Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Real-Time IoT-Integrated Ground Control Station (GCS) for Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Monitoring System Lestari, Paramita Eka Wahyu; Ridwan, Mohamad; Ramadhan, Ridzki Fadillah; Nisfa, Faridatun
JEEE-U (Journal of Electrical and Electronic Engineering-UMSIDA) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Muhammadiyah University, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jeeeu.v9i2.1710

Abstract

Conventional Ground Control Stations (GCS) for UAVs are often platform-bound (PC-only or Android apps), creating installation overhead and constraining mobility. This work introduces a browser-native, web-based GCS that runs across devices without prior installation and ingests MAVLink telemetry from a RadioLink Mini Pix V1.0 flight controller via 433 MHz UART radio telemetry, then streams decoded data to the UI over websocket/JSON. The system visualizes attitude (yaw, pitch, roll/IMU), GPS position and mapping, compass bearing, altitude, and flight status in real time, with user authentication and a structured landing/login flow. In controlled tests, the application delivered stable live visualization and accurate mapping during a 100 m out-and-back flight, with reported coordinates matching the route. Link-budget characterization across 95, 100, 180, 190, and 240 m showed the expected RSSI degradation with distance and a pronounced dip at 190 m, a practical safe range of ~100 m was identified where signal strength stayed >50% with low interference. Compared with PC or Android-based GCS, the proposed approach improves accessibility (zero-install, multi-device) and operational flexibility, while maintaining reliable real-time telemetry for mission monitoring.
ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI DAN KINERJA PROSESOR INTEL XEON 6 DAN AMD EPYC 9004 PADA LINGKUNGAN SERVER VIRTUALISASI Oktora, Andre; K, Irvan; K, Johanes H; Ridwan, Mohamad; Riwurohi, Jan Everhard
Jurnal TIMES Vol 14 No 2 (2025): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi daya pada pusat data global menempatkan efisiensi energi (performance-per-watt) sebagai metrik krusial dalam pemilihan prosesor server modern, terutama dalam lingkungan komputasi awan dan virtualisasi berbasis container. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparatif kinerja (throughput relatif) dan efisiensi energi () antara prosesor Intel Xeon 6 (arsitektur hybrid) dan AMD EPYC 9004 (arsitektur Zen 4 dengan 96 core) di bawah skenario peningkatan beban kerja container. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif simulatif berbasis data sekunder, mengimplementasikan model matematis yang mereplikasi degradasi kinerja dan peningkatan konsumsi daya seiring penambahan jumlah container (10 hingga 100). Hasil simulasi menunjukkan bahwa AMD EPYC 9004 unggul secara signifikan. Prosesor ini tidak hanya mempertahankan throughput absolut yang lebih tinggi di seluruh beban kerja ( hingga 463.30 pada 100 container), tetapi juga menunjukkan skalabilitas yang lebih baik (degradasi minimal dari ). Keunggulan kinerja ini menghasilkan Efisiensi Energi () yang superior (mencapai 2.47), yang membuktikan bahwa arsitektur berdensitas inti tinggi mampu mengkompensasi TDP yang sedikit lebih tinggi, memberikan rasio performance-per-watt yang lebih ekonomis. Disimpulkan bahwa AMD EPYC 9004 merupakan pilihan yang lebih optimal bagi pengelola data center yang mencari solusi kinerja tinggi yang stabil dan efisien energi untuk beban kerja virtualisasi yang intensif.
Analisis Respons Tanah Di Permukaan Pada Beberapa Lokasi Pemboran Dangkal Stasion Gempa Bmkg Ridwan, Mohamad; Aldiamar, Fahmi
Jurnal Permukiman Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2017.12.45-57

Abstract

Analisis hazard gempa untuk wilayah Indonesia sudah disusun dalam peraturan gempa Indonesia (SNI-1726-2012) untuk Peak Ground Acceleration (PGA) dan spektrum respons dibatuan dasar, sedangkan aplikasi untuk disain struktur harus dihitung dipermukaan dengan mempertimbangkanefek tanah lokal. Analisis respon spesifik site dapat dilakukan dengan menggunakan analisis perambatan gelombang dari batuan dasar ke permukaan berdasarkan input parameter tanah dan goyangan di batuan dasar. Pada penelitian ini dilakukan analisis respon spesifik situs pada empat lokasi yang telah diketahui kondisi tanahnya berdasarkan hasil uji pengeboran dan Standard Penetration Test (SPT) yaitu di Serang, Sukabumi, Cilacap, dan Wonogiri yaitu lokasi stasion seismograf milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hasil analisis pada seluruh lokasi tersebut diperolehspektrum respons dipermukaan pada perioda 1,0 detik terjadi amplifikasi, sedangkan pada PGA dan spektrum respons 0,2 detik terjadi deamplifikasi. Bila dibandingkan dengan ASCE-07-10 untuk jenis tanah sedang (SD) memperlihatkan nilai amplifikasi hasil penelitian yang lebih rendah. Hal ini tentunya akan menjadi bahan kajian dan evaluasi lebih lanjut untuk kebutuhan praktis. 
Kajian Awal Kelas Situs untuk Perencanaan Ketahanan Gempa Struktur Bangunan Gedung di DKI Jakarta Aldiamar, Fahmi; Ridwan, Mohamad; Rusli, Rusli
Jurnal Permukiman Vol 8 No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk kebutuhan perencanaan ketahanan gempa struktur bangunan gedung, diperlukan parameter disain berupa percepatan puncak dan spektra disain di permukaan tanah. Untuk mendapatkan parameter tersebut diperlukan klasifikasi kelas situs, sehingga parameter gempa di permukaan dihasilkan dari percepatan di batuan dasar atau pada kelas situs B (SB) dikalikan dengan faktor koefisien situs. Klasifikasi kelas situs ditentukan oleh SNI 1726 : 2012 untuk lapisan tanah setebal 30 m dapat ditentukan berdasarkan nilai uji penetrasi standar ( N ), kecepatan rambat gelombang geser ( V s ) atau kuat geser niralir ( S u ). Mengingat umumnya uji penetrasi standar dilakukan di Indonesia, maka pada tulisan ini disampaikan evaluasi kelas situs berdasarkan data penetrasi standar hingga kedalaman 30 m yang dikumpulkan dari kegiatan microzonasi Jakarta yang dilakukan oleh kerjasama antara Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Litbang Pemukiman, Pemerintah DKI dan Institut Teknologi Bandung. Analisis awal menggunakan metode fungsi berbasis radial dengan fungsi spline Kernel pada data uji penetrasi standar di DKI Jakarta menunjukkan bahwa hampir keseluruhan area Jakarta Utara dan Jakarta Pusat masuk dalam kategori kelas situs E (tanah lunak) dengan nilai N <15, sedangkan beberapa bagian di Jakarta Barat, Timur dan Selatan terlihat area dengan nilai N >15 yang menunjukkan bahwa beberapa area di daerah tersebut masuk dalam kategori kelas situs D (tanah sedang).
Pengaruh Getaran Pemasangan Pondasi Tiang Pancang Terhadap Lingkungan Permukiman Ridwan, Mohamad
Jurnal Permukiman Vol 3 No 1 (2008)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2008.3.44-54

Abstract

Jenis pondasi tiang pancang sudah banyak digunakan untuk gedung bertingkat maupun jembatan karena mempunyai daya dukung yang sangat baik, tetapi proses yang dilakukan saat pemancangan akan menimbulkan getaran yang cukup besar dan akan mengganggu terhadap kenyamanan manusia maupun kerusakan bangunan. Untuk mengetahui dampak langsung dari getaran saat dilakukan proses pemancangan maka perlu diketahui intensitas getaran dan dibandingkan dengan standar yang berlaku. Pengukuran dilakukan pada jarak 25 – 200 m dari sumber getar dengan interval 25 m dengan menggunakan alat mikrotremometer yaitu sejenis seismograf dengan sensitivitas yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada beberapa lokasi diketahui bahwa secara empirik dampak getaran tiang pancang sampai jarak 200 m adalah kategori B dan C terhadap kenyamanan manusia dan kategori B terhadap kerusakan bangunan.
Pengaruh Faktor Politik Terhadap Implementasi Peraturan Daerah Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon Mohamad Ridwan; Raeshard Dzikra Rifandy; Ica Olivia Febriyanti; Nazwa Triwidia Agripina; Luthfi Amirul Hisyam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor politik terhadap implementasi Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Implementasi kebijakan publik tidak hanya bergantung pada substansi peraturan, tetapi juga pada dinamika politik yang memengaruhi proses pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor politik memiliki peranan penting dalam menentukan efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah. Dinamika antara eksekutif, legislatif, dan kepentingan masyarakat sering kali memengaruhi alokasi sumber daya, prioritas kebijakan, serta tingkat komitmen dalam pelaksanaannya. Selain itu, kurangnya konsistensi dan koordinasi antarinstansi menyebabkan kebijakan belum berjalan optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan publik sangat dipengaruhi oleh stabilitas dan komitmen politik di tingkat daerah.
Pengaruh Faktor Politik Terhadap Implementasi Peraturan Daerah Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon Mohamad Ridwan; Raeshard Dzikra Rifandy; Ica Olivia Febriyanti; Nazwa Triwidia Agripina; Luthfi Amirul Hisyam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor politik terhadap implementasi Peraturan Daerah Kota Cirebon Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Implementasi kebijakan publik tidak hanya bergantung pada substansi peraturan, tetapi juga pada dinamika politik yang memengaruhi proses pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor politik memiliki peranan penting dalam menentukan efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah. Dinamika antara eksekutif, legislatif, dan kepentingan masyarakat sering kali memengaruhi alokasi sumber daya, prioritas kebijakan, serta tingkat komitmen dalam pelaksanaannya. Selain itu, kurangnya konsistensi dan koordinasi antarinstansi menyebabkan kebijakan belum berjalan optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan publik sangat dipengaruhi oleh stabilitas dan komitmen politik di tingkat daerah.
Integrating E-Leanrning and Digital Assessment in Indonesian Maritime Vocational Education: Enhancing Work Readiness Toko, Gigih Prastyan; Cahyadi, Tri; Robbany, Inayatur; Ridwan, Mohamad
Meteor STIP Marunda Vol 18 No 2 (2025): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v18i2.438

Abstract

This qualitative study investigates the integration of E-learning and Digital Assessment at STIP Jakarta and its impact on the work readiness of Diploma-IV cadets, aligned with international STCW competency standards. Through in-depth interviews and focus group discussions with 70 final-year cadets, the research reveals a dualistic outcome: while digital tools are highly effective in delivering theoretical knowledge and developing simulator-based operational skills, they exhibit significant limitations in fostering hands-on practical abilities and essential psychosocial competencies such as leadership and mental resilience. The findings identify a critical "digital-practical divide," where cadets report high digital confidence alongside underlying anxiety about real-world application. The study concludes that a balanced, hybrid pedagogical model is essential, leveraging technology not as a replacement but as a complement to traditional practical training. This approach is vital for Indonesia’s maritime sector to develop truly work-ready graduates who are both technologically proficient and psychologically prepared.