Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI TEKNOLOGI MELALUI DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN BERBASIS JAGUNG DI DESA NANATI JAYA KECAMATAN GENTUMA RAYA Kasim, Rahmiyati; Limonu, Marleni; Ahmad, Lisna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya diversifikasi produk olahan berbahan dasar jagung belum banyak dilakukan oleh masyarakat termasuk kelompok tani di desa Nanati jaya. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pengolahan pangan berbahan dasar jagu. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pengembangan diversifikasi pangan berbasis jagung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan pelatihan meliputi pemberian materi dan kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum meliputi pengolahan brownis dari jagung muda dan pembuatan kue kering dari tepung jagung. Evaluasi keberhasilan kegiatan pengabdian dilakukan berdasarkan penilaian hasil kuisioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta pelatihan. Sedangkan, pengujian organoleptik dilakukan untuk menguji tingkat penerimaan konsumen terhadap kualitas rasa, tekstur, dan warna kue brownis dan kue kering. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan memahami materi yang disajikan dan kegiatan praktikum. Hasil pengujian organoleptik kue brownis dan kue kering tepung jagung hasil penelitian dapat diterima dari segi rasa, warna dan tekstur.
PELATIHAN PEMBUATAN MPASI TINGGI GIZI BERBAHAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA POS GIZI BAGI IBU HAMIL DAN BALITA DI DESA ILOHELUMA KABUPATEN BONEBOLANGO GORONTALO Liputo, Siti Aisa; Bait, Yoyanda; Limonu, Marleni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi sesuai usianya. Tahun 2019 menunjukan bahwa angka balita stunting di Indonesia sebanyak 27.67 persen. Di Gorontalo angka stunting mencapai 29 %, dan kabupaten Bonebolango salahsatu daerah terdampak stunting. Desa Iloheluma sebagai salah satu Desa yang ada di Bonebolango menjadi salah satu target penuntasan stunting. Salah satu upatya pemerintah dalam penuntasan stunting adalah dengan adanya pos gizi ibu hamid dan balita. Stunting disebabkan oleh berbagai factor terutama asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Stunting memiliki dampak terhadap kesehatan anak serta menghambat bonus demografi Indonesia di masa depan yang berkaitan dengan daya saing kualitas sumber daya yang produktif. Semua pihak diharapkan ikut peduli dan bergerak dalam upaya pencegahan stunting pada anak, termasuk para remaja yang merupakan generasi Z penerus milenial. Pemerintah mengatakan salah satu masalah kesehatan remaja saat ini adalah double burden, yaitu masalah kekurangan gizi juga kelebihan gizi. Hal tersebut merupakan asal muasalnya dari 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan faktor terjadinya stunting. Pengabdian masyarakat ini mengaplikasikan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh penulis tentan MPASI Homemade berbahan pangan lokal. Dalam kegiatan pengabdian ini, diberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki anak balita, tentang pentingnya asupan gizi yang mencukupi untuk pencegahan stunting.
DIVERSIFIKASI PRODUK DAN PACKAGING OLAHAN BERBAHAN DASAR KACANG TANAH DI DESA PILOHAYANGA BARAT KECAMATAN TELAGA Une, Suryani; Liputo, Siti Aisa; Limonu, Marleni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.912 KB)

Abstract

Progam kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah kacang tanah melalui upaya diversifikasi pangan olahan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Pilohayanga Barat. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah agar kelompok sasaran dapat memperoleh keterampilan pengolahan berbagai macam produk berbahan baku kacang tanah, sehingga secara bertahap mereka termotivasi mengembangkan usaha dengan pola pikir bisnis-komersial. Kegiatan ini akan dilakukan melalui pelatihan yang diikuti oleh ibu-ibu dasa wisma. Materi pelatihan meliputi program pembuatan selaikacang, kacang kentacky dan kacang telur. Materi disajikan dengan metode ceramah dan praktek langsung.
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN MELALUI EDUKASI CEK KLIK DI DESA LONUO KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Limonu, Marleni; Saman, Widya Rahmawaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.579 KB)

Abstract

Desa Lonuo merupakan desa yang terletak di kecamatan Tilong Kabila, Kabupaten Bone Bolango, dan terletak di lingkar kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo. Saat ini produk olahan pangan banyak bermunculan dengan berbagai varian rasa dan jenis kemasan. Permasalahan yang sering muncul adalah banyak yang belum memiliki izin edar atau telah lewat kadaluwarsa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Lonuo tentang keamanan pangan, khususnya melalui pengenalan slogan CEK KLIK BPOM. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah bervariasi, metode diskusi, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode praktek. Peserta sebanyak 20 orang, bertempat di Kantor Desa Lonuo. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian angket untuk menjaring umpan balik (respon) peserta. Umpan balik berupa penilaian Sangat baik (SB), baik (B) dan cukup (C) terhadap tujuh aspek, yang mencakup : judul materi; penyajian materi; motivasi peserta; pemahaman materi; kesesuaian materi; manfaat bagi diperoleh; dan kemudahan dalam kegiatan. Hasil angket terhadap ketujuh aspek berturut-turut sebagai berikut : (1) SB 60%, B 40%, C=0 ; (2) SB 65%, B 35%, C=0 ; (3) SB 55%, B 40%, C=5% ; (4) SB 60%, B 35%, C=5% ; (5) SB 50%, B 50%, C=0% ; (6) SB 90%, B 10%, C=0% dan (7) SB 75%, B 25%, C=0%. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh bahwa sebagian besar (rata-rata 65%) peserta merespon sangat baik terhadap seluruh materi Edukasi Cek KLIK. Serta sangat paham dan termotivasi untuk menerapkan dan menggunakan pangan yang aman sesuai materi CEK KLIK. 
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Saus Tomat Dan Cabai Di Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman Limonu, Marleni; Antuli, Zainuddin; Bahri, Syamsul; Husain, Indriati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengolahan produk hortikultura ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat, khususnya melalui pengolahan saus tomat dan saus cabai. Mahasiswa KKN-MBKN Proyek Membangun Desa (PMD), aktif sebagai fasilitator, memberikan bimbingan pada aspek produksi dan manajemen usaha. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dan pertumbuhan positif pada berbagai produk olahan yang diproduksi serta peningkatan pendapatan masyarakat. Program ini tidak hanya menciptakan dampak ekonomi, tetapi juga sekaligus membangun kemitraan berkelanjutan antara Perguruan Tinggi, mahasiswa dan masyarakat serta memberikan wawasan penting bagi strategi pemberdayaan ekonomi di tingkat desa melalui keterlibatan mahasiswa sebagai agen perubahan.
PELATIHAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) PADA PENANGANAN PASCAPANEN PADI SAWAH Kasim, Rahmiyati; Saman, Widya Rahmawaty; Limonu, Marleni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai inovasi teknologi diciptakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi untuk mencapai swasembada pangan. Namun peningkatan produktivitas padi sawah ini tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas beras dan masih tingginya kehilangan hasil panen pasca panen padi.  Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan minat masyarakat dalam melakukan penanganan pasca panen padi berdasarkan prinsip good handling practice (GHP), maka perlu dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan oleh tim pelaksana pengabdian dalam melakukan pemberdayaan masyarakat adalah metode partisipatif yang berbentuk pendidikan dan pelatihan. Pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini dilakukan dengan kombinasi beberapa metode pembelajaran yaitu: (1). Metode ceramah, (2) metode diskusi, (3) metode tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi pelatihan yang diberikan menarik peserta pelatihan yang ditunjukkan dengan antusias peserta pelatihan selama presentasi materi berlangsung dan dalam kegiatan sesi tanya jawab. Materi pelatihan yang disajikan dengan bahasa sederhana dan disajikan dengan cara menarik sehingga memudahkan peserta pelatihan memahami materi yang disampaikan oleh pemateri.
INOVASI TEKNOLOGI PANGAN OLAHAN BERBAHAN DASAR KACANG TANAH DI DESA MOKONOWU KECAMATAN MONANO Limonu, Marleni; Kasim, Rahmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditi hasil pertanian seperti kacang tanah di pedesaan umumnya masih dipasarkan dalam bentuk segar baik dijual dalam bentuk kacang tanah mentah ataupun kacang rebus. Harga jual kacang mentah di pasaran masih rendah yang berimbas kepada rendahnya pendapatan petani kacang tanah. Disamping itu kurangnya informassi teknologi dan terbatasnya pengetahuan petani menjadi salah satu penyebab  belum adanya upaya diversifikasi olahan produk kacang tanah di beberapa desa penghasil kacang tanah. Sehubungan hal tersebut, melalui kegiatan KKS Pengabdian ini transffer ilmu guna  mensosialisasikan inovasi dibidang teknologi pengolahan pangan kepada masyarakat dilakukan,. Program ini bertujuan selain sebagai diversifikasi pangan berbahan dasar kacang tanah juga untuk peningkatan pendapatan petani kacang tanah di Desa Mokonowu Kecamatan Monano. Kegiatan KKS ini dilaksanakan selama 45 hari (16 Oktober sampai dengan 30 November 2017, yang berlokasi di desa Mokonowu Kecamatan Monano. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melaksanakan pendidikan dan pelatihan masyarakat dengan melibatkan pihak akademisi dan mahasiswa serta pemerintah desa Mokonowu selaku mitra.  Kegiatan inti yang  telah dilakukan adalah pemberian pelatihan di bidang inovasi teknologi pangan olahan berbahan dasar kacang tanah, khususnya pengolahan Selai Kacang (Peanut Butter) dan Kacang Kentucky. Selain produk olahan, Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini juga yaitu tumbuhnya jiwa wirausaha  baik pada masyarakat peserta pelatihan khususnya terkait dengan diversifikasi olahan kacang tanah, Disamping itu kegiatan ini dapat meningkatkan  kemandian serta kedisiplinan mahasiswa dan melatih mahasiswa bersosialisasi dengan masyarakat.
Tortilla Chips Berbahan Tepung Jagung Nikstamal Dan Tepung Ikan Layang Sebagai Snack Tinggi Gizi Liputo, Siti Aisa; Saman, Widya Rahmawaty; Limonu, Marleni; Mooduto, Delin
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 13 No 3 (2025): September
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2025.v13.i03.p07

Abstract

Stunting is a growth disorder caused by malnutrition, characterized by height that is not in line with age standards. This occurs due to inadequate nutrient intake during the growth period. The purpose of this study was to evaluate the effect of the combination of nikstamal corn flour and ikan layang flour on the nutritional value and organoleptic properties of tortilla chips. This study used a completely randomized design (CRD) with one factor that included four treatments: T0 (100% nikstamal corn flour), T1 (90% nikstamal corn flour and 10% ikan layang flour), T2 (80% nikstamal corn flour and 20% ikan layang flour), and T3 (70% nikstamal corn flour and 30% ikan layang flour), each treatment was repeated three times. Parameters analyzed included moisture content, protein, fat, ash, carbohydrate, and organoleptic test. Data were analyzed using ANOVA, and if significant differences were found (P<0.05), DMRT (Duncan Multiple Range Test) was conducted. The results showed that moisture, protein, and fat content were significantly affected, while ash and carbohydrate content showed no significant effect. In terms of organoleptic, color, aroma, and taste were significantly affected, but texture was not. The best treatment based on the De Garmo method was T1, with fat content of 12.33%, carbohydrate 73.43%, protein 8.67%, water 4.28%, neutral aroma 4.44, neutral taste 4.52, neutral texture 4.56, slightly preferred color 5.08, ash content 1.29%, and calcium 31.73 mg/100g.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK PISANG KEPOK Limonu, Marleni; Dahlan, Sakinah Ahyani; Ahmad, Lisna; Lanur, Syima Lanur; Hippy, Nur'ais; Duhe, Salma T; Kaku, Sunaryo
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.29070

Abstract

Pisang merupakan buah klimakterik yang tetap mengalami pematangan dan kerusakan setelah panen akibat aktivitas respirasi dan metabolisme. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama penyimpanan (0, 3, dan 7 hari) serta suhu penyimpanan (ruang, dingin, dan beku) terhadap kualitas pisang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar air meningkat pada suhu ruang (65,87%-74,09%), stabil pada suhu dingin (66,05%-68,45%), dan menurun sedikit pada suhu beku (66,23%-66,08%). Tekstur cenderung menurun pada suhu ruang dan dingin, tetapi meningkat pada suhu beku. Susut bobot bertambah signifikan pada suhu ruang hingga hari ke-7 (4,80-15,10%), sementara kenaikan lebih kecil terjadi pada suhu dingin (3,96-9,64%) dan beku (3,14-6,97%). Warna L, a*, dan b* menunjukkan variasi sesuai suhu penyimpanan, dengan ΔE tertinggi pada suhu ruang (69,63), diikuti suhu dingin (49,10) dan beku (41,29). Penelitian ini memberikan wawasan tentang pengaruh penyimpanan terhadap kualitas pisang berdasarkan suhu dan waktu.
KARAKTERISTIK NUTRISI DAN ORGANOLEPTIK PRODUK CAKE DENGAN SUBTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Lalu, Melan Elan; S. Maspeke, Purnama Ningsih; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.12555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nutrisi dan stabilitas organoleptik cake dengan penambahan tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi penambahan tepung daun kelor yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K1 (kontrol), K2 (10 gram), K3 (15 gram), dan K4 (20 gram). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Data penelitian diolah menggunakan aplikasi Microsoft Office Excel 2019, yang diperoleh akan dilakukan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA). Apabila perlakuan berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan mengggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa karakteristik cake yang dihasilkan pada penelitian ini dengan nilai rata-rata yang meliputi volume pengembangan berkisar 66 – 105%, kadar air berkisar 21,29 – 29,84%, kadar abu 0,77 – 1,7%, lemak berkisar 12,03 – 17,16%, protein 5,59 – 6,56%, karbohidrat 71,21 – 79,63%, serta kalsium berkisar 41,14 – 75,21%, serta daya terima panelis melalui uji organoleptik terhadap produk cake dengan skor masing-masing yang terdiri dari skor warna 3,9 – 5,97 (netral – suka), skor aroma 3,4 – 5,67 (agak tidak suka – suka), skor cake 3,13 – 6,3 (agak tidak suka – suka), serta skor tekstur 4,33 – 5,4 (netral – agak suka).
Co-Authors Abdul Majid Adam, Abdul Karim Adnan Engelen Adnan Engelen Agus Bahar Rachman Aldi Septiadi Abdillah Amelia, Dwi Cahyani Amu, Lisa Andrean Saleh Apriany Robin Baso Aprilia Vinola Cahyani mopangga Aprilia, Alma Ardiyanto Saleh Modjo Arwin Huruji Asdianto, Asdianto Botutihe, Dhea Detasya Diko, Mohamad Halid Duhe, Salma T Fadhilah Pratiwi Mohamad Ferawati Faidah Feri Kusnandar Fikri Gionte Hajran Winangsih Hamid Harun, Fahri Rahmawati Hasan, Fangki Hatija Daingo Hidayat, Mohamad Bagas Hiola, Nur Pratiwi Hippy, Nur'ais Ibrahim, Fatma Ika Okhtora Angelia Indriati Husain Indriyanti Djau Isima, Putri Fajarwati Isra, Muhammad Kaku, Sunaryo Kasim, Mulki Katili, Trenaldi Ladiku, Mohamad Rizki Lalu, Melan Elan Lamalaka, Moh. F Lanur, Syima Lanur Libunelo, Dekri Lisna Ahmad Mahaling, Efraim Maletu Merlin Mahmud Moh Fhathur Husain Mohamad Ikbal Bahua Mohi, Dian Mokodompit, Firmansya Monalisa Sahupala Mooduto, Delin Mooduto, Mohamad Fahri Muhamad Tahir Muhsin, Nurhayati Musrowati Lasindrang Muti, Nurfadila Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad Nento, Siti Mariyani Nur Rahmat Lasale Nurhandayani, Isma Nurhayati Muhsin Nurhikma Uday Oktaningsi Lapamona Olivia Tiolemba pakaya, pityaningsi Panggi, Husain Paramata, Fahrudin Pitua, Rini Safitri H. Pranata, Rai E Purnama Ningsih Maspeke Rahmiyati Kasim Rajiku, Maryam K Rama, Naldi Iskandar S. Maspeke, Purnama Ningsih Sabrini Hanafi Said, Multiana Sakinah Ahyani Dahlan Siti Aisa Liputo Sugiyono . Supu, Nur Zenab K. Syamsul Bahri Tahir, MUH Uci Trisnawaty Habi Vidya Putri E. Haebun Widya Rahmawaty Saman Yeyen Panigoro Yoyanda Bait Yusuf Maulana Zainudin Antuli Zuldin Helingo