Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Develop

Branding Lokal Berbasis Kearifan Budaya Membangun Resonansi Merek dan Dampaknya terhadap Daya Saing Ekonomi Regional di Jawa Timur sutarmin, sutarmin; budiarti, wiwik; sugiyanto, sugiyanto; Kurniawan, Taufik
Develop Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v10i1.11619

Abstract

Globalisasi memicu paradoks pasar di mana konsumen kini lebih mencari identitas autentik berbasis lokalitas. Namun, kekayaan budaya Jawa Timur sering kali hanya menjadi artefak historis daripada aset strategis branding. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme transformasi kearifan budaya menjadi resonansi merek dan dampaknya terhadap daya saing ekonomi regional di Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif-interpretif dengan logika induktif, penelitian ini menerapkan strategi studi kasus jamak pada Batik Aroma Teraphy (Madura), Batik Bambu Mujur (Lumajang), dan Gerabah Dinoyo (Malang). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik merek, pakar, serta konsumen. Analisis dilakukan menggunakan model analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi kearifan lokal membangun resonansi merek melalui tiga mekanisme: (1) Inovasi Budaya, yakni dekonstruksi tradisi menjadi solusi fungsional-sensorik seperti batik aromaterapi dan estetika minimalis; (2) Konstruksi Identitas, melalui "Self-Identity Congruity" yang menciptakan cultural capital dan loyalitas premium di mata konsumen ; serta (3) Koneksi Geografis, menggunakan filosofi lokal (misal: Pring Sedapur) yang selaras dengan nilai keberlanjutan global. Dampak ekonomi regional termanifestasi dalam efek multiplier berupa revitalisasi rantai pasok lokal, spesialisasi tenaga kerja, dan penguatan place branding. Penelitian menyimpulkan bahwa daya saing regional Jawa Timur bertumpu pada keseimbangan antara integritas warisan budaya dan inovasi pasar. Model ini memvalidasi Resource-Based View (RBV) di mana keunikan budaya yang bersifat path-dependent menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang resilien.
Co-Authors , Dhiyan Septa Wihara Abdul Hamid Achmad Nuruddin Safriandono Adelia Pratiwi, Anggun Adrian Fahreza Sanjaya Ali Farhan ALMUBAROK, HUSNI DWI DHUHAWAN Amin Sadiqin Amrina Yulfajar Angelina, Michelle Anton Ariyanto Aulia, Lucky Rinandar Dwi Ayu Puspita Putri Wicaksono Bambang Edison Bayu Permadi Budiarti, Wiwik Diah Pratiwi Eka Fitasari Eny Nur Aisyah Fadillah Fadillah Faridah, Abdatul Fariz Khadiqi, M. Feri Tiona Pasaribu Firdausi Amaliyah Gembul, Delsiana Ghoi, Maria Vianey Hardika Hardika, Hardika Hariani, Dina Herman Supriadi Hidajat, Koerniawan Hidayah, Sofiana Hidayat, Jorgi Adam Irwan Rahadi Jeki Haryanto Jumariah, Erma Kartika Kusmayati, Nindya Khusmasari, Jihan Kurniawan, Yuli kusmayati, Nindya Kusmayati, Nindya Kartika Kusuma Adi Rahardjo Laily Hermawanti Lulu, Magdalena Rika Masrun masrun Mochammad Mamduch Barsa Mohammad Faiz Karimy, Mohammad Faiz Muh Hilmi Pauzi Muslikhun Mutia, Rada Irma Nengseh, Sri Wahyuni Nindya Kartika Kusmayati Nugroho, Bagaskara Widi Purwo Subekti Purwoko, Andik Putri R, Diah Suci Rahman, Jhoni Rahmawati, Eka Septia Ramli Hidir Ria Kamilah Agustina Rinanti, Rosyida Fajri Santoso, Yudivan Ilham Setiyawan, Ahmad Iskandar Suganda Sugiyanto - Sutarmin Sutarmin, Sutarmin suwangsi, iwang Suwangsih, Iwang Taruna, Taruna Tria Gustiningsi Widiyanti, Opi Trimarita Wilenthino, M. Farel Wulandari, Lusi Wahyu Wulandari, Novianti Wulansari, Dhyah Yogi Setiawan Yuli Kurniawati Yuli Kurniawati, Yuli Yuviani Kusumawardhani Yuviani Kusumawardhani, Yuviani