Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of marine research

Komunitas gastropoda pada ekosistem mangrove di Pulau Padaidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua Trisnawaty Rica Florentina Siahaan; Endriano Manalu; Setiawan Mangando; Fredy Christian Eldiester Dan; Yulianti Elisabet Demena; Frits N. Y. Rumbino; Simon Petrus Octovianus Leatemia; Fitriyah Irmawati Elyas Saleh; Selvi Tebaiy; Nurhani Widiastuti; Emmanuel Manangkalangi
Journal of Marine Research Vol 11, No 4 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i4.33933

Abstract

Komunitas gastropoda sangat penting sebagai komponen dalam rantai makanan dan dekomposisi di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur komunitas gastropoda (komposisi spesies, pola sebaran, kepadatan, dan indeks keanekaragaman) pada ekosistem mangrove di Pulau Padaidori, Kepulauan Padaido, Kabupaten Biak Numfor. Ada dua stasiun yang dipilih untuk dilakukan pengambilan sampel. Periode pengambilan sampel gastropoda berlangsung pada bulan Agustus-September 2021 dengan menggunakan metode garis transek dan kuadrat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan ketika kondisi air surut. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebanyak 12 spesies gastropoda yang termasuk dalam enam famili (Cerithiidae, Ellobiidae, Littorinidae, Muricidae, Neritidae, dan Potamididae). Umumnya spesies ditemukan di substrat dasar dan akar vegetasi mangrove, kecuali Littoraria scabra yang ditemukan juga pada bagian batang dan daun mangrove. Kepadatan yang tinggi ditemukan pada spesies L. scabra (3,85-6,24 ind.m-2) dan Cerithium coralium (4,18-4,36 ind./m-2), sedangkan kepadatan untuk setiap stasiun, yaitu 12,73 ind.m-2 (stasiun 1) dan 9,97 ind.m-2 (stasiun 2). Pola persebaran spesies gastropoda umumnya mengelompok. Nilai indeks keanekaragaman, kemerataan, dan dominansi komunitas gastropoda di kedua stasiun yaitu 1,271-1,344, 0,579-0,646, dan 0,334-0,366. Kondisi ini mengambarkan bahwa komunitas gastropoda di kedua stasiun relatif stabil. Berbagai parameter dalam komunitas gastropoda ini bisa berubah karena gangguan dan aktivitas pemanfaatan. Oleh karena itu, informasi mengenai komunitas gastropoda ini dapat digunakan sebagai indikator dalam pemantauan perubahan kondisi ekosistem mangrove. The gastropod community is very important as a component in the food chain and decomposition in mangrove ecosystems. This study aims to describe the structure of the gastropod community (species composition, distribution pattern, density, and diversity index) in the mangrove ecosystem on Padaidori Island, Padaido Islands, Biak Numfor Regency. There were two stations selected for sampling. The sampling period for gastropods took place in August-September 2021 using the line transect and quadrat method. Sampling of gastropods was carried out at low tide. Results Based on the research, there were 12 gastropod species belonging to six families (Cerithiidae, Ellobiidae, Littorinidae, Muricidae, Neritidae, dan Potamididae). Generally, the species were found in the bottom substrate and roots of mangrove vegetation, except for Littoraria scabra which was also found on the stems and leaves of mangroves. High density was found in L. scabra (3.85-6.24 ind.m-2) and Cerithium coralium (4.18-4.36 ind./m-2), the density for each station was 12.73 ind.m-2 (station 1) and 9.97 ind.m-2 (station 2). The distribution pattern of gastropod species is generally clustered. The index of diversity, evenness, and dominance at the two stations was 1.271-1.344, 0.579-0.646, and 0.334-0.366. This condition illustrates that the gastropod community at both stations is relatively stable. Various parameters in this gastropod community can change due to disturbances and utilization activities. Therefore, this information about the gastropod community can be used as an indicator for monitoring changes in the condition of the mangrove ecosystem.
Peran Tasamu Rawanang dalam Restorasi Hutan Mangrove di Pesisir Kampung Asai Kabupaten Kepulauan Yapen Papua Orgenes Bleskadit; Nurhani Widiastuti; Fanny Fransina Carolina Simatauw; Ruben Bais Rumbiak; Imam Setiawan; Emmanuel Manangkalangi; Fitriyah Irmawati Elyas Saleh
Journal of Marine Research Vol 15, No 1 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i1.50692

Abstract

Sebagai upaya memulihkan kondisi perikanan dan ekosistem pesisir,  masyarakat Kampung Asai melaksanakan tasamu rawanang (peleh lautan) yang berlangsung sejak Agustus 2022.  Penelitian ini dilaksanakan pada April hingga Mei 2023, bertujuan untuk mengetahui apakah restorasi mangrove secara alami dapat terjadi tanpa adanya penanaman mangrove, melalui pengkajian struktur vegetasi mangrove dan indeks ekologi mangrove. Untuk memperoleh data vegetasi digunakan metode transek kuadran di 3 stasiun. Struktur komunitas mangrove yang dianalisi adalah Indeks Nilai Penting (INP) dan indeks ekologi yang dianalisis antara lain indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, dan indeks dominansi. Hasil penelitian menginformasikan bahwa terdapat 11 jenis mangrove sejati. INP tingkat pohon tertinggi adalah R. apiculata (154,743%) diikuti B. gymnorrhiza (59,696%) dan R. mucronata (26,655%). Pada tingkat anakan dan semai, R.apiculata juga memiliki INP tertinggi. Nilai rata-rata keanekaragaman pada tingkat pohon adalah 1,263, tingkat anakan 1,165 dan tingkat semai 1,051, yang masuk dalam kelas keanekaragaman sedang. Indeks kemerataan jenis pada tingkatan pohon berkisar antara 0,595-0,625. Untuk tingkat anakan berkisar antara 0,626-0,786. Sedangkan untuk tingkatan semai berkisar antara 0,768-0,772. Hal ini menunjukkan bahwa penyebaran individu mangrove di lokasi penelitian cenderung merata atau memiliki tingkat kemerataan yang tinggi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan tasamu rawanang selama 9 bulan telah berkontribusi positif terhadap restorasi mangrove secara alami. Meskipun demikian,  kondisi ekosistem masih mengalami tekanan sehingga upaya pengelolaan berkelanjutan yang inklusif harus terus diupayakan.  The Asai village community has been conducting tasamu rawanang since August 2022 to restore the condition of fisheries and coastal ecosystems. This research was conducted from April to May 2023 to determine whether natural mangrove restoration can occur without mangrove planting by studying mangrove vegetation structure and the mangrove ecological index. To obtain vegetation data, the quadrant transect method was used at three stations. The mangrove community structure analysed was the Important Value Index (INP), and the ecological indices analysed were the Diversity Index, Uniformity Index, and Dominance Index. The study's results indicate that there are 11 true mangrove species. The highest INP at the tree level was R. apiculata (154.743%), followed by B. gymnorrhiza (59.696%) and R. mucronata (26.655%). At the sapling and seedling level, R. apiculata also had the highest INP.  The species uniformity index at the tree level ranged from 0.595 to 0.625. For the sapling level, it ranged from 0.626 to 0.786. At the seedling level, it ranged from 0.768 to 0.772. This shows that the distribution of mangrove individuals in the study area tends to be even, or at least highly uniform. Furthermore, this study's findings demonstrate that, even within a relatively short 9-month implementation period, the Tasamu approach has contributed to natural mangrove restoration. Nevertheless, the ecosystem remains under pressure, and inclusive, sustainable management efforts need to continue.
Co-Authors Abdul Hamid A. Toha Abraham W Manumpil Abraham William Manumpil Agnestesya Manuputty Agnestesya Manuputty, Agnestesya Agustinus Kilmaskossu Alfarani Bawole, Christover Alianto , Ariyani, Destia Fitri Bayu Pranata Bayu Pranata, Bayu Bernadus Duwit Bleskadit, Orgenes Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Christina Recharda Rusianti Dandi Saleky Daud Orisu Dedi Parenden Defri Yona Djadja S. Sjafei Dwi Setijawati Eda Putri Santi Elsha Prangin Angin Endriano Manalu Endriano Manalu Fajar R.D.N Sianipar Fajar Ria Dwi Natalia Sianipar Fanny Fransina Carolina Simatauw Fanny Fransina Carolina Simatauw Firdaus, Alif Fitriyah I. E. Saleh Fitriyah I.E Saleh Fitriyah Irmawati Elyas Saleh Fitriyah Irmawati Elyas Saleh Fredy C. Eldiester Fredy Christian Eldiester Dan Frida Aprilia Loinenak, Frida Aprilia Frits N. Y. Rumbino Frits N. Y. Rumbino Handayani, Prisilia Hans F. Z. Peday Hans Fence Zakeus Peday Husaema Ida Lapadi Imam Setiawan Jemmy Manan Jeni, Jeni Johanis P. Kilmaskossu Johanis Paulus Kilmaskossu Kaber, Yuanike Karubuy, Randy Imanuel Sandy Kolibongso, Duait Kolibongso, Duaitd Kusuma, Wahyu Endra Leatemia, Neafha G. Lefaan, Paskalina T. Lenny S. Syafei Loinenak, Frida Luky Sembel Luky Sembel Luky Sembel Luky Sembel Lutfi M F Rahardjo M. F. Rahardjo M. F. Rahardjo M. F. Rahardjo M. Fadjar Rahardjo M. Fadjar Rahardjo M. Fadjar Rahardjo M.F. Rahardjo M.F. Rahardjo Manan, Jemmy Manohas, Feronika Manumpil, Abraham W Maria .J. Sadsoeitoeboen Maturbongs, Agatha Cecilia Milansari, Sindi Mina Regina Rumayomi Moses Peday Mudjirahayu Mudjirahayu Mudjirahayu Mudjirahayu Mudjirahayu Mudjirahayu Muhammad Dailami, Muhammad Musyeri, Philipus Natasya, Cendy Nurhani - Widiastuti Nurhani Widiastuti Nurhani Widiastuti Nurhani Widiastuti Orgenes Bleskadit Paisey, Anjeli S Paskalina T Lefaan Paskalina T. Lefaan Paskalina Theresia Lefaan Paulus Boli Philipus Musyeri Prasetyo, Tri Aji Purba, Gandi YS Randy Imanuel Sandy Karubuy Renny K Hadiaty Renny K. Hadiaty Renny K. Hadiaty Ridwan Sala Roni Bawole Ruben Bais Rumbiak Rumbiak, Ruben B. Saleh, Fitriyah I.E. Saleky, Dandi Saputra, Reyfado W. Satriano N Yoku Selfanie Talakua Selfanie Talakua, Selfanie Selvi Tebaiy Selvi Tebay Sembay, Elsa Ancolina Sembel, Luky Sembel, Luky Setiawan Mangando Setiawan Mangando Sigid Hariyadi Simatauw, Fanny F. C Simatauw, Fanny Fransina Carolina Simon P. O. Leatemia Simon P. O. Leatemia Simon P.O. Leatemia Simon Petrus Octovianus Leatemia Simon Petrus Oktovianus Leatemia Simon Petrus Oktovianus Leatemia Sisilia Mudarehi Slamet Arif Susanto Sulistiono Sulistiono Suruan, Sampari S. Suruan, Sampari Saneraro Syafrudin Raharjo Tebaiy, Selvi Tebay, Selvi Thomas Frans Pattiasina Thomas, Juniati Tanduk Trisnawaty Rica Florentina Siahaan Tutik Handayani Tutik Handayani, Tutik Vera Sabariah Vera Sabariah, Vera Wamaer, Yolanda Widiastuti, Nurhani - Wikram, Wikram Yembise, Leo Y. Yemima Kaliele, Mariance Yenny Risjani Yohanes Aibesa Yuanike Kabera, Yuanike Yulianti Elisabet Demena Yulianti Elisabet Demena Yunus Baab Yuventus Wale Wake Zulfikar Mardiyadi