Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Seni Tari sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri pada Anak Usia Dini Dinar Salasatun Ashar; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4604

Abstract

Karakter yang sangat penting untuk dimiliki seorang anak salah satunya yaitu karakter kepercayaan diri. Rasa Percaya diri merupakan kondisi psikologis seseorang agar dapat menilai keseluruhan dirinya agar dapat memberikan keyakinan kuat pada kemampuan dirinya agar dapat melakukan suatu usaha untuk mencapai keinginannya. masih ada anak-anak yang belum memiliki rasa percaya diri yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kepercayaan diri anak lewat seni tari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. analisis pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan dalam membangun konsep kepercayaan diri pada anak lewat seni tari, guru memberikan beberapa cara yaitu: guru memberikan tarian yang menarik dan kreatif; menggunakan metode demonstrasi dan pemberian musik yang gembira; pemberian motivasi dan pujian; tampil menari di depan anak-anak lain.; dan embantu anak jika kesulitan menari.
Tari Tikus Buntung untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Nurul Rahmawati; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4623

Abstract

Seni tari pada anak usia dini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan dalam gerak yaitu mengekspresikan diri, kemampuan presepsi, pengetahuan, pemahaman artistic serta estetik pada anak. Banyak tarian mampu menstimulasi aspek motorik kasar anak salah satunya tari tikus buntung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini di salah satu lembaga Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Klaten. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara.  Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Tari Tikus Buntung dapat mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak-anak di TK PGRI Juwiring Klaten. Pengembangan motorik kasar tersebut diperoleh ketika anak melakukan gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan ketika anak menari. Misalnya berlari, melompat, meloncar, berputar, serta gerakan-gerakan lainnya. Selain itu melalui Tari Tikus Buntung anak-anak dapat melatih otot-otot agar dapat terkoordinasi, kuat dan seimbang. Sehingga perkembangan motoik kasar anak usia dini dapat berkembang dengan baik.
“Topeng Ireng” Proses Kreativitas Koreografi Guru dalam Pembelajaran Seni AUD Meida Afina Putri; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4651

Abstract

Seni tari mampu mengembangkan kreativitas dan potensi minat bakat pada anak. Oleh karena itu tarian harus sesuai dengan karakteristik anak usia ini.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kreativitas guru dalam membuat koreografi tari Topeng ireng agar sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verivikasi atau kesimpulan. Hasil   analisis   penelitian menunjukkan hasil bahwa pertama, mengenalkan tari kepada anak termasuk tari topeng ireng sangat penting untuk melatih kreativitas, motoik kasar dan halus, bahasa, kognitif, dan sosial emosional. Seni tari juga mampu melatih koordinasi gerak pada anak. Selain itu Seni tari digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan, membudayakan, serta menanamkan nilai-nilai Seni pada anak usia dini. Kedua, dalam menari yang harus dipersiapkan yaitu musik atau iringan, dan ruangan. ketiga, terdapat 3 tahap yaitu pra pengenalan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Ketiga, terdapat 3 komponen koreografi antara lain gerak, iringan musik, rias, dan kostum tari.
Inovasi Pengembangan Materi Seni Untuk Anak Usia Dini Di Perguruan Tinggi Joko pamungkas; Marsini; Sujarwo; Bayu Purwo Adhi; Septika Cahya Rahmawati; Ad Dieni Maulana Rizka
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i5.974

Abstract

Seni menciptakan keindahan, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seni selalu hadir dalam keindahan. Seni adalah bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Pendidikan seni pada hakekatnya merupakan proses pembentukan manusia melalui seni. Kearifan lokal dikenal sebagai pengetahuan setempat (indigenous atau local knowledge), juga sebagai kecerdasan setempat (local genious) yang menjadi dasar identitas kebudayaannya (culture identity). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji inovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan dokumentasi. Penulis melakukan pengamatan langsung di Universitas Doktor Nugroho Magetan yang berkaitan inovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini. Analisis data yang digunakan peneliti dalam artikel ini adalah menggunakan analisis data model Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menginovasi pengembangan materi seni untuk mahasiswa pendidikan anak usia dini di Universitas Doktor Nugroho Magetan dilaksanakan penyampaian materi mengenai seni yang dapat dikembangkan melalui pemanfaat hasil kekayaan yang ada di wilayah Magetan.
Peran Kepala Lembaga Taman Kanak-Kanak dalam Penyelenggaraaan Proses Pendidikan Nihayatu Rohmah; Joko Pamungkas; Arief Nurrahman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5200

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana peran kepala Lembaga Taman Kanak-Kanak dalam penyelenggaraan pendidikan saat dan setelah masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian berupa angket telah divalidasi dan diuji koefisien reliabilitasnya. Penelitian melibatkan 165 guru dan 5 kepala lembaga Taman Kanak-Kanak di Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memenuhi validitas ahli pada rentang 0,80-0,95, validitas konstruk dengan nilai KMO Barlet’s Test  sebesar 0,665, dan koefisien reliabilitas dengan Cronbach’ Alpha sebesar 0,875, yang berarti instrumen penelitian valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala lembaga Taman Kanak-Kanak memiliki peran yang baik dalam penyelenggaraan pendidikan. Hal ini dibuktikan dari persentase pada aspek sebagai edukator, manager, administrator, supervesor, leader, inovator, dan motivator selalu meningkat. Penelitian ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa lembaga dapat lebih maju dan lebih baik dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak 
Penerapan Konsep Humanisme Y.B. Mangunwijaya melalui Pembelajaran Menggambar dan Melukis Ernintje Koodho; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4916

Abstract

Humanisme Y.B. Mangunwijaya adalah tentang menghargai budaya, membantu mereka yang membutuhkan, menjaga alam, bertumbuh dalam segala aspek, dan belajar dari budaya yang berbeda. Secara umum tugas pembelajaran seni budaya adalah mengembangkan kemampuan setiap siswa untuk mewujudkan diri menjadi manusia seutuhnya. Fungsi ini mendefinisikan tujuan seniman dalam seni lukis adalah untuk mewakili atau menyimbolkan cita-cita hidup, cita-cita pribadi dan kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang konsep humanisme YB Mangunwijaya melalui pembelajaran menggambar dan melukis di Taman Kanak-kanak. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok B TK Indriyasana Jetis Yogyakarta. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan catatan observasi, protokol wawancara, dan  dokumentasi sebagai alat pengumpul data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep humanisme YB Mangunwijaya yang diterapkan pada kegiatan menggambar dan melukis anak-anak ini membuat mereka percaya diri dalam berkreasi, menghargai karya mereka sendiri dan orang lain, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Pengembangan Media Flashcard Mitigasi Bencana Alam Gunung Meletus untuk Anak Usia 5-6 Tahun Tiyas Widanty; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5258

Abstract

Rentannya bencana alam seperti gunung meletus di Indonesia menjadikan pentingnya edukasi bagi masyarakat khususnya anak sedari dini mungkin. Pperlunya edukasi anak usia dini yang memanfaatkan materi yang menarik serta disesuaikan dengan tahap perkembangannya. Tujuan penelitian ini ialah menyesuaikan kebutuhan pengembangan flashcard mitigasi bencana gunung meletus teruntuk anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian Research and Development (RD) mengaplikasikan model ADDIE melewati dua tahap uji coba, yaitu skala kecil 15 anak TK Islam Tunas Bangsa Yogyakarta dan skala besar 42 anak TK Al Fatah Sedan. Data dikumpulkan melalui berbagai metode, termasuk pengamatan, mewawancarai, penggunaan kuesioner, dan melalui proses validasi ahli, seperti ahli media, materi, instrumen, serta pengevaluasian respons dan deteksi. Selanjutnya, analisis efektivitas data dilaksanakan melalui metode uji Paired T dengan tingkat sig sebesar 0.05. Hasil menunjukkan produk pengembangan media flashcard memiliki keefektifan yang meningkatkan pemahaman anak terkait mitigasi bencana alam gunung meletus teruntuk anak 
Proses Kreativitas Bentuk Huruf dan Angka Dalam Pembelajaran Seni Lukis Amiroh Amiroh Amiroh; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5242

Abstract

Proses kreativitas bentuk huruf dan angka dalam seni lukis anak usia dini menjadi sarana pembelajaran dengan didesain menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kreativitas bentuk huruf dan angka dalam pembelajaran seni lukis pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data; observasi, tinjauan pustaka, pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpualan. Teknik pengumpulan data; wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak kelompok B. Hasil penelitian menunjukan bahwa; pertama, kreativitas bentuk huruf dan angka dalam pembelajaran seni lukis terbukti dapat membantu menumbuhkan kreativitas pada anak. Kedua, kreativitas bentuk huruf dan angka dalam pembelajaran seni lukis dapat menajadi alternatif pada anak dalam memahami konsep huruf dan angka dalam imajinasi anak. Ketiga, kreativitas bentuk huruf dan angka dalam pembelajaran seni lukis efektif dan baik  karena memberi kemudahan pada pendidik dan peserta didik saat mengaplikasikan menjadi sebuah karya. Keempat, kreativitas bentuk huruf dan angka dalam pembelajaran seni lukis memberi warna baru yang membuat anak antusias dan semangat dalam pembelajaran di lingkungan kelas.
Implementasi Nilai Karakter Disiplin pada Kegiatan Ekstrakurikuler Drumband Arsy Istiana; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5213

Abstract

Melalui disiplin, anak dapat mengenali perbedaan perlaku yang benar dan salah sesuai dengan aturan yang berlaku di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan disiplin pada kegiatan drumband. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penerapan karakter kedisiplinan dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband antara lain: 1) disiplin waktu, seperti pelatih drumband memberikan teladan kepada siswa dengan datang ke tempat latihan sebelum sesi latihan dan siswa datang tepat waktu ke tempat latihan 2) disiplin menaati aturan berupa guru dan siswa membuat dan menyepakati aturan bersama dan siswa dapat mengatur diri sendiri seperti dapat mengambil dan mengembalikan peralatan drumband pada tempatnya dan duduk di posisi yang telah ditentukan oleh pelatih, 3) disiplin sikap, berupa siswa mendengarkan dan mengikuti arahan dari pelatih dan pelatih menegur siswa yang tidak serius pada saat latihan drumband dilakukan. Saran penelitian ditujukan kepada sekolah agar selalu melakukan inovasi mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menekankan nilai-nilai karakter pada setiap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Identification of missing eastern cultural values during the Covid-19 pandemic in early childhood learning Joko Pamungkas
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 3 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020211238

Abstract

The purpose of this study was to identify Eastern Cultural Values Lost During the Covid-19 Period in Early Childhood Learning. The research method used is a survey. The subject of this research is a kindergarten institution. The data collection technique uses a questionnaire containing what values have been lost during this pandemic. The results of this study are that this pandemic has an impact on the education sector. Learning that used to be face-to-face is now online learning. This has an impact on the loss of missing eastern cultural values, including shaking hands, sitting side by side, recreation together, holding hands, kissing hands, embracing, performing arts, ceremonies, eating together, extra art learning, field trips, gymnastics together, smiling. who bloomed, and in uniform. 
Co-Authors Abdul Jabar , Cepi Safruddin Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Agatha Puspita Febiyanti Agatha Amini Amini Amir Syamsuddin Amir Syamsudin Amiroh Amiroh Amiroh Anastasia Arum Arief Nurrahman Arneta Prabani Arneta Arsy Istiana Bayu Purwo Adhi Cepi Safruddin Abdul Jabar Cepi syafruddin Abd jabar Dinar Salasatun Ashar Doni Fathurrahman Eka Suprapti Eka Erina Putri Anggra Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erma Darmayanti Ernintje Koodho Esti Retnaningrum Farhana Djibran Fitriah Fitriah Fitriah Kunti Wikansari Harun, Harun Hasna Auliya Labib Himatul Muslikhah Ika Budi Maryatun Ikhwan Ikhwan Indrawati Indrawati Macchiavelli Herman T Mami Hajaroh Marsini Meida Afina Putri Meylisia Kurnia Putri Mujiyem Mujiyem Muthmainah Muthmainah Nihayatu Rohmah Ningrum, Nur Cahaya Nur Cahya Ningrum Nur Cahya Ningrum Nur Cholimah Nuri Aprilia Handayani Nurul Rahmawati Prayitno Prayitno Putri Nur Rahmawati Rara Dini Pebrianty Retno Dewi Yatmi Retno Rizka Risdianty Rizki Sevi Triana Rosa Virginia Ratih Krisnani Rukiyati Rukiyati Safariyatul Mahmudah Safira Nugraini Septi Puspita Sari Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Shely Cathrin Silfia Novita Rizki Silfia Novita Rizki Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sujarwo Sumiyati Sumiyati Susanti Etnawati Sutiyem, Sutiyem Suwarti Suwarti Tintin Wulandari Titi Nugraini Tiyas Widanty Tri Susanti W, Yourma Osnithia Wahyu Pratiwi Wildiani Lathifah Wildiani Lathifah Winarso Winarso Winnuly Winnuly