Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Pelarut antara Amoniak dan Aquades terhadap Karakterisasi Difraksi Sinar-X Bahan SnO2 Posman Manurung
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 2, No 2 (2009): Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v2i2.68

Abstract

Synthesis has been done and characterization of X-ray diffraction (XRD) SnO2 materials produced by the precipitation process from starting materials with SnCl2 variation between ammonia and solvent aquades each one to one up to six. C for 4 hours Sintering temperature of the sample conducted at 1050. The results of qualitative analysis of the sample shows clearly the presence of SnO2 phase with tetragonal crystal structure and space group P42/MNM. The results of refining the XRD data using SnO2 sample Rietveld method between 1.52 to 4.08 2 produces the best matching score ( In general, all cell parameters length is the same sample. In comparison the variation of solvent 1:4, 1:5 and 1:6 high changes in the hkl diffraction peak (110) and (011) as a result of changes in grain size sample.Keywords: Tin Dioxide (SnO2), Presipitation, Rietveld Analysis
Perhitungan Burn Up pada Reaktor HCLWR Model Geometri Kotak Tiga Dimensi dengan Bahan Bakar Thorium Menggunakan Kode COREBN Hasni Handayani; Yanti Yulianti; Posman Manurung
Jurnal Fisika Indonesia Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v24i2.57167

Abstract

Penelitian tentang perhitungan burn up pada reaktor HCLWR model geometri kotak tiga dimensi dengan bahan bakar thorium menggunakan kode Corebn telah dilakukan. Perhitungan dilakukan dengan simulasi komputasi menggunakan kode COREBN pada program System Reactor Atomic Code (SRAC). Parameter yang dianalisis pada penelitian ini meliputi pengayaan bahan bakar, periode, total power, dan konfigurasi. Hasil perhitungan memperoleh semakin besar persentase pengayaan pada U233, maka nilai keff akan semakin meningkat. Persentase yang optimal pada pengayaan bahan bakar U1 1% dan U3 4%. Semakin lama periode burnup (385 – 405 hari) dan besar total power (244-247 MWt), maka nilai keff  akan menurun dan nilai CR meningkat. Perubahan konfigrasi memperoleh rapat daya maksimum 336,0367 Watt/cm3dan nilai rapat daya yang konstan pada kolom x baris y, dan z. Desain reaktor yang dapat menghasilkan nilai rasio konversi 1 dengan keff dapat membuat reaktor menyala hingga akhir yaitu ketika pengayaan bahan bakar U1 1% dan U3 3%, periode 150 hari dan fraksi volume 45,0% bahan bakar, 11,3% selongsong, 43,7% moderator.
Pelatihan Pengelolaan Dan Pengembangan Laboratorium Fisika SMA Kabupaten Lampung Tengah Amir Supriyanto; Sri Wahyu Suciyati; Roniyus Marjunus; Posman Manurung
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v1i2.443

Abstract

Kompetensi pengelolaan laboratorium yang dimiliki tenaga laboratorium Fisika SMA di Kabupaten Lampung Tengah masih rendah dan laboratorium Fisika belum diberdayakan secara optimal. Kemampuan dan kesempatan untuk mengikuti pelatihan pengelolalaan laboratorium dan pengambangan bagi pengelola laboratorium Fisika SMA masih minim. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dan penngembangan guru fisika sebagai pengelola laboratorium Fisika SMA di Kabupaten Lampung Tengah, sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran berparktikum. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: tes awal, pemaparan materi (ceramah dan diskusi), dan tes akhir. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari, yaitu tanggal 12—13 Agustus 2020, bertempat di SMAN 1 Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan diikuti oleh oleh 35 orang guru, yang berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah. Hasil tes awal menunjukkan bahwa nilai tes awal terendah 10, tertinggi 60, dan rata-rata 42,29. Sedangkan hasil tes akhir diperoleh nilai terendah 50, tertinggi 100, dan rata-rata 77,43. Hasil tes menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai tes awal dan tes akhir dengan nilai terendah meningkat 40%, nilai tertinggi meningkat 67 %, dan rata-rata meningkat 97 %.
Variasi Kadar CaCO3 Terhadap Pertumbuhan Fasa Suoperkonduktor BPSCCO-2223 Menggunakan Metode Pencampuran Basah Ketut Putra Wijaya; Suprihatin Suprihatin; Posman Manurung
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol 2, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v2i1.3632

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh kadar CaCO3 terhadap pertumbuhan fasa BPSCCO-2223 menggunakan metode pencampuran basah dengan memvariasikan kadar Ca. Sintesis dilakukan dengan melarutkan sampel menggunakan HNO3 dan aquades secara perlahan kemudian dilakukan pengeringan pada suhu 300, 400, dan 600 ℃ secara bertahap. Sampel dikalsinasi selama 10 jam  pada suhu  800 ℃ dan disintering pada suhu 865℃ selama 10 jam. Hasil sintesis superkonduktor dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM  dan uji Meissner. Hasil XRD menunjukkan  bahwa penambahan kadar Ca berpengaruh terhadap tingkat kemurnian fasa superkonduktor BPSCCO-2223. Pada penelitian ini, kadar Ca yang optimum yaitu Ca 2,05 mol dengan  nilai fraksi volume (Fv) sebesar 79,98%. Sedangkan fraksi volume terendah adalah Ca 1,95 mol sebesar 41,27%. Derajat orientasi yang relatif tinggi terdapat pada sampel Ca 2,10 mol sebesar 7,67% dan terendah terdapat pada Ca 1,95 mol sebesar 0%. Hasil SEM menunjukkan bahwa semua sampel telah memiliki lapisan-lapisan yang tersusun (terorientasi) dengan ruang kosong antara lempengan (void) relatif kecil. Hasil uji-Meissner menunjukkan bahwa Ca 2,05 mol mengalami efek Meissner lemah, sedangkan sampel BPSCCO-2223 yang lain tidak menunjukkan adanya efek Meissner dalam nitrogen cair    (77 K).Kata Kunci : BPSCCO-2223, Derajat Orientasi, Fraksi Volume, Superkonduktor, Uji-Meissner
Soliton Dynamics Analysis of Peyrard-Bishop-Dauxois DNA Model Using 4th Order Morse Potential Approach Alfin Edo Kaisar Lubis; Yanti Yulianti; Agus Riyanto; Posman Manurung
Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology Vol 3 No 4 (2022): Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology
Publisher : Departement of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jemit.v3i4.62

Abstract

Research has been carried out to analyze the dynamics of the soliton DNA of the Peyrard-Bishop-Dauxois (PBD) model with 4th-order-approximation Morse Potential. The aim of research is to know physical changes of PBD model with  4th-order-approximation Morse Potential on stable and unstable state in describing denaturation process of DNA. The Process was carried out by finding a numerical solution of the 4th-order NLS  as stable equation using finite-difference method. Then, the result was be simulated on Matlab. The results show that on the stable state, expand Morse Potential for 4th-order than for 3th-order rastically increased amplitude of oscillation from 1,89 pm to 16 pm. On the first unstable state, the stable equation  was multiplied by (1+ ) where the value of  = 0.25. On the second unstable state, the stable equation  was multiplied two times by (1+ ) where the value of  = 0.25. On three of them, amplitude of oscillation decreased from 16 pm, 2,9 pm to 2,5 pm. Comparing to previous order, there is a new addtion to the 4th-order Morse Potential coefficient  which have physical meaning that larger expansion requires larger dissociation energy as well. So it can be concluded that the PBD model of DNA is descriptively able to explain the biological phenomenon of denaturation in DNA.
Analysis of Vitamin C In UV-Vis Spectrophotometry by SMK-SMTI Students at Bandar Lampung Rudy Situmeang; Gregorius N. Susanto; Sumardi Sumardi; Posman Manurung; Miranti Syafitri; Faradilla Syani; Della M. Andini; Arya R. Syah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8103

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya guru dan siswa telah dilakukan di SMTI Bandar Lampung. Sekolah tersebut didirikan untuk menghasilkan teknisi. Salah satu persiapan utamanya adalah praktikum. Pada kesempatan ini, materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan perkembangan teknologi untuk praktikumnya, yaitu penentuan kadar vitamin C dalam beberapa jenis buah jeruk menggunakan metode spektrofotometeri UV-Vis. Hasil analisis vitamin C pada tiga jenis buah jeruk (lemon, mandarin dan medan), masing-masing adalah 8,31; 41,86; dan 32,02 ppm. Kata Kunci : Vitamin C, Spektrofotometri UV-Vis, Jeruk Medan, Jeruk Mandarin, Lemon ABSTRACT Community service activities for teachers and students were implemented at SMTI Bandar Lampung, in which the goal of this school is to produce technicians. One of the main preparations is practice. In this activity, the training material prepared was suitable for technological developments. Therefore, the determination of vitamin C content in several types of fruit using the UV-Vis spectrophotometry method was examined. The results for those samples of lemon, mandarin orange, and medan orange were 8.31, 41.86, and 32.02 ppm, respectively. Keywords: Vitamine C, UV-Vis Spectrophotometry, Lemon, Mandarin Orange, Medan Orange
Perbandingan Aktifitas Fotokatalis Nanotitania Tanpa Dan Dengan Penambahan Etanolamina Di Bawah Sinar Matahari Dita Rahmayanti; Posman Manurung; Roniyus Marjunus
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v11i1.2767

Abstract

Abstrak. Degradasi zat warna remazol kuning keemasan dilakukan dengan nanotitania. Sintesis nanotitania dipreparasi menggunakan metode sol gel dengan penambahan etanolamina sebagai surfaktan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanolamina terhadap aktivitas fotokatalis dan energi celah pita nanotitania. Dalam penelitian ini penggunaan titanium butoksida, etanol dan HCl. Penambahan etanolamina yang divariasikan adalah 0 dan 1 ml. Sampel dikalsinasi pada suhu 500ºC selama 4 jam. Nanotitania dikaraterisasi menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dan UV-Visible Diffuse Reflectance Spectroscopy (UV-Vis DRS) menggunakan metode Kubelka-Munk dalam menentukan energi celah pita. Uji aktivitas fotokatalis dengan mendegradasi larutan remazol kuning keemasan menggunakan sinar matahari sebagai pembantu terjadinya reaksi. Hasil karaterisasi UV-Vis DRS energi celah pita yaitu 3,18 dan 3,03 eV pada masing-masing sampel tanpa penambahan dan dengan penambahan etanolamina berturut-turut. Kata kunci: energi celah pita, etanolamina, fotokatalis, nanotitania, remazol kuning keemasan.
Peningkatan Fungsi Daun Chaya sebagai Agen Reduksi pada Sintesis Seng Nanopartikel sri wahyu suciayti; Posman Manurung; Suprihatin Suprihatin; Fegi Liani
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v12i1.14202

Abstract

Nano-ZnO biosynthesis has been carried out using Chaya leaves with the addition of 0.7M NaOH. The aim is to determine the results of nano-ZnO synthesis regarding the formation of functional groups, phase structure, morphology, band gap energy, and its potential as an antibacterial. The synthesis process was carried out in three stages, namely, extraction of Japanese papaya leaves, synthesis of nano-ZnO, and characterization using Fourier Transform Infra Red (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), Transmission Electron Microscopy (TEM), and UV-Diffuse Reflectance (UV-DRS). Nano-ZnO samples were applied in antibacterial tests. The results of FTIR analysis show the formation of ZnO functional groups at wave numbers 599-509 cm-1 with the main functional groups involved being O-H, C=O, N-H, and C-N. The results of the XRD analysis showed that the phases formed in the sample were zinc oxide, zinc phosphate, zinc iron oxide and zinc chlorate hydrate. Factors that influence the formation of other phases are because Japanese papaya leaves contain phosphorus and iron, the ZnO phase formed has a wurtzite structure. The results of UV-DRS analysis show that the band gap energy is close to the standard of 3.24 eV with an absorbance value of 362 nm. TEM results show that the particle morphology experiences agglomeration due to the presence of other compounds. The antibacterial activity of Nano-ZnO with a NaOH concentration of 0.7 M resulted in an average zone of inhibition of bacterial growth in E.coli of 0.21 mm.
Desain dan Realisasi Sistem Kontrol Kecepatan dan Ketinggian Motor Menggunakan Sensor Optocoupler dan Sensor Ultrasonik Berbasis Arduino untuk Aplikasi Pengaduk Otomatis Ahmad Rosadi; Posman Manurung; Yanti Yulianti; Roniyus Marjunus; Junaidi -
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v12i1.2761

Abstract

In this research, the design and realization of a control system for the height and speed of the motor has been designed and implemented. The system was made to adjust the mixer automatically based on Arduino. The working principle of this system was followed, firstly, the system is given an input of height in cm and the rotational speed in the form of rpm using a 4 × 4 keypad. Arduino used to adjust the ultrasonic sensor as an altitude reader and an optocoupler as a mixer rotary speed reader. The results of the calibration of the two sensors obtained data with a correlation coefficient are 0.991 and 0.970. The stability of the height system and the stirrer speed have good precision indicated by the coefficient of variations were 0.941% and 0.155%. The smaller the coefficient of variation, it is means the better the stability level of the tool. The system accuracy values for measuring the height and speed of the stirrer were 94.78% and 96.34%. So that the reading error of the two sensors are 5.22% and 3.66%. Thus the height control of system and the stirrer rotational speed have a fairly good quality.
The Effect of H2SO4 Variations on the Synthesis and Characterization of Nanocellulose Using Pineapple Peel Fiber Sitohang, Rosanti; Manurung, Posman; Suciyati, Sri Wahyu; Karo, Pulung Karo
Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology Vol 5 No 2 (2024): Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology
Publisher : Departement of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jemit.v5i2.168

Abstract

Manufacturing nanocellulose made from pineapple peel fiber has been carried out using acid hydrolysis. This study aims to determine the effect of variations in H2SO4 on the synthesis of nanocellulose in pineapple peel fibers and on the crystal structure, surface morphology, and constituent elements of pineapple skin fiber nanocellulose. The variations of H2SO4 used were 5, 10, 15 and 20%. X-ray diffraction (XRD) and Scanning Electron microscopy (SEM) are characterizations used. The results of XRD characterization showed that the size of the resulting crystallite had met the appropriate size in the range of values from 2.03 – 2.21 nm. The results of SEM characterization show that the image is not porous and lumpy.
Co-Authors Abdurrahman, Ahmad Faruq Agnesia, Donna Agus Riyanto Agus Riyanto Agus Riyanto Agus Riyanto Agus Suyatna Ahmad Rosadi Alfin Edo Kaisar Lubis Amir Supriyanto Anggi Puspita Dewi Anggi Stevani Anggraini, Adeliya Ayu Anggraini, Anisyah Aprilia, Ayu Arya R. Syah Ayu Aprilia Benyamin, Chairunissa A Chandra Ertikanto Craig Buckley Delfi Oktavia Amrani Della M. Andini Dita Rahmayanti Dwi Asmi Ediman Ginting Ediman Ginting Ediman Ginting Suka Erika Sempana Ginting Fajar Nurjaman Faradilla Syani Fath, Yusril Al Fatia Ulfah Fegi Liani Firdaus, Iqbal Futichah Futichah Gregorius N. Susanto Gultom, Rysa Sonya Reni Paulin Hasni Handayani Imaniar Romaeni Indra Pardede Iqbal Firdaus It Meng Low Jayanti Pusvitasari Johar Sitohang Junaidi - Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Juniati Br Simbolon Karo Karo, Pulung Karo, Pulung Karo Ketut Putra Wijaya Lady Permatasari Lusi Vusfita Sari Maharani, Renita Marjunus, Ronius Marjunus, Roniyus Mega Pertiwi, Mega Mey Puji Astuti Miranti Syafitri Mitra Septanto Nabilah Rafidiyah Nadia Febriyanti Nita Susanti Nola Fricilia Nurcahayaniati, Hikmah Nurqori Setiawati Pauzi, Gurum Ahmad Pertiwi, Salwa Dian Prihanto, Surya Pulung Karo-Karo Putri, Faradilla Nabila R. Supryanto Rahayu, Sri Rahma Fauza Rahmayanti, Dita Renita Maharani Fauzi Rika Rahayu Riska Trisna Nuraini Riyanto, Agus Rizki Amalia Rudy Situmeang Rudy Situmeang Rudy T M Situmeang S Suprihatin Sahtoni Sahtoni Sari, Tria Permata Sembiring, Simon Sempana, Erika Shabrina, Shabrina Yakosati Simon Sembiring Simon Sembiring Simon Sembiring Simon Sembiring Siti Fadilah Sitohang, Rosanti sri wahyu suciayti Sri Wahyu Suciyati Sri Wahyu Suciyati Sukma Wibowo Sumardi . Sumardi, Sumardi Sumiyati Sumiyati Supardi Supardi Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Supriyanto, Amir Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Trianasari, Trianasari Vega Rahmawati Ar Vidi Nurhidayah Wasinton Simanjuntak Windhini Anggraeni Yanti Yulianti Yanti Yulianti Yanti Yulianti Yanti Yulianti Yanti Yulianti Yanti Yulianti Yuant Tiandho Yudhistira Novita Handayani Yunita Yunita Zaharani, Rethanita Zahra Maria Ulfa