Claim Missing Document
Check
Articles

MENGEMBANGKAN BAHASA RESEPTIF ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA DI RAUDHATUL ATHFAL CUT NYAK DHIEN GAMPONG ACEH KABUPATEN ACEH TIMUR Cut . Fitrah; Yuhasriati . .; Dewi . Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa reseptif perlu dikembangkan sejak dini yaitu kemampuan menangkap, memahami, dan menyampaikan informasi yang didapatkan melalui bahasa lisan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana mengembangkan kemampuan bahasa reseptif kepada anak usia 3-4 tahun melalui metode bercerita. Metode bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran bagi anak usia dini yang dapat mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia 3-4 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahasa reseptif anak usia 3-4 tahun melalui metode bercerita di Raudhatul Athfal Cut Nyak Dhien Gampong Aceh Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian 8 siswa berusia 3-4 tahun pada jenjang kelompok bermain. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi. Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus dan simpulannya adalah bahasa reseptif anak usia dini dikembangkan melalui metode bercerita dilakukan dengan cara menarasikan setiap cerita, memberikan pertanyaan kepada anak, melibatkan anak secara langsung, dan mengaitkan cerita dengan kehidupan nyata anak menunjukkan bahwa kemampuan bahasa reseptif anak usia 3-4 tahun berkembang dengan baik yaitu anak mampu menyebutkan tokoh, karakter tokoh dari cerita, dan anak sudah mampu menceritakan kembali isi cerita yang disampaikan.Kata kunci : Bahasa Reseptif, Metode Bercerita, Anak Usia Dini.
Media Belajar Big Book dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Reseptif Anak Usia Dini Dewi Fitriani; Heliati Fajriah; Wirda Rahmita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.197

Abstract

Menurunnya kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini telah menimbulkan kekhawatiran karena berimbas pada perkembangan kemampuan bahasa ekspresif anak. Ketrampilan kemampuan bahasa reseptif inilah yang menjadi dasar pada timbulnya kemampuan ekspresif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan berbahasa reseptif pada anak usia dini dengan menggunakan big book sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Ibnu Sina dengan jumlah subjek penelitian sebanyak delapan orang anak berusia 5 6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kemampuan berbahasa reseptif anak. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kemampuan berbahasa reseptip anak yang cukup signifikan selama dua siklus. Hasil belajar anak dengan media big book berhasil mencapai persentase yang lebih tinggi pada perkembangan kemampuan berbahasa anak sebesar 87, 5 %.
DESIGN OF ACEH LANGUAGE LEARNING ANDROID BASED APPLICATION FOR PAUD TEACHERS USING USER CENTERED DESIGN (UCD) METHOD Mushaddiq Mushaddiq; Yusran Yusran; Dewi Fitriani
CYBERSPACE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.857 KB) | DOI: 10.22373/cj.v6i1.12993

Abstract

This research is purpose to develop a android application that can be a Aceh language learning media based on PAUD curriculum. Backgrounds of this research is a requirement of PAUD teacher media for learning Aceh language based on Aceh curriculum. This research using User Centered Design (UCD) for the method and system usability scale (SUS) method for apps usability test, the final result for this apps who tested on 20 respondent consist of 14 respondent from PAUD teacher, 3 respondent from lecture of PTI and 3 respondent from PAUD lecture is79 score point, in the percentile rank graphic this application get B grade and based on adjective rank this apps get good rating, so thi]s app categorized as good apps cause already according to users need and easy to use for users
PERBEDAAN INDIVIDU DAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK Umar Bin Abd. Aziz, Salami Mahmud, Mislinawati, Dewi Fitriani
Bunayya Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v8i2.14543

Abstract

Aplikasi TikTok sebagai Alternatif Perkembangan Anak Usia Dini Kholida Munasti; Sigit Purnama; Winarti Winarti; Mutmainnah Mutmainnah; Rahmatun Nessa; Dewi Fitriani; Umar bin Abd Aziz; Saptiani Saptiani; Rosmiati Rosmiati; Rahmi Rahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2981

Abstract

Revolusi industri 4.0 sangat mendukung kecanggihan teknologi komunikasi, salah satunya smartphone. Smartphone memiliki fitur media sosial dan yang paling populer adalah TikTok. Penggunaan aplikasi TikTok dapat menjadi media alternatif  yang membantu perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pandangan baru terhadap aplikasi TikTok yang sering di gambarkan buruk  terhadap anak ternyata memiliki manfaat yang baik untuk perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis seluruh hasil observasi peneliti dengan apa adanya serta pengumpulan data di ambil melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aplikasi TikTok memiliki peran dalam membantu perkembangan anak, antara lain nilai agama dan moral melalui bersabar, fisik motori dengan melatih otot melalui gerakan, kognitif melalui penghafalan, bahasa dengan bertambahnya pembendaharaan kata, sosial emosional melalui pengekspresian wajah sesuai dengan suasana hati serta tampil percaya diri dan seni dengan mengembangkan bakat terpendam anak
Persepsi Calon Guru PAUD terhadap Kurikulum Berbasis Pendidikan Mitigasi Bencana Kholida Munasti; Khamim Zarkasih Putro; Dewi Fitriani; Umar bin Abd Aziz; Rosmiati Rosmiati; Rahmi Rahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2905

Abstract

Aceh merupakan daerah rawan bencana dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban sehingga pengetahuan kebencanaan perlu diberikan sedini mungkin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru PAUD terkait penambahan pendidikan mitigasi bencana kedalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via Google Formulir (GForm) yang dibagikan pada mahasiswa calon guru PAUD sebanyak 75 orang di Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa para calon guru PAUD setuju jika pendidikan mitigasi bencana dimasukkan kedalam kurikulum PAUD karena akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan siap siaga bencana
KAJIAN FASE TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Dewi Fitriani; Salami Mahmud; Umar Abdul Aziz
Bunayya Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v9i1.17473

Abstract

Indonesia memberlakukan kurikulum baru untuk jenjang pendidikan anak usia dini. Dalam dokumen kurikulum baru tersebut terdapat perubahan yang belum diketahui dan dipahami oleh banyak pendidik anak usia dini. Studi ini mengupas dokumen kurikulum merdeka belajar berdasarkan teori-teori tumbuh kembang anak usia dini. Dokumen tersebut dihubungkan dengan teori-teori berdasarkan empat kategori; (1) aspek perkembangan, (2) karakteristik pembelajaran, (3) perumusan kompetensi, dan (4) pencapaian perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan perubahan yang terjadi dalam dokumen kurikulum merdeka belajar anak usia dini. Dari sudut pandang fase tumbuh kembang, terdapat penambahan dan peleburan nilai dalam aspek perkembangan, yaitu dileburnya aspek seni kedalam semua perkembangan anak; dan ditambahkannya nilai pancasila. Kurikulum ini tidak memfokuskan pencapaian perkembangan berdasarkan pembagian jenjang usia, tetapi pada pencapaian akhir masa fase pondasi. Semua penambahan dan perubahan diberlakukan berdasarkan teori-teori tumbuh kembang  anak. Hal tersebut dilakukan sebagai dampak adanya perubahan nilai global dan nasional dalam tatanan kehidupan masyarakat. Karakteristik pola pembelajaran juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang berubah dengan gencarnya kemajuan IPTEK. Kemampuan yang diharapkan muncul pada anak usia dini juga dipengaruhi nilai global dan ekspektasi kemampuan saat memasuki jenjang pendidikan dasar. Capaian perkembangan baru dirumuskan untuk mengurangi beban dan ekspektasi yang muncul pada kurikulum sebelumnya melalui perumusan capaian materi esensial.
PENGARUH MEDIA DIGITAL TERHADAP PENGENALAN MITIGASI BENCANA BANJIR PADA ANAK USIA DINI DI TK PEMBINA NEGERI SINGKIL Safira Aini; Dewi Fitriani; Rani Puspa Juwita
Bunayya Vol 10, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v10i1.23997

Abstract

Daerah Singkil merupakan daerah yang rawan bencana khususnya banjir. Mitigasi bencana banjir sebagai salah satu upaya untuk mengurangi resiko bencana banjir sangat bermanfaat untuk diajarkan sejak dini dengan tujuan pemberian bekal pengetahuan sejak awal masa kanak-kanak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media digital terhadap mitigasi bencana banjir pada anak di TK Pembina Negeri Singkil. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pada dua kelas. Populasi penelitian ini seluruh anak kelas B yang berjumlah 30 anak. Sampel penelitian ini adalah kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas B2 sebagai kelas kontrol dengan memakai teknik total sampling. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah lembar observasi yang berbentuk check list. Sebelum dianalisis dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis data dilakukan dengan mengunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai uji thitung > ttabel  (2,105 > 2,05) atau nilai Sig=0,045 atau lebih kecil dari 0,05. Nilai ini menunjukkan bahwa media digital berpengaruh terhadap pengenalan mitigasi bencana banjir pada anak usia dini
IMPLEMENTATION OF INCLUSIVE CLASSROOMS IN THE EARLY CHILDHOOD CONTEXT Lidia Anjaliani; Dewi Fitriani; Safrul Muluk
JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Didaktika August 2024
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v25i1.23352

Abstract

The implementation of inclusive education is an encouragement to provide the widest possible opportunities or access for all children to obtain quality education by students' individual needs without discrimination. PAUD Harsya Ceria has its own identity, which is different from other schools and requires children to respect each other. PAUD Harsya Ceria has students with special needs who are treated with the principle all children will be accepted regardless of their conditions and uniqueness. This research aims to determine how inclusive classrooms are implemented at PAUD Harsya Ceria. This research uses qualitative descriptive study, and data collection is carried out using interviews, observation, and documentation techniques on how teachers manage and arrange inclusive classrooms. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, and conclusion. The findings show that the same curriculum is used in the school for all children, with the differentiation of playing activities to accommodate students with special needs. Materials used are also selected to suit the students. PAUD Harsya Ceria used special guidelines called the kayang strategy to train teacher assistants in carrying out their duties.
The development of learning media “Dual-characters Hand Puppet” to stimulate children's expressive language Fitriani, Dewi; Hasballah, Jamaliah; Aziz, Umar Bin Abdul; Putri, Diana; Andriansyah, Andriansyah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v8i2.13770

Abstract

Dual-characters hand puppet is the result of combining more than one ordinary hand puppet into a new-designed hand puppet. Dual-characters hand puppet is an innovative learning aid which can be used by teachers or adults with storytelling method which has many benefits especially in stimulating children's expressive language. Expressive language is the ability to ask questions, answer questions, communicate orally, retell what is known, learn pragmatic language, express feelings, ideas, and desires in the form of scribbles. The lack of variety of hand puppet design in stimulating children's expressive language is the basis of this research. This study aims to determine the feasibility of dual-characters hand puppet in stimulating children's expressive language development and to determine children's responses to the use of the media. This study uses an adapted research design from the Borg and Gall Research and Development (R&D) with six (6) stages of research. The results of this study indicate the media feasibility as of 94.5% and content feasibility is 93.7%, both of which are in the “very eligible” category to use. The results of testing the media to measure the child's response received the results as of 87.5% and 85% with the “eligible” category for use.