Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Estimation of Biomass in Rhizophora apiculata and Rhizophora mucronata in Tuamese Village, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province Ludgardis Ledheng; Yolanda Getrudis Naisumu; Remigius Binsasi
Jurnal Sylva Lestari Vol. 10 No. 1 (2022): January
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v10i1.555

Abstract

Mangrove forest in North Central Timor Regency is dominated by Rhizophora sp. The highest number was found in Tuamese Village, namely Rhizophora apiculata and Rhizophora mucronata. The biomass productivity in mangrove forests varies according to age, dominant species, and locality. It shows differences in carbon uptake and storage at the level, type, and place of growth. This study aimed to analyze the carbon content and carbon uptake of R. apiculata and R. mucronata at the stake level to the tree level in two plots with the size of 2,000 m2 each. The method used was allometric equations, while the power discrimination test used an independent sample t-test. The result showed that R. apiculata and R. mucronata had the same potential in producing biomass and necromass as well as in storing and absorbing carbon. The total biomass was 77.21 Mg/ha, which can absorb and store carbon, respectively, 141.68 Mg/ha and 36.61 Mg/ha. This research data provides an overview of the potential of biomass in meeting carbon trading standards as an effort to succeed in mangrove conservation in Tuamese Village. Keywords: Biomass, Carbon uptake, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata
Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Guru Sekolah Menengah di Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur Meiva Marthaulina Lestari Siahaan; Lidwina Felisima Tae; Hermina Disnawati; Ludgardis Ledheng
Jurnal Anugerah Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v5i1.4923

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah guru dapat membuat artikel ilmiah dan mengetahui respon guru dalam pelaksanaan kegiatan. Sasaran PKM 15 guru Matematika dan IPA di Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang sudah memiliki draft artikel, sedang menjalani penelitian, dan memiliki ide penelitian namun tidak mampu mengeksekusinya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakomodir kebutuhan guru agar didampingi menghasilkan karya tulis. Metode dalam PKM ini adalah pendampingan pelatihan. Guru-guru dibagi ke dalam masing-masing bidang studi dan dimentori oleh satu Dosen sesuai bidang studi. Materi pelaksanaan dibuat dalam dua pertemuan: pelatihan tatap muka dan pendampingan online. Hasil dari pelatihan adalah semua guru dapat merumuskan ide penelitian ke dalam template yang disediakan. Hasil dari pendampingan adalah semua guru sudah memiliki draft penelitian dan satu guru IPA sudah membentuk draft penelitian ke dalam artikel ilmiah dan siap di-submit ke jurnal online. Respon peserta berdasarkan kuesioner yang diberikan adalah untuk aspek pelaksanaan pelatihan: 71,5% peserta puas, aspek narasumber: 57,625% peserta puas serta aspek fasilitas/benefit yang didapat: 67% peserta sangat puas. Hasil menunjukan peserta memiliki motivasi positif terhadap kegiatan pelatihan dan pendampingan ini terutama terhadap proses dan manfaat yang didapat selama kegiatan sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi suatu kegiatan yang regular dilakukan.
Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L) dan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti L Blasius Atini; Yulianti Rika; Ludgardis Ledheng
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 9 No 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/e-jbst.v9i1.538

Abstract

Dengue fever is an infectious disease caused by a virus transmitted by the mosquito Aedes aegypti L. One of the DBD vector eradication programs involves using synthetic insecticides. The use of synthetics (chemicals) is known to be very effective, relatively easy, and practical, but it has a negative impact on the environment. One is using natural insecticides; in this way, it is expected to inhibit the life cycle of mosquitoes before they develop to adulthood. The natural insecticide used is a plant insecticide from the green leaf plant (Pipper betle L) and the leaf of the papaya (Carica papaya L), because both plants have a secondary metabolite compound that can inhibit the growth of the larvae of the mosquito Aedes aegypti L. The method in this study is a simple experimental design with a complete random effect (RAL) to see the effectiveness of extracts of green coriander leaves and papaya leaves. With each extract being tested for its effectiveness, three treatments and one control were performed. The research using the extraction method, i.e., the mazeration method of observing larval death, was conducted for 1 hour of observation to determine the effectiveness of treatment extracts tested using Anova level 5% and probit analysis to determine LC50 values. The average mortality of mosquito larvae (Aedes aegypti L) after treatment with ethanol extract of green syrup leaves at a concentration of 60% at 100%, at a concentration of 40% at 87%, and at a concentration of 20% at 47%.
Diversity of orchid types in the Oeluan Tourism Forest, Bijeli Village, Noemuti District, North Central Timor Regency Dewi, Ni Putu Yuni Astriani; Angket, Stefanus; Ledheng, Ludgardis; Sele, Yunawati; Welsiliana
Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture Vol 2 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/iijcc.v2i1.3906

Abstract

Indonesia as a mega biodiversity country has a variety of fauna and flora. One of the floras that is often found in Indonesia is orchids. Orchids have high economic value and are able to balance the ecosystem in their habitat. This study was aimed at determining the diversity of orchid species in the Oeluan tourism forest. The current study employed a quantitative descriptive study by using the transect and the purposive sampling method. The research was conducted in February at the Oeluan Tourism Forest. The results of this study indicated that there were four terrestrial orchid genera and three epiphytic orchid genera. The analysis of the diversity index of orchid species in the Oeluan tourism forest resulted in the diversity index of (H’) 1.0438 in the medium category. The measured environmental factors at the study site were an average soil pH of 7, an average humidity of 76.33% and an average air temperature of 27.400C. The diversity of orchid species in the Oeluan tourism forest, bijeli village, Noemuti district, North Central Timor regency, East Nusa Tenggara Province, was included in the medium category.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat (Kompos Biochar) di Kelompok Tani Nek Mese Desa Usapinonot Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU Satmalawati, Endah Mulat; Ledheng, Ludgardis; Kono, Kanisius; Rumbino, Yusuf Yusuf
Jurnal Pengabdi Vol 7, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v7i2.85146

Abstract

Desa Usapinonot merupakan salah satu Desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) , Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa ini memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui wirausaha dalam produksi jamu dari tanaman rimpang (jahe, kunyit, temulawak) karena tanaman ini dengan sangat mudah tumbuh di wilayah ini. Untuk mendukung budidaya tersebut maka diperlukan pembinaan dalam pengolahan lahan dan peningkatan pengetahuan kepada Kelompok Tani Nek Mese yang merupakan kelompok budidaya dan peternak sapi  dalam mengembangkan tanaman rimpangt sehingga menghasil rimpang yang berkualitas serta pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi. Pihak Universitas Timor melalui kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) pada tahap awal telah melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos biochar. Pupuk kompos biochar berbasis kotoran sapi yang belum dimanfaatkan secara optimal ditambah dengan hijauan dan sekam bakar. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari kelompok tani Nek Mese dan kelompok lain yang ada di Desa Usapinonot dan juga perangkat desa. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi menjadi pupuk organik yang berkualitas yang dapat menunjang dalam kegiatan budidaya yang dilakukan
Pengaruh Media Tanam Dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Paria (Momordica charantia L.) Nule, Maria Imakulata; Ledheng, Ludgardis; Yustiningsih, Maria
JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2024): JBIOEDRA : Jurnal Pendidikan Biologi Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bitter Melon (Momordica charantia L.) is a fruit vegetable plant with numerous health benefits and the ability to treat various diseases. This study aims to determine the effects of growing media and liquid organic fertilizer on the growth and yield of bitter melon plants. The research was conducted on Jl. Basuki Rahmat, Kefamenanu Tengah Subdistrict, TTU Regency, from November to January 2021. The experimental method used was a Randomized Complete Block Design (RCBD) consisting of growing media and liquid organic fertilizer. The growing media included three treatments: 2 kg cow manure: 1 kg soil (A1), 2 kg rice husk: 1 kg soil (B2), and 2 kg goat manure: 1 kg soil (C3). The liquid organic fertilizer was applied at a rate of 5 ml/L for all treatments and replications. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) with the SPSS 22.0 application. The results showed that the growing media and liquid organic fertilizer significantly affected plant height, number of leaves, number of productive branches, number of fruits, fruit length, and fruit diameter.
PKM Usaha Garam Briket di Kelompok Masmolo Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT Rita Sila, Vinsensia Ulia; Ledheng, Ludgardis; Oki, Kamilaus Konstanse; Hano’e, Emanuel Maria Yosef
Bakti Cendana Vol 7 No 1 (2024): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.7.1.2024.92-99

Abstract

Penggunaan kayu bakar yang berlebihan berdampak buruk bagi lingkungan. Hasil sisa pembakaran berupa arang belum dimanfaatkan secara baik menjadi briket. Briket dapat menjadi pilihan bahan bakar produksi garam. Garam hasil produksi Kelompok Tani Masmolo adalah garam organik yang putih bersih namun belum mendapat sentuhan kemasan yang menarik. Hal ini diakibatkan oleh minimnya pemahaman terhadap pengelolaan paska produksi secara baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelatihan dan praktek langsung pembuatan briket serta pelatihan desain dan pembuatan kemasan. Tujuan dilakukan kegiatan PKM yakni untuk mengedukasi petani mengenai pemanfaatan arang sebagai bahan baku pembuatan briket serta melatih keterampilan petani mendesain dan membuat kemasan secara baik dan menarik. Ukuran keberhasilan kegiatan dilakukan melalui uji pemahaman melalui sebaran kuisioner bagi setiap anggota tani dengan cara pemberian score pada setiap pertanyaan dari tahapan kegiatan yang diberikan. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui secara umum petani memahami semua tahapan kegiatan yang diberikan Tim PKM. Hasil penerapan menunjukkan bahwa keunggulan menggunakan briket yakni produksi garam lebih cepat dimana 500 keping briket yang digunakan mampu memproduksi garam sebanyak 4 kali.
Penerapan Teknik Struktur Hibrid di Pesisir Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Ledheng, Ludgardis; Sila, Vinsensia Ulia Rita; Atini, Blasius; Hano’e, Emanuel Maria Yosef; Oetpah, Finsensius
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.990

Abstract

Kurang optimalnya pelaksanaan program penghijauan setiap tahunnya menyebabkan kawasan pesisir Wini belum mengalami perubahan ke arah perbaikan. Pesisir Wini merupakan area pantai yang terbuka sehingga upaya penghijauan di tempat ini perlu melalui perlakuan khusus misalnya rekayasa lingkungan dengan perangkap sedimen. Untuk mengatasi kondisi pesisir terbuka seperti ini maka perlu adanya pemecah gelombang menggunakan model yang ramah, murah dan sederhana sehingga mudah di aplikasikan oleh masyarakat pesisir yang peduli terhadap kelestarian pesisir. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah penerapan struktur hybrid berbahan organik sebagai model pemecah gelombang. Untuk keberhasilan penerapannya maka masyarakat perlu di berikan penyuluhan agar mampu dalam penerapannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat pesisir sangat antusias menerima masukan IPTEK yang diberikan Tim Pengabdi. Masyarakat memahami pembuatan struktur hybrid dan mampu menerapkannya. Sebanyak 150 anakan mangrove yang ditaman di belakang bangunan struktu hybrid. Diharapkan melalui kegiatan ini pemerintah setempat dapat menjadikan kegiatan ini sebagai agenda kerja rutin agar mangrove yang rusak dapat pulih Kembali.
ANALYSIS OF THE SUITABILITY AND CARRYING CAPACITY OF MANGROVE ECOTOURISM DUALAUS VILLAGE BELU REGENCY EAST NUSA TENGGARA PROVINCE Ledheng, Ludgardis; Dewi, Ni Putu Yuni A; Hale, Maria
Media Konservasi Vol. 27 No. 3 (2022): Media Konservasi Vol 27 No 3 December 2022
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.27.3.91-100

Abstract

Ecotourism is a form of tourism that contains conservation principles. The establishment of mangrove areas in Dualaus Village for ecotourism activities is the right strategy for ecosystem sustainability because it is ecologically and economically beneficial for the local community. However, efforts as an ecotourism area require an assessment of the suitability of ecotourism and the carrying capacity of the area. The purpose of this study is to assess the suitability of ecotourism and physical carrying capacity, so it can be used as a guideline for mangrove ecotourism management policies. Data collection is done through surveys and observations. Data are analyzed spatially with a Geographic Information System (GIS) approach that refers to the mangrove ecotourism suitability matrix. Furthermore, it proceeds with an assessment of the carrying capacity of the area to determine the number of visitors that can be accommodated. The results show that the ecotourism suitability index at the research site is a suitable category of 23.5 hectares, consisting of ESI 82.33% covering 15.5 ha and ESI 69.67% covering 8 ha. While an area of 5 ha is categorized as conditionally suitable with an ESI of 44.67%. Based on physical conditions, the carrying capacity for tracking activities is of 45 people/day, fishing of 199 people/day, picnicking of 158 people/day, and bird watching of 9 people/day. The total calculation of the carrying capacity of the ecotourism area is 459 people/day. Meanwhile, the real conditions in the field show 260 people/day. This informs that the number of tourists in the Dualaus Village ecotourism area does not exceed the maximum threshold. With this concept, it will be able to reduce the occurrence of damage to natural resources and the environment.
Penerapan Irigasi Tetes Bagi Masyarakat di Desa Oelami Kecamatan Bikomi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Ledheng, Ludgardis; Lelang, Maria Afnita; Hutapea, Adeline Norawati
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.85 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.565

Abstract

ABSTRAKKehidupan masyarakat, Desa Oelami, Kabupaten Timor Tengah Utara sangat bergantung dari hasil tanaman sayur-sayuran. Untuk mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman, dibutuhkan ketersediaan air yang cukup. Embung merupakan sumber air satu-satunya yang ada di Dusun Beba dengan kapasitas tampung sebesar 18.000 m3. Ketersediaan embung bagi masyarakat tersebut belum dapat mencukupi kebutuhan usaha tani sebab pada musim kemarau debit embung mengalami penurunan. Akibatnya luas lahan usaha tani tidak bertambah terutama lahan tanaman cabai. Dampak bagi Kelompok Tani Cahaya Baru Mitra I adalah tidak dapat menghasilkan produksi yang maksimal. Mitra II Iptek bagi Masyarakat (IbM) adalah Kelompok Wanita Tani. Kelompok ini merupakan pengembangan dari Kelompok Cahaya Baru yang bertanggung jawab pada pemasaran hasil. Rata-rata pendidikan anggota wanita tani umumnya tamatan sekolah dasar. Dengan pengetahuan yang minim, mereka mengalami kesulitan dalam pemasaran menggunakan alat timbang sehingga cabai sering dijual dengan cara ditumpuk. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini yakni pendampingan teknis, penyuluhan dan pelatihan. Pendampingan teknis antara lain melalui pemasangan instalasi irigasi tetes dan pemasangan mulsa plastik. Penyuluhan yang diberikan adalah tentang analisa usaha tani. Pelatihan meliputi pengelolaan air dan keterampilan menggunakan alat timbang. Kebutuhan air sebelum irigasi tetes 15.000 liter. Setelah menggunakan irigasi tetes, kebutuhan air 8.800 liter. Terjadi penghematan air sebanyak 6.200 liter. Selain itu, dengan teknologi irigasi tetes pemanfaatan air lebih efektif baik tenaga maupun waktu penyiraman. Analisis usaha menunjukkan bahwa omzet finansial kelompok Mitra IbM meningkat setelah dilakukan perluasan lahan usaha dengan teknologi irigasi tetes. Penerapan teknik irigasi tetes pada lahan tanaman cabai menguntungkan kelompok mitra.Kata Kunci : Irigasi, tetes, cabai.ABSTRACTThe society life of Oelami village, North Central Timor Regency denpends on agricultural produce such as vegetables. To support crop result and growth, required by the availability of water. Embungis the only one source of water in Beba sub-village with capacities 18.000 m3, but it is still answered the demand of requirement of farming because in dry season the capcity is degradation. As a result the farming farm do not increase especially chilly crop farm. The affect for Cahaya Baru Mitra I groupcannot produce maximal production. Partner II activity of this IbM is woman farmer group. This group represents development from Cahaya Baru group that has responsibilty on marketing result of. Education of Woman Farmer groupis at elementary school. By having the minimum education,they have problems in measuring the the size of chilly. The method used in this activity is technical supervising, counselling and training. The technical supervising covers the drop irrigation installation and plastic mulsa installation while training covers management the water and skill to use weighed. The use of drop irrigation can economize water of 6.200 liters from previous total requirement namely 15.000 liters. Is alaso efective for the watering and time allocation. It is known that the results of marketing higher after the extent of Cahaya Baru Group.Keywords : Drop, Irigation, chilly