Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI HIDROSOL BERBAHAN DASAR DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) DENGAN MENGGUNAKAN DESTILASI UAP Indriyanti Djau; Aldi Septiadi Abdillah; Yusuf Maulana; Marleni Limonu
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.558 KB)

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat dan kegunaan di Indonesia. Cengkeh termasuk jenis tumbuhan yang memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, tinggi mencapai 20-30 m, serta cabangnya yang lebat. Saat ini cengkeh telah dibudidayakan di bagian Indonesia seperti Jawa, Papua, Sulawesi, dan pulau-pulau lainnya.Penelitian ini menggunakan metode penyulingan uap dengan menggunakan alat destilasi uap.Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa rendemen hidrosol yaitu 173,3%. Rendemen (%) dipengaruhi oleh waktu proses karena semakin lama penyulingan dengan waktu yang optimal, maka semakin tinggi rendemen (%) yang dihasilkan. Pada hasil uji organoleptik warna dan aroma pada hidrosol didapatkan nilai warna 4,30 dan aroma 4,27.Hal ini dikarenakan warna dan aroma pada minyak daun sereh memiliki warna dan aroma khas dari daun sereh.
Seaweed nori (Kappapycus alvarezi) physicochemical and organoleptic characteristics with moringa leaf fortification (Moringa oleifera LAM) Marleni Limonu; Yoyanda Bait; Adnan Engelen; Nurhayati Muhsin
AGROINTEK Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i2.16764

Abstract

Nori was a product made from seaweed which contained fiber and bioactive substances even though it had low antioxidants. The solution was needed to increase antioxidants from Nori products was food diversification with the addition of Moringa leaves which contained high antioxidant activity. Identifying the physicochemical and organoleptic properties of the nori seaweed (Kappapycus alvarezi) with the fortification of Moringa (Moringa oleifera Lam) leaves was the aim of this research. The addition of Kappapycus alvarezi seaweed pulp and Moringa leaf pulp was compared in this study's single-factor randomized design (CRD) four treatments: (K0=100%:0% kontrol), (K1=90%:10%), (K2=80%:20), (K3=70%:30%). The data were evaluated using statistical analysis of variance (ANOVA), and the Duncan Multiple Range Test was used if there was a significant result (p0.05) for each treatment (DMRT). The results showed that Kappapycus alvarezi nori seaweed with fortified Moringa leaves (Moringa oleifera Lam) had an effect on physicochemical and organoleptic characteristics, and could increase the nutritional value of nori, which had an antioxidant activity value of 59.921ppm, total phenol of 252.527%, the water content of 18.030%, Fiber content of 18.637%, thickness test of 0.20 mm, tensile strength/tear strength of 0.541MPa, hydration test of 24.446%. The organoleptic values consist of color at 5.83, aroma at 4.87, taste at 5.03, and texture at 5.53. The impact of this research was to produce products that contained good bioactive substances and antioxidants.
Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Tempe Dengan Berbahan Dasar Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) Ahmad, Lisna; Limonu, Marleni; Saman, Widya Rahmawaty; Mahaling, Efraim Maletu; Diko, Mohamad Halid; Pitua, Rini Safitri H.; Isima, Putri Fajarwati; Katili, Trenaldi
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe Merupakan Produk Fermentasi Kedelai Yang Berasal Dari Indonesia Yang Akan Akan Nutrisi. Kacang Kedelai Umumnya Diperoleh Dari Luar Negeri Sehingga Harga Kedelai Menjadi Mahal. Salah Satu Untuk Mengurangi Penggunaan Kacang Kedelai Sebagai Bahan Baku Tempe Adalah Melakukan Diverifikasi Tempe Dari Bahan Baku Lokal Jagung Manis. Salah Satu Kelebihan Jagung Yang Dapat Ditonjolkan Adalah Kandungan Karotenoid.Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Tempe Dengan Berbahan Dasar Jagung Manis (Zea Mays..) Rancangan Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Yaitu Ral (Rancangan Acak Lengkap) Dengan Menggunakan 4 Perlakuan Disetiap Tiga Kali Ulangan, Kemudian DilanjutkanDengan Pengujian Vitamin C, Kadar Air, Dan Organoleptik. Berdasarkan Hasil Yang Didapatkan Dari 4 Perlakuan Tempe Jagung Manis (Zea Mays.) DenganPenambahan Ragi Tempe Bahwa Semakin Banyak Ragi Yang Digunakan Maka Rasa Yang Dihasilkan Akan Menjadi Kepahitan.
ANALISIS KARAKTERISTIK MAYONAISE BERBAHAN DASAR MINYAK JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN PASTA KACANG TANAH Mokodompit, Firmansya; Limonu, Marleni; Ahmad, Lisna; Saman, Widya Rahmawaty; Rajiku, Maryam K; Muti, Nurfadila; Pranata, Rai E; Lamalaka, Moh. F
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L) merupakan salah satu serealia yang strategis dan bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena memiliki kandungan zat gizi yang baik. Minyak jagung merupakan minyak yang kaya akan asam lemak tidak jenuh, yaitu asam linoleat dan linolenat. Kedua asam lemak tersebut dapat menurunkan kolesterol darah dan menurunkan resiko serangan jantung koroner. Kacang tanah merupakan tanaman yang memilki banyak kandungan protein dan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan metode ekstraksi yang berbeda. Penelitian dilakukan dengan satu kontrol dan tiga perlakuaan, setiap perlakuan dan kontrol diulang sebanyak tiga kali. M1=0%, M2=5%, M3=10%, M4=15%. Di uji Kadar Air, Asam lemak bebas, Uji Organoleptik. Berdasarkan hasil uji yang di dapatkan bahwa derajat keasaman (pH) mengalami penurunan yaitu 4,57-4,45, sedangkan hasil uji kadar asam lemak bebas (FFA) meningkat yaiu 0,19-3,14. Mayonaise dengan penambahan ekstrak pasta kacang 15% memiliki nilai rasa, warna dan aroma tertinggi.Kata kunci  : Jagung, Minyak Jagung, Mayonnaise, Kacang Tanah
Pengaruh Penyimpanan pada Suhu Ruang dan Suhu Dingin terhadap Karakter Fisik Pisang Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty; Limonu, Marleni; Panggi, Husain; Amelia, Dwi Cahyani
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v9i1.1342

Abstract

Penyimpanan produk pertanian berupa pisang dapat dilakukan untuk mencegah penurunan kualitas sebelum pemasaran, mencegah pasokan berlebihan ke pasar, dan memperpanjang periode pemasaran komoditas pisang. Umumnya pisang mengalami kerusakan akibat pola respirasi yang terjadi pada setiap produk pangan khususnya komoditi hortikultura yang diakibatkan oleh pematangan sel terutama setelah komoditi tersebut dipanen. Penanganan pascapanen pada komoditi buah segar membutuhkan teknik yang baik mengingat buahan segar merupakan produk yang lebih sensitif dibandingkan produk lain, karena nilai kadar air yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu ruangan dan suhu dingin terhadap karakteristik fisik pisang Barangan, pisang Uli, pisang Kepok, dan pisang Goroho. Penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif menggunakan 4 jenis pisang yang berbeda selama penyimpanan 10 hari pada 2 suhu yang berbeda yaitu suhu dingin dan suhu ruangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik fisik seperti penampilan visual pisang pada suhu penyimpanan ruangan mengalami penurunan warna lebih cepat dibandingkan dengan penyimpanan pada suhu dingin. Hasil lainnya adalah penurunan berat pisang yang disimpan pada suhu ruangan diketahui lebih tinggi dibandingkan dengan pisang yang disimpan pada suhu dingin. Data mengenai diameter pisang menunjukkan bahwa yang disimpan pada suhu ruangan menurun lebih rendah dibandingkan pada suhu dingin. Perubahan rasa pisang yang disimpan pada suhu ruangan lebih cepat dibandingkan pada suhu dingin.
VARIASI KONSENTRASI PENAMBAHAN GARAM TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGI TERASI BUBUK IKAN TONGKOL (Euthynnus Affinis) pakaya, pityaningsi; Limonu, Marleni; Antuli, Zainudin
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 7 No 02 (2023): Jurnal Of AgritechScience (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v7i02.1287

Abstract

Terasi bubuk merupakan pengembangan dari produk terasi pasta yang dikeringkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi garam terhadap nilai sensori dan mutu terasi bubuk ikan tongkol. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktor tunggal yakni variasi konsentrasi garam, yang terdiri dari 4 perlakuan, P1, P2, P3 masing-masing perlakuan menggunakan 500 g ikan tongkol, sedangkan perlakuan P0 sebagai kontrol diambil dari terasi yang beredar di pasaran. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali pengulangan sehingga didapatkan 12 unit percobaan. Parameter pengujian meliputi analisis sensori, kadar air, protein, cemaran mikroba salmonella, dan uji kelarutan. Analisis data menggunakan SPSS. Jika berbeda nyata antara taraf perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi garam yang berbeda pada terasi bubuk ikan tongkol berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap tingkat kesukaan warna, tekstur, kadar air, protein dan berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap tingkat kesukaan aroma, rasa dan kelarutan. Karakteristik sensori dan mutu terasi bubuk ikan tongkol terbaik terdapat pada pemberian konsentrasi garam 17,5% dengan nilai organoleptik rata-rata pada skala (netral), kadar air 7,24%, kadar protein 19,40%, uji salmonella (negatif), dan uji kelarutan 54,42%.
PHYSICOCHEMICAL ANALYSIS OF ANALOG RICE MADE FROM KEPOK BANANA (MUSA PARADISIACA FORMA TYPICAL) FLOUR WITH ADDED OF SAGO STARCH. Hiola, Nur Pratiwi; Tahir, Muh; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.23193

Abstract

This research aims at finding out the proximate composition, water absorption, and bulk density of analog rice made from kepok banana flour with sago starch addition. This research applies a completely randomized design with a single factor and five treatments, which comprise three repetitions. This research is conducted for two months in the Agricultural product laboratory of Poligon (Politeknik Gorontalo) and at Manado Industrial Research Center. The first stage is the raw material preparation of analog rice, which includes the manufacturing process of kepok banana flour. Techniques of data analysis are the statistical tests of analysis of variance (ANOVA) at the level of α = 5%, and Ms. Excel 2007. Data analysis with significant differences is tested using Duncan's multiple range test (DMRT) method and the SPSS 16.0 application. Findings reveal that analog rice made from kepok banana flour with added of sago starch has a significant effect on water content, dust content, fat content, protein content, carbohydrate content, and water absorption. bulk density that ranges from 4.25-5.47%, 1.92-2.34%, 82.66-79.18%, 1.75-0.89%, 82.36-85.07%, 68-7-76.2%, and 0.5-0.6 g/cm3 respectively.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA KERUPUK KERANG DARAH (Anadara granosa) YANG DIFORMULASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) Paramata, Fahrudin; Maspeke, Purnama Ningsih; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.10968

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan uji organoleptik dari kerupuk kerang darah yang diformulasi dengan tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Penelitian ini dilaksanakn selama 2 bulan, dimana tahapan pertama yaitu pembuatan kerupuk kerang darah yang diformulasi tepung daun kelor. Serta pengujian Fisikokimia dan Organoleptik. Data dianalisis dengan uji statistic Analisis Of Variance (ANOVA) perbedaan nyata antara perlakuan, dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil yang diperoleh yaitu dengan nilai Kadar air 9,50%-7,79%, Kadar Abu 2,5%-3,53%, Protein 6,62%-8,6%, Lemak 0,63%-1,67%, Kemekaran 1 79,43%-199,04%, Daya Serap Minyak 4,4%-4,8%, sedangkan tingkat kesukaan panelis terhadap warna berkisar antara 6,53-4,43 (suka-netral), Aroma 5,93-5,5 (agak suka), Rasa 5,97-5,67 (agak suka), Tekstur 6,4-6,27 (suka), Overall 6,37-5,87 (suka-agak suka).Kata kunci : Kerupuk, Kerang Darah, Tepung Daun Kelor, Proksimat
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (piper betle L) Terhadap Kualitas Mikrobiologi dan pH Sebagai Pengawet Alami Mie Basah Ladiku, Mohamad Rizki; Lasindrang, Musrowati; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.11976

Abstract

Abstrak – Telah dilakukan penelitian tentang Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (piper betle L) Terhadap Kualitas Mikrobiologi dan pH Sebagai Pengawet Alami Mie Basah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak daun sirih dapat mengawetkan mie basah dan bagaimana tingkat kesukaan panelis terhadap mie basah yang ditambahkan ekstrak daun sirih. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengetahui jumlah mikroba (TPC) dan nilai pH terhadap mie basah yang diberikan ekstrak daun sirih dengan berbagai variasi Konsentrasi selama masa penyimpanan 0 jam, 12 jam, 24 jam, dan 36 jam. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak daun sirih pada mie basah dengan konsentrasi 15% dan 30% dapat mempertahankan masa simpan sampai 36 jam  dengan total mikroba 2.8 x 104 untuk Konsentrasi 30% dan 2,6 x 105 untuk konsentrasi 15% sedangkan pada perlakuan kontrol hanya mampu mempertahankan sampai 24 jam.  
Karakteristik Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Es Krim Nenas (Ananas Comosus) dengan Penambahan Pati Jagung Ketan (Zea Mays Ceratina) Termodifikasi Nento, Siti Mariyani; Limonu, Marleni; Ahmad, Lisna
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.17115

Abstract

Es krim merupakan jenis makanan semi padat yang dibuat dengan cara membekukan tepung es krim atau dengan menambahkan campuran susu, lemak nabati ataupun hewani. Es krim mengandung protein, lemak, vitamin, karbohidrat serta mineral.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pati jagung ketan termodifikasi croslingking terhadap karakteistik fisikokimia es krim nenas (Ananas comosus). Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan variasi konsentrasi penambahan pati jagung ketan termodifikasi yaitu (P0) 0% (Control), (P1) 2%, (P2) 4%, (P) 6%. Data analisis dengan uji statistic Analisis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi Pati Jagung Ketan termodifikasi pada es krim menghasilkan Overrun dengan nilai 10,17-13,98%, Waktu leleh dengan nilai 45,67-60,10 menit, Kadar Serat dengan nilai 0,38-0,96%, dan  kadar lemak dengan nilai 12,01-13,40%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi organoleptik rata-rata panelis menyukai produk es krim nenas dengan penambahan pati jagung ketan termodifikasi dengan perlakuan  (4,5% Pati jagung ketan termodifikasi) terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur
Co-Authors Abdul Majid Adam, Abdul Karim Adnan Engelen Adnan Engelen Agus Bahar Rachman Aldi Septiadi Abdillah Amelia, Dwi Cahyani Amu, Lisa Andrean Saleh Apriany Robin Baso Aprilia Vinola Cahyani mopangga Aprilia, Alma Ardiyanto Saleh Modjo Arwin Huruji Asdianto, Asdianto Botutihe, Dhea Detasya Diko, Mohamad Halid Duhe, Salma T Fadhilah Pratiwi Mohamad Ferawati Faidah Feri Kusnandar Fikri Gionte Hajran Winangsih Hamid Harun, Fahri Rahmawati Hasan, Fangki Hatija Daingo Hidayat, Mohamad Bagas Hiola, Nur Pratiwi Hippy, Nur'ais Ibrahim, Fatma Ika Okhtora Angelia Indriati Husain Indriyanti Djau Isima, Putri Fajarwati Isra, Muhammad Kaku, Sunaryo Kasim, Mulki Katili, Trenaldi Ladiku, Mohamad Rizki Lalu, Melan Elan Lamalaka, Moh. F Lanur, Syima Lanur Libunelo, Dekri Lisna Ahmad Mahaling, Efraim Maletu Merlin Mahmud Moh Fhathur Husain Mohamad Ikbal Bahua Mohi, Dian Mokodompit, Firmansya Monalisa Sahupala Mooduto, Delin Mooduto, Mohamad Fahri Muhamad Tahir Muhsin, Nurhayati Musrowati Lasindrang Muti, Nurfadila Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad Nento, Siti Mariyani Nur Rahmat Lasale Nurhandayani, Isma Nurhayati Muhsin Nurhikma Uday Oktaningsi Lapamona Olivia Tiolemba pakaya, pityaningsi Panggi, Husain Paramata, Fahrudin Pitua, Rini Safitri H. Pranata, Rai E Purnama Ningsih Maspeke Rahmiyati Kasim Rajiku, Maryam K Rama, Naldi Iskandar S. Maspeke, Purnama Ningsih Sabrini Hanafi Said, Multiana Sakinah Ahyani Dahlan Siti Aisa Liputo Sugiyono . Supu, Nur Zenab K. Syamsul Bahri Tahir, MUH Uci Trisnawaty Habi Vidya Putri E. Haebun Widya Rahmawaty Saman Yeyen Panigoro Yoyanda Bait Yusuf Maulana Zainudin Antuli Zuldin Helingo