyati Sumiyati Susanti Etnawati Sutiyem, Sutiyem Suwarti Suwarti Tintin Wulandari Titi Nugraini Tiyas Widanty Tri Susanti W, Yourma Osnithia Wahyu Pratiwi Wildiani Lathifah Wildiani Lathifah Winarso Winarso Winnuly Winnuly