Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MANAJEMEN RAPAT OLEH PIMPINAN PONDOK PESANTREN MODERN NURUL HARAMAIN NWDI BOGOR Maryani, Novi; Priyatno, Agus; Haris, Ridwan; Suhartini, Een; Hakim, Luqmanul
AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024): NOPEMBER 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37348/aksi.v3i1.541

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of meeting management in Islamic boarding schools as well as the principles and theory of meeting management in offices. This research was conducted using a descriptive qualitative approach and data collection was obtained through interviews and collecting references via the internet. Meeting management is implemented by applying the principles of meeting implementation, namely planning, organizing, directing and controlling. In managing the meeting, the personnel involved are the leaders of the pesantren, namely kyia, ustadz and ustadzah, as well as senior santri. Meetings are held regularly once a week, which are called coordination meetings and work meetings which are held once a year since the start of the new school year. The leadership of the islamic boarding school has not been able to solve the problems that exist in the islamic boarding school environment. Islamic boarding school leaders should be able to establish coordination in solving existing problems so that they can achieve the goals that have been set.
Pemanfaatan Limbah Diapers (Popok Bayi) Menjadi Pot Tanaman Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Desa Cimande Hilir Abdullah, Alfiyah; Maryani, Novi; Daniati, Nurul Suci
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i1.14858

Abstract

Diapers (popok bayi) adalah salah satu jenis produk popok bayi yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat karena pengaruh dari perkembangan zaman yakni pola hidup masyarakat yang konsumtif dengan menggunakan barang sekali pakai. Namun, yang menjadi permasalahan utama adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan yang masih sangat rendah hal tersebut terlihat banyaknya masyarakat yang membuang sampah diapers sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah diapers (popok bayi) menjadi suatu barang yang berguna, praktik dan ekonomis. Metode penelitian ini menggunakan metode Sosialisasi yang dilakukan dengan 2 tahapan yaitu Observasi dan Pelaksanaan. Hasil yang diperoleh bahwa produk yang sudah dibuat dan didukung oleh para peserta sosialisasi di Desa Cimande Hilir terkait pemanfaatan limbah diapers (popok bayi) yang dapat diinovasikan menjadi barang berguna yaitu pot tanaman. Hasil penelitian ini masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan untuk memanfaatkan limbah diapers (popok bayi) menjadi inovasi produk yang bermanfaat untuk digunakan selain itu juga sebagai bentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM UPAYA MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMKN 2 KOTA BOGOR Suhartini, Een; Ali Nasution, Syamsuddin; Maryani, Novi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 1 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v3i1.14904

Abstract

Manajemen sekolah sangat perlu dilakukan, terutama bagi sekolah yang berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak supaya implementasi manajemen sekolah berbasis sekolah ramah anak dapat dilakukan agar tujuan mengembangkan sekolah menjadi sekolah ramah anak dapat tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen sekolah dalam upaya menciptakan sekolah ramah anak di SMKN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dam wawancara kepada wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, tiga orang guru, dan tujuh orang siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis data menurut Miles dan Huberman melalui empat tahapan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengecekan keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa SMKN 2 Kota Bogor telah mengimplementasikan manajemen sekolah ramah anak seperti persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, namun proses pemantauan belum maksimal dilakukan. Warga sekolah berupaya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman. Sekolah ini memberikan pelatihan kepada pendidik melalui program in house training, melakukan kegiatan sosialisasi terkait anti bullying dan anti tawuran, dan bekerja sama dengan komite sekolah, wali murid, Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Kepolisian, dan TNI. Upaya sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah ramah anak terus dilakukan terutama dalam pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana yang memenuhi standar sekolah ramah anak.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC EDUCATION POLICY IN MUSLIM MINORITY COUNTRIES (Case Study of Islamic Education in Thailand) Rohimah; Kurniawan, Imam; Maryani, Novi; Suherman, Irman; Nurhaidah, Siti Nuri
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i02.6351

Abstract

This study aims to analyze Islamic education policies in Muslim minority countries (Thailand). The research method used is a case study. Data was collected through interviews and documentation and then analyzed using NVivo 12. The results of this study illustrate that there are three primary forms of Islamic Education policy models in Muslim minority countries (Thailand), namely (1) laws or government regulations, (2) Islamic Education Curriculum, and (3) Provision of Islamic Education budget. This model of Islamic Education policy shows that the Thai government pays attention to the Muslim population, even though they are a minority population. There was turmoil in the Muslim region of Thailand, so the government made laws or regulations, created an Islamic education curriculum, and created a budget for the development of Islamic education. So that there is a change in culture and language, open accessibility of Islamic education, and support for the implementation of worship in the Thai Muslim community.
Pendidikan Karakter Cinta Lingkungan Berbasis Pelatihan Hidroponik dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Fauziah, R Siti Pupu; Maryani, Novi
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2571.622 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i1.2603

Abstract

Meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga menjadi bagian penting dalam upaya mencapai keluarga bahagia dan sejahtera, salah satu cara peningkatan ketahanan ekonomi keluarga adalah dengan menumbuhkan karakter cinta lingkungan dengan pemanfaatan halaman rumah menjadi produktif melalui tanaman hidroponik. Karakter cinta lingkungan alam merupakan sikap yang ditunjukkan dengan perbuatan menjaga lingkungan alam sekitarnya. Sikap ini juga ditunjukkan dengan tindakan memperbaiki kerusakan lingkungan yang terjadi. Karakter ini membuat kelangsungan alam terjaga. Karakteristik khusus pada kegiatan pengabdian ini adalah berfokus pada optimalisasi kegiatan ibu-ibu di Desa Cilengsi Kampung Tapos, karena alternatif media tanam yang murah, serta edukasi tentang pengelolaan anggaran rumah tangga, untuk membandingkan sisi cost and benefit yang diperoleh dengan melaksanakan program ini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu bagaimana meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat kampung Tapos, Desa Cilengsi, Bogor melalui pelatihan hidroponik serta menumbuhkan nilai karakter cinta lingkungan pada masyarakat. Program pelatihan hidroponik adalah program pelatihan bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Tujuan diadakannya pelatihan ini sebagai salah satu bentuk membantu ketahanan ekonomi keluarga di Kp Tapos Desa Cileungsi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu menumbuhkan karakter cinta lingkungan kepada masyarakat serta meningkatnya perekonomian masyarakat warga Kp Tapos Desa Cilengsi, Bogor.
Literasi Media Digital Keluarga di Tengah Pandemi COVID-19 Nurohmah, Ramdiani; Aini, Nurul; Kholik, Abdul; Maryani, Novi
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.213 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i2.2834

Abstract

Dengan adanya pandemi global virus Covid-19 kegiatan seminar pun bisa dilakukan secara online yang biasa dikenal dengan sebutan Webinar, serta menggunakan akses jaringan internet. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang belum diketahui, menjadi wawasan baru kepada setiap peserta workshop sesuai dengan minat dan bakat dalam bidang profesinya yang dimiliki oleh setiap anak. Metode yang digunakan webinar yang berjudul Bincang Bareng Keluarga Risman diakses melalui koneksi internet serta tatap muka dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Pembelajaran daring dapat diberikan dalam bentuk webinar yang berisi penjelasan edukasi dan informasi mengenai suatu hal. Hambatan dalam menggunakan webinar ini terdapat pada koneksi internet, kegiatan ini dapat mendorong seorang siswa atau mahasiswa mengikuti pembelajaran yang berbasis digital dan bekerja serta belajar dari rumah.
Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pengembangan Psikologi Anak Era New Normal DI Desa Jaya Mekar Kota Sukabumi Jawa Barat Krisdayanti, Vera; Maryani, Novi; Mustolah Maufur
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.712 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v2i1.3616

Abstract

Keluarga merupakan sebuah lingkungan pendidikan informal, di dalam kelurga terdapat beberapa anggota, yaitu ayah, ibu dan anak yang akan menjadi satu kesatuan dalam membentuk sebuah hubungan yang terikat dalam pertalian darah. setiap anggota keluarga memiliki peran masing-masing, orang tua perlu menerapkan pola asuh yang baik, memberikan kasih sayang, juga mencukupi kebutuhan fisik maupun psikis. Pada periode awal tahun 2020 dunia sudah dikabarkan munculnya Corona Virus Disease yang mengakibatkan banyak perubahan sistem dalam berbagai aspek kehidupan, guncangan adanya Pandemi ini menyebabkan banyak orang merasakan kekhawatiran secara berlebihan, Overthinking, stress tingkat tinggi karena ketidakstabilan yang telah dialami. Salah satu yang perlu diperhatikan adanya kebijakan new normal , adalah anak-anak yang belum siap menghadapi situasi yang baru kali ini terjadi, bagaimana perubahan sistem ini menjadikan anak-anak belum terbiasa, segala aktivitas menjadi terbatas ruangnya, keinginan anak-anak untuk berinteraksi dengan teman bermainnya menjadi terhambat,. Kegiatan pengabdian yang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para orang tua untuk memberikan peran terbaik bagi anak selama menjalani masa new normal. Berdasarkan dengan situasi tersebut, maka sebagai solusinya adalah membuat forum edukasi masyarakat dan ebook edukasi sebagai bahan untuk menambah wawasan bagi masyarakat yang ikut bergabung di forum edukasi. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, ada beberapa tahapan dalam melakukan kegiatan tersebut di antaranya: 1). Membuat konsep tulisan yang akan dibagikan, 2). Mencari referensi yang sesuai dengan konsep yang dibuat, 3).    Menyusun tulisan , 4). Membagikan ke forum edukasi masyarakat dan 5). Membuka forum diskusi untuk melihat respon dari masyarakat. Metode yang digunakan adalah wawancara dengan beberapa responden untuk mengetahui secara langsung.
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DALAM UPAYA MENARIK MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SMP YASDIQ Agustina, Anggyta Dwi; Indra, Syukri; Maryani, Novi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pengelolaan perpustakaan, yakni: 1) perencanaan pengelolaan perpustakaan, 2) pengorganisasi pengelolaan perpustakaan, 3) pelaksanaan pengelolaan perpustakaan, dan 4) evaluasi pengelolaan perpustakaan. Penelitian deskriptif kualitatif digunakan. Penelitian ini menggunakan model teori George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Adapun penelitian ini ditujukan agar mengetahui dan menjelaskan bagaimana perpustakaan SMP Yasdiq dirancang, diorganisasikan, dan diawasi. Observasi, catatan, dan wawancara adalah sumber data yang digunakan. triangulasi sumber, teknologi, dan waktu digunakan untuk menguji keabsahan datanya. Dalam menganalisis datanya, dipergunakan teknik reduksi data, yang kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif dan dibenarkan dengan kesimpulan. Temuannya menunjukkan: Perencanaan perpustakaan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama kepala sekolah dan staf perpustakaan untuk mengembangkan visi, rencana dan tujuan, mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pengelolaan perpustakaan sekolah dan menyusun telah direncanakan ini bisa menjadi perpustakaan yang bagus. Pengelolaan perpustakaan dilakukan dengan memilih pustakawan dan menyepakati pencapaian tujuan perpustakaan dalam hal proses pengendalian mutu. Organisasi perpustakaan mengikuti rencana individu dan tugas pengendalian kualitas perpustakaan seperti kebersihan, ketertiban, dan disiplin. Tujuan evaluasi pengelolaan perpustakaan adalah untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah. Evaluasi ini dilakukan oleh kepala perpustakaan sekolah. Kesimpulan: Pengelolaan perpustakaan di SMP Yasdiq telah terlaksana secara baik, walau terdapat beragam keperluan perpustakaan yang belum terpenuhi. Namun, implementasi perpustakaan masih dalam proses. Untuk meningkatkan minat membaca siswa, staf pengelola perpustakaan mengembangkan kebiasaan membaca bersama 15 menit sebelum kegiatan. Pembelajaran ini dirancang untuk membiasakan siswa dalam membaca. Biasakan dan tingkatkan minat membaca. Dari segi pengelolaan perpustakaan, keterbatasan ruang perpustakaan, koleksi buku yang kurang, serta sarana dan prasarana perpustakaan yang kurang mencukupi menjadi kendala dalam merangsang minat baca siswa di SMP Yasdiq.
MANAJEMEN KURIKULUM TAHFIZH AL-QUR'AN DI PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN DAARUL ULUUM LIDO Nadia Ashar; Suherman, Irman; Maryani, Novi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 2 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v3i2.18119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum Tahfizh Al-Quran yang ada di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul Uluum Lido. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Perencanaan kurikulum Tahfizh Al-Qur’an yaitu dengan mengutamakan visi dan misi pesantren dan juga tujuan pendidikannya serta menyusun program-program pendukungnya. (2) Pelaksanaanya disesuaikan dengan program-program dan jadwal kegiatan yang telah disusun oleh kurikulum ketahfizhan atau bagian Ihya Al-Qur’an agar kegiatannya terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang di harapkan. (3) Bentuk evaluasinya adalah evaluasi bulanan yaitu tentang pencapaian target hafalan dan tadarrus santri selama 1 bulan, santri diwajibkan menyetorkan hafalan sebanyak 1 juz dan 1 kali khatam Al-Qur’an dalam 1 bulan.
The Role of Islamic Religious Education in Preventing Sexual Deviance among Urban Adolescents: A Qualitative Psycho-Religious Study Based on the Educational Ecosystem Mahrudin, Amir; Ginanjar, M. Hidayat; Rahman, Rahman; Suherman, Irman; Maryani, Novi
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Education, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpi.2025.141.91-103

Abstract

Purpose – This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (IRE) in shaping the moral character of adolescents as a preventive effort against sexual deviance, particularly in urban areas of Indonesia. The study addresses the empirical gap concerning how Islamic values are internalized by adolescents within the context of digitalization and a permissive social culture. Design/methods/approach – This research employs a qualitative approach with an intrinsic case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving 25 informants in the Greater Jakarta area, including IRE teachers, junior high school students, parents, school leaders, and religious figures. Thematic analysis was conducted with reference to Bronfenbrenner’s ecological systems theory, Bandura’s social learning theory, and Erikson’s psychosocial development theory. Findings – IRE contributes to the development of adolescents’ moral resilience through teacher role modeling, contextual learning approaches, and the reinforcement of spiritual environments and open family communication. The main challenges arise from pedagogical limitations of teachers and the influence of digital media; however, collaborative strategies among schools, families, and communities have proven effective in supporting value internalization and self-regulation. Research implications – The findings underscore the necessity of training IRE teachers in Islamic sexual literacy and developing a synergistic educational ecosystem involving schools, families, and communities. A psycho-religious intervention model is recommended as a preventive educational strategy that is adaptive to adolescents’ realities. Nonetheless, the study is geographically limited to the urban Greater Jakarta area; thus, the findings require further validation in rural contexts with different social and cultural dynamics.