Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Improving Student's Science Literacy Capabilities Through Utilizing the Natural Environment Fatmawati Fatmawati; Yusrizal Yusrizal; Ali Mustadi; Yunus Abidin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.4145

Abstract

In the learning process, the teaching method becomes a determining factor for the achievement of learning objectives. Basically, every student learning must play an active role in identifying problems, digging information thoroughly, and being able to provide information. The purpose of this research is to see whether the method of utilizing the natural environment can improve students' scientific literacy skills. This study uses Classroom Action Research which was carried out in 2 cycles involving 25 fifth grade students of SD PAB 22 Kelambir Lima. Data collection in this study used student activity observation sheets and student science literacy tests. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics to see the average results obtained on the student's scientific literacy ability test. The results of this study indicate that there is an increase in students' learning activities classically which obtained the active category from the first cycle which reached 60.25% and the second cycle to 90.5%. 
Pengaruh Media Edukatif Terhadap Hasil Belajar Siswa Fatmawati Fatmawati; Siti Juriah; Felina Azzahra; Zaira Nur Ayu; Yusrizal Yusrizal; Indah Syasmita
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media edukatif terhadap hasil belajar siswa. Metode digunakan penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen, menggunakan desain faktorial 2×2. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV SD IT Al Minah, yang dibagi menjadi dua kelompok, kelas IV A sebagai kelompok eksperimen berjumlah 16 siswa dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol berjumlah 15 siswa. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran menggunakan media edukatif, sedangkan kelompok kontrol mengikuti metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, yaitu pre-test sebelum pelajaran dan post-test setelah pembelajaran selesai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk sampel independen. Hasil penelitian berdasarkan Uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi 0,635, menegaskan keseragaman varians data. Selain itu, uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,013 dengan perbedaan rata-rata 4,833. Sehingga penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan media edukatif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKN di tingkat sekolah dasar.
INTEGRASI PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA Rizky Ayuanita Putri; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan; Yusrizal Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.475

Abstract

Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar, namun implementasinya di sekolah dasar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan integrasi pembelajaran berbasis lingkungan sekitar dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa kelas IV SD Negeri 101785 Mabar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah mengacu pada Kurikulum Merdeka, namun integrasi lingkungan belum dirancang secara sistematis. Pelaksanaan pembelajaran sudah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan mampu meningkatkan keaktifan siswa, meskipun belum merata. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis lingkungan, serta keterbatasan fasilitas. Implikasi: Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan perencanaan yang terintegrasi, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi pemanfaatan lingkungan agar pembelajaran IPAS menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
IMPLEMENTASI METODE GUAIDED NOTE TAKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR Eva Musdalifah Zein; Yusrizal Yusrizal; Ainul Marhamah Hasibuan; Fatmawati Fatmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi metode Guided Note Taking sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa di kelas II di SDN 101784 Mabar. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif guna memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran serta dampaknya terhadap kemampuan siswa menulis. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas II dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempublikasikan bahwa sebelum penerapan metode Catatan Terbimbing, pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan pengugasan sehingga siswa cenderung pasif. Siswa mengalami kesulitan dalam menulis, terutama pada penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian tulisan, dan penyusunan kalimat. Setelah penerapan metode Catatan Terbimbing, terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan terlibat dalam pembelajaran. Metode penerapan dilakukan melalui tahapan perencanaan kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup. Siswa dibimbing menggunakan lembar catatan terstruktur sehingga lebih mudah memahami materi dan mengembangkan tulisan. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan menulis siswa pada aspek penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian, serta penyusunan kalimat sederhana.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Dinda Puspita; Fatmawati; Syahrina Anisa Pulungan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flashcard serta mengetahui kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 101830 Tanjung Selamat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket minat belajar, dan soal post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard yang dikembangkan berada pada kategori layak hingga sangat layak. Hal ini ditunjukkan oleh hasil validasi ahli dengan persentase aspek media sebesar 78,57%, aspek bahasa sebesar 97,50%, dan aspek materi sebesar 100%. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa yang ditandai dengan keaktifan dan antusiasme selama pembelajaran. Selain itu, hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata sebesar 88,18 yang termasuk dalam kategori baik, dengan sebagian besar siswa mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran flashcard efektif digunakan dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Media ini dapat menjadi alternatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna di sekolah dasar.
INTEGRATING CHARACTER VALUES INTO PANCASILA EDUCATION: A DESCRIPTIVE STUDY OF LOWER-GRADE STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL Rizki Arum Sari; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan; Yusrizal Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai-nilai karakter diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada siswa kelas III SD Swasta PAB 29 Manunggal. Kajian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan karakter sejak jenjang sekolah dasar melalui proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru kelas III dan siswa kelas III, sedangkan kepala sekolah diwawancarai sebagai sumber data pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian, integrasi nilai-nilai karakter ke dalam Pendidikan Pancasila telah terlaksana dengan baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan penguatan pembelajaran. Nilai karakter yang tampak dalam proses pembelajaran meliputi tanggung jawab, disiplin, kerja sama yang santun, kepedulian, dan kepercayaan diri. Siswa juga menunjukkan respons positif melalui sikap yang tertib, aktif, dan antusias selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian integrasi nilai-nilai karakter dalam Pendidikan Pancasila berperan positif dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Pembelajaran Pratikum IPA Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa kelas 5 SD Swasta PAB 15 Klambir Lima Miftahul Jannah; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran praktikum IPA terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan model PjBL dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran praktikum IPA berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.