Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah ESAI

Pengkajian Ulang Berbagai Sistem Sistem Pengukuran Kinerja di Organisasi Maryani Maryani
Jurnal Ilmiah ESAI Vol. 9 No. 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/esai.v9i2.930

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah review literatur yang berkenaan dengan sistem pengukuran kinerja. Kajian ini terinspirasi dari kajian-kajian sebelumnya yang mendiskusikan indikator tunggal dari pengukuran kinerja organisasi. Dewasa ini, penggunaan aspek finansial ataupun akuntansi dalam mengukur kinerja sudah tidak layak lagi. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti-peneliti mulai merumuskan pengukuran kinerja yang baru. Pada kajian ini pengukuran kinerja digolongkan ke dalam empat perspektif: manajemen operasional dan pengukuran kinerja, manajemen pemasaran dan pengukuran kinerja, manajemen sumber daya manusia dan pengukuran kinerja, manajemen strategik dan pengukuran kinerja. Kajian selanjutnya sebaiknya diarahkan untuk menguji manfaat pengukuran kinerja tersebut di lapangan.Kata kunci: pengukuran kinerja, indikator tunggal, kinerja organisasi
The Impact of Gross Regional Domestic Product towards the Relationship of the Permanent Investment and Fix Assets with Domestic Inventive Income Maryani Maryani
Jurnal Ilmiah ESAI Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/esai.v8i2.958

Abstract

The purposes of this study are to investigate the effect of Gross Regional Domestic Products (GRDP) on the relationship between permanent investment and fixed assets with domestic inventive incomes. To achieve the aim of the study, a research conducted in Bandar Lampung city. Based on generated data, hypotheses tested using LIRSEL. According to statistical analysis, found that: 1) permanent investment has a positive correlation on GRDP, 2) Fixed assets are not significantly influence GRDP, 3) Permanent Investment has a positive influence on domestic inventive income, and 4) fixed assets has not a positive impact on domestic inventive income. This study seems that only permanent investment that tends to have indirect influence from domestic inventive income and GRDP.Key words: Gross Regional Domestic Product, Domestic Inventive Incomes, Permanent Investments, Fixed Assets
Regaining Company’s Reputation: What is a Brand and Who Cares about Them? The Case of Qantas Maryani Maryani
Jurnal Ilmiah ESAI Vol 7 No 3 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/esai.v7i3.981

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau sifat dan tingkat pengungkapan dalam memulihkan reputasi Qantas berdasarkan sebuah artikel muncul di Sydney Morning Herald, 29 November 2010 di konteks Mengembalikan reputasi Perusahaan. Pada bagian pertama, makna brand dan tanggung jawab Qantas dalam mempertahankan nama merek. Qantas harus menjaga nama merek melalui mengerahkan usaha dan itu tidak hanya untuk kepentingan para pemegang saham tetapi juga untuk seluruh masyarakat karena simbol Australia. Isu kedua adalah tentang Teori Legitimasi. Hal ini dibahas bahwa Qantas harus mempertimbangkan harapan masyarakat untuk menjalankan bisnis dengan sukses. Hal ini sejalan dengan gagasan legitimasi bahwa konsep bisnis harus memenuhi persepsi yang dimiliki oleh publik yang relevan dan masyarakat luas. Kesepakatan Masalah ketiga dengan tahapan yang perlu dilakukan oleh Qantas dalam menangani pelanggan bersumpah. Empat langkah yang harus dilakukan oleh Qantas menghadapi publikasi negatif. Pada bagian keempat, masing-masing teori akuntansi berorientasi sistem tiga dalam kaitannya dengan bagaimana Qantas bisa menggunakan teori-teori dalam menangani masalah pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial dan lingkungan. Akhirnya, apa yang Qantas telah dilakukan selama ini dalam mendapatkan kembali reputasi dan alasan mengapa perusahaan memiliki reputasi untuk suara sosial dan kinerja lingkungan mungkin mengungguli entitas lain. Oleh karena itu, untuk menjadi sukses, gagasan tanggung jawab sosial perusahaan harus diambil sebagai bagian dari operasi bisnis inti perusahaan, bukan pembatasan terpisah. Kata kunci: Qantas, teori legitimasi, teori stakeholder, tanggung jawab sosial perusahaan