Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN CHILDREN CENTER DENGAN PENDEKATAN PERILAKU DI DENPASAR BARAT: Bahasa Indonesia Ni Wayan Dewi Widyawati; Made Suryanatha Prabawa; I Ketut Sugihantara; Putri Ayu Devy Permata Sari
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.12.1.9792.85-93

Abstract

Early childhood is a group of children who experience a development process that has unique characteristics, including aspects of physical growth and development, intelligence, communication and social-emotional abilities. In general, each stage of a child's development has the same development pattern, but with different developmental achievements. Education for early childhood is very important to support children's development during the golden age. Apart from that, the large number of parents who are busy working is also the main reason why the existence of child care centers is important as a solution for providing temporary care to children when they are entrusted. West Denpasar is one of the sub-districts in Denpasar City which has a high population growth rate in early childhood but with inadequate distribution of educational and day care facilities. Therefore, it is necessary to have educational facilities that are directly integrated with child care, making it easier for parents to entrust their children. By using an approach that is related to user behavior, the building design will pay more attention to the safety and comfort of users, especially children as the main users in this Children's Center.
Perencanaan dan Perancangan Galeri Gangsing di Kecamatan Banjar, Buleleng: Bahasa Indonesia Putu Ayu Shintya Devi; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyudi Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12226.133-143

Abstract

Permainan tradisional megangsing yang berasal dari Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng merupakan warisan budaya tak benda yang telah ditetapkan oleh KEMENDIKBUDRISTEK pada tahun 2021. Di tengah era digital yang semakin mendominasi, permainan tradisional yang mengutamakan interaksi langsung dan aktivitas fisik mulai tergeser. Tujuan dari perancangan fasilitas ini adalah untuk merancang Galeri Gangsing yang memfasilitasi berbagai kegiatan terkait dengan kegiatan bermain gangsing yang dapat mempromosikan budaya Megangsing. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi, wawancara, mix method (kualitatif & kuantitatif), dan dokumentasi. Dengan pendekatan perancangan budaya, konsep dasar Harmony With Rotation dan didukung oleh tema arsitektur Art Deco menciptakan bangunan yang tidak hanya menarik namun mampu mengakomodasi segala kegiatan terkait budaya megangsing.
Perencanaan dan Perancangan Pusat Informasi Kota di Kota Denpasar: Bahasa Indonesia Anak Agung Ngurah Natha Prabawangsa; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyudi Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denpasar, sebagai ibu kota Provinsi Bali, memiliki peran strategis dalam sektor pemerintahan, ekonomi, dan pariwisata. Namun, akses informasi bagi masyarakat dan wisatawan masih terfragmentasi dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Pusat Informasi Kota di Kota Denpasar sebagai fasilitas yang mengintegrasikan berbagai informasi mengenai tata kota, pariwisata, budaya, serta layanan publik. Perancangan dilakukan dengan pendekatan arsitektur yang menggabungkan konsep smart city dan nilai budaya lokal Bali. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei lapangan, analisis kebutuhan pengguna, serta studi preseden dari berbagai pusat informasi kota di dalam dan luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi strategis, pemanfaatan teknologi informasi, dan desain arsitektur yang adaptif terhadap iklim tropis menjadi faktor utama dalam optimalisasi fungsi pusat informasi. Selain itu, perancangan juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dengan penggunaan material lokal dan sistem pencahayaan serta penghawaan yang efisien. Pusat Informasi Kota di Denpasar diharapkan dapat menjadi ikon baru yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan informasi tetapi juga sebagai ruang publik yang interaktif dan edukatif. Dengan pendekatan yang mengutamakan aksesibilitas dan keberlanjutan, perancangan ini diharapkan dapat mendukung visi Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya dan kota pintar yang terintegrasi.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KONSERVASI DAN PRESERVASI MANUSKRIP DI DESA KESIMAN KERTALANGU, DENPASAR: Bahasa Indonesia Kadek Agus Surya Pradipha; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyudi Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12288.97-112

Abstract

Pelabuhan Perikanan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan sistem bisnis perikanan yang digunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kab. Jembrana memiliki peranan strategis dalam sektor perikanan dan kelautan, yaitu sebagai pusat atau sentral kegiatan perikanan laut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan redesain terhadap Pelabuhan Pengambengan dengan melihat permasalahan dari fasilitas yang saat ini banyak terdapat kerusakan dan masalah baik dari infrastrktur, lingkungan hingga masalah sosial, agar mampu menciptakan suatu Pelabuhan yang sesuai dengan regulasi dan peraturan, dengan desain yang ramah lingkungan serta dapat menjadi pusat kegiatan perikanan terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa observasi, wawancara serta melalui studi literatur. Redesain Pelabuhan Perikanan pengambengan diharap mampu menjadikan solusi dari permasalahan yang dihadapi agar menjadi pusat kegiatan perikanan dengan fasilitas yang baik dan oprasional yang optimal, serta dapat menjadi objek wisata bahari di Kabupaten Jembrana. Redesain Pelabuhan ini mengusung konsep Sustainabel dengan pendekatan Tema Ekologi Arsitektur. Hasil dari perencanaan Redesain Pelabuhan ini yaitu sebuah Rancangan desain yang ramah lingkungan dan memenuhi standar Pelabuhan Perikanan.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KREATIVITAS PENULIS DAN PEMBACA DI KOTA DENPASAR: Bahasa Indonesia Kadek Lina Andayani; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyuni Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi berkembang dengan cepat seiring dengan kemjuan zaman yang dapat dilihat dari bertambahnya berbagai cabang ilmu pengetahuan dan informasi. Tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah yaitu 0,01%. Penurunan jumlah pengunjung perpustakaan di kota Denpasar merupakan bukti bahwa minat membaca masyarakat masih kurang. Fasilitas dan sistem perpustakaan di kota Denpasar yang masih konvensional juga menjadi alasan mengapa masyarakat jarang menghabiskan waktunya di perpustakaan. Untuk meningkatkan minat literasi terutama dalam hal membaca dan menulis maka diusulkan Perencanaan dan Perancangan Pusat Kreativitas Penulis dan Pembaca di Kota Denpasar. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai wadah untuk kegiatan membaca dan menulis yang digolongkan menjadi fungsi edukasi, eksibisi, hiburan dan rekreasi serta komersial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, observasi ke fungsi dengan kegiatan sejenis, dan wawancara dengan narasumber terkait. Perancangan mengusung konsep Rumah Literasi Masa Depan dengan pendekatan teknologi yang diwujudkan dengan tema arsitektur futuristik. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah rancangan pusat literasi sebagai fasilitas yang diharapkan bisa menjadi wadah untuk segala kegiatan literasi seperti membaca dan menulis yang diharapkan dapat meningkatkan minat membaca masyarakat.
Pengabdian Berbasis Masterplan Dalam Pengembangan Pura Bukit Amerta bagi Kelompok Umat Hindu Jawa di Kec. Karangdoro, Banyuwangi – Jawa Timur Made Suryanatha Prabawa; Gde Bagus Andhika Wicaksana; Made Anggita Wahyudi Linggasani
Jurnal Sutramas Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sutramas
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Bukit Amerta merupakan salah satu Pura di Provinsi Jawa Timur, tepatnya berlokasi di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegal Sari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sejarah Pura Bukit Amerta berawal dari punden yang berupa batu.Batu tersebut berada di Bukit Tambur yang ada di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro. Batu tersebut dapat mengeluarkan suara merdu sehingga dikeramatkan dan di sini pula umat Hindu memohon tirtha amerta yang dipimpin oleh sesepuh umat.Batu tersebut merupakan Batu Lingga Yoni yang diyakini sebagai Lingga Yoni peninggalan Maharsi Markandeya. Berdasarkan penggalan sejarah tersebut mulailah muncul sebuah Pura dengan nama “Pura Bukit Amerta”. Potensi yang terlihat adalah melalui sejarahnya dan mulai dikenalnya pura maka akan memiliki pemedek yang semakin bertambah. Bertambahnya pemedek beserta dampak lain yang mengikuti perlu diberi solusi sebagai tanggapan menjawab permasalahan yang akan datang. Permasalahan lain yang cukup signifikan diamati adalah Pura Bukit Amertha belum memperlihatkan lokalitasnya sebagai tempat ibadah berarsitektur Jawa Kuno layaknya bangunan ibadah Hindu Jawa pada masanya. Berdasarkan hal tersebut dibuatkanlah Masterplan perencanaan dimulai dengan kajian dan output berupa gambar perecanaan (2D dan 3D) dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Produk output tersebut diharapkan dapat mempermudah pengemong pura dalam pengembangan pura serta pengajuan dana untuk perbaikan maupun pembangunan massa baru
Masterplan Commercial Centre Berbasis Masyarakat di Kawasan Gamat Bay, Nusa Penida, Bali Made Suryanatha Prabawa; Ni Made Widya Pratiwi; Ni Luh Anik Puspa Ningsih
Jurnal Sutramas Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sutramas
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu Desa Sakti dalam mewujudkan perencanaan yang matang terkait dengan mengembangkan Kawasan Hutan Lindung yang ada di wilayah Desa Sakti menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) Terpadu. Kawasan Hutan Lindung tersebut berlokasi di Tanjung Gamat (Gamat Bay) yang saat ini sedang dalam tahap permohonan pengalihfungsian menjadi hutan desa. Dengan perubahan fungsi menjadi Hutan Desam aka akan jauh lebih mudah dalam mengembangkannya menjadi sebuah Daerah Tujuan Wisata (DTW). DTW yang dikhususkan adalah Perancangan Masterplan Commercial Centre yang bertujuan mewadahi aktiviitas komersil dengan komoditi lokal yang diperdagangkan. Konsep Commercial Centre ini bertajuk “Pasar Lokal” karena bertujuan memunculkan suasana lokal yang kental-tradisional. Tema Arsitektur yang dipergunakan adalah Arsitektur Vernakular dengan implementasi Pengadopsian Bentuk dan material lokal Nusa Penida serta bangunan yang temporer agar tidak merusak lingkungan hutan lindung. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode perancangan arsitektur yang partisipatif, karena bekerjasama dengan segenap tokoh masyarakat dan perangkat desa Sakti yang dikepalai oleh Kepala Desa Sakti Bapak I Ketut Partita.Target luaran dari pengabdian ini adalah artikel Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Hak kekayaan Intelektual, Berita Media Massa, dan Tentunya Dokumen Masterplan Commercial Centre DTW Gamat Bay.
Typology of Balinese Traditional Ornaments in Resort Hotel Buildings in Sawangan, Kuta Selatan, Bali Putu Gede Wahyu Satya Nugraha; Made Suryanatha Prabawa
Architectural Research Journal Vol. 1 No. 2 (2021): ARJ: Architectural Research Journal
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/arj.1.2.2021.35-40

Abstract

Referring to the Bali Provincial Regulation Number 5 of 2005 which states that building facades must pay attention to aesthetic principles and characteristics of traditional Balinese architecture. This study aims to analyze the implementation and typology of traditional Balinese ornaments on the building of a resort hotel in Sawangan, Kuta Selatan. The use of ornaments at resorts building in Sawangan is inspired and takes forms from traditional Balinese ornaments. Therefore, it is necessary to study the characteristics of building ornaments through a typological approach and the results are useful in implementing regulations and preserving Balinese cultural values ​​in essential forms, especially in resort hotel architectural design. The method used in this study is a qualitative rationalistic approach to the concept and form of ornaments associated with traditional Balinese ornaments. The results of this study indicate a typology based on the concept of ornament forms and elements that are related or take ideas from traditional Balinese ornaments.
PERANCANGAN PARTISIPATIF MASTERPLAN GLAMPING AREA DALAM RENCANA PENATAAN KAWASAN GAMAT BAY NUSA PENIDA, BALI Made Suryanatha Prabawa
Jurnal Abdi Daya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Daya Vol.3 No.1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.3.1.2023.41-49

Abstract

Perancangan Glamping area ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pendampingan penyusunan masterplan Kawasan Gamat Bay, Nusa Penida. Mitra pengabdian adalah Desa Sakti demham lokasi lahan pada kawasan hutan lindung Kawasan Desa Sakti. Kawasan hutan lindung tersebut terletak di Tanjung Gamat (Gamat Bay), yang saat ini sedang dalam proses konversi tata guna menjadi hutan desa. Beralih fungsi menjadi Hutan Desa akan lebih memudahkan untuk dikembangkan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW). Pengabdian ini dilakukan bekerjasama dengan seluruh tokoh masyarakat dan perangkat desa Sakti di bawah arahan Kepala Desa Sakti I Ketut Partita. Pengabdian akan dilaksanakan berbasis pada perancangan arsitektur partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yakni kepala Desa Sakti, POKDARWIS, dan Tokoh Masyarakat. Masterplan Glamping Area berisikan pemaparan mengenai Analisis Site, Kebutuhan Ruang, Konsep dan Tema Perancangan Arsitektur, Layout Plan, 3D Visualisasi, dan Skema Strategi Pemasaran Glamping Area. Glamping Area ini didominasi dengan Bangunan bersifat Temporer bersistem Knock Down dan menerapkan prinsip arsitektur vernacular. Dokumen Masterplan yang tersusun memberikan dampak ekonomis dan social yang cukup membuat warga merasa bangga dan antusias dan siap dalam mengawal perencanaan ini sampai pada tahap eksekusi konstruksi.
Perancangan Arsitektur dalam Mewujudkan TPS 3R Banjar Adat Mambal Kajanan, Desa Mambal, Kabupaten Badung, Bali I Wayan Widanan; Made Suryanatha Prabawa
Jurnal Sutramas Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Activity aims to provide science and technology services for the community, especially architectural design science and technology. Partners namely Banjar Adat Mambal Kajanan represented by Kelian Adat Mr. Ir. I Wayan Suamba needs the help of a team of architectural design experts to create an Integrated Waste Management Center that can be used to solve the waste problem at the Mambal Market. The service process begins with an initial Focus Group Discussion (FGD) which discusses the need for space and land location, then proceeds with a survey of land conditions, drawing the Waste Management Center building, and ends with an Architectural Design FGD with the Banjar Adat Mambal Kajanan and the Environment and Hygiene Service. (DLHK) Badung Regency.