Claim Missing Document
Check
Articles

Pentas Seni Anak di Jogja TV Sebagai Ajang Eksistensi dan Promosi Kelembagaan TK Tintin Wulandari; Joko Pamungkas; Arif Nurrahman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4545

Abstract

Seni merupakan sebuah proses penyaluran diri melalui ekspresi dan kreatifitas, sehingga kegiatan seni perlu ditingkatkan di TK. Seni yang dimiliki oleh anak-anak TK dapat diekspesikan melalui pertunjukan pentas seni. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan pentingnya kegiatan seni yang dipromosikan melalui pertunjukan pentas seni sebagai media untuk meingkatkan eksistensi dan promosi lembaga Taman Kanak-Kanak. Penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan melakukan kegiatan wawancara, dokumentasi, dan observasi dalam rangka pengumpulan data. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah triangulasi model interaktif yang menggabungkan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan. Sampel penelitian ini adalah kepala sekolah, dan 1 guru pendamping kegiatan seni. Sedangkan subjek yang diobservasi yaitu 154 anak di TK Negeri 2 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kegiatan seni telah dilakukan oleh lembaga melalui pertunjukan pentas seni seperti pentas tari, pentas vocal/ menyanyi, dan pentas fashion show pada acara “Cerita Anak” yang disiarkan secara langsung di Studio Jogja TV. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa kegiatan pentas seni yang dilakukan dapat meningkatkan eksistensi lembaga dan menjadi ajang promosi bagi lembaga.
Penggunaan Microsoft Team 365 dalam Inovasi Pembelajaran Seni di TK Fitriah Kunti Wikansari; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4336

Abstract

Pemanfaatan Microsoft Teams 365 dalam pembelajaran seni membantu pendidik dalam menyelesaikan latihan peningkatan kemampuan berkarya seni bagi peserta didik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pembelajaran seni berbasis Microsoft Teams 365. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, jumlah sampel sebanyak 78 anak. Pengambilan sampel menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dipakai deskripsi data, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Pengujian data memakai SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Microsoft Teams 365 pada pembelajaran seni membantu Pengajar memberikan pembelajaran dengan baik, meskipun dilakukan secara jarak jauh. Microsoft Teams 365 mempermudah peserta didik mengikuti proses pembelajaran seni, mengumpulkan tugas, dan memperoleh materi. Fitur Microsoft Teams 365 membantu proses pembelajaran seni pada materi mewarnai dan menggambar, olah vokal, modelling, menari, serta diakhiri dengan puncak seni yaitu talent show
Pola Asah, Asih, Asuh dalam Implementasi Pembelajaran Seni Tari Wura Bongi Monca Ikhwan Ikhwan; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3582

Abstract

Pendidikan dalam konteks budaya diajarkan pada anak sejak usia dini sebagai salah satu muatan lokal bahkan menjadi kegiatan wajib. PAUD Bintang Ranggasolo meyakini bahwa pengenalan budaya lokal harus dilakukan dan memiliki banyak cara untuk mengenalkan budaya. Salah satu tarian yang diajarkan pada lembaga yaitu tarian Wura Bongi Monca. Pelaksanaan kegiatan tari Wura Bongi Monca terdapat kaitan dengan visi lembaga yaitu aspek asah, asuh, dan asih. Penelitian mengguanakan dengan pendekatan data kualitatif. Sumber responden 2 guru dan 1 orang kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Triangulasi data penelitian menggunakan teknik analisis data kualitatif, yaitu reduksi pada data, penyajian pada data, dan kesimpulan. Pada pola asuh memiliki arti di tarian tersebut yaitu menghormati kedatangan tamu dengan maksud sebagai penghormatan dan penyambungan silahturahmi. Pola asah memiliki gerakan dari kelenturan tangan dan kepala serta ketukan pada kaki. Pola asih yaitu menyadari akan tarian tradisional yang perlu dilestarikan.
Revitalization Of Traditional Children's Dolanan For Character Growth Jogja Values In Early Childhood Joko Pamungkas; Ika Budi Maryatun; Nur Cholimah; Septika Cahya Rahmawati; Nur Cahya Ningrum
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v3i02.543

Abstract

This study aims to know and identify Jogja values through art learning in kindergartens of the Special Region of Yogyakarta. This research method takes a qualitative approach with the process of data collection through observation, interviews and documentation as well as triangulating data to obtain data devalidation. The results of this study found that this art learning includes the development of children's dance, songs and children's traditional dolanan. The values contained in Jogja are the main ingredients in pouring this art learning material. These values are Hamemayu Hayuning Buwana, Sangkan paraning dumadi and manunggaling kawula gusti. In teaching these values, techniques in art learning that cannot be separated are elements of appreciation, exploration and expression.
MANAGEMENT PENGELOLAAN SEMBILAN BERKAH PADA KAMPUNG EMAS KRAPYAK IX SEYEGAN Cepi syafruddin Abd jabar; Joko Pamungkas; Septika cahya rahmawati; Ad Dieni Maulana Rizka; Doni Fathurrahman; Erina Putri Anggraeni
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i9.2193

Abstract

Penelitian disusun dengan tujuan mengetahui pola manajemen pengelolaan Sembilan berkah di Desa Wisata Kampung Emas Krapyak Seyegan melalui kelompok sadar wisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengambilan data melalui musyawarah dan forum group discussion bersama warga, tokoh masyarakat, ahli manajemen pariwisata, serta mahasiswa dan dosen. Selain itu dilakukan praktik, dan dokumentasi. Hasil dari pelaksanaan penelitian ini yaitu terdapat enam tahapan dalam proses manajemen desa wisata kampung emas yaitu mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, pengawasan, serta dilengkapi dengan pengimplementasian. Output penelitian berupa manajemen sumber daya manusia, manajemen kegiatan sebelum dan pelaksanaan program.
Back to Nature Sebagai Strategi Pembelajaran Seni Lukis Anak Usia Dini Meylisia Kurnia Putri; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4989

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk mendiskripsikan strategi Back to Nature yang merupakan salah satu strategi pendekatan alam. Baik kegiatan, alat, bahan dan hasil karya yang di hasilkan anak adalah bentuk eksplorasi dari alam, untuk dapat mengoptimalkan kegiatan seni lukis di taman kanak-kanak. Objek penelitiannya ialah anak di kelompok B. Dengan jenis dan metode penelitain deskriptif Kualitiatif. Teknik pengumpulan dan pengolahan data dilangsungkan melalui observasi untuk mendapatkan gambaran kegiatan lukis menggunakan strategi back to nature, wawancara proses tanya jawab guna mendapat informasi dari guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi berupa foto hasil karya dan proses berlangsungnya kegiatan lukis dengan strategi back to nature. Penelitian berlangsung selama satu bulan dari proses izin sampai pengumpulan data selesai dilakukan. Setelah melakukan analisis data berupa reduksi dan penyajian data, maka dapat disimpulkan serta diperolah hasilnya ialah bahwa rangkaian sumber belajar yang di hasilkan alam/ back to nature sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam kegiatan seni lukis.
Manajemen Pengelolaan Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni di TK Safira Nugraini; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4622

Abstract

Manajemen sangat penting bagi terselenggaranya sistem pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek  dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni dilaksanakan menggunakan POAC. Hal ini dapat dilihat dari proses manajemennya yang dimulai dari Planning yaitu dengan penentuan kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler, menentukan anggaran biaya, mencari guru yang hendak mengampu. Organizing yaitu hanya sebatas pembagian tugas kepada pihak yang terlibat dalam pembelajaran ekstrakurikuler seni. Actuating yaitu terdapat tiga jenis seni yaitu seni musik dengan angklung, seni rupa dengan melukis dan seni tari dengan menari. Controlling yaitu dengan penilaian secara global yang dilakukan oleh guru masing-masing kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah. Bahwasannya manajemen pengelolaan pembelajaran ekstrakurikuler seni sudah terlaksana dengan baik.
Pembelajaran Seni Tari sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri pada Anak Usia Dini Dinar Salasatun Ashar; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4604

Abstract

Karakter yang sangat penting untuk dimiliki seorang anak salah satunya yaitu karakter kepercayaan diri. Rasa Percaya diri merupakan kondisi psikologis seseorang agar dapat menilai keseluruhan dirinya agar dapat memberikan keyakinan kuat pada kemampuan dirinya agar dapat melakukan suatu usaha untuk mencapai keinginannya. masih ada anak-anak yang belum memiliki rasa percaya diri yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kepercayaan diri anak lewat seni tari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. analisis pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan dalam membangun konsep kepercayaan diri pada anak lewat seni tari, guru memberikan beberapa cara yaitu: guru memberikan tarian yang menarik dan kreatif; menggunakan metode demonstrasi dan pemberian musik yang gembira; pemberian motivasi dan pujian; tampil menari di depan anak-anak lain.; dan embantu anak jika kesulitan menari.
Tari Tikus Buntung untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Nurul Rahmawati; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4623

Abstract

Seni tari pada anak usia dini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dalam gerak yaitu mengekspresikan diri, kemampuan presepsi, pengetahuan, pemahaman artistic serta estetik pada anak. Banyak tarian mampu menstimulasi aspek motorik kasar anak salah satunya tari tikus buntung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini di salah satu lembaga Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Klaten. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara.  Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Tari Tikus Buntung dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak-anak di TK PGRI Juwiring Klaten. Pengembangan motorik kasar tersebut diperoleh ketika anak melakukan gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan ketika anak menari. Misalnya berlari, melompat, meloncar, berputar, serta gerakan-gerakan lainnya. Selain itu melalui Tari Tikus Buntung anak-anak dapat melatih otot-otot agar dapat terkoordinasi, kuat dan seimbang. Sehingga perkembangan motoik kasar anak usia dini dapat berkembang dengan baik.
“Topeng Ireng” Proses Kreativitas Koreografi Guru dalam Pembelajaran Seni AUD Meida Afina Putri; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4651

Abstract

Seni tari mampu mengembangkan kreativitas dan potensi minat bakat pada anak. Oleh karena itu tarian harus sesuai dengan karakteristik anak usia ini.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreativitas guru dalam membuat koreografi tari Topeng ireng agar sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verivikasi atau kesimpulan. Hasil   analisis   penelitian menunjukkan hasil bahwa pertama, mengenalkan tari kepada anak termasuk tari topeng ireng sangat penting untuk melatih kreativitas, motoik kasar dan halus, bahasa, kognitif, dan sosial emosional. Seni tari juga mampu melatih koordinasi gerak pada anak. Selain itu Seni tari digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan, membudayakan, serta menanamkan nilai-nilai Seni pada anak usia dini. Kedua, dalam menari yang harus dipersiapkan yaitu musik atau iringan, dan ruangan. ketiga, terdapat 3 tahap yaitu pra pengenalan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Ketiga, terdapat 3 komponen koreografi antara lain gerak, iringan musik, rias, dan kostum tari.
Co-Authors Abdul Jabar , Cepi Safruddin Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Agatha Puspita Febiyanti Agatha Amini Amini Amir Syamsuddin Amir Syamsudin Amiroh Amiroh Amiroh Anastasia Arum Arief Nurrahman Arneta Prabani Arneta Arsy Istiana Bayu Purwo Adhi Cepi Safruddin Abdul Jabar Cepi syafruddin Abd jabar Dinar Salasatun Ashar Doni Fathurrahman Eka Suprapti Eka Erina Putri Anggra Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erma Darmayanti Ernintje Koodho Farhana Djibran Fitriah Fitriah Fitriah Kunti Wikansari Harun Harun Harun Harun Harun Harun Himatul Muslikhah Ika Budi Maryatun Ikhwan Ikhwan Indrawati Indrawati Macchiavelli Herman T Mami Hajaroh Marsini Meida Afina Putri Meylisia Kurnia Putri Mujiyem Mujiyem Muthmainah Muthmainah Nihayatu Rohmah Ningrum, Nur Cahaya Nur Cahya Ningrum Nur Cahya Ningrum Nur Cholimah Nurul Rahmawati Prayitno Prayitno Putri Nur Rahmawati Rara Dini Pebrianty Retno Dewi Yatmi Retno Rizka Risdianty Rizki Sevi Triana Rosa Virginia Ratih Krisnani Rukiyati Rukiyati Safariyatul Mahmudah Safira Nugraini Septi Puspita Sari Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Shely Cathrin Silfia Novita Rizki Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sujarwo Sujarwo Sumiyati Sumiyati Susanti Etnawati Sutiyem, Sutiyem Suwarti Suwarti Tintin Wulandari Titi Nugraini Tiyas Widanty Tri Susanti W, Yourma Osnithia Wahyu Pratiwi Wildiani Lathifah Wildiani Lathifah Winarso Winarso Winnuly Winnuly