Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Proporsi Sari Pati Kentang, Ekstrak Lemon, Virgin Coconut Oil (VCO) Terhadap Hasil Jadi Toner Untuk Kulit Wajah Berminyak Cenderung Berjerawat SYAH PRASTIKA NOOR SHOLIKIN, WENDI; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34253

Abstract

jerawat biasanya timbul pada kulit yang berminyak, wajah yang kotor akibat debu dan polusi bisa jadi penyebab munculnya jerawat pada kulit wajah. Toner mempunyai manfaat yang dapat mengurangi keluhan kulit berminyak cenderung berjerawat. Pennelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh proporsi sari pati kentang, ekstrak lemon dan virgin coconut oil terhadap hasil jadi toner untuk kulit wajah berminyak cenderung berjerawat yang dinilai dari uji sifat fisik (meliputi warna,aroma, homogenitas) dan uji kesukaan penelis dari toner tersebut. penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas yaitu proporsi sari pati kentang, ekstrak lemon dan virgin coconut oil dengan menggunakan perbandingan 5ml ; 2ml ;1 ml, 4ml ; 2ml ; 2ml, 3ml ; 2ml,3ml. Variabel terikat merupakan hasil dari toner yang dibuat meliputi warna, aroma, homogenitas yang dihasilkan serta uji dari kesukaan penelis. sedangkan variabel kontrol yaitu waktu yang digunakan untuk pembuatan toner, larutan allantoin sebanyak 2ml, serta persiapan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat toner wajah. Hasil akhir penelitian tentang toner ini adalah terdapat pada X1 dengan proporsi 5ml ; 2ml ;1ml yang menurut nilai rata-rata dari berbagai uji sudah sesuai dengan kriteria.Kata Kunci : Toner, Sari Pati Kentang, Ekstrak Lemon
KAJIAN MAKNA PROSESI UPACARA PERNIKAHAN DI DUSUN DAMPAR DESA BADES KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG SOFIA MAHARANI, NITA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34498

Abstract

Abstrak Dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang memiliki tradisi prosesi upacara pernikahan yang berbeda dari tradisi pernikahan yang ada di Lumajang. Penelitian ini bertujuan untuk, mendeskripsikan tahapan dan makna prosesi upacara pernikahan di Dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, melestarikan dan memperkenalkan upacara adat pernikahan di Dusun Dampar Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, studi literatur buku dan jurnal. Hasil dari penelitian adalah tahapan prosesi upacara pernikahan yaitu, njaluk, bakal besan, lamaran, balesi lamaran, ndesek, manggulan, tebus kembar mayang, akad nikah, dan panggih. Makna dari prosesi upacara pernikahan yang berbeda dari masing-masing tahapan yang secara keseluruhan bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kedamaian bagi kedua pengantin dalam menjalankan rumah tangga. kata Kunci : Upacara Pernikahan Dusun Dampar, Kajian, Makna. Abstract Dampar su-village Bades, Pasirian District at Lumajang Regency has a tradition of wedding ceremony processions that is different from thr other district in Lumajang. This research aimed to describe the phase and the meaning of the wedding ceremony processions in Dampar sub-village Bades, Pasirian District, Lumajang regency preserve and introduce the tradisional wedding ceremony in Dampar seb-village Bades, Pasirian district, Lumajang regency. The type of this research is qualitative descriptive method with data collection in the form of interview, book and journal literature.. The result of the study are the phase of the wedding ceremony processions, namely njaluk, bakal besan, lamaran, balesi lamaran, ndesek, manggulan, tebus kembar mayang, akad nikah, and panggih. The meaning of the wedding ceremony processions that is different from each of the phase which as a whole aims to maintain safety and peace for the bride and groom in running the household. Keywords : Dampar Marriage Ceremony, Study, Meaning.
PELAYANAN JASA MICRO NEEDLE THERAPY SYSTEM PADA PERAWATAN WAJAH DI ACHIE HOUSE OF BEAUTY SIDOARJO EKI PURBOSETYO, MIFTASYA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n2.34555

Abstract

TIPE PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE PADA SUB KOMPETENSI PENATAAN SANGGUL KREATIF BACK STYLE QOLBI, TSAMROTUL; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n3.34861

Abstract

AbstrakThink Pair Share merupakan tipe pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013 dimana siswa dituntut lebih aktif selama pembelajaran, mengajak untuk bekerja mandiri kemudian bekerja sama dengan pasangannya. Tipe Think Pair Share dapat digunakan dalam mata pelajaran Penataan Sanggul Kreatif Backstyle Dengan Teknik Sasakan. Dengan bekerja sama atau berpasangan dalam satu kali pertemuan peserta didik mampu mempelajari sekaligus mempraktikkan macam-macam penataan sanggul dengan ide yang inovatif kemudian menyampaikannya dengan baik dan benar sehingga lebih efisien waktu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian yaitu menguraikan tipe pembelajaran kooperatif Think Pair Share, dan keefektifan tipe pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan mengacu pada buku dan jurnal nasional yang membahas: 1) kajian model pembelajaran kooperatif dan tipe pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS,) 2) kajian sub materi pembelajaran Penataan Sanggul Kreatif Back Style , dan 3) kajian pengelolaan kelas dengan menerapkan tipe pembelajaran Think Pair Share (TPS) dimana didalamnya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar, dan kelayakan atau kefektifan tipe pembelajaran pada materi praktik. Hasil dari penelitian diperoleh kesimpulan berupa: 1) penjelasan mengenai model pembelajaran kooperatif dan tipe pembelajaran kooperatif Think Pair Share, 2) penjelasan materi sub kompetensi Penataan Sanggul Kreatif Back Style, dan 3) tipe pembelajaran kooperatif Think Pair Share dapat diterapkan dan menjadi acuan guru penataan sanggul kreatif sehingga proses pembelajaran mampu dimaksimalkan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Kata Kunci: think pair share, penataan sanggul kreatif backstyle. Abstract Think Pair Share is a type of innovative learning in the 2013 curriculum where students are required to be more active during learning, inviting to work independently then working with their partners. Think Pair Share type can be used in the subject of Backstyle Creative Hair Styling with Feeling Technique. By working together or in pairs in one meeting students are able to learn while practicing various types of bun arrangement with innovative ideas and then convey them properly and correctly so that it is more time efficient. This type of research is descriptive qualitative. The research objective is to describe the type of Think Pair Share cooperative learning, and the effectiveness of Think Pair Share cooperative learning types. The research method uses literature study by referring to books and national journals that discuss: 1) the study of cooperative learning models and the types of cooperative learning Think Pair Share (TPS, 2) the study of sub-learning materials for the Styling of the Back Style Creative Bun, and 3) the study of classroom management by applying the Think Pair Share (TPS) learning type in which can improve learning activities and outcomes, and the feasibility or effectiveness of learning types in practice material. The results of the study obtained conclusions in the form of: 1) an explanation of the cooperative learning model and the type of cooperative learning Think Pair Share, 2) an explanation of the material material sub-competence of the Back Style Creative Hairdressing Arrangement, and 3) Think Pair Share cooperative learning types can be applied and used as a reference for the teacher in structuring the creative bun so that the learning process can be maximized with the aim of improving student achievement. Keywords: think pair share, back hair styling
KAJIAN PENERAPAN MODUL AJAR PEMBUATAN MAHAR SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN KULIT DAN RAMBUT DI SMK NEGERI 3 BLITAR SILVI GHONI MAHFIRO, KHAFIDHATUL; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n3.35413

Abstract

Abstrak Modul ajar merupakan media pembelajaran bagi siswa yang wajib ada untuk sebuah pembelajaran, dan sebagai acuan pendidik dalam memberikan materi pelajaran. Berdasarkan observasi dikelas XI tata kecantikan rambut dan kulit SMKN 3 Blitar. Modul yang dipakai mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMKN 3 Blitar masih memakai modul bersifat umum yang di terapkan oleh seluruh SMK lainnya. Modul yang dipakai belum memenuhi kebutuhan pembelajaran dengan tidak adanya materi yang berkaitan dengan pembahas khusus tentang pembuatan produk seperti mahar, hantaran, souvenir, dan sebagainya. Dengan belum adanya modul khusus yang membahas tentang kompetensi dasar tersebut juga mempengaruhi belajar siswa dalam kreatifitasnya, kurang aktif dalam pembelajaran dan kurang memahami praktek membuat mahar dalam mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan. Sehingga mempengaruhi juga pada hasil belajar siswa. Siswa mendapatkan nilai rata-ratanya kurang dari KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), nilai KKM siswa didalam mata Pelajaran tersebut adalah 78. Selain itu juga konsekuensi yang harus diterapkan dikurikulum tingkat satuan pendidikan berbasis kompetensi disekolah, mempersyaratkan penggunanan modul dalam pelaksanaan pembelajarannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur tentang penerapan modul ajar terhadap kreatifitas dan hasil belajar siswa. Analisis penelitian menggunakan prosedur penelitian studi pustaka, dengan jenis penelitian yang di telusuri dengan penelusuran studi literatut berupa artikel jurnal yang dapat di pertanggung jawabkan, keakurat dan kerelevanannya. Hasil dari kajian literature atau pustaka menyatakan bahwa penerapan modul ajar sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan terlihat dari banyaknya kajian teori dan studi literatur yang sudah dilakukan berhasil dalam meningkatnya kreatifitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Penerapan, modul ajar, mahar Abstract The teaching module is a learning medium for students that must be available for learning activities, and as a reference for the educators in providing subject matter. Based on observations in class XI hair and skin beauty design at SMKN 3 Blitar. The Modules which used in the subjects of creative and entrepreneurial products in SMK 3 Blitar still using a general modules which are applied by all other Vocational school. The modules which used do not in line with the learning needs and lack of material relating to special discussants on the manufacture of products such as about the dowry, delivery, souvenirs, and so on. In the lack of information in the module that discusses the basic competencies also affect in the students less of creativity, less active in learning and less understanding the practice of making dowry in subjects of creative and entrepreneurial products. Therefore, its also affects on students learning outcomes. The students got an average score less than KKM (Minimum completeness criteria), the KKM score of students in these subjects is 78. In addition, the consequences that must be applied in the curriculum level of competency-based education units in schools, require the use of modules in the implementation of learning. This research aims to review the literature on the application of teaching modules to students creativity and learning outcomes. Research analysis using literature study research procedures, with the type of research traced by literature study in the form of journal articles that can be accounted for, their accuracy and relevance. The results of the literature study state that the application of teaching modules give big impact on the students learning outcomes. It can be seen from the many theoretical studies and literature studies that have been carried out successfully in increasing students creativity and learning outcomes. Keywords: Implementation, teaching module, dowry
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR TATA RIAS WAJAH PANGGUNG DI SMK NEGERI 6 SURABAYA Chasanah, Ilfa; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Puspitorini, Arita; kusstianti, nia
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35835

Abstract

PenelitianainiadilakukanadenganamenerapkanamodelapembelajaranalangsungadiakelasaXIaKecantikanaKulitadan RambutaSMK Negeri 6 Surabaya. Tujuanapenelitianaini ialah: 1) Mengetahui keterlaksanaan sintak model pembelajaran langsung pada hasil belajaratataariasawajahapanggung, 2) Mengetahui aktifitasasiswa selama proses belajar tata rias wajah panggung dengan menggunakanamodelapembelajaranalangsung, 3)aMengetahui hasil belajarasiswaasetelahamenggunakanamodel pembelajaranalangsungapada tataariasawajahapanggung, 4) Mengetahuiaresponayang diberikan siswa terhadap model pembelajaran langsung padaatataariasawajahapanggung. Penelitian ini termasuk penelitian pre eksperimentaladesign. Subjekapenelitian adalahasiswaakelas XI Kecantikan Kulit dan Rambut 3 di SMK Negeri 6 Surabaya sebanyaka30 siswa. Metode pengumpulanadataamenggunakan observasi, tes dan angket . Pada metode analisis datanya menggunakanarumusarata-rata danapersentase. Hasilapenelitian ini adalah : 1) Penilaian keterlaksanaan sintak model pembelajaranalangsung padaahasil belajaratata rias wajah panggung termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata 3.93, 2) penilaian aktifitasasiswaaselama proses belajaratata rias wajah panggung dengan menggunakan modelapembelajaran langsungatermasuk dikategori sangat baik dengan presentase 92,3%, 3) penilaian hasil belajarasiswaasetelah menggunakan model pembelajaran langsung pada tata rias wajah panggung terdapat peningkatanadenganahasil rata-rata test kognitif pretest sebesar 56,73 dan posttest 83,86, hasil rata-rata tes psikomotor pretest 56,76 dan posttest 86,60, 4) penilaian respon yang diberikan siswa terhadap model pembelajaran langsungapadaatataarias wajah panggung berkategori sangat baik dengan presentase 98,3%.
PENGARUH PROPORSI MADU, KETAN HITAM (Oryza Sativa var. Glutinosa) DAN EKSTRAK JERUK NIPIS (Citrus Aurantifolia Swingle) TERHADAP SIFAT FISIK MASKER WAJAH TRADISIONAL Azizah, latiffany; kusstianti, nia; Pritasari, octaverina; Lutfiati, Dewi
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35844

Abstract

Masker merupakan salah satu cara perawatan yang dapat dilakukan secara berkala. Masker wajah memiliki banyak manfaat seperti membantu meregenerasi sel kulit, memperlancar peredaran darah dalam kulit, membantu memperlambat penuaan dini, mengencangkan kulit, mencerahkan, dan masih banyak lagi. Banyak jenis masker yang dapat dijumpai mulai dari masker kertas, masker gel, dan masker bubuk. Masker bubuk disebut juga masker tradisional yang dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan- bahan alami seperti beras ketan hitam, madu, dan jeruk nipis. Madu sendiri memiliki kaya akan manfaat untuk kecantkan dan kesehatan kulit, tak jarang madu digunakan sebagai beberapa campuran kosmetik guna mempertahankan keindahan kulit. Anti bacterial alami pada madu dipercaya dapat membantu meredakan peradangan pada jerawat dan menyamarkan noda hitam. Kandungan vitamin E dan serat tinggi yang terkandung dalam beras ketan hitam mampu membantu melembabkan kulit wajah dan mencegah kerutan pada kulit wajah. Sedangkan jeruk nipis mengandung asam yang dapat mengeringkan jerawat, mencerahkan, dan membantu regenerasi sel kulit pada wajah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi sediaan masker madu, ketan hitam (Oryza Sativa var. Glutinosa) dan ekstrak jeruk nipis terhadap sifat fisik masker wajah tradisional meliputi warna, aroma, tekstur, daya lekat, dan masa simpan masker wajah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Variabel bebas yang digunakan yaitu ketan hitam dan ekstrak jeruk nipis, sedangkan variabel kontrol yang digunakan adalah madu. Metode dalam penelitian ini menggunakan Studi Literatur. Hasil akhir penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan alami seperti madu, ketan hitam, dan jeruk nipis dapat digunakan sebagai masker guna perawatan kulit wajah yang dilakukan secara berkala.
PERKEMBANGAN TATA RIAS FANTASI/KARAKTER TOKOH PUTRI SONGGOLANGIT DAN WAROK DI KOTA PONOROGO Prajastiwi, Handika; Suhartiningsih, Suhartiningsih; kusstianti, nia; Megasari, Dindy
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35858

Abstract

Ponorogo adalah kota yang memiliki keragaman budaya dan seni, kesenian yang digunakan mempunyai cerita yang sakral dan bersejarah. Sejarah kota yang dijuluki Reog Ponorogo memiliki tokoh yang berperan penting dalam kemunculan Kota Ponorogo. Tokoh yang berperan didalamnya terdapat Putri Songgolangit dan Warok, yang menampilkan keanggunan, keindahan serta kejayaan. Putri Songgolangit memiliki kewibawaan yang anggun serta kecantikan naturalnya, dan Warok yang memiliki kesan keras dan gagah. Tata rias fantasi dan karakter adalah perwujudan kesenian rias yang bertujuan membentuk kesan wajah model yang akan menjadi khayalan yang dianggan-angan. Perwujudan kreatif seseorang yang ahli dalam kecantikan yang ingin mengaplikasikan bentuk wajah seorang tokoh sejarah, bentuk kepribadian dan motif. Tata rias fantasi maupun karakter ini memiliki bentuk melalui riasan wajah dengan menggunakan kosmetika, yang dapat mengubah bentuk fisik wajah sehingga memiliki bentuk, teknik merias yang beragam. Tujuan penulis artikel ini untuk mendeskripsikan tentang perkembangan pada : 1. Tata rias wajah karakter dan fantasi, 2. Tata rias fantasi pada tokoh Putri Songgolangit, 3. Tata rias karakter pada tokoh Warok, 4. Bentuk dan kosmetika yang digunakan. Kata Kunci: Rias wajah fantasi Putri Songgolangit dan Warok
PERBANDINGAN HASIL EFEK KILAU PADA HASIL FOTO TATA RIAS PENGANTIN MUSLIM MODERN ANTARA SHIMMER PADAT DAN SHIMMER TABUR swardika, Farah; kusstianti, nia; Maspiyah, Maspiyah; Pritasari, octaverina
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35859

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbandingan hasil efek kilau pada hasil foto tata rias pengantin muslim modern yang menggunakan shimmer padat dan shimmer tabur dilihat dari ketahanan, kerapian serta kerataan. Dalam penggunaan shimmer padat dan shimmer tabur sangatlah membantu penampilan seorang calon pengantin semakin menarik dan terlihat lebih cantik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) perbandingan efek kilau pada hasil foto tata rias pengantin muslim modern antara shimmer padat dan shimmer tabur, yang dilihat dari ketahanan, kerapian serta kerataan 2). Manakah yang lebih disukai panelis hasil foto tata rias pengantin muslim modern antara yang menggunakan shiomer padat dan shimer tabur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen. Varibel bebas yang di gunakan yaitu shimmer padat dan shimmer tabur. Sedangkan variabel Terikat hasil jadi foto perbanding efek kilau pada tata rias pengantin muslim modern antara shimmer padat dan shimmer tabur pada tata rias pengantin. Metode dalam penelitian ini menggunakan Eksperimen One Shot Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) perbandingan efek kilau pada hasil foto tata rias pengantin muslim meliputi ketahanan, kerapian serta kerataan ini dapat di simpulkan dalam pemilihan antara shimmer padat dan shimmer tabur dapat mempengaruhi hasil foto pada pengantin muslim modern. Efek kilau yang di hasilkan dari shimmer padat dan shimmer tabur akan memberi kesan menarik pada hasil riasan pengantin muslim modren ini pada titik tertentu yaitu pada bagian hidung, tulang pipi dan bagian bibir.
Perbandingan Hasil Rias Mata Menggunakan Teknik Jahit Bulu Mata Pada Bentuk Mata Kecil Menurun Dan Mata Kecil Mendatar Terhadap Hasil Tata Rias Wajah ningrum, Yuliana; kusstianti, nia; Megasari, Dindy; Dwiyanti, Sri
Jurnal Tata Rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v9n4.35860

Abstract

Tata rias adalah salah satu ilmu yang mempelajari tentang seni mempercantik diri maupun orang lain dengan menggunakan kosmetik, Tata rias bentuk mata adalah menonjolkan bagian bentuk mata yang indah dan menutupi kekurangan bentuk mata yang kurang sempurna, Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil rias mata dengan menggunakan teknik jahit bulu mata antara bentuk mata kecil menurun dan pada bentuk mata kecil mendatar. Hasil penelitian menunjukan, pada pengaplikasian teknik jahit bulu mata pada mata kecil menurun 53,3% sudah sangat rapi, 45,5% teknik jahit bulu mata pada mata kecil menurun sudah rapi namun ada sedikit celah yang kurang merekat dan 1,2% hasil jahit bulu mata kecil menurun kurang bagus. Kemudian 54,5% teknik jahit bulu mata pada mata kecil mendatar sesuai dengan bentuk mata dan dapat menambah mata terlihat sangat tegas, 39,4% pada teknik jahit bulu mata kecil mendatar sesuai dengan bentuk mata dan dapat menambah mata terlihat lebih tegas dan teknik jahit bulu mata pada mata kecil mendatar yang kurang sesuai dengan bentuk mata dan kurang dapat menambah kesan tegas pada mata sebesar 6,1 %
Co-Authors Afida, Ummu Nadia Afkarina, Risqa Alfin Afifi, Astrida AMELIA, LINDA Ampouw, Debby Arita Puspitorini Ascaya, Made Milenia Candrawati Atmaka, Srinirmala Nindya Azizah, latiffany Balqois, Ratu Bella, Yuniar Anisa Binagdy, Vennas Amalla Chasanah, Ilfa Damaranti, Angger dewayana, Agatha Dewi Lutfiati DIAH DWI JAYANTHI, KADEK Dindy Sinta Megasari Edo Shamsidar, Afzalur EKI PURBOSETYO, MIFTASYA ELOK PUTRI BAHARI, RUSYNTA Evanggelista, Delaya FAJAR MAGFIROH, SITI Fatin, Hanani Auliya Febriana, Aulia Rizqiika Febrianti, Mitha Indah Festiana, Ailsa FilaHasena Fitriyani, Pramitha Anisa Hartanti Wulandari, Ririn Noor Helmi, Dian Atika Ikbar, Idel Eg Nidia Imansari, Inez Dwina Inayati, Indah Indra, Zahra Natasya Jayanti, Khusmira Dwi KECVARA PRITASARI, OCTAVERINA Lailla Putri Anggita Dewi Leony, Dita Angie Luftha Rudiyanto, Michelle Grezanda Madani, Ekki Febijay MASPIYAH Maspiyah Maspiyah Megasari, Dindy Muliana, Amma Mutimmatul Faidah Ningrum, Fatichatul Ilma Wahyu ningrum, Yuliana Ni’mah, Alfiatun Nofitasari, Sonia Novia Restu Windayani, Novia Restu Nurul Indawati Nurwulandari, Laily Dewi Oktavia, Rhelen Bunga Piwi, Adela Sanya Prahesti, Salsabila Prajastiwi, Handika Pramesti, Adetyas Prastyani, Desi Nur Pratiwi, Evita Citra Pritasari, Octaverina Pritasari, Octaverina Kecvara Puspita, Vivian Putri Ardiana putri, Monique Jingga Trifinda QOLBI, TSAMROTUL Qoyyimah, Millah Rachmawati, Eka Yolanda Sakila Ramadhanti, Rizqullah Rekhananda , Karin Safitri, Binti Inna safitri, Yesi intan SILVI GHONI MAHFIRO, KHAFIDHATUL SOFIA MAHARANI, NITA Sri Dwiyanti Suhartiningsih Suhartiningsih SUZENTY, INDRYA swardika, Farah SYAH PRASTIKA NOOR SHOLIKIN, WENDI Trishantini, namira Usodoingtyas, Sri Usodoningtyas, Sri VEGATAMI, PRADITA VENTIANA WATI, DICHA Verina Mayang Sari VIA LAKSHITA, YUNANDA WAHYUNIH, SRI Waluyo, Nadya Sabrine Wardani, Annisa Aprilia Wijaya, Nieke Andina Wilujeng, Biyan Wilujeng, Biyan Yesi windayani, novia yuhaa, Fastami limaa YUSNI, ALIFIA SHAFIRA