Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT RESPON ORANGTUA TERHADAP PENGGUNAAN GRUP WHATSAPP DALAM PROGRAM PARENTING DI PAUD SEULANGA MEULIGO ACEH SELATAN Fitriani, Dewi; Fajriah, Heliati; Shovianda, Erika
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v6i2.7799

Abstract

Involving parents in a continuous learning process from school and home is a challenging program for an educational institution. The classic problem most often encountered is the absence of parents from parenting program activities organized by schools. The presence of a parenting program which is able to connect or bring parents together is indeed needed in supporting the harmony of the learning process. This study aims to determine the response of parents to the implementation of the parenting design program using the WhatsApp group. This study uses a quantitative approach research design with data collection techniques carried out by distributing questionnaires in the form of a Guttman scale which are then validated with the help of SPSS and measured by a percentage index. Research data obtained from 30 respondents from total 120 population. The results showed 87.99% of respondents showed a positive response to the application of group WhatsApp in parenting activities at school.
Analysis of the implementation of the Merdeka curriculum with Pancasila-profiled learners in early childhood education Veryawan, Veryawan; Hasibuan, Rabitah Hanum; Anisaturrahmi, Anisaturrahmi; Rosmiati, Rosmiati; Fitriani, Dewi; Hafiz, Abdul; Rahma, Rahma
Aṭfālunā Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6 No 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/atfaluna.v6i2.6517

Abstract

Merdeka curriculum is interpreted as a learning design that provides learning opportunities for children to learn with freedom and creative thinking, creating a generation of lifelong learners following the values of Pancasila. This research aims to analyze the implementation of the Merdeka curriculum with Pancasila-profiled learners in early childhood education. This research uses a systematic literature review using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA) with three steps: planning, conducting, and reporting the review. The procedure through stages is the development of a review protocol, definition of inclusion and exclusion criteria, literature search in predetermined databases, critical appraisal, data extraction, and information synthesis. The result shows that implementing the Merdeka curriculum with the Pancasila student profiled in early childhood education is carried out in intra-curricular, extra-curricular, and school culture learning, starting with understanding the Merdeka curriculum and learning outcomes. Future research might delve deeper into assessing the holistic impact of the Merdeka Curriculum's Pancasila-student profiling on various aspects of early childhood development beyond values integration, such as cognitive, social, and emotional growth.
Analisis Metode Gerakan dalam Menghafal Hadits di RA Al-Quran Kota Sabang Julaika, Ayu; Fitriani, Dewi
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 12 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v12i1.20154

Abstract

Penggunaan metode yang monoton dalam menghafal hadits bisa mengurangi semangat anak-anak dalam pembelajaran. Hanya mengulang teks tanpa variasi membuat mereka bosan dan kurang termotivasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode gerakan dalam menghafal hadits pada anak di RA Al-Qur'an Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu 3 guru di kelas B3 RA Al-Qur'an Kota Sabang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode gerakan di RA Al-Qur’an melalui beberapa tahapan, yaitu  tahap memperhatiakan, tahap mengingat, tahap memproduksi, dan tahap motivasional. Intensitas penerapan metode gerakan dalam menghafal hadits dalam 1 semester minggu efektif terdapat 78 kali. Metode gerakan ini tidak hanya meningkatkan daya ingat anak-anak tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif. Anak-anak yang terlibat dalam metode ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menghafal dan pemahaman hadits dibandingkan dengan metode konvensional.
Pengembangan Pop Up Book Berbasis Digital Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Anak Usia Dini Najilla, Ulfa; Fitriani, Dewi; Abd Aziz, Umar bin
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.845

Abstract

Mengenalkan PHBS kepada anak merupakan salah satu cara untuk membentuk sikap positif terhadap anak, karena memiliki sikap yang positif akan membantu anak dalam mengenal, memahami, dan menghargai kebutuhan dirinya dan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan dari media pop up book digital pada materi PHBS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan sampel 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui uji kelayakan oleh 2 validator (ahli media dan ahli materi) serta hasil uji coba kelayakan produk terhadap anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan skala likert. Hasil penilaian kelayakan oleh ahli media menunjukkan 90% yang dikategorikan sangat layak, kemudian hasil penilaian kelayakan oleh ahli materi menunjukkan hasil 97% dengan kategori sangat layak dan hasil uji coba produk terhadap anak usia 5-6 tahun menunjukkan hasil 98,88% dengan kategori layak. dengan begitu media ini dinyatakan layak digunakan dan dapat menjadi bahan ajar baru pada materi PHBS anak usia dini.
Pembelajaran Berdiferensiasi pada PAUD Sekolah Penggerak di Banda Aceh Fitriani, Dewi; Fajriana, Isna
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.759

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang mengayomi heterogenitas anak dan digunakan pada program sekolah penggerak di seluruh Indonesia, termasuk di Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mengupas proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada PAUD Sekolah penggerak di Banda Aceh terutama aspek-aspek diferensiasi yang dilakukan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi; sedangkan analisis data menggunakan tematik analisis. Hasil penelitian menunjukkan proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada sekolah dilakukan melalui lima kategori, yaitu diferensiasi pada penyusunan dan pengembangan KOSP, diferensiasi pada tahapan pembelajaran, diferensiasi pendekatan dan imersi nilai dalam pembelajaran, diferensiasi dalam penyusunan modul ajar intra dan modul ajar projek, dan diferensiasi dalam pemilihan dan penggunaan instrumen penilaian.
MENGENALKAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI MELALUI BUKU LIFT THE FLAP “AURATKU” Fitriani, Dewi; Fajriah, Heliati; Wardani, Arnis
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v7i1.8683

Abstract

Pengenalan seks pada anak merupakan sebuah keharusan yang harus dilakukan oleh para pendidik dan juga orang tua. Hal ini dianggap perlu dengan merebaknya kekerasan seksual yang dialami oleh anak-anak di Indonesia, khususnya Aceh. Terbatasnya media pembelajaran dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini merupakan salah satu bagian dari permasalahan yang harus ditangani, dan media tersebut perlu untuk diketahui kelayakannya dalam mengenalkan Pendidikan seks pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan dari media buku Lift The Flap sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan pendidikan seks pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain research and development (R and D) dan melakukan 7 tahapan penelitian, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk awal, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk awal. Dalam proses penelitian dan pengembangan ini, media dinilai dengan menggunakan dua (2) kategori yaitu materi dan media. Isi materi dilihat dari aspek kelayakan isi, bahasa dan performance; sedangkan isi media ditinjau dari aspek bahasa, performance, dessain grafis dan kemudahan pemakaian. Media juga melalui uji coba kepraktisan yang dilakukan terhadap anak usia dini. Hasil pengembangan memperlihatkan kelayakan materi berdasarkan aspek yang dinilai sebesar 95%, 91% dan 95%. Uji kelayakan media mendapatkan persentase sebesar 100%, 100%, 93% dan 100% berdasarkan empat aspek yang dinilai. Pada uji kepraktisan, media mendapatkan persentase sebesar 86 %.
The use of storytelling techniques in extratextual activities for the development of children's expressive language skills Fitriani, Dewi; Abdul Aziz, Umar bin
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v7i2.10569

Abstract

Language skills, the key elements for children’s development, are often used as a benchmark to measure the development of all abilities he/she possessed. For early childhood, time spent at school is an opportunity for them to develop their language skills, especially expressive language. The storytelling method often found in PAUD is still less innovative. This triggers boredom and result in neglecting learning process that is detrimental to students, especially in improving expressive language skills. The use of relevant techniques in extratextual activities during the learning process combined with the storytelling method will be very helpful for children. There are 12 extratextual techniques for teachers to do and nine techniques that can be done by children. These two categories of extratextual activities can make the storytelling method richer and ensure the achievement of learning targets specifically related to children’s language acquisition. This extratextual activity can trigger the development of children's expressive language in terms of adding new vocabulary, increasing the meaning of old and new vocabulary and developing vocabulary into sentences in everyday conversation. The conditioning carried out in the application of this extratextual activity also has a positive influence in terms of four aspects of language development, namely the development of phonology, semantics, grammar and pragmatics. In phonology, children are strengthened how to pronounce the alphabet correctly; in semantics, children get meaning reinforcement and additional meaning from a vocabulary; on grammar and pragmatics, improvement is given to the arrangement of correct grammar when old and new vocabulary is used in conversation.
Analisis Implementasi Asesmen Formatif dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Raudhatul Athfal Maulida Rahmah TM, Cut; Fitriani, Dewi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1262

Abstract

Asesmen formatif adalah asesmen yang digunakan sebagai umpan balik bagi guru untuk memperbaiki proses pembelajaran. Selama ini penelitian tentang asesmen formatif lebih banyak dilakukan di jenjang TK di bawah naungan kemdikbud, sementara pada jenjang RA ditemukan penelitian tentang asesmen dengan metode fuzzy, Implementasi instrumen penilaian harian pada anak usia dini dan peran guru dalam asesmen perkembangan bahasa lisan pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran berdiferesiasi di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru RA Fathun Qarib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif yang diterapkan di RA Fathun Qarib berfungsi sebagai alat yang sangat berguna dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah. Meskipun tidak melakukan diferensiasi secara konten dan produk, namun diferensiasi proses yang diterapkan RA Fathun Qarib menciptakan pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini menambah literatur yang ada mengenai hubungan antara asesmen formatif dan pembelajaran berdiferensiasi, dan literatur tentang penggunaan asesmen formatif dalam kurikulum merdeka pada sekolah dibawah wewenang kemenag yang belum terindentisikasi sebelumnya.
Implementasi Program Literasi: Buku Cerita Istimewa Ludiana, Indah; Fitriani, Dewi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1069

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang dirancang secara kreatif dan menyenangkan serta  bersumber dari ide dan hasil karya anak akan meningkatkan interaksi keterlibatan dan kreativitas anak. Hal ini terlihat pada program literasi "Buku Cerita Istimewa" yang menggunakan portofolio anak sebagai media pembelajaran literasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pelaksanaan program pembelajaran literasi “Buku Cerita Istimewa” yang dikreasikan dari hasil karya anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dimana pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari data reduction, data display dan data verification. Hasil penelitian memaparkan pelaksanaan program literasi "Buku Cerita Istimewa" yang dilaksanakan berdasarkan 3 (tiga) tahapan pembelajaran yakni perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Program literasi "Buku Cerita Istimewa" juga diintregasikan dalam program sekolah dan menggunakan pendekatan terstruktur untuk meningkatkan keterampilan literasi anak serta mampu menciptakan lingkungan belajar interaktif yang mendorong anak untuk kreatif. 
Program Pembelajaran Berbasis Buku dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Anak di Sekolah Penggerak Fajriana, Isna; Fitriani, Dewi
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 2 (2024): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.2.195-205

Abstract

Perkembangan literasi didukung melalui program pembelajaran berbasis buku untuk menunjang keberhasilan anak dalam proses pembelajaran disekolah penggerak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan program pembelajaran berbasis buku untuk mengembangkan kemampuan literasi anak disekolah penggerak. Peneiitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian ini yaitu kepala sekolah dan satu orang guru kelas B2.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembelajaran berbasis buku di TKIT Syeikh Abdurrauf dilaksanakan selama enam hari yaitu projek membuat buku Cut Nyak Dhien. Ada tiga tahapan projek yakni tahapan permulaan, tahapan pengembangan dan tahapan penyimpulan. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahapan pembelajaran yang mencakup tahapan pembuka, tahapan inti dan tahapan penutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anak tercapai sesuai dengan elemen capaian dasar-dasar literasi yaitu anak mengenali dan memahami berbagai informasi, mengkomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau menggunakan berbagai media serta membangun percakapan, anak menunjukkan minat, kegemaran, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca dan pramenulis. Kemudian hasil ini juga di dukung dengan kemampuan literasi awal anak, muncul rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, berbahasa lisan, dan anak mampu mengembangkan kemampuan membaca dan menulis melalui bercerita. Sehingga program ini mendukung pembelajaran untuk anak melalui perantara buku yang dapat meningkatkan literasi pada anak usia dini.