Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI BUAH DALAM PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE GRAFTING DI JALAN DURIAN DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN Ari Jumadi Kirnadi; Arief Hidayatullah; Suslinawati Suslinawati; Inda Ilma Ifada
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.14383

Abstract

ABSTRAKDurian menjadi salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah,   tetapi hanya sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah kurangnya penyediaan bibit varietas unggul yang ada. Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi.Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi masyarakat khalayak sasaran tidak memungkinkan melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi maupun grafting (Sambung pucuk).  Mereka umumnya hanya menanam bibit yang berasal dari biji, yang kualitasnya kurang memuaskan di tambah mulai berbuahnya sangat lama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah jalan Durian Desa Mandiangin Barat mau dan mampu meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian.  Bentuk kegiatannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bibit durian dengan teknik grafting.Parameter-parameter yang digunakan untuk menilai keberhasilan program kegiatan ini adalah pernyataan kepuasan dari peserta pelatihan, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan serta keaktifan peserta.
B PEMASARAN LUMP KARET RAKYAT DI UNIT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN BOKAR (UPPB) TUNTUNG PANDANG DESA MALUKA BAULIN KECAMATAN KURAU KABUPATEN TANAH LAUT Tamjid, Muhammad; Ilhamiyah, Ilhamiyah; Suslinawati, Suslinawati
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19 No 2 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i2.951

Abstract

Kegiatan pemasaran  berperan penting dalam penyaluran lump karet mulai dari petani sampai pada konsumen akhir (pabrik). Harga beli  lump karet di UPPB Tuntung Pandang pada bulan Agustus 2022 masih turun naik dikarenakan harga karet yang belum stabil.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, biaya pemasaran, margin pemasaran, kentungan lembaga, farmer’s share dan efisiensi pemasaran lump karet (Hevea brasiliensis) Rakyat di UPPB Tuntung Pandang Desa Maluka Baulin Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Juli sampai Agustus 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penentuan sampel untuk petani karet dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling sedangkan saluran pemasaran dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan ada satu saluran pemasaran yang dilalui oleh lump karet yaitu Petani – UPPB - Pedagang Besar – Konsumen Akhir (pabrik). Harga lump karet ditingkat petani rata-rata Rp.10.425/kg dan harga jual di tingkat pedagang besar rata-rata sebesar Rp.19.025/kg, biaya pemasaran rata-rata sebesar Rp.1.260/kg, margin pemasaran rata-rata sebesar Rp.8.600/kg, keuntungan lembaga rata-rata sebesar Rp.7.340/kg, farmer’s share rata-rata sebesar 54,79% dan efisiensi saluran pemasaran sebesar 6,6%.
KONTRIBUSI USAHATANI PADI SIAM KUNING TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA TAJEPAN KECAMATAN KAPUAS MURUNG KABUPATEN KAPUAS Zhorif, Naufal; Suslinawati, Suslinawati; Kirnadi, Ari Jumadi; Ilhamiyah, Ilhamiyah
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i2.1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui teknis budidaya padi Siam Kuning, menghitung besar biaya, penerimaan, pendapatan, dan kontribusi dari usahatani padi Siam Kuning, dan mengetahui permasalahan yang dihadapi usahatani padi Siam Kuning di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan Teknik observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap petani padi di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas. Penentuan sampel responden dilakukan secara bertahap, mengingat jumlah populasi sangat besar. Tahap pertama dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dari total jumlah 150 orang petani di Desa Tajepan yang mengusahakan padi Siam Kuning. Tahap berikutnya, dari jumlah tersebut yang memenuhi semua kriteria sebanyak 40 orang lalu diambil secara acak (Simple Random Sampling) sebanyak 20 orang sebagai sampel responden (50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya eksplisit yang dikeluarkan petani di Desa Tajepan Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas dalam satu kali musim tanam sebesar Rp 96.913.600,- dengan rata-rata Rp 4.845.680,-/Petani/MT. Biaya Implisit yang dikeluarkan sebesar Rp 92.780.000,- dengan rata-rata Rp 4.639.000,-/Petani/MT. Produksi padi Siam Kuning sebesar 41.650 Kg dengan rata-rata sebesar 2.083 Kg/MT/Ha. Penerimaan yang didapatkan petani sebesar Rp 416.500.000,- dengan rata-rata sebesar Rp 20.825.000,-/Petani/MT. Pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp 319.586.320,- dengan rata-rata Rp 15.979.320,-/Petani/MT. Sementara, kontribusi pendapatan sebesar 79% terhadap total pendapatan rumah tangga petani.
PEMBERDAYAAN PETANI BUAH DALAM PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE GRAFTING DI JALAN DURIAN DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN Ari Jumadi Kirnadi; Arief Hidayatullah; Suslinawati Suslinawati; Inda Ilma Ifada
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.14383

Abstract

ABSTRAKDurian menjadi salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah,   tetapi hanya sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah kurangnya penyediaan bibit varietas unggul yang ada. Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi.Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi masyarakat khalayak sasaran tidak memungkinkan melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi maupun grafting (Sambung pucuk).  Mereka umumnya hanya menanam bibit yang berasal dari biji, yang kualitasnya kurang memuaskan di tambah mulai berbuahnya sangat lama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah jalan Durian Desa Mandiangin Barat mau dan mampu meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian.  Bentuk kegiatannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bibit durian dengan teknik grafting.Parameter-parameter yang digunakan untuk menilai keberhasilan program kegiatan ini adalah pernyataan kepuasan dari peserta pelatihan, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan serta keaktifan peserta.
GERAKAN PEMBERDAYAAN PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE OKULASI WARGA RT.02 DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN Ari Jumadi Kirnadi; Arief Hidayatullah; Suslinawati Suslinawati
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 1 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i1.16170

Abstract

Salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah adalah Durian (Durio zibethinus Murr)  ,  namun di Indonesia masih sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Desa Mandiangin Barat merupakan salah satu sentra buah durian yang ada di Kecamatan Karang Intan, selain desa Biih, Sungai Alang, Mali-Mali dan Padang  Panjang,  namun berdasarkan pengamatan penulis sebagian besar pohon durian tersebut  di  hasilkan  dari  biji  yang  dulunya  di  tanam  kakek-nenek  mereka. Sehingga usia tanaman yang ada kebanyakan sudah tua. Meskipun Durian sebagai tanaman andalan bagi warga ini, upaya  peremajaan yang dilakukan petani setempat sedikit sekali, menggunakan bibit yang berasal dari biji yang mereka peroleh dari sisa biji tanaman yang ada.   Hal ini mengakibatkan beberapa kelemahan yaitu selain kualitas genetiknya menurun, juga memerlukan waktu yang lama untuk berbuah.  Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi. Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi tidak memungkinkan warga masyarakat disini melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi.Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah  RT.02  Desa  Mandiangin Barat  mau  dan  mampu  meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian.Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan ini meliputi :  pree-test dan Post-test, presentasi, tanya-jawab, demontrasi, pemantauan dan pembinaan terhadap khalayak sasaran.  Hasil kegiatan ini menunjukkan antusias, kepuasan dan keaktifan  yang tinggi serta terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani sebesar 38,7 %, Kata Kunci    :  Pemberdayaan, Petani Buah, Okulasi Durian   
Dampak Kenaikan Harga Bahan Baku dan Minyak Goreng terhadap Nilai Tambah Keripik Singkong di Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin Ash'ari, Fuzi; Suslinawati, Suslinawati; Ifada, Inda Ilma; Pangestu, Ridho Fahlevi
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i2.13486

Abstract

Kegiatan industri pengolahan hasil yang memproduksi keripik singkong di kecamatan Banjarmasin Barat merupakan kegiatan subsektor agribisnis yang besar peranannya dalam meningkatkan nilai tambah dari produk berbahan baku singkong atau ubi kayu atau ketela pohon (Manihot esculenta Crantz). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kenaikan harga bahan baku singkong dan minyak goreng terhadap nilai tambah produk olahan singkong (studi kasus usaha keripik singkong di kecamatan Banjarmasin Barat)  dengan metode analisis Hayami. Berdasarkan perhitungan rasio nilai tambah, usaha keripik singkong milik bapak Yusuf sebelum terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng termasuk kedalam kategori sedang dengan rasio sebesar  15,32%, namun rasio nilai tambah setelah terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng termasuk kedalam kategori rendah dengan rasio sebesar 9,96%, sedangkan rasio nilai tambah pada usaha keripik singkong milik bapak Budiono sebelum kenaikan harga adalah sebesar 28,55%  dan sesudah terjadinya kenaikan harga bahan baku dan kenaikan harga minyak goreng adalah 21,31% dan keduanya termasuk kedalam kategori sedang.
Penerapan Metode Hayami dalam Analisis Nilai Tambah Pengolahan Ikan Bandeng Menjadi Amplang Hasiani, Yarna; Maulana Ash'ari, Fuzi; Suslinawati; Pandi
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 14 No 1 2024 Edisi Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v14i1.280

Abstract

Fish is a perishable food so special handling is required to maintain its quality. Post-harvest handling of agricultural and fishery products is an activity downstream agribusiness subsystem. Post-harvest handling has an impact on selling prices. This Research aims to analyze the added value of the processing of milkfish (Chanos chanos) into “Amplang” (Indonesian traditional snack) in Rampa Manunggul Village, Sampanahan Subdistrict, Kotabaru Regency, South Kalimantan Province. Data analysis in this research used the Hayami method. Data was collected using the case study method on Amplang processing business "Sinar Laut". The results of this research show that based on the Hayami method analysis. The added value of milkfish processing in the "Sinar Laut" amplang business is IDR. 101,226/ kg of raw materials with a business owner's profit of 65.02% and a value added ratio of 72.30%, the value added ratio is included in the high category, because the value ratio is more than 40%.
Pemasaran Buah Apel Fuji (Malus pumila) di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan Saputri, Lidiana; Suslinawati; Ifada, Inda Ilma
Jurnal Agribisnis Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v25i1.11331

Abstract

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam dunia bisnisdalam mengalirkan sebuah produk agar bisa sampai ke tangan konsumen. Buah Apel memiliki khasiat yang sangat baik untuk tubuh dibandingkan buah impor lainnya. Apel Fuji lebih banyak disukai masyarakat kota Banjarmasin, akan tetapi selalu tersedia di lapak pedagang sehingga dikhawatirkan terjadinya kelebihan impor yang menyebabkan stok tertimbun. Penting diketahui saluran, fungsi, aliran barang, aliran uang, aliran informasi, biaya, keuntungan, margin, dan efisiensi pemasarannya. Sampel dalam penelitian diambil secara sengaja sebanyak 5 agen besar sebagai key informan, kemudian dilakukan secara Snowball Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 saluran pemasaran. Fungsi pemasaran pada Saluran I adalah penjualan, pembelian, pengangkutan, penyimpanan, sortasi, informasi pasar (AB). Saluran II penjualan, pembelian (AB, PG), pengangkutan (AB, PG), penyimpanan (AB, PG), sortasi (AB), penanggungan resiko (PG), informasi pasar (AB, PG). Saluran III penjualan, pembelian (AB, PE), pengangkutan (PE), penyimpanan (AB, PE), sortasi (AB), penanggungan resiko (PE), informasi pasar (AB, PE). Aliran barang terjadi mengalir dari agen besar hingga ke konsumen, sedangkan aliran uang mengalir ke arah sebaliknya dari konsumen hingga ke agen besar, dan aliran informasi mengalir secara dua arah. Biaya total pemasaran yang ditanggung pada masing-masing saluran adalah rata-rata Rp3.841/kg (I), Rp12.211/kg (II), dan Rp12.930/kg (III). Keuntungan pemasaran agen besar adalah Rp7.924/kg (I), Rp3.453/kg (II), dan Rp5.153/kg (III), pedagang grosir Rp4.630/kg (II), dan pedagang ecer Rp7.211/kg (III). Total margin yang diperoleh adalah Rp11.765 (I), Rp20.294 (II), dan Rp25.294 (III). Efisiensi pemasaran yang didapat adalah sebesar 14,51% (I), 34,89% (II), dan 32,33% (III).
THE EFFECTIVENESS OF ORGANIC AGRICULTURE IN SUPPORTING A SUSTAINABLE FOOD SYSTEM: A REVIEW OF THE LATEST LITERATURE Suslinawati; Caroline Caroline; Afwan Sila
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 4 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i1.2619

Abstract

This study explores the effectiveness of organic agriculture in supporting sustainable food systems through a review of the latest literature. The results of the study show that organic agriculture can contribute significantly to food sustainability by prioritising the efficient and regenerative use of natural resources and reducing the use of synthetic chemical inputs. In addition, organic agriculture supports biodiversity, maintains soil fertility, and minimises environmental pollution. However, the implementation and scale of organic agriculture still faces various challenges, including high production costs and lower yields. Government support through enabling policies, subsidy programmes, and investment in training and education is needed to overcome these challenges. With the right support, organic farming has great potential to play a key role in a sustainable food system, providing comprehensive environmental, social, and health benefits.
TECHNOLOGICAL INNOVATION IN MODERN AGRICULTURE: ITS IMPACT ON PRODUCTIVITY AND SUSTAINABILITY Suslinawati; Sapto Wibowo; Redi Yana Kapisa
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 3 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i3.2979

Abstract

Technological innovation has become one of the main pillars in the development of modern agriculture. The use of tools such as drones, soil sensors, and automatic irrigation systems allows farmers to increase productivity through more efficient and measurable land management. In addition, this advanced technology also plays an important role in promoting environmental sustainability through environmentally friendly practices, such as more efficient water management and precision fertilisation. This article explores the positive impacts of implementing these technologies in increasing crop yields while minimising negative impacts on nature. With more equitable access to technology, especially for smallholder farmers, these innovations have great potential to ensure global food security while maintaining a balance between social, economic, and ecological aspects.