Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Lele dalam Upaya Menyehatkan Gigi dan Tulang pada Anak Usia Sekolah Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Nia Aprilla
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wzjj1d54

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia. Ikan lele memiliki rasa yang lezat, daging empuk, duri teratur, dan dapat disajikan dalam berbagai macam menu masakan. Selain itu, ikan lele merupakan ikan yang dapat dikonsumsi dengan harga yang sangat terjangkau bagi kalangan apa aja. (Tuwitri et al., 2021). Nilai gizi ikan lele yang tinggi terutama protein dalam daging sudah teratur dan dapat disajikan dalam berbagai jenis olahan rendah kolesterol, harga yang murah membuat ikan lele di kalangan masyarakat kalangan bawah, menengah dan atas sangat digemari. Budidaya ikan lele saat ini berkembang pesat dan tidak hanya membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian khususnya di Desa Batu Belah. Menyusul keberhasilan program budidaya lele ini, program pengolahan lele belum maksimal (Dumbo et al., 2012). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali ide-ide inovatif, meningkatkan produktivitas hasil produksi produk dari olahan buah lele, guna meningkatkan pertumbuhan gigi dan tulang pada anak usia sekolah  dengan berbagai olahannya. Ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu (1) keterbatasan modal. (2) Rendahnya motivasi wirausaha dengan bahan utama lele (3) Tidak ada keragaman produk olahan lele. (4) Tidak adanya pengemasan dan pemasaran lele. Kegiatan yang akan dilakukan dalam program PKM ini antara lain upaya pengembangan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Bunga Telang dalam Upaya Pencegahan Diare pada Anak-anak Afiah Afiah; Syafriani Syafriani; Nia Aprilla
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1am9jv65

Abstract

Kabupaten Kampar merupakan salah satu penghasil Bunga Telang di Propinsi Riau. Bunga telang dapat diolah dengan berbgai inovasi dan bernilai jual tinggi. Bunga telang ini sangat banyak manfaatnya, bunga telang bisa di jadikan sebagai obat salah satunya pencegah diare pada anak-anak. Sehingga bunga telang dapat di jadikan sebagai inovasi pangan yaitu camilan sehat berupa kripik. Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk membantu dalam Upaya pencegahan diare pada anak-anak khususnya dan masyarakat umumnya serta dalam meningkatkan jual beli bunga telang, melestarikan bunga telang dan memberdayakan bunga telang sebagai makan pilihan ketika anak menderita diare. Inovasi yang dihasilkan seperti teh bunga telang, kripik telang. Penginovasi bunga telang diharapkan bisa sebagai Upaya pencegahan bila anak terkena diare dan meningkatkan perekonomian masyarakat bunga telang karena selama ini bunga telang hanya di biarkan begitu saja dan jarang di jumpai pada masyarakat. Kegiatan yang akan dilakukan pada Program Kemitraan Masyarakat ini ada beberapa upaya pengembangan yaitu: 1. Penggunaan IPTEKS dalam segi produksi bunga telang, sehingga mudah memberdayakan inovasi telang ini sebagai Upaya pencegahan diare pada adnak-anak 2. memberikan motivasi kepada masyarakat bunga telang untuk berwirausaha, 3. Pelatihan /praktek pembuatan produk dari hasil telang karena sangat banyak produk yang bisa dibuat dari telang itu sendiri varian produk yang dibuat adalah teh bunga telang. kripik bunga telang 4. Packing/pengemasan produk hingga siap di jual, 5. Strategi penjualan dengan menjual hasil bunga telang ke pengepul atau langsung ke pasar tradisional di kabupaten Kampar. Dan produk inovasi dari bunga telang akan di jual ke warung, atau membuka lapak, di internet.
Pelaksanaan Senam Hamil pada Kelas Ibu Hamil di Desa Sungai Jalau UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar Elvira Harmia; Febri Ayu; Syamsul Bachry; Syafriani Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qe3ye829

Abstract

Senam hamil adalah suatu bentuk latihan yang berguna untuk memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, ligamen-ligamen, serta otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Latihan ini berfungsi untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti sering buang air kecil, tekanan dan ketidaknyamanan pada perineum, nyeri punggung, konstipasi, varises, mudah lelah, kontraksi braxton hicks, kram kaki, edema pergelangan kaki dan perubahan mood serta peningkatan kecemasan, beberapa masalah tersebut dapat diatasi dan diminimalisir bila ibu rutin melakukan senam hamil. Kegiatan pengadian dilaksanakan di Desa Sungai Jalau dengan peserta sebanyak 16 orang ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2024 di Poskesdes Desa Sungai Jalau. Berdasarkan  pengamatan langsung  selama  dan  setelah  kegiatan  senam hamil berlangsung, maka didapatkan  85 %  ibu  hamil  sudah  bisa melakukan gerakan-gerakan  senam  hamil  dan  mengerti  manfaat  dari  senam  hamil. Diharapkan pada kegiatan berikutnya program pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan di daerah lain dengan ruang lingkup yang lebih luas.
Pelatihan Guru SD dalam Menerapkan Pembelajaran Deep Learning untuk Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Kecemasan Belajar Anak Bagi Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Molly Wahyuni; Syafriani Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/t7x6s747

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran deep learning sebagai strategi pedagogis untuk mendukung kesehatan mental dan mengurangi kecemasan belajar anak. Program ini dilaksanakan pada Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu dengan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan implementasi di kelas, serta refleksi kolektif dalam forum komunitas profesional guru. Pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman guru mengenai kecemasan belajar sebagai emosi akademik yang dapat menghambat keterlibatan dan perkembangan siswa, serta penerapan strategi deep learning seperti pembelajaran berbasis inquiry, kolaborasi, refleksi, dan evaluasi formatif yang tidak menekan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan suportif, serta dampak awal berupa meningkatnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Selain itu, Kelompok Kerja Guru berperan penting sebagai komunitas profesional yang memperkuat keberlanjutan inovasi pedagogis. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya pembelajaran, program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan dasar yang lebih humanistik dan ramah kesehatan mental. Dengan demikian, pelatihan deep learning bagi guru SD dapat menjadi model intervensi pedagogis untuk mengurangi kecemasan belajar anak dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
Servant Leadership In Improving Teacher Performance at MAN Bondowoso Mohammad Bilutfikal Khofi; Syafriani Syafriani
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i1.5

Abstract

Pendidikan merupakan landasan paling penting dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan diharapkan dapat menghasilkan manusia yang cerdas, kreatif, inovatif, berpikiran terbuka, dan berkarakter baik (Khofi, 2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran servant leadership dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bondowoso serta dampaknya terhadap lingkungan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang menekankan kemampuan mendengarkan, empati, pemberdayaan, serta pengambilan keputusan partisipatif mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kolaboratif dan mendukung pertumbuhan profesional guru. Servant leadership terbukti meningkatkan motivasi, inovasi, dan kualitas pengajaran di madrasah. Kesimpulannya, penerapan servant leadership di MAN Bondowoso efektif dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Strategi Humas dalam Meningkatkan Citra Positif di Sekolah Dasar Negeri Kalitapen 1 Bondowoso Mohammad Bilutfikal Khofi; Zulfa Lailatus Syarifah; Syafriani Syafriani
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i1.6

Abstract

Perkembangan zaman telah mengubah berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang kehumasan, dan perubahan sehari-hari sulit diprediksi. Situasi ini berdampak besar terhadap semua lembaga pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga universitas, namun juga terhadap institusi informal seperti pelatihan, kursus dan institusi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi humas dalam meningkatkan citra sekolah di SDN Kalitapen 1, Bondowoso, serta dampaknya terhadap hubungan dengan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas sekolah memegang peran penting dalam membangun dan mempertahankan citra positif melalui beberapa strategi, seperti mendengarkan masukan masyarakat, membangun hubungan baik dengan orang tua dan masyarakat, melakukan kunjungan ke rumah siswa, serta mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti Achievement Day. Humas juga memanfaatkan media sosial secara efektif untuk memberikan informasi dan meningkatkan reputasi sekolah. Kesimpulannya, strategi humas di SDN Kalitapen 1 efektif dalam meningkatkan citra sekolah dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Penyuluhan Stunting Media PowerPoint Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita di Kabupaten Ponorogo Linda Widyaningsih; Nasruhan Arifianto; Danny Chandra Prasetya; Syafriani Syafriani
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i1.16

Abstract

Prevalensi stunting pada balita masih tinggi, menurut data tahun 2017 sekitar 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di seluruh dunia mengalami stunting. Pada tahun 2020, jumlah total anak-anak di bawah usia 5 tahun yang mengalami stunting sebanyak 149,2 juta, menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan angka stunting di dunia pada tahun 2017. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui efektivitas powerpoint sebagai media penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting di Kabupaten Ponorogo. Desain pengabdian masyarakat ini pemberian penyuluhan kepada ibu balita dengan media powerpoint, kemudian dilakukan perhitungan untuk melihat seberapa besar efektifitas dari penyuluhan yang diberikan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan studi Quasi eksperimental dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel pada pengabdian Masyarakat 60 ibu balita. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2024. Pada pengabdian masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penyuluhan dengan media powerpoint cukup efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting di Kabupaten Ponorogo.
Pengaruh Self Esteem, Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Agresif Verbal Siswa SMA Rahmi Pramulia Fitri; Syafriani Syafriani; Nadya Annisa Putri
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i1.5

Abstract

Perilaku agresif verbal adalah perilaku yang dilakukan untuk menyakiti, mengancam atau membahayakan individu-individu atau objek-objek yang menjadi sasaran tersebut secara verbal atau melalui kata-kata dan langsung ataupun tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self esteem (harga diri) dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku agresif verbal siswa SMA Setia Dharma Kota Pekanbaru Tahun 2024. Dari hasil observasi, didapatkan kasus perilaku agresif verbal di SMA Setia Dharma Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kualitatif yang melibatkan 7 Informan dari SMA Setia Dharma Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh self esteem (harga diri) terhadap perilaku agresif verbal siswa yang disebabkan karena pelaku memiliki harga diri tinggi secara berlebihan, hal ini membuat pelaku memiliki rasa narsistik yang berlebihan, sehingga pelaku selalu ingin dianggap sempurna dari teman-temannya. Sedangkan pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap perilaku agresif verbal siswa dikarenakan pergaulan teman sebaya mempunyai peranan penting bagi perkembangan kepribadian seorang siswa, salah satunya untuk mengembangkan identitas diri serta mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal dalam pergaulan dengan kelompok teman sebaya. Disarankan kepada SMA Setia Dharma lebih meningkatkan aturan yang ada, untuk siswa SMA Setia Dharma di harapkan memperhatikan pergaulan agar tidak terpengaruh oleh hal negative, dan IKes Payung Negeri Pekanbaru menjadikan penelitian sebagai referensi dan penelitian lanjut tentang perilaku agresif verbal.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pergaulan Bebas pada Remaja di Kelurahan Bangkinang Wilayah Kerja Pukesmas Bangkinang Kota Kabupaten Kampar 2025 Agnes Defitri; Muhammad Nurman; Syafriani
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i3.19

Abstract

Masa remaja merupakan suatu tahap perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, usia peserta didik atau remaja sekitar 12-18 tahun. Pergaulan bebas merupakan perilaku menyimpang yang kerap terjadi pada remaja dan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pergaulan bebas pada remaja usia 15–19 tahun di Kelurahan Bangkinang, wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 100 remaja yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri p value (0,520), gaya hidup p value (0,647) dan pengaruh internet p value (0,531)dengan kejadian pergaulan bebas pada remaja. Kontrol diri, gaya hidup, dan pengaruh internet berhubungan secara signifikan dengan kejadian pergaulan bebas pada remaja. Diperlukan perhatian khusus dari orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap remaja.
The Relationship Between Personal Protective Equipment Comfort and Compliance with Personal Protective Equipment Use Among Workers at PT. Tasma Puja, Kampar Regency, in 2025 Ika Ayu Nabilah; Syukrianti Syahda; Syafriani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v6i2.3841

Abstract

Labor compliance with the use of personal protective equipment can reduce the chances of work accidents and work-related diseases. In the industrial sector, it can be seen that many workers are reluctant or even not wearing PPE at all, this is due to several factors such as comfort, discomfort is one of the main reasons why workers do not use PPE according to standards, both in duration and how to use. This study aims to determine the relationship between the comfort of personal protective equipment (PPE) and compliance with the use of PPE in PT Tasma Puja workers in 2025. The research method used an observational analytical design with a cross sectional approach  on 119 respondents from a population of 170 harvesters using simple random sampling. Data collection was carried out through a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that there was a significant relationship between comfort and compliance with the use of PPE with  a p value of 0.000. Most of the respondents are non-compliant and uncomfortable using PPE, so the lower the compliance of workers. The conclusion of this study shows that the comfort of PPE plays an important role in increasing worker compliance so that companies need to pay attention to ergonomics, quality, and comfort factors of PPE so that work safety increases and the number of work accidents in oil palm plantations can be reduced sustainably in the future. It is recommended that companies increase routine supervision and the application of sanctions and awards for workers, in order to increase the discipline of PPE use