Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Humaniora

Implementing Guiding Questions Combined with Animation Film to Improve Ninth Graders’ Narrative Writing Skill Siswanjaya Siswanjaya; Ali Saukah; Francisca Maria Ivone
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 1: March 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.925 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i12017p033

Abstract

Abstract: This Classroom Action Research was aimed at improving students’ narrative writing ability at SMPN I Terbanggi Besar, Central Lampung. Lampung, Indonesia. The subjects were 34 students of class IXE. The researcher used writing test as the instrument. The findings showed that the strategy could improve ninth graders’ writing narrative ability. It’s highly recommended that the English teacher use guiding questions combined with animation film to improve the students’ narrative writing ability and the future researchers are suggested to conduct further studies related to the implementation of guiding questions combined with animation film with different kinds of texts and students level.Key Words: writing skill, narrative text, guiding questions, animation film Abstract: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa menulis text narrative di SMPN I Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Lampung, Indonesia. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXE yang berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian ini adalah tes menulis. Hasil penelitian menunjukkan bhw strategi ini dapat meningkatkan kemampuan menulis narrative siswa kelas IX. Peneliti sangat merekomendasikan kepada guru bahasa Inggris untuk menggunakan guiding questions dikombinasikan dengan film animasi untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis teks narrative dan peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melaksanakan penelitian berhubungan dengan penerapan guiding question dikombinasikan dengan film animasi pada jenis teks dan tingkat siswa yang berbeda.Kata kunci : Kemampuan menulis, teks narrative, pertanyaan penuntun, film animasi
Integrating Reciprocal Teaching and Edmodo to Improve the Students’ Reading Comprehension for Eleventh Graders Marko Wibisono; Francisca Maria Ivone; Enny Irawati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 1: March 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.763 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this collaborative classroom action research was to improve the students’ reading comprehension in analytical exposition text. The subjects of this study were 23 high school students. The instruments in data collection were reading test, observation checklist, and field notes. The finding of the research signify that the implementation of Reciprocal teaching and Edmodo integration could improve the students’ reading achievement and involvement. The students could enhance their average reading score, which was higher than the minimum passing score. Also, all the students increased their reading score at least 10 points higher than their initial test result. Overall, 19 students passed the minimum passing score. The students’ involvement in the RTT classroom implementation also affirmed an increase in the last meeting other than the first meeting.Key Words: reciprocal teaching strategy, reading, comprehension EdmodoAbstrak: Tujuan penelitian tindakan kelas kolaboratif ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dalammemahamitekseksposisianalitis. Subjekdalam penelitian ini adalah 23 siswa SMA. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes pemahaman bacaan, lembar pengamatan, dan catatan lapangan. Hasil penelitian adalah penerapan integrasi Reciprocal Teaching Technique (RTT) dan Edmodo berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bacaan dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Terdapat peningkatan nilai rata-rata yang lebih tinggi dari nilai ke-tuntasan belajar minimal. Nilai masing-masing siswa meningkat 10 poin dibandingkan dengan tes sebe-lumnya. Secara keseluruhan, nilai 19 siswa melampaui nilai ketuntasan belajar minimal. Keterlibatan sis-wa dalam penerapan RTT di dalam kelas juga menunjukkan peningkatan pada pertemuan terakhir daripada pertemuan pertama.Kata kunci: strategi mengajar timbal balik, membaca, pemahaman Edmodo
How is Mobile-Assisted Language Learning (MALL) Implemented by Senior High School English Teachers? Narendra Dyah Inggita; Francisca Maria Ivone; Ali Saukah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 7, No 3: September 2019
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.456 KB)

Abstract

Abstract: Implementing Mobile-Assisted Language Learning (MALL) is one way to develop language teaching practices. Finding out how MALL is implemented by English teachers could provide insights to the future of MALL. Three high school English teachers were chosen as the subjects of the study representing three degrees of implementation–high, medium and low. It was revealed that the teachers recognized the potentials and practices of mobile devices for language learning. However, their familiarity with MALL does not automatically make them able or willing to employ MALL. Their application is limited in the range of mobile applications and learning activities.Key Words: degree of implementation, MALLAbstrak: Menerapkan Mobile-Assisted Language Learning (MALL) merupakan sebuah cara untuk mengembangkan praktik pengajaran bahasa Inggris. Mengetahui bagaimana MALL diterapkan oleh guru bahasa Inggris dapat memberikan gambaran tentang masa depan MALL. Tiga guru bahasa Inggris dipilih sebagai subjek penelitian yang masing-masing mewakili tiga tingkat penerapan MALL, yakni tinggi, menengah dan rendah. Temuan menunjukkan bahwa guru-guru menyadari akan potensi dan penggunaan perangkat mobile untuk pembelajaran bahasa. Namun, hal itu tidak menjamin kemampuan dan kemauan mereka dalam menerapkan MALL. Faktanya, penerapannya masih terbatas dalam hal aplikasi perangkat mobile yang digunakan dan kegiatan pembelajaran. Kata kunci: tingkat implementasi, MALL