Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENERAPKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PADA PERKULIAHAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sri Supiyati
Educatio Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v5i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menyelidiki keefektifan metode pembelajaran kooperatif STAD pada kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa tentang model-model pembelajaran dalam perkuliahan SBM. 2) Menyelidiki keefektifan metode pembelajaran simulasi pada kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa dalam perkuliahan SBM 3) Menyelidiki  perbedaan efek dari metode pembelajaran kooperatif STAD dan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM. Penelitian ini penelitian eksperimen semu, menggunakan kelompok eksperimen I dan kelompok eksperimen II. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI program studi pendidikan matematika STKIP Hamzanwadi Selong. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purpossive Random Sampling dengan sampel unit kelas, memilih secara acak 2 dari 5 kelas yang ada, sehingga diperoleh sampel mahasiswa kelas VIB yang diberi perlakuan dengan metode pembelajaran kooperatif STAD dan mahasiswa kelas VI C yang diberi perlakuan dengan metode pembelajaran simulasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan lembar observasi. Untuk mengetahui perbedaan efek metode pembelajaran kooperatif STAD dan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa tentang model-model pembelajaran dalam perkuliahan Strategi Pembelajaran Matematika, data dianalisis dengan uji multivariat T2 Hotelling. Uji  ini menunjukkan adanya  perbedaan efek, sehingga ditindak lanjut dengani uji t untuk menentukan metode manakah yang lebih unggul, ditinjau dari kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Metode pembelajaran kooperatif STAD efektif terhadap kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM. 2) Metode pembelajaran simulasi efektif terhadap kemampuan teori maupun kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM. 3) Terdapat perbedaan efek dari metode pembelajaran kooperatif STAD dengan metode pembelajaran simulasi terhadap kemampuan teori dan kemampuan aplikasi mahasiswa pada perkuliahan SBM.(Fhit= 6,76 Ftab=3,14). 4) Metode pembelajaran kooperatif STAD lebih unggul dari pada metode pembelajaran simulasi pada kemampuan teori mahasiswa. (thit = 2,28 ttab =2,00). 5) metode pembelajaran simulasi lebih unggul dari pada metode pembelajaran kooperatif STAD pada kemapuan aplikasi (thit = 4,05  ttab(0,025;66) = 2,00). Kata kunci:   Metode pembelajaran, kemampuan teori,kemampuan aplikasi,    perkuliahan SBM.
Whorkshop penyusunan perangkat pembelajaran berbasis HOTS bagi guru di MA Assawiyah Fahrurrozi Fahrurrozi; Sri Supiyati; Lalu Muhammad Fauzi; Muhammad Khalqi
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 2 No 2 (2021): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v2i2.4224

Abstract

Since Indonesia participated in the Program for International Students Assessment (PISA) and the Trend in International Mathematics and Science Study (TIMMS) in 2000, the mathematics test results have never been satisfactory. Even until 2018, the results were still unsatisfactory. In other words, the test results are stagnant. To improve the results of these tests, the government has issued a policy of minimum competency assessment (AKM) or known as the Computer-Based National Assessment (ANBK). One of the tests in it is the provision of questions that are included in the Higher Order Thinking Skills (HOTS) category, as are usually given on the PISA and TIMMS tests. Training for teachers in HOTS-integrated learning tools is needed to prepare schools or madrasas to face HOTS-integrated learning. The service partners are all teachers at MA Assawiyah Pringgasela Timur. The community service is on 7-8 August 2021, which 17 teachers attend. The method used is lecture and demonstration. The result of community service activities is that MA Assawiyah teachers gain knowledge about the basic concepts of Higher Order Thinking Skills (HOTS), implementation of HOTS in learning planning, and measuring HOTS in students. This can be seen from the learning tools that have been compiled into the HOTS category.
Workshop Distance Learning Di Masa Pandemic Covid 19 Lalu Muhammad Fauzi; Sri Supiyati; Ahmad Rasidi
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1 No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v1i1.2405

Abstract

Terjadinya penyebaran covid 19 secara global berdampak pada semua aspek kehidupan tidak terkecuali pada aspek pendidikan. Dengan keadaan seperti itu pemerintah dalam hal ini menteri pendidikan da kebudayaan mengambil kebijakan. Kebijakan yang diambil oleh menteri pendidikan dan kebudayaan terkait pelaksanaan pembelajaran yakni belajar di rumah berbasis IT. Namun hal ini terkendala pada pemahaman guru-guru dalam penggunaan aplikasi pembelajaran daring. Oleh karena itu Program Studi Pendidikan Matematika memandang perlu untuk memberikan workshop penggunaan aplikasi pembelajaran daring dengan tujuan agar guru-guru gugus V Paok Motong dapat menjalankan proses pembelajaran sebagaimana keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan. Selama proses pelaksanaan workshop peserta sudah dapat menggunakan afiksasi scholoogy sebagai media pembelajaran daring
Pendampingan Dalam Mengenali dan Menyelesaikan Soal Ujian Nasional Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Fahrurrozi Fahrurrozi; Nila Hayati; Sri Supiyati; Neny Endriana
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1 No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v1i1.2404

Abstract

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh hasil laporan mahasiswa tentang kondisi pembelajaran matematika dilapangan khususnya didaerah pesisir pantai labuhan haji, selain itu juga hasil kajian dan analisis beberapa dosen tentang fenomena ramainya siswa mengeluh dengan dimunculnya soal-soal kategori high order thinking skill (HOTS) pada ujian nasional tahun 2018 sehingga dirasa perlu untuk dilakukan pendampinga mengenali dan menyelesaikan Soal UN Matematik Kategori HOTS di MTs NW dan MA NW Selayar Kec. Sakra Timur. Adapun tujuan dari kegiatan ini 1) membantu siswa dan siswi MTs NW dan MA NW Selayar dalam mengenal dan menyelesaikan soal UN matematika kategori HOTS, 2) memberikan pengalaman langsung kepada beberapa mahasiswa tentang kondiri riil pendidikan di pesisir pantai Labuhan haji, dan 3) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melatih diri dalam berogranisasi dan mengajarkan konsep matematika dengan benar. Proses kegiatan ini meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi dengan tim dosen dan mahasiswa dan pembuatan laporan. Hasil pendampingan program ini adalah 1) yayasan dan dewan guru merasa terbantu dalam memberikan pemahaman matematika yang benar kepada siswa, 2) 80% mahasiswa dapat mengenali soal UN Matematika kategori HOTS dan 65% dapat menyelesaikannya, dan 3) mahasiswa merasa percaya diri dan lebih semangat lagi untuk belajar karena diberikan kesempatan langsung merasakan bagaimana permasalahan dan pembelajaran di kelas.Dengan dilakukan pendampingan, kemampuan siswa MTs dan MA NW Selayar menyelesaikan soal UN Matematika berbasis HOTS mengalami peningkatan dari sebelumnya
PERUBAHAN PEDAGOGIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS MOBILE LEARNING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Muhammad Ahyar Rasyidi; Sri Supiyati; Lalu Muhammad Fauzi
JIPMat Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v7i2.12402

Abstract

Proses pembelajaran melibatkan instruksi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh guru, hal ini memberikan dampak secara psikologis kepada siswa. Psikologis siswa memberikan gambaran tingkat kelelahan yang berakibat pada motivasi belajar yang diakibatkan oleh metode pembelajaran yang diberikan secara terus menerus tanpa variasi. Berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemanfaakan media pembelajaran geometri berbasis mobile learning dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa MTs Darul Hijrah NW Wanasaba. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas IX MTs Darul Hijrah NW Wanasaba yang berjumlah 18 orang. Instrumen yang digunakan dalam mengambil data  berupa tes dan angket motivasi belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat skor rata-rata angket dan hasil ketuntasan belajar siswa secara klasikal yang selanjutnya dikategorikan berdasarkan skor tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata skor angket motivasi belajar siswa sebesar 32,9 dengan kategori rendah sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 50% dan skor rata-rata pada siklus II 80,35 dengan kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 77,8%
An Analysis of Frieze Patterns, Crystallographic Patterns and Philosophical Values on Subahnale Woven Motifs Sukarare Village Lalu Muhammad Fauzi; Shahibul Ahyan; Sri Supiyati; Nila Hayati; Rody Satriawan
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2895

Abstract

Budaya dengan keberagaman dan keunikan adat istiadat, kesenian dan kerajinannya, memberikan identitas bagi suatu daerah. Keunikan-keunikan budaya ini dapat dikaji untuk dijadikan sebagai bagian dari sumber belajar. Etnomatematika merupakan jembatan untuk mengeksplorasi matematika yang berkembang di masyarakat. Dengan demikian penelitian ini berupaya untuk menganalisis pola frieze, pola kristalografi dan nilai-nilai filosofis yang terdapat pada motif kain tenun subahnale Desa Sukarare. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode etnografi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara dengan praktisi budaya, tokoh adat, pengerajin kain tenun dan budayawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif (reragian) kain tenun subahnale terbentuk dengan perpaduan bentuk-bentuk geometri yakni garis, segi tiga, segi empat dan segi enam. Bentuk  geometri tersebut tersusun menggunakan model matematika yakni translasi, rotasi da refleksi. Adapun pola-pola yang terbentuk berupa 4 buah pola frieze yaitu pola 3, 4 ,6 dan 7. Selain itu terdapat juga pola Kristalografi yaitu pola p1, pm, dan p4m. Culture with its diversity and unique customs, arts and crafts, provides an identity for a region. This cultural uniqueness can be studied to be used as part of learning resources. Ethnomatematics is a bridge to explore mathematics that develops in society. Thus, this study seeks to analyze the frieze patterns, crystallographic patterns and philosophical values contained in the subahnale woven fabric motifs in Sukarare Village. The method used in this research is the ethnographic method. Research data were collected through observation, literature study, and interviews with cultural practitioners, traditional leaders, woven cloth craftsmen and humanists . The results showed that the motif (reragian) of the subahnale woven fabric was formed by a combination of geometric shapes namely lines, triangles, rectangles and hexagons. The geometric shapes are arranged using a mathematical model, namely translation, rotation and reflection. The patterns formed are 4 frieze patterns, namely patterns 3, 4, 6 and 7. In addition, there are also crystallographic patterns, namely patterns p1, pm, and p4m.
THE TRADITION OF MEMORIZING THE KORAN IN AN ETHNOMATHEMATICS PERSPECTIVE: A CASE STUDY AT THE RUMAH TAHFIDZ BAITU USYSYAQIL QURAN (RTBUQ) PURWOKERTO Kusno, Kusno; Nalim, Yusuf; Supiyati, Sri; Setiyaningsih, Eka; Makhful, Makhful
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 3 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v3i3.213

Abstract

The tradition of memorizing the Koran at the Rumah Tahfidz Baitu Usysyaqil Quran (RT BUQ) Banyumas Regency, Central Java, Indonesia, contains various applications of mathematics but is not widely known from a mathematics learning perspective. This research aims to reveal the phenomenon of applying mathematics to the tradition of memorizing the Koran at RT BUQ as an innovation in contextual mathematics learning based on local culture and with Islamic nuances. This ethnographic research is at RTBUQ Banyumas Regency, Central Java, Indonesia. The subjects in this research were Muhammad Husna (R-1) and Sur'ati Istiqomah (R-2), RTBUQ supervisors, and Muhammad Azka (R-3), RTBUQ students. Data collection uses in-depth interview techniques, observation, field notes and documentation. Data were analyzed using the results of interpretation and translation of phenomena found based on the informant's conception of the meaning and original language of the informant with the researcher's language after in-depth understanding through focus group discussions (FGD). The research results show that the tradition of memorizing the Koran at RTBUQ involves using sets, number patterns, sequences and arithmetic series. The findings of this research can be recommended to strengthen mathematics learning based on local wisdom and Islamic nuances
Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Melalui Teams Games Tournament Berbantuan LKPD Berbasis Budaya Sasak Pratama, Ridho Yudha; Supiyati, Sri; Hirzi, Ristu Haiban; Nazri, Muhammad
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 4 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v4i2.445

Abstract

This study was motivated by the low activeness of students in class VII A SMP Negeri 1 Selong during the mathematics learning process. The purpose of this study was to increase the activeness of mathematics learning using cooperative learning type teams games tournament assisted by Sasak culture-based LKPD on the material of congruence and congruence. This study adapts the Kemmis and McTaggart model of classroom action research which is carried out in 2 cycles, each cycle with 2 meetings. Data collection techniques used in this study are observation, questionnaire, and documentation. Meanwhile, to analyze the data obtained using descriptive statistics. The results of this study indicate that during the pre-cycle the average score of student learning activeness was only 99 or 62%. After implementing cycle I and Cycle II, the average score of students' learning activeness has increased, namely 118 or 73% and 138 or 86%. So that at the end of the cycle it can be said that this class action research was successful with an increase in students' mathematics learning activeness by 24%.
Workshop pembelajaran dan asesmen kurikulum merdeka bagi guru di SMPN Satu Atap Kecamatan Suela Fahrurrozi; Wardi, Zoatul; Hayati, Nila; Endriana, Neny; Supiyati, Sri; Ahmad Rasidi; Satriawan, Rody
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v1i1.88

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan peningkatan pemahaman dan keterampilan kepada para guru di SMPN Satu Atap di Kecamatan suela terkait implementasi Kurikulum Merdeka dalam proses pembelajaran dan asesmen. Materi yang disampaikan mencakup strategi pembelajaran aktif, pengembangan proyek pembelajaran, penilaian berbasis kompetensi holistik, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran. Selain itu, dalam workshop juga diberikan contoh kasus dan studi kasus untuk membantu para guru memahami implementasi kurikulum ini secara praktis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para guru mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Para guru merespons positif pendekatan inovatif dalam pembelajaran dan asesmen ini, dan merasa lebih siap untuk membimbing siswa dalam mengembangkan kompetensi holistik mereka. Selain itu, workshop ini juga membangun kolaborasi yang erat antara para guru, membentuk komunitas pembelajaran yang saling mendukung. Para guru merasa termotivasi untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan menginspirasi, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Penerapan E- Modul Model Flip Berbasis PBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kemampuan Memecahkan Masalah Mata Pelajaran IPA Di Sekolah Dasar Ubaidah, Nur; Wazni, Muhammad Khairul; Supiyati, Sri
Educatio Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i2.27879

Abstract

This research aims to determine the effect of implementing a flip model e-module based on Problem Based Learning (PBL) on students' critical thinking and problem solving abilities in science subjects. The research method used was a quasi-experiment with a non-equivalent control group design. The subjects of this research were class IV students who were divided into two groups, namely the experimental class which used the PBL-based flip model e-module and the control class which did not use the e-module. Data was obtained through tests of critical thinking abilities and problem solving abilities which were analyzed using the one-way MANOVA test. The results of the research show that there is a significant effect of implementing the PBL-based flip model e-module on students' critical thinking and problem-solving abilities. The average critical thinking ability score in the experimental class was 71.75, higher than the control class which only reached 65.75. Meanwhile, the average problem solving ability in the experimental class reached 72, while in the control class it was only 60. Statistical analysis showed a significance value of 0.040 for critical thinking ability and 0.028 for problem solving ability, which shows a significant difference between the two groups.