Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Pemanas Air Tenaga Surya Sistem Hybrid Dengan Variasi Sudut Kemiringan Kolektor 15o dan 30o Untuk Memanaskan 80 Liter Air Hutauruk, Isra; Ambarita, Himsar; Yohanes Setyawan, Eko
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i2.701

Abstract

Energi surya merupakan salah satu sumber daya energi terbarukan yang potensial untuk dimanfaatkan terutama di daerah yang beriklim tropis. Pemanfaatan energi surya yang paling umum adalah untuk memanaskan air baik sistem aktif maupun sistem thermosifon. Tipe paling umum sistem pemanas air ini menggunakan pelat datar sebagai absorbernya. Pada kebanyakan pemanas air sistem aktif masih menggunakan sumber energi cadangan untuk memompa air. Menggunakan sel photovoltaic sebagai sumber energi listrik untuk memompa air merupakan satu terobosan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi alat Pemanas Air Tenaga Surya (PATS) yang diuji pada kondisi cerah. Satu buah kolektor pelat datar dengan ukuran 1,5 m x 1 m dengan double glazing dari bahan acrylic dan kaca telah diuji untuk memanaskan air dengan kapasitas 80 L. Kolektor dimiringkan15o dan 300 menghadap ke Utara. Air ditampung dalam satu tangki penampungan dan dipompakan, sehingga bersirkulasi secara kontiniu dalam pipa kolektor. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Rata-rata radiasi matahari secara teoritis yang sampai ke kota Medan sebesar 700 W/m2 dan rata-rata radiasi pengukuran 376W/m2. 2) Temperatur air tertinggi yang dipanaskan dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB mencapai temperatur 59,870C. 3) Efisiensi pemanas air (η) mencapai = 55,94 %.
Rancang Bangun Alat Desalinasi Air Laut Sistem Vakum Alami Dengan Tenaga Surya Ambarita, Himsar
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2558

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem desalinasi vakum menggunakan gaya grafitasi, dengan tahapan menganalisa penelitian terdahulu sebagai masukan untuk menghasilkan sistem desalinasi vakum yang baik. Selanjudnya merancang sistem desalinasi vakum dengan bantuan komputer menggunakan sofware solidwork, kemudian dibangun solar kolektor yang digunakan untuk memanaskan air yang ada didalam pipa tembaga yang diletakkan diatas plat hitam di dalam solar kolektor, untuk mensirkulasikan air didalam pipa digunakan pompa yang digerakkan oleh photovoltaic 100 Wp. Ditambahkan evaporator yang digunakan untuk menguapkan air laur dan kondensor untuk menerima aliran uap yang sudah diproduksi oleh evaporator. Kemudian terjadi proses kondensasi didalam kondensor dan hasil kondensat ditampung dalam satu tempat tersendiri didalam penampungan yang dinamakan air tawar. Pengujian dilakukan di kota medan pada pukul 8.00 sampai dengan pukul 16.00 secara keseluruhan sistem desalinasi vakum menggunakan solar kolektor bisa berjalan dengan baik. Tergantung dari intensitas matahari yang ada, bila intensitas matahari relatif tinggi maka hasil air tawar juga banyak sedangkan intensitas matahari yang relatif rendah akan menghasilkan air tawar yang sedikit, menurut pengujian yang sudah dilakukan selama 9 hari menghasilkan air tawar 900 ml. Dengan tekanan vakum rata-rata 35 cmHg pada sistem desalinasi.
SIMULASI PERHITUNGAN PERFORMANSI MOTOR BAKAR DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC Tampubolon, Andika PP; Sitorus, Tulus B.; Nasution, Dian M.; Ambarita, Himsar; bin Nur, Taufiq
DINAMIS Vol. 3 No. 2 (2015): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1726.192 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v3i2.6991

Abstract

Performansi dan dimensi motor bakar merupakan hal yang sangat penting dalam perancangan motor bakar, karena dengan perhitungan performansi dapat diketahui berapa besar daya, pemakaian bahan bakar spesifik, efisiensi thermal brake dan yang lainnya dalam merancang motor bakar, serta kita juga dapat melihat perbandingan performansi ketika motor bakar menggunakan bahan bakar yang berbeda. Karena itu dibutuhkan adanya sebuah program simulasi yang dapat menghitung dimensi dan performansi dari motor bakar. Dengan Microsoft Visual Basic 6.0 dapat dibuat sebuah simulasi perhitungan desain dan performansi motor bakar yang mudah untuk digunakan, karena program yang telah dibuat dengan visual basic dapat di akses oleh seluruh pengguna Microsoft sebagai software-nya.Program perhitungan performansi dan dimensi motor bakar dapat dibuat dengan memahami rumus yang terdapat pada motor bakar dan memasukkannya ke dalam jendela code pada visual basic. Dari hasil simulasi dan perhitungan teoritis didapat bahwa perhitungan dengan simulasi lebih akurat dari perhitungan secara teoritis.
KAJIAN NUMERIK DAN EKSPERIMENTAL PROSES PERPINDAHAN PANAS DAN PERPINDAHAN MASSA PADA PENGERINGAN Ary Santony; Himsar Ambarita; Andianto Pintoro; Mahadi; Suprianto; Nasution, Dian Morfi
DINAMIS Vol. 5 No. 1 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1341.577 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i1.7040

Abstract

Pengeringan merupakan proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air dari bahan yang akan dikeringkan. Penelitian ini dilakukan dengan cara eksperimen dan simulasi. Produk hasil pertanian, yaitu kentang dipilih sebagai objek penelitian ini. Penelitian secara eksperimen dilakukan dengan mengalirkan udara panas ke arah kentang dengan kecepatan, temperatur dan RH konstan. Kemudian data temperatur serta massa yang berubah pada kentang diukur dan dicatat secara otomatis menggunakan Agilent dan Load Cell. Selain melakukan eksperimen, penelitian ini juga melakukan simulasi untuk menampilkan distribusi temperatur yang terjadi pada kentang selama pengeringan dan membandingkan hasil yang diperoleh secara numerik dengan hasil yang diperoleh secara eksperimen. Simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak CFD yaitu Ansys Fluent 14.5. Pada hasil eksperimen, diperoleh bahwa temperatur cenderung meningkat apabila waktu pengeringan bertambah. Temperatur awal kentang adalah 301,11 K. Temperatur tertinggi setelah dua jam melakukan pengeringan terletak pada permukaan kentang, yaitu 316,304 K. Sedangkan temperatur pada titik tersebut yang diperoleh dari hasil simulasi adalah 316,972 K. Pada eksperimen, massa kentang cenderung berkurang apabila waktu pengeringan bertambah. Massa awal kentang sebelum dikeringkan adalah 75 gr. Hasil pengukuran massa kentang setelah dua jam melakukan pengeringan adalah 63 gr. Sedangkan massa kentang yang diperoleh dari hasil simulasi adalah 66,58 gr. Sehingga diperoleh ralat antara hasil eksperimen dan numerik berturut-turut pada pengukuran temperatur dan massa adalah 0,21% dan 5,09%.
KAJIAN PERFORMANSI MESIN GENSET DIESEL SATU SILINDER DENGAN CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN BAHAN BAKAR LPG MELALUI VACUUM REGULATOR George Mager; Himsar Ambarita; Sitorus, Tulus B.; Nasution, Dian Morfi; Syahril Gultom
DINAMIS Vol. 5 No. 2 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1409.882 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i2.7048

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pengujian pengaruh penambahan LPG sebagai bahan bakar alternatif pada mesin diesel yang dimasukkan pada saluran masuk udara. Mesin diesel yang digunakan adalah Yanmar TF 155 H-Di satu silinder dengan operasi bahan bakar ganda solar-LPG. Pengujian dilakukan pada beban stasioner 400 watt dan 800 watt, serta variasi putaran 900-1400 rpm. Masukan gas LPG dilakukan dengan memanfaatkan kevakuman ruang bakar ketika mesin sedang beroperasi, secara otomatis klep pada vacuum regulator akan terbuka sesuai banyaknya kevakuman. Parameter yang diamati adalah Daya, Torsi, Konsumsi Bahan Bakar Spesifik, perbandingan udara-bahan bakar dan efisiensi thermal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Daya dan Torsi pada diesel bahan bakar ganda ini mengalami presentase kenaikan mencapai 6,62%, konsumsi bahan bakar spesifik mengalami kenaikan antara mencapai 98,8%, rasio udara-bahan bakar mengalami penurunan mencapai 52,51%, dan efisiensi thermal mengalami penurunan mencapai 76,9%. Pada segi nilai rupiah pemakaian bahan bakar ganda solar-LPG mengalami penurunan mencapai 17,97%. Gas LPG dapat menggantikan solar mencapai 60,6% pada laju aliran massa gas 0,4486 kg/jam pada putaran 1000 rpm dengan beban 400 watt tanpa mengalami detonasi dan ketukan.
RANCANG BANGUN KONDENSOR UNTUK MESIN PENGERING PAKAIAN SISTEM POMPA KALOR DENGAN DAYA 1PK N, Ricardo; Ambarita, Himsar; Sabri, M.; P., Andianto; L, Zulkifli; Gultom, Syahril; Mahadi
DINAMIS Vol. 4 No. 2 (2016): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.237 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v4i2.7062

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk mengatasi masalah yang dihadapai usaha loundry pada penyediaan mesin untuk pencuci dan pengering yang dapat bekerja cepat. Oleh sebab itu dilakukan perancangan yang bertujuan untuk menghasilkan suatu unit mesin pengering pakaian portable dengan menggunankan AC rumah yang berorientasikan pada upaya efisiensi energi listrik yang dapat diaplikasikan pada skala kecil dan besar . Perancangan model fisik semua komponen pada unit mesin pengering pakaian ini didasarkan pada hasil perhitungan teoritis dan Pompa kalor yang digunakan beroperasi menggunakan siklus kompresi uap menjadi batasan masalahnya. Manfaat perancangan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pengeringan pakaian pada sektor rumah tangga, khususnya usaha laundry di Indonesia. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah melalui perhitungan termodinamika dan perhitungan kondensor dengan refrigerant yang dipakai R-22. Kesimpulan perancangan ini diperoleh Koefisien performansi (COP) dan mendapatkan hasil beban kondensor pada saat superheated dan pada saat kondensasi, selisih temperatur rata rata logaritmik ( LMTD) dan panjang pipa kondensor. Koefisien Performansi yang tinggi sangat diharapkan karena hal itu menunjukkan bahwa sejumlah kerja tertentu refrigerasi hanya memerlukan sejumlah kecil kerja dalam proses pengeringan.
ANALISA TEKANAN PADA BANTALAN LUNCUR MENGGUNAKAN MINYAK PELUMAS ENDURO SAE 20W/50 DAN FEDERAL SAE20W/50 DENGAN VARIASI PUTARAN David M. Hutabarat; Hazwi, Mulfi; Taufiq B. N.; Himsar Ambarita; A. Husein Siregar
DINAMIS Vol. 5 No. 3 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1241.937 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i3.7063

Abstract

Pelumasan adalah suatu cara untuk mengurangi dan memperkecil gesekan dan keausan diantara permukaan-permukaan yang bergerak relatif satu sama lain dengan menempatkan bahan pelumas diantara kedua permukaan yang bergerak tersebut.Bahan pelumas yang umum digunakan adalah berupa cairan (liquids) dan semi-liquid, tapi dapat juga berupa padat atau gas, atau kombinasi cair padat dan gas. Bahan pelumas dalam wujud cairan sering disebut dengan minyak pelumas. Minyak pelumas banyak digunakan pada motor bakar, baik untuk jenis pembakaran dengan busi (siklus otto) maupun untuk jenis pembakaran dengan tekanan (siklus disel dan siklus dual).Minyak pelumas juga digunakan pada sektor industri, misalnya untuk bantalan, roda gigi, pompa maupun kompresor, turbin dan lain-lain.Banyak jenis-jenis minyak pelumas yang beredar di pasaran saat ini sehingga konsumen bebas memilih jenis minyak pelumas yang digunakan sebagai bahan pelumasan. Khusus pada penelitian ini digunakan dua jenis minyak pelumas yaitu minyak pelumas Enduro SAE 20W/50 dan minyak pelumas Federal SAE 20W/50 sebagai perbandingannya. Dalam penelitian dilakukan perbandingan antara minyak pelumas oli kemasan dengan minyak pelumas oli drum untuk mengetahui pengaruh penggunaan oli drum pada bantalan luncur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tekanan pada bantalan luncur menggunakan minyak pelumas Enduro SAE 20W/50 2665 Pa dan minyak pelumas Federal SAE 20W/50 sebesar 2978 Pa.
SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD) PADA RUANGAN DRIVER MOBIL TIM HORAS UNTUK MEMPREDIKSI KENYAMANAN TERMAL PENGEMUDI Amma Muliya R.; Himsar Ambarita; A. Halim Nasution; Hazwi, Mulfi; Syahril Gultom
DINAMIS Vol. 5 No. 3 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.588 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i3.7074

Abstract

Kenyamanan termal (thermal comfort) merupakan salah satu aspek yang harus dipertimbangkan ketika akan mendesign suatu ruangan driver pada sebuah mobil. Penelitian ini berfokus pada simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) ruangan driver mobil Tim Horas Universitas Sumatera Utara generasi keempat untuk memprediksi kenyamanan termal pengemudi. Simulasi dilakukan selama 30 menit dan hasil yang diperoleh adalah temperatur pada 16 titik tubuh pengemudi. Selanjutnya hasil simulasi dibandingkan dengan standar zona kenyamanan yang telah ditetapkan untuk tubuh manusia. Dari hasil simulasi, persentase kenyamanan tertinggi didapatkan pada menit ke-12 dengan nilai 31,25 % (5 titik nyaman). Nilai dari kelima titik tersebut adalah tangan kiri (29, 367 °C), betis kiri (27,3639°C) , betis kanan (28 °C), kaki kiri (27°C), dan kaki kanan (27°C). Persentase kenyamanan terendah didapatkan pada menit ke-15 dengan nilai 0 % (tidak ada titik nyaman). Persentase rata-rata kenyamanan termal pengemudi pada ruangan driver mobil Tim Horas generasi keempat selama 30 menit adalah 13,75 %.
PENGUJIAN KEMAMPUAN ADSORPSI DARI ADSORBER KARBON AKTIF DAN ALUMINA AKTIF YANG DIGUNAKAN UNTUK MESIN PENDINGIN TENAGA SURYA Tri Arfandi; Sitorus, Tulus B.; Himsar Ambarita; Napitupulu, Farel H.; Nasution, Dian Morfi
DINAMIS Vol. 5 No. 3 (2017): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.776 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v5i3.7075

Abstract

Akhir-akhir ini mesin pendingin siklus adsorpsi semakin banyak diteliti oleh para ahli karena disamping ekonomis juga ramah lingkungan dan menggunakan energi terbarukan yaitu energi surya. Agar proses adsorpsi dan desorpsi mesin pendingin adsorpsi dapat berjalan dengan baik perlu diketahui jumlah perbandingan yang ideal antara adsorben dengan refrigeran yang digunakan. Tujuan disini untuk mencari perbandingan antara absorben karbon aktif dan alumina aktif menggunakan mimis maupun tidak menggunakan mimis. Data tersebut dapat dicari menggunakan alat penguji kapasitas adsorpsi. Alat penguji kapasitas adsorpsi yang digunakan dilengkapi dengan lampu halogen 1000 W sebagai sumber panas. Adsorber pada alat penguji ini terbuat dari bahan stainless steel yang bertujuan agar tahan terhadap korosi akibat dari variasi refrigeran yang digunakan. Campuran karbon aktif dan alumina aktif yang digunakan sebagai adsorben sebanyak 1 kg. Sedangkan variasi refrigeran yang digunakan yaitu metanol. Hasil penelitian kapasitas metanol yang dapat diadsorpsi dan didesorpsi oleh adsorben karbon aktif dan alumina aktif mengunakan mimis adalah sebanyak 350 mL. Sedangkan kapasitas metanol yang dapat diadsorpsi dan didesorpsi oleh adsorben karbon aktif dan alumina aktif tidak menggunakan mimis adalah sebanyak 250 mL.
STUDY EXPERIMENTAL OPTIMASI KOLEKTOR PLAT DATAR DENGAN MENGGUNAKAN PIPA BERSIRIP UNTUK MEMANASKAN AIR 120 LITER Firman W. Siahaan; Himsar Ambarita; Andianto Pintoro; Zulkifli Lubis
DINAMIS Vol. 7 No. 4 (2019): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.754 KB) | DOI: 10.32734/dinamis.v7i4.7226

Abstract

Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan yang dimana panas yang diperoleh dari matahari dapat dimanfaatkan tanpa merusak lingkungan. Pemanfaatan energi surya yang paling umum adalah untuk memanaskan air baik sistem aktif maupun sistem thermosifon. Menggunakan sel photovoltaic sebagai sumber energi untuk memompa air merupakan satu terobosan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kolektor plat datar dengan ukuran 1,62m x 1,14m x 0,08m untuk memanaskan air berkapasitas 120 L dengan menambahkan pipa bersirip sebagai sirkulasi air secara kontiniu yang dirancang oleh Herdy dan telah diuji pada kondisi cerah. Diadapat hasil terbaik dari pengujian pada tanggal 22 Agustus 2019, Adapun hasil penelitian ini adalah : 1) Perbandingan radiasi matahari perhitungan dengan radiasi pengukuran : Radiasi rata-rata teoritis pada tanggal 22 Agustus 2019 adalah 699,1073 W/m2 dan Radiasi rata-rata pengukuran adalah 378,666 W/m2. 2) Efisiensi bersih kolektor didapat sebesar 65,44%. 3) Efisiensi pada sirip yang diletakkan pada pipa sirkulasi air sebesar 67,56% dengan menggunakan sirip n =234. 4) Temperatur air maksimum dari seluruh tahap penelitian adalah 49,84 O C yaitu pengujian pertama pada tanggal 22 Agustus 2019. 5) Energi yang dibutuhkan untuk memanaskan air sebanyak 120 liter pada pengujian 22 Agustus 2019 selama delapan jam sebesar 11065,296 kJ. 5) Besar energi terbuang dari kolektor selama pengujian pada tanggal 22 Agustus 2019 adalah: Pada sisi samping kolektor sebesar 42153.991 J , Pada sisi depan belakang sebesar 29672.641 J ,Pada sisi bawah kolektor sebesar 413508,889 J , Pada sisi atas kolektor sebesar 4886778.321 J , Total energy yang terbuang sebesar 5372113,842 J.
Co-Authors ., Mahadi A Halim Nasution A. Halim Nasution A. Husein Siregar A. Husein Siregar A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdi Hanra Sebayang Abdi Z. A. M. ABDI Z.A M Abdul H. Nasution Abdullah, Ilmi Adolf Ronny Adolf Ronny Adventus Silalahi Agorlif Efrata SIantur Ahmad H. Siregar Alfian Hamsi Amma Muliya R Amma Muliya R. Andianto P Andianto P. Andianto Pintoro Andika PP Tampubolon ANDRE J.D MANURUNG Andri M. Sijabat Ary Santony Ary Santony bin Nur, Taufiq Bisrul Hapis Tambunan, Bisrul Hapis BONARDO S Bonardo S. Burhanuddin, Tulus Cakra M. A Cakra M. A. Calvin Candra Bachtiar, Candra Danner Silaen David M. Hutabarat Dian M Nasution Dian M. Nasution Dian M.Nasution Dian Morfi Nasution Dina, Sari Farah Dina, Sari Farah DUNAN GINTING Efrin Simbolon Eko Yohanes Setiawan Eko Yohanes Setyawan Farel H Napitupulu Farel H. Napitupulu Farel H. Napitupulu Farel H. Napitupulu Farel H. Napitupulu Farel H. Napitupulu Farel H. Naptupulu Farida Ariani Farrel H Napitupulu Farrel H Napitupulu Fauzi Fauzi Ferdinan A. Lubis Firman Siahaan Firman W. Siahaan Firman W. Siahaan frans frans Frenky Christian Nababan Frenky Christian Nababan George Mager George Mager Gery P. Hutapea Gery P. Hutapea Gultom, Syahril H.V Sihombing Halim Nasution Harry K. J. Munthe Harry K.J Munthe Haznam Putra Herdy - Heri Firmansah Lumban Toruan Heru M Hutasoit Hotlan M. Nababan Hutabarat, Nauas Domu Marihot Romauli Hutauruk, Isra Ikhsan Sukri Iko M. Nadeak Ilmi Ilmi, Ilmi Joel P. Nababan Joel P. Nababan Jufrial Jufrizal Jufrizal Juwirianto Juwirianto Karina Nola Sinamo Kevin V Simbolon L, Zulkifli Lendeber Sinaga Libert Sijabat Libianko Sianturi M. Darwis Rambe M. Sabri M. Sabri M. Syahril Gultom M. Syahril Gultom M. Syahril Gultom M.Syahril Gultom Mahadi Mahadi Marhiras Sitanggang Masudie, Ahmad Michael Frans H. Hasibuan Muhammad Darwis Rambe Mulfi Hazwi Mulfi Hazwi Munawir Rosyadi Siregar N, Ricardo Napitupulu, Farel H. Napitupulu, Farrel H Nasution, Dian M. Nehemia Sembiring Nst, Fadly A. Kurniawan Nur, Taufiq Bin Nur, Taufiq Bin Oloan Purba P., Andianto Parulian Siagian Perangin-angin, Siwan E. Pramio G. S Pramio G. Sembiring Putra Setiawan Raidinata A. Sipayung Ricardo N Riky S. Situmorang Rio Arinedo Sembiring Ronal P Hutagalung Samar Sari Farah Dina Sari Farah Dina Sari Farah Dina Shandy Marpaung Siagian, Horas S Siahaan, Enzo W.B Sihombing , Hendrik Voice Sihombing, Hendrik V Sihombing, Hendrik V. Simanjuntak, Janter Pangaduan Simon S. T. Gultom Simon S.T Gultom Siregar, Achmad Husein Siti Farah Dina Sitorus, Tulus B. Suprianto . Syahril Gultom Syahril Gultom Syalimono S Tambunan , Bisrul Hapis Tampubolon, Andika PP Tarigan, Dicky Adrian Sera Taufiq B N Taufiq B. N Taufiq B. N. Taufiq B. N. Taufiq B. Nur Tekad Sitepu Tekad Sitepu Terang UHS Ginting Terang UHSG Tri Arfandi Tri Arfandi Tugiman Tugiman . Tulus B Sitorus Tulus B Sitorus Tulus B sitorus Tulus B. Sitorus Tulus B. Sitorus Tulus B. Sitorus Tulus B. Sitorus Tulus B. Sitorus Tulus B. Sitorus Tulus Burhanuddin Sitorus Tyson M Tyson M. Wahyu Hamdani Waldemar Naibaho William William . William Ryan Wijaya Yosua Maha Kurnia Surbakti Zakaria Bernando Zulkifli L Zulkifli Lubis Zulvia C.N Ginting