Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBANTUAN KARTU PETUNJUK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Hikmah, Nurul; Mahayukti, Gusti Ayu; yasa, Sari
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v4i1.15722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran TANDUR berbantuan kartu petunjuk terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sukasada. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sukasada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 170 orang yang terdistribusi ke dalam 5 kelas. Sampel penelitian menggunakan 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, dari hasil pengundian terpilih kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Data mengenai prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay yang telah valid dan reliable. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan bantuan SPSS 16.0. Hasil analisis menunjukkan dan sig sebesar dengan taraf signifikasi 5%. Oleh karena itu yang berarti bahwa prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan model pembelajaran TANDUR berbantuan kartu petunjuk lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS MASALAH TERHADAP LITERASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Wayan Arisujati; ., I Wayan Puja Astawa,S.Pd,M.Stat.Sci; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi matematika siswa yang mengikuti pembelajaran kolaboratif berbasis masalah lebih tinggi daripada literasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan disain penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singaraja yang terdistribusi ke dalam 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling yang mana terpilih masing-masing dua kelas pada kelas unggulan dan kelas non unggulan. Data literasi matematika siswa diperoleh menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung = 2,808 lebih dari nilai ttabel = 1,664 untuk sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan kata lain, literasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran kolaboratif berbasis masalah lebih tinggi dari pada literasi matematika siswa kelas SMP Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pembelajaran Kolaboratif berbasis masalah, literasi matematika, pembelajaran konvensional The puspose of this research was to find out whether the mathematic literacy of students who studied with collaborative problem based learning is higher than mathematics literacy of students who studied with convensional learning. This reaserch was a quasi experiment with Post Test Only Control Group Design using Matched Sunject. The population of this research were the students of grade 7 of SMP Negeri 1 Singaraja in academic year 2015/2016 that divided into ten classes. Two classes of each superior class and non supperior class were selected as sample taken by using cluster sampling technique. The data in this research, the mathematics literacy, were gathered by multiple choice test. The data were analyzed by using one tail t-test with significance level at 5%. The data analysis result showed that the value of t test thitung = 2,808 was greater than t-table = 1,664 so that the null hypothesis is rejected. The conclusion is the mathematics literacy of SMP Negeri 1 Singaraja students who studied with collaborative problem based learning is higher than that students who studied with conventional learning.keyword : Collaborative problem based learning, mathematics literacy, conventional learning.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUAN JURNAL MINGGUAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI P1 SMKN 2 SINGARAJA ., Gede Yudi Sumertayasa; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (2) mendeskripsikan tanggapan siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja terhadap penerapan pembelajaran matematika realistik berbantuan jurnal mingguan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 37 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika dan tanggapan siswa masing-masing dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian dan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup baik pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus III. Hal ini terjadi karena pembelajaran selalu diawali dengan masalah-masalah realistik yang bisa dibayangkan siswa dan melalui jurnal mingguan yang ditulis oleh siswa dapat menjadi informasi tentang kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, tanggapan siswa terhadap pembelajaran ini berada pada kategori positif.Kata Kunci : Pembelajaran matematika realistik, jurnal mingguan, pemecahan masalah. This study was aimed at: 1) increasing student’s mathematical problem solving ability, 2) describing the responses of grade eleven students in SMKN 2 Singaraja toward the implementation of realistic mathematicslearningwith weekly journal). This study was a classroom action research which was conducted in three cycles. Each cycle consisted of four stages i.e. planning, action, observation and evaluation, and reflection stage. The subjects of this research were the grade eleven students of SMK N 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 37 students. Data of student’s mathematical problem solving ability and students’ responses were respectively collected by using essay and questionnaire. Furthermore, the collected data were analyzed descriptively. The results of this research showed that the students’ mathematical problem solving ability increased from fair category on the first cycle to good category on the third cycle. It was caused by the learning process always started by realistic problems that could be imagined by students, and by applying the weekly journal that written by students showed the difficulty of students learning. Furthermore, students’ responses toward this learning were inpositive category.keyword : Realistic mathematics learning, weekly journal, problem solving.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN METAPHORICAL THINKING BERBANTUAN SOAL-SOAL OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA N 1 UBUD ., Ni Putu Sulastri; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran metaphorical thinking berbantuan soal-soal open-ended lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design yang dilakukan di SMA N 1 Ubud. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIA non unggulan tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 192 siswa yang tersebar ke dalam 6 kelas. Kemudian dipilih 2 kelas sebagai sampel dengan teknik cluster random sampling untuk mendapatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang masing-masing terdiri dari 32 siswa. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dari hasil post test yang berupa tes uraian. Tes yang digunakan adalah tes yang sudah diujicobakan dan dinyatakan valid serta reliabel. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh t_hitung=2,9595 dan t_tabel=1,6698. Jika dibandingkan nilai t_hitung>t_tabel sehingga H_0 ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran metaphorical thinking berbantuan soal-soal open-ended lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensionalKata Kunci : pendekatan metaphorical thinking, soal open-ended, kemampuan pemecahan masalah matematika, pembelajaran konvensional This research aimed to investigate whether mathematics problem solving ability of the students who learned by metaphorical thinking approach combained open-ended tests better than the students who learned by conventional learning. This research was quasi experiment utilizing post-test only control group as its study design which was previously conducted at SMA N 1 Ubud. The populations of the research were MIA students of regular grade 11th in academic year 2015/2016. The total students getting involved were 192 students randomly taken from six classes. Then two classes were chosen as a sample by using cluster random sampling technique to get experiment class and control class that include 32 students every class. Students’ problem solving ability data was obtained from the result of post-test given as essay test. The applied test has been previously experimented, valid and reliable. Based on data analysis conducted, t_observed=2,9595 and t_(critical value)=1,6698 gained. Then, t_observed>t_(critical value) so that H_0 was rejected. It could be concluded that the students’ problem solving ability who learned by metaphorical thinking approach combained open-ended tests better than compared to with conventional learning. keyword : metaphorical thinking approach, open-ended test, math problem solving ability, conventional learning
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS OPEN SOURCE SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Putu Urip Vidanti; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis open source software GeoGebra yang memenuhi kriteria perangkat pembelajaran menurut Nieveen yaitu valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja. Pengembangan LKS berbasis open source software GeoGebra ini menggunakan model pengembangan four-D yang dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu: (1) tahap define, (2) tahap design, dan (3) tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan yaitu LKS dan media GeoGebra telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil uji validasi menunjukkan LKS dan media GeoGebra memenuhi kriteria sangat valid. Kepraktisan dari LKS dan media GeoGebra dilihat dari keterlaksanaan LKS dan media GeoGebra saat pelaksanaan uji coba di kelas VIII A6 SMP Negeri 1 Singaraja. Data kepraktisan LKS dan media GeoGebra dikumpulkan melalui angket respon guru dan angket respon siswa terhadap LKS dan media GeoGebra. Berdasarkan hasilnya pengolahan data, LKS dan media GeoGebra mendapat tanggapan sangat positif dari guru maupun siswa, sehingga perangkat tersebut dapat dikatakan praktis. Untuk efektivitas perangkat diukur melalui tes prestasi belajar. Sesuai hasil yang diperoleh LKS dan media GeoGebra sudah dikatakan efektif karena lebih dari 85 % siswa di kelas telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal.Kata Kunci : LKS, GeoGebra, Prestasi Belajar, Kualitas perangkat pembelajaran This study was aimed to develop student worksheet based on GeoGebra open source software which are valid, practical, and effective to use by students grade eight in SMP Negeri 1 Singaraja. The development of GeoGebra open source software on this student worksheet applied four-D developmental model which consist of four steps; they were (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. However, this study was conducted until the third steps because of limited time and cost. The result of this study showed that student worksheet and media of GeoGebra were valid, practical, and effective to be used. The results of validity test indicated that student worksheet and media of GeoGebra were categorized as highly valid. Practicality of student worksheet and media of GeoGebra can be seen from the implemented of student worksheet and media of GeoGebra when do testing in A6 eighth grade student of SMP Negeri 1 Singaraja. Student worksheet practically data and media of GeoGebra were collected through responses questionnaire from both teacher and student about student worksheet and GeoGebra media. Based on the results of processing data, student worksheet and media of GeoGebra got positive responses from both teachers and students. So, that equipment can be called practical. For the effectiveness equipment measured through students' achievement test. Based on the results, student worksheet and media of GeoGebra can be called effective since more than 85% students in class have fulfilled the minimum completeness criteria.keyword : Students Worksheet, Media of GeoGebra, Students’ Achievement, Learning materials Quantity
PENGARUH PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA ., I Wayan Agus Wirasa; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Brain Based Learning berbantuan Geogebra terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tejakula yang tersebar ke dalam 6 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII.E sebanyak 33 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.F sebanyak 31 orang sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Data penelitian ini adalah data prestasi belajar matematika yang dikumpulkan dengan tes uraian. Data dianalisis menggunakan uji-t satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Brain Based Learning berbantuan Geogebra lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika yang dibelajarkan dengan pendekatan Konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pendekatan Brain Based Learning berbantuan Geogebra berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : prestasi belajar matematika, pendekatan Brain Based Learning, pembelajaran berbantuan Geogebra, pendekatan Konvensional This research aimed to investigate the influence of approach to Brain Based Laearning with Geogebra to studensts’ mathematical achievement. This research was a quasi experiment with Post-Test Only Control Group Design. The population of this research was students of VIII class of SMP Negeri 2 Tejakula which spreaded into 6 classes. The sample of this research was students of VIII.E class consist of 33 people as an experiment class and VIII.F class consist of 31 people as a control class. The sample was taken by using random sampling technique. The data of this research was students’ mathematical achievement which was gathered by essay test. The data was analyzed by using one direction t-test with 5% significancy level. The result shows that the students’ mathematical achievement who attends the approach to Brain Based Learning with Geogebra is higher than the students’ mathematical achievement who attends the approach to conventional. Thus can be concluded that the approach to Brain Based Learning with Geogebra positively effect the students’ mathematical achievement.keyword : mathematical achievement, approach to Brain Based Learning, learning with Geogebra, approach to conventional
MODEL PEMECAHAN MASALAH DENGAN METODE MEANS- ENDS ANALYSIS UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA ., I Gusti Lanang Agung Edi Suteja; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1)meningkatkan kemampuan pemecahan masalah,(2)kepercayaan diri siswa dan (3)tanggapan siswa terhadap model pembelajaran pemecahan masalah dengan metode Means-Ends Analysis. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subyek sebanyak 26 orang siswa kelas VIIIB1 SMP Negeri 4 Singaraja pada semester ganjil tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah, data kepercayaan diri dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran pemecahan masalah dengan metode Means Ends Analysis mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah serta kepercayaan diri siswa. Tanggapan siswa setelah diterapkan model pembelajaran pemecahan masalah dengan metode Means Ends Analysis tergolong positif.Kata Kunci : model pemecahan masalah, Means-Ends Analysis, pemecahan masalah, kepercayaan diri The purposes of this study were (1) to increase the ability of solving the problem, (2) to increase the students self-efficacy and, (3) to investigate the students’ response about the implementation of model learning problem solving with Means-Ends Analysis method. This research is classroom action research that involved 26 students of VIII B1 class of SMP Negeri 4 Singaraja in the first semester in the academic year 2013/2014. This study was done in three cycles. The data of students’ ability in solving the problem was collected by using problem solving ability test. The data of self-effecacy and student response was collected by using questionnaire. Then all data obtained was analyzed descriptively. The result of the study showed the implementation of problem solving model through Means-Ends Analysis method enable to improve the ability of solving the problem and students’ kepercayaan diri. The student response after gaining this model was categorized as positive result.keyword : problem solving model, Means-Ends Analysis, problem solving, self-effecacy.
PENGARUH PENILAIAN DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII NON UNGGULAN SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Putu Nitha Santari; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.6311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan melakukan penilaian diri lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII non unggulan SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII 4 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VIII 3 sebagai kelompok kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes uraian sebanyak lima butir. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis data, diperoleh t-hitung = 2, 725 dan t-tabel= 1,993. Hal ini berarti t-hitung > t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran dengan melakukan penilaian diri lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan kata lain, penilaian diri berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII non unggulan SMP Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Penilaian diri, pembelajaran konvensional, pemahaman konsep matematika This research was aimed to know whether the students’ understanding of mathematical concepts who were taught by self-assessment was better than the students’ understanding of mathematical concepts with conventional learning. The design of the research was post-test only control group design. The population of this research consist of all regular eight grade studentsat SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2015/2016. Random sampling was used as technique to select the sample from that process, the students of VIII 4 class has been chosen as the experimental group and VIII 3 class as control group. The data of students’ understanding of mathematical concepts were collected through mathematical concepts understanding test that consist of five items. Then, the data was analysed by using one-tailed t-test. The result of data analysis obtained t-observation = 2,725 and t-table = 1,993. It means t-observation > t-table so it can be concluded that the mathematical conceptual understanding of studentswho were taught by self-assessment is better mathematical conceptual understanding of students with conventional learning. In other words, self-assessment give positive effect to mathematical conceptual understanding of students of regular eight grade SMP Negeri 2 Singaraja. keyword : Self-assessment, conventional learning, mathematical concepts understanding
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSOI (TRANSLATING SCULPTING OPERATIONALIZING INTEGRATING) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA ., Ni Made Mariyati; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TSOI (Translating, Scupting, Operatinalizing, Integrating) lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII non unggulan SMP Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, yaitu sebanyak 235 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika yang berbentuk soal uraian dengan jumlah butir soal sebanyak enam butir. Data hasil tes pemahaman konsep matematika dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung=2,1206 dan nilai ttabel = 1,6747. Apabila dibandingkan nilai thitung > ttabel. Ini berarti bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TSOI mempunyai pemahaman konsep matematika lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : TSOI, konvensional, pemahaman konsep matematika This research is aimed to know whether mathematical concepts understanding between the students are learned with TSOI (Translating, Sculpting, Operationalizing, Integrating) learning model better than the students which are learned with conventional learning model. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research was all regular eighth grade students of SMP Negeri 4 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 235 people. The process of selecting the sample was done by a purposive random sampling technique. The data of mathematical concepts understanding were collected by six items of mathematical concept understanding test. The data of mathematical concept understanding were analyzed by using t-test one tail. The results showed that t0 observed=2,1206 and table = 1,6747. Therefore to observed is greater than table. So it can be concluded that the students who learned with the TSOI learning model have mathematical concepts understanding better than students who learned with conventional learning model, keyword : TSOI, conventional, mathematical concepts understanding
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ECIRR SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP ., Kadek Purna Bawa; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, 2) mendeskripsikan proses peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, dan 3) mengetahui tanggapan siswa terhadap implementasi model pembelajaran ECIRR. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII B8 SMP Negeri 6 Singaraja pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 31 orang. Data pemahaman konsep matematika siswa diukur dengan tes esai, proses peningkatan pemahaman konsep matematika siswa diamati dengan lembar observasi dan jurnal harian, dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Rata-rata nilai pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan sebesar 6,90 dari refleksi awal ke siklus I, mengalami peningkatan sebesar 8,90 dari siklus I ke siklus II, dan mengalami peningkatan sebesar 4,58 dari siklus II ke siklus III. 2) rata-rata skor proses pemahaman konsep matematika siswa yaitu 12,57 yang tergolong baik. 3) tanggapan siswa terhadap implementasi model pembelajaran ECIRR adalah positif dengan rata-rata sebesar 56,12Kata Kunci : model pembelajaran ECIRR, pemahaman konsep matematika This research was aimed at: 1) increasing the student’s mathematical concepts understanding, 2) describing the enhancement process of the mathematical concepts understanding, and 3) knowing the student’s responses towards the implementation of ECIRR learning model. This research is a classroom action research which was done in three cycles. The subjects of this research were students of VII B8 class in SMP Negeri 6 Singaraja which altogether consisted of 31 students. Data of the student’s mathematical concepts understanding were collected using essay test, the enhancement process of mathematical concepts understanding was observed using observation sheet, while data of students’ responses were collected using questionnaire. Then, the collected data were analyzed descriptively. The results of this research showed that 1) The average value of student’s mathematical concepts understanding has increased 6.90 from first reflections to the first cycle, increased 8.90 from the first cycle to the second cycle, and increased 4,58 from the second cycle to the third cycle. 2) the average scores of process of student’s mathematical concept understanding was 12.57 which belonged to “good” category, 3) the student’s responses towards the implementation of ECIRR learning model was positive, by the average score was 56.12.keyword : ECIRR learning model, mathematical concepts understanding
Co-Authors ., Gede Yudi Sumertayasa ., Kadek Purna Bawa ., Ni Luh Sri Junantari ., Ni Made Mariyati ., Ni Made Yuli Antari ., Ni Putu Sulastri ., Ni Putu Urip Vidanti ., Ni Wayan Arisujati ., Putu Yulia Prawestri Adhiatma, Ida Bagus Kade Agus Putra Wijaya Apriliani, Kadek Linda Ardiyanti, N M D Arnaputri, Gusti Ayu Made Artayani, Ni Nyoman Tri Auliya, Jihan Auliya, Jihan Budayana, I Made D. A. Wibowo Desak Made Ristia Kartika Dewi, Putu Kartika Djoko Waluyo, Djoko Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Gede Suweken Gede Yudi Sumertayasa . Gusti Ayu Made Arna Putri I Gst Agung Putu Wijaya I Gst Putu Sudiarta I Gusti Lanang Agung Edi Suteja . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Edi Yudiana I M. Suarsana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I W Sadra I Wayan Agus Wirasa . I Wayan Agus Wirasa ., I Wayan Agus Wirasa I Wayan Edy Ari Suandana I Wayan Puja Astawa I.G.N Pujawan Jana, Padrul K.G.D Yanti Kadek Linda Apriliani Kadek Purna Bawa . Kartika, Desak Made Ristia M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Juniantari Made Radheva Ranindita Made Sudarmawa . Made Swandewi N M D Ardiyanti Ni Luh Cipta Sari Ni Luh Cipta Sari Ni Luh Ita Darmayanti . Ni Luh Ita Darmayanti ., Ni Luh Ita Darmayanti Ni Luh Putu Reysita Arianti Ni Luh Sri Junantari . Ni Made Arri Sudani . Ni Made Arri Sudani ., Ni Made Arri Sudani Ni Made Mariyati . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Yuli Antari . Ni Nyoman Parwati Ni Pande Kadek Ayu Pratiwi Ni Putu Nitha Santari . Ni Putu Nitha Santari ., Ni Putu Nitha Santari Ni Putu Sulastri . Ni Putu Urip Vidanti Ni Putu Urip Vidanti . Ni Putu Urip Vidayanti Ni Wayan Arisujati . Nurul Hikmah Nyoman Tiya Martini . Nyoman Tiya Martini ., Nyoman Tiya Martini Pande Putu Gean Ramajaya Pratiwi, Ni Pande Kadek Ayu Pujawan, I.G.N Putra, I Dewa Gede Limarta Yusadi Putri, Luh Hanny Arsana Putri, Ni Putu Ratih Diana Putu Kartika Dewi Putu Umi Kartika Dewi Putu Yulia Prawestri . Raphita Yanisari Silalahi Restiawan, I Made Aditya Natha Risma Damayanti, Ni Luh Putu Sadra, Wayan Sadra, Wayan Sariyasa . Sariyasa Sariyasa Suandana, I Wayan Edy Ari Sukrawan, Komang Agus Ari Swandewi, Made Vidanti, Ni Putu Urip Vidayanti, Ni Putu Urip Yanti, K.G.D yasa, Sari