Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Pengaruh Kombinasi Ciplukan (Physalis angulata L) dan Daun Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik pada Teh Alami Nur Afifa Ramadayani; Muh. Aniar Hari Swasono
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i08.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkombinasikan ciplukan dengan penambahan daun stevia dalam teh alami dengan tujuan mendapatkan karakteristik teh yang baik dan disukai oleh konsumen. Ciplukan adalah tanaman liar yang kaya akan kalori, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan vitamin C, daun stevia dikenal sebagai pemanis alami untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik rendah. Metode menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, yaitu konsentrasi ciplukan (4-gram, 5 gram, dan 6 gram) dan daun stevia (0.8-gram, 1 gram, dan 1.2 gram). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali menjadi 27 percobaan. Parameter yang diuji meliputi aktivitas antioksidan, gula reduksi, serta sifat organoleptik teh seperti rasa, aroma, dan warna. Data dianalisis menggunakan Minitab untuk uji Analysis of Variance dan Tukey Method untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi ciplukan dan daun stevia berpengaruh signifikan terhadap aktivitas antioksidan, gula reduksi, serta rasa dan aroma teh. Namun, tidak ada pengaruh nyata terhadap sifat organoleptik warna teh. Perlakuan terbaik dengan menggunakan 1-gram daun stevia dan 5-gram ciplukan, menghasilkan teh dengan aktivitas antioksidan sebesar 80.4 ml, gula reduksi sebesar 0.27 ml, serta mendapatkan penilaian "agak suka" untuk sifat organoleptik rasa dan aroma. kesimpulan, kombinasi ciplukan dan daun stevia dalam teh alami memberikan hasil positif pada beberapa parameter kimia dan organoleptik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi kandungan senyawa tanin dalam daun stevia dan ciplukan, serta memperhatikan masa simpan teh ciplukan dengan penambahan daun stevia. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan minuman teh alami yang sehat dan disukai oleh masyarakat.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Optimalisasi Produksi Tanaman Pangan: Studi Bibliometrik Skala Nasional Muh Aniar Hari Swasono; Dianta Mustofa K.; Hanifah Nurul Muthmainah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 08 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i08.589

Abstract

Integrasi teknologi informasi (TI) ke dalam produksi tanaman telah muncul sebagai pendekatan transformatif untuk meningkatkan produktivitas pertanian, efisiensi sumber daya dan keberlanjutan. Analisis bibliometrik ini mengeksplorasi lanskap penelitian yang berkembang di bidang ini, dengan fokus pada pemanfaatan TI untuk mengoptimalkan produksi tanaman. Analisis ini mencakup tren publikasi, penulis berpengaruh, jaringan penulisan bersama, pola kutipan, dan tema yang muncul. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang stabil dalam aktivitas penelitian, yang menyoroti meningkatnya pengakuan potensi TI dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan global. Penulis terkemuka dan kolaborasi interdisipliner menggarisbawahi sifat multifaset lapangan. Makalah utama menjelaskan pentingnya konsep seperti Internet of Things, manajemen rantai pasokan, dan pembangunan berkelanjutan. Munculnya kata kunci seperti "pertanian presisi", "data besar" dan "ekonomi sirkular" menandakan eksplorasi pendekatan inovatif untuk meningkatkan praktik pengelolaan tanaman. Analisis ini menawarkan wawasan bagi para peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi. Temuan ini menjelaskan arah penelitian utama dan area di mana TI dapat mendorong dampak positif, mulai dari optimalisasi sumber daya hingga pengurangan limbah. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan dan tren yang muncul, memandu pengembangan strategi untuk memanfaatkan potensi TI dalam optimalisasi produksi tanaman.