Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Modul Ajar Laporan Hasil Observasi Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia di Surakarta: Studi Kasus Colin Widi Widawati; Raheni Suhita; Muhammad Rohmadi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berkontribusi dalam mendeskripsikan penerapan modul ajar materi laporan hasil observasi kurikulum merdeka mata pelajaran bahasa Indonesia di Surakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara guru dalam menerapkan modul ajar yang dibuat pada kurikulum merdeka yang baru diterapkan. Data disajikan dan dianalisis menggunakan narasi deskriptif, studi kasus, analisis dokumen, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pengimplementasian modul ajar pada materi laporan hasil observasi di sekolah yang merapkan kurikulum merdeka kategori mandiri berubah. Penggunaan modul ajar secara teori sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, pada praktinya masih ada kegiatan pembelajaran yang melebihi batas waktu yang ditentukan. Hal tersebut mengakibatkan antara rencana dan praktik melebihi jam pembelajaran. Selain itu, modul ajar yang memuat pembelajaran berdiferensiasi belum dilakukan secara optimal. Praktiknya guru masih menggunakan metode pembelajaran yang sama pada murid yang karakteristik gaya belajarnya berbeda-beda. Keterbatasan buku teks yang dimiliki  cukup menjadi kendala dalam pelaksanaanya.
Penggunaan Fungsi Tindak Tutur pada Perempuan dalam Demonstrasi Internasional Women’s Day 2020 di Jakarta: Kajian Feminis: The Use of Speech Act Functions for Women in the 2020 International Women’s Day Demonstration in Jakarta: Feminist Study Aziz Fauzi; Andayani Andayani; Muhammad Rohmadi
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.325

Abstract

This study uses a descriptive qualitative method to classify and analyze the use of speech act functions in the International Women’s Day 2020 demonstration event in Jakarta. The research strategy used is content/document analysis. This strategy was used because the study would analyze data in sentences in the International Women’s Day 2020 demonstration poster. Data collection was carried out using the document and note-taking. In addition, the data analysis process uses content/document analysis. This analysis will dissect a speech/sentence in the research data to explain or analyze it in depth. The study results show that the action participants use the speech act function in various ways. The speech act functions are 11 data assertive functions, 17 data directive functions, 5 data expressive functions, and 12 declarative data functions. The directive function dominates the use of the speech act function. This is because, in demonstration activities, the speaker will make more requests (directives) in the form of demands on the interlocutor to solve all the problems presented by the speaker (demonstrator).
Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat “Sigalegale” dari Tapanuli Utara: Analisis Wacana Kritis Model Fairclough Kaleb E. Simanungkalit; Kundharu Shaddono; Muhammad Rohmadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat "Sigalegale" dari Tapanuli Utara menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Fairclough. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada analisis wacana kritis Fairclough, yang mengkaji nilai-nilai budaya dalam cerita tersebut. Teknik analisis data mengikuti model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui ketakwaan, kebiasaan berdoa, dan sikap berserah diri, seperti yang digambarkan oleh tokoh Rahat Raja dan Rahat Bulu. Hubungan manusia dengan alam menekankan pentingnya harmoni, penggunaan sumber daya alam yang bijaksana, dan penghormatan terhadap alam. Hubungan manusia dengan masyarakat terlihat dari nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, musyawarah, dan gotong royong. Nilai-nilai hubungan manusia dengan orang lain mencakup keramahan, kasih sayang, dan kesetiaan. Sementara itu, hubungan manusia dengan diri sendiri mencerminkan harga diri, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu. Penulis juga menekankan identitasnya sebagai pelestari budaya Batak dan menggambarkan masyarakat Batak sebagai komunitas yang kuat dan tradisional.
Wacana Lisan Bahasa Jawa di SMA Negeri 4 Surakarta sebagai Upaya Menjaga Kearifan Bahasa Lokal (Indegenous Language): Kajian Sosiopragmatik Fatmawati Fatmawati; Bintang Eka Priyangga; Nova Putri Ramadhani; Selvina Dewi Anggraini; Muhammad Rohmadi
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberagaman dan perbedaan penggunanaan bahasa Jawa di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiopragmatik untuk menganalisis dan menggali wacana lisan dalam konteks sosial dan situasional dari penggunaan bahasa Jawa dalam interaksi siswa di lingkungan pendidikan dengan tujuan menjaga kearifan bahasa lokal. Fokus utama penelitian ini adalah pada penggunaan bahasa Jawa oleh siswa di SMA Negeri 4 Surakarta, yang dipilih secara purposive sebagai perwakilan Sekolah Menengah Atas di Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data melibatkan pengamatan dan wawancara dengan siswa yang berasal dari lima Keresidenan, yaitu Banyumas, Semarang, Pati, Surakarta, Pekalongan, dan Kedu. Metode purposive sampling dipilih untuk memilih sampel yang mewakili beragam konteks sosial dan budaya di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap interaksi bahasa Jawa oleh dan wawancara mendalam dengan siswa yang terlibat. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat berbagai keberagaman dalam bahasa Jawa, seperti dialek yang digunakan dan ragam bahasa yang ada. Hasil temuan tersebut menunjukkan ditemukannya variasi penggunaan kalimat bahasa Jawa di berbagai daerah di Jawa dan bagaimana perbedaan bahasa Jawa yang digunakan di setiap daerah serta menganalisis lebih dalam aspek sosial dan budaya yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Jawa, termasuk konteks komunikasi dan latar belakang sosial pengguna bahasa. Kata kunci: Bahasa Jawa, Jawa Tengah, Kearifan Bahasa Lokal , Sosiopragmatik, Wacana Lisan