Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Teknik Struktur Hibrid di Pesisir Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Ledheng, Ludgardis; Sila, Vinsensia Ulia Rita; Atini, Blasius; Hano’e, Emanuel Maria Yosef; Oetpah, Finsensius
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.990

Abstract

Kurang optimalnya pelaksanaan program penghijauan setiap tahunnya menyebabkan kawasan pesisir Wini belum mengalami perubahan ke arah perbaikan. Pesisir Wini merupakan area pantai yang terbuka sehingga upaya penghijauan di tempat ini perlu melalui perlakuan khusus misalnya rekayasa lingkungan dengan perangkap sedimen. Untuk mengatasi kondisi pesisir terbuka seperti ini maka perlu adanya pemecah gelombang menggunakan model yang ramah, murah dan sederhana sehingga mudah di aplikasikan oleh masyarakat pesisir yang peduli terhadap kelestarian pesisir. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah penerapan struktur hybrid berbahan organik sebagai model pemecah gelombang. Untuk keberhasilan penerapannya maka masyarakat perlu di berikan penyuluhan agar mampu dalam penerapannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat pesisir sangat antusias menerima masukan IPTEK yang diberikan Tim Pengabdi. Masyarakat memahami pembuatan struktur hybrid dan mampu menerapkannya. Sebanyak 150 anakan mangrove yang ditaman di belakang bangunan struktu hybrid. Diharapkan melalui kegiatan ini pemerintah setempat dapat menjadikan kegiatan ini sebagai agenda kerja rutin agar mangrove yang rusak dapat pulih Kembali.
ANALYSIS OF THE SUITABILITY AND CARRYING CAPACITY OF MANGROVE ECOTOURISM DUALAUS VILLAGE BELU REGENCY EAST NUSA TENGGARA PROVINCE Ledheng, Ludgardis; Dewi, Ni Putu Yuni A; Hale, Maria
Media Konservasi Vol. 27 No. 3 (2022): Media Konservasi Vol 27 No 3 December 2022
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.27.3.91-100

Abstract

Ecotourism is a form of tourism that contains conservation principles. The establishment of mangrove areas in Dualaus Village for ecotourism activities is the right strategy for ecosystem sustainability because it is ecologically and economically beneficial for the local community. However, efforts as an ecotourism area require an assessment of the suitability of ecotourism and the carrying capacity of the area. The purpose of this study is to assess the suitability of ecotourism and physical carrying capacity, so it can be used as a guideline for mangrove ecotourism management policies. Data collection is done through surveys and observations. Data are analyzed spatially with a Geographic Information System (GIS) approach that refers to the mangrove ecotourism suitability matrix. Furthermore, it proceeds with an assessment of the carrying capacity of the area to determine the number of visitors that can be accommodated. The results show that the ecotourism suitability index at the research site is a suitable category of 23.5 hectares, consisting of ESI 82.33% covering 15.5 ha and ESI 69.67% covering 8 ha. While an area of 5 ha is categorized as conditionally suitable with an ESI of 44.67%. Based on physical conditions, the carrying capacity for tracking activities is of 45 people/day, fishing of 199 people/day, picnicking of 158 people/day, and bird watching of 9 people/day. The total calculation of the carrying capacity of the ecotourism area is 459 people/day. Meanwhile, the real conditions in the field show 260 people/day. This informs that the number of tourists in the Dualaus Village ecotourism area does not exceed the maximum threshold. With this concept, it will be able to reduce the occurrence of damage to natural resources and the environment.
Penerapan Irigasi Tetes Bagi Masyarakat di Desa Oelami Kecamatan Bikomi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Ledheng, Ludgardis; Lelang, Maria Afnita; Hutapea, Adeline Norawati
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.85 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.565

Abstract

ABSTRAKKehidupan masyarakat, Desa Oelami, Kabupaten Timor Tengah Utara sangat bergantung dari hasil tanaman sayur-sayuran. Untuk mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman, dibutuhkan ketersediaan air yang cukup. Embung merupakan sumber air satu-satunya yang ada di Dusun Beba dengan kapasitas tampung sebesar 18.000 m3. Ketersediaan embung bagi masyarakat tersebut belum dapat mencukupi kebutuhan usaha tani sebab pada musim kemarau debit embung mengalami penurunan. Akibatnya luas lahan usaha tani tidak bertambah terutama lahan tanaman cabai. Dampak bagi Kelompok Tani Cahaya Baru Mitra I adalah tidak dapat menghasilkan produksi yang maksimal. Mitra II Iptek bagi Masyarakat (IbM) adalah Kelompok Wanita Tani. Kelompok ini merupakan pengembangan dari Kelompok Cahaya Baru yang bertanggung jawab pada pemasaran hasil. Rata-rata pendidikan anggota wanita tani umumnya tamatan sekolah dasar. Dengan pengetahuan yang minim, mereka mengalami kesulitan dalam pemasaran menggunakan alat timbang sehingga cabai sering dijual dengan cara ditumpuk. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini yakni pendampingan teknis, penyuluhan dan pelatihan. Pendampingan teknis antara lain melalui pemasangan instalasi irigasi tetes dan pemasangan mulsa plastik. Penyuluhan yang diberikan adalah tentang analisa usaha tani. Pelatihan meliputi pengelolaan air dan keterampilan menggunakan alat timbang. Kebutuhan air sebelum irigasi tetes 15.000 liter. Setelah menggunakan irigasi tetes, kebutuhan air 8.800 liter. Terjadi penghematan air sebanyak 6.200 liter. Selain itu, dengan teknologi irigasi tetes pemanfaatan air lebih efektif baik tenaga maupun waktu penyiraman. Analisis usaha menunjukkan bahwa omzet finansial kelompok Mitra IbM meningkat setelah dilakukan perluasan lahan usaha dengan teknologi irigasi tetes. Penerapan teknik irigasi tetes pada lahan tanaman cabai menguntungkan kelompok mitra.Kata Kunci : Irigasi, tetes, cabai.ABSTRACTThe society life of Oelami village, North Central Timor Regency denpends on agricultural produce such as vegetables. To support crop result and growth, required by the availability of water. Embungis the only one source of water in Beba sub-village with capacities 18.000 m3, but it is still answered the demand of requirement of farming because in dry season the capcity is degradation. As a result the farming farm do not increase especially chilly crop farm. The affect for Cahaya Baru Mitra I groupcannot produce maximal production. Partner II activity of this IbM is woman farmer group. This group represents development from Cahaya Baru group that has responsibilty on marketing result of. Education of Woman Farmer groupis at elementary school. By having the minimum education,they have problems in measuring the the size of chilly. The method used in this activity is technical supervising, counselling and training. The technical supervising covers the drop irrigation installation and plastic mulsa installation while training covers management the water and skill to use weighed. The use of drop irrigation can economize water of 6.200 liters from previous total requirement namely 15.000 liters. Is alaso efective for the watering and time allocation. It is known that the results of marketing higher after the extent of Cahaya Baru Group.Keywords : Drop, Irigation, chilly