Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Oleh Masyarakat Polewali Mandar Sulawesi Barat dan Studi Literatur Aktivitas Farmakologinya Tahar, Musrifah; Nurmalasari; Nur Haliza; Nur Asifa; Nur Atika
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Polewali Mandar masih memanfaatkan tanaman secara tradisional sebagai bahan obat yang telah digunakan secara turun temurun. Sehingga penelitian ini dilakukan secara eksploratif untuk mengetahui jenis dan bagian organ dari tumbuhan apa saja yang digunakan oleh masyarakat dalam pembuatan bahan obat serta melakukan studi literatur terhadap aktivitas farmakologinya. Adapaun metode yang digunakan adalah dengan metode survey lapangan dan wawancara terhadap Masyarakat Desa Alu Polewali Mandar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap 15 responden. Bahasa yang digunakan dalam wawancara adalah Bahasa mandar dan Bahasa Indonesia yang disesuikan dengan kemampuan responden. Adapun studi literatur dilakukan melalui mesin pencarian artikel ilmiah yang dipublikasikan di laman google schoolar. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 20 jenis tumbuhan yang digunakan masyarakat sebagai bahan obat dengan memanfaatkan bagian organ tumbuhan yang berbeda seperti rimpang, daun dan buah. Dimana tanaman tersebut memiliki beragam aktivitas farmakologi seperti antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, dan memiliki toksisitas.
Sosialisasi Anti Perundungan (Anti-Bulliying) Kepada Siswa-Siswi SD Inpres 10/73 Kelurahan Unyi Kecamatan Dua Boccoe Maria Herlinda Dos Santos; Alif Aryadi Hardi; Trisya Aryani; Irna Janisya; Andi Pardalena; Adithya Saputra; Nur Haliza; Nur Ilmi; Rahmatullah; Asmal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5248

Abstract

Sosialisasi anti perundungan (anti-bullying) dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bone di Kelurahan Unyi, Kecamatan Dua Boccoe. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai saling menghargai, empati, dan kepedulian sejak dini, mengingat kasus perundungan masih sering terjadi di lingkungan sekolah. Sasaran kegiatan adalah siswa SD Inpres 10/73 yang diberikan pemahaman mengenai dampak negatif perundungan serta cara mencegahnya. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi secara interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok, dan permainan berbasis nilai karakter untuk menarik minat belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang bahaya perundungan serta pentingnya menghormati sesama. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pembentukan karakter positif, memperkuat hubungan sosial antar siswa, dan menciptakan suasana belajar yang aman serta menyenangkan. Dengan demikian, sosialisasi anti perundungan ini berhasil memberikan dampak positif terhadap pembentukan sikap empati dan perilaku saling menghargai di lingkungan sekolah.
EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN KAHOOT! TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR: KAJIAN LITERATUR Muhsin; Hijjatul Helna; Majdina Rakha El Eisy; Nur Haliza; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40014

Abstract

This research discusses the effectiveness of using Kahoot! as a learning medium to improve the learning motivation of fifth-grade students in the IPAS subject. The study was conducted through a literature review approach by examining various relevant recent studies. The synthesis results show that Kahoot! is able to create a more engaging learning atmosphere through elements of games, challenges, and immediate feedback. Data gathered from the analyzed studies indicate a significant increase in learning motivation after the implementation of Kahoot!, although its level of effectiveness falls into the moderate category. The improvement is particularly evident in students’ enthusiasm, active participation, and their drive to understand the material more deeply. Nevertheless, the effectiveness of Kahoot! is still influenced by several factors, such as device readiness, network quality, quiz design, and the teacher’s role in facilitating the activity. These findings reinforce that Kahoot! can serve as a relevant and adaptive learning medium that supports the goals of the Merdeka Curriculum, especially in strengthening the learning motivation of elementary school students.
EFEKTIVITAS SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS: LITERATURE REVIEW fazlatul amaliah fazlatul amaliah; Fitri Nurhaliza; Neni Alfidah; Nur Fitriyani; Nur Haliza; Kristina Everentia Ngasu
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2026): Nursing Media Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan masalah kesehatan global dan banyak masyarakat yang menghadapi masalah glukosa darah tidak terkontrol, terutama pada penderita diabetes melitus. Salah satu faktor pendukung yang sering terabaikan adalah pola tidur dan pola aktivitas sehari-hari. Kurangnya waktu tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan resistensi insulin dan memicu lonjakan kadar glukosa darah. Penanganannya tidak hanya bersifat farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan secara nonfarmakologis, salah satunya melalui senam kaki diabetest yang diyakini menurunkan kadar glukosa darah. Metode: Penelitian ini menggunakan literature review dengan data sekunder dari artikel yang dipublikasikan antara 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui PubMed, Google Scholar, DOAJ dan ResearchGate, menggunakan kata kunci dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Seleksi artikel mengacu pada kerangka PICOS, dengan populasi pasien dewasa atau lansia diabetes melitus, intervensi senam kaki diabetes, outcome berupa penurunan kadar glukosa darah, dan desain studi eksperimental (RCT, quasi-experimental, atau pre–post). Penilaian kualitas artikel mengikuti pedoman PRISMA 2020. Dari total 76 artikel, 10 jurnal dianalisis. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa senam kaki diabetes menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Rata-rata penurunan kadar glukosa darah sebesar 37,17 mg/dL. Efektivitas durasi 30 menit per sesi, dan lama intervensi 3-7 hari. Kesimpulan: Terapi senam kaki diabetes terbukti efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai metode nonfarmakologis untuk menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Terapi ini dapat dijadikan intervensi komplementer dalam praktik keperawatan dan pengelolaan diabetes melitus di masyarakat.
Utilizing Bulu Clam Shell and Sikacim Concrete as Partial Cement Replacement in Porous Concrete Production Z, Fynnisa; Muhammad Irwansyah; Moraida Hasanah; Nur Haliza; Sophia Az-Zahra P
Elkawnie Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v11i2.31991

Abstract

Abstract: The novelty of this research lies in the utilization of waste from bulu clam shells, which are abundantly found in Batu Bara Regency, North Sumatra, Indonesia, combined with Sikacim as a partial substitute for cement in the production of pervious concrete. Bulu clam shells are waste materials with a high calcium carbonate (CaO) content. The development of compressive strength and porosity characteristics of pervious concrete is the main objective of this study. Therefore, this research employs bulu clam shell waste and Sikacim as partial replacements for cement in the production of pervious concrete to minimize the environmental impact of waste. The methodology refers to ACI 522R-10 with a curing age of 28 days. The test specimens were cylindrical with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm. The mix variations of pervious concrete in comparison to cement:shell:Sikacim were (100:0:0; 95:5:0; 95:0:5; 90:10:0; 90:0:10; 90:5:5)%. SEM analysis indicates that bulu clam shell waste exhibits a characteristic aragonite morphology, marked by needle-like and rough surface textures. XRF analysis shows that bulu clam shell waste has significant potential for various industrial applications due to its high CaO content and the presence of other supporting elements such as Al₂O₃ and SiO₂. The porosity test results of pervious concrete show that the addition of Sikacim tends to increase porosity, particularly at a dosage of 5%, reaching 27.3%. In contrast, the addition of bulu clam shell waste reduces porosity due to its ability to fill micro-pores. The compressive strength test results demonstrate that bulu clam shell waste is highly effective in increasing the compressive strength of pervious concrete, especially at a 10% composition, achieving 8.86 MPa, which represents a 1.7% increase compared to normal concrete. It can be concluded that bulu clam shell waste has strong potential for the development of the construction industry, as it can partially replace cement while also serving as a more environmentally friendly concrete material. Abstrak: Penelitian Kebaruan penelitian adalah memanfaatkan limbah dari cangkang kerang bulu, yang banyak ditemukan di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Indonesia, ditambah dengan sikacim sebagai pengganti sebagian penggunaan semen pada pembuatan beton berpori. Pengembangan sifat kuat tekan dan porositas beton berpori merupakan tujuan penelitian, sehingga penelitian memanfaatkan limbah cangkang kerang bulu dan Sikacim sebagai pengganti sebagian semen dalam produksi beton berpori untuk meminimalkan dampak lingkungan dari limbah. Metode yang digunakan mengacu pada ACI 522R-10, dengan umur pengujian 28 hari. Sampel uji berbentuk silinder, dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Hasil pengujian SEM menunjukkan cangkang kerang bulu memiliki morfologi aragonit yang khas, ditandai dengan tekstur seperti jarum dan kasar. Analisis XRF menunjukkan cangkang kerang memiliki potensi signifikan untuk berbagai aplikasi industri karena kandungan CaO yang tinggi dan adanya unsur pendukung lainnya seperti Al₂O₃ dan SiO₂. Uji porositas beton berpori menunjukkan penambahan Sikacim cenderung meningkatkan porositas, terutama pada dosis 5% sebesar 27,3%. Penambahan cangkang kerang bulu mengurangi porositas karena kemampuannya mengisi pori-pori mikro. Hasil uji kekuatan tekan menunjukkan cangkang kerang bulu sangat efektif dalam meningkatkan kekuatan tekan beton berpori, khususnya pada komposisi 10%, sebesar 8,86 Mpa, meningkat sebesar 1,7% dari nilai beton normal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah cangkang kerang bulu memiliki potensi dalam pengembangan industri konstruksi, karena dapat sebagian menggantikan semen sekaligus berfungsi sebagai material beton yang lebih ramah lingkungan.