Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyusunan Peta Tematik dengan Pemetaan Partisipatif di Desa Tengger Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Mrabawani Rendra; Novita Romadhoni; Nabila Nalalizza Mahmud; Winda Uswatun Khasanah; Janatul Firdausi Ahla; Putri Aprilia Sari
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2144

Abstract

Kegiatan pemetaan partisipatif di Desa Tengger, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh data spasial yang akurat dan relevan dalam mendukung perencanaan pembangunan desa. Melalui keterlibatan aktif masyarakat bersama pemerintah desa, proses pemetaan dilaksanakan mulai dari pengumpulan data lapangan, validasi, hingga pengolahan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan ini menghasilkan beberapa peta tematik, meliputi peta administrasi, batas dusun, batas RT, sarana dan prasarana, serta penggunaan lahan. Setiap peta tematik memberikan informasi spesifik terkait karakteristik fisik dan sosial Desa Tengger. Peta administrasi berperan dalam memperjelas batas kewilayahan, peta dusun dan RT menggambarkan pembagian wilayah secara detail, peta sarana dan prasarana menunjukkan pemerataan fasilitas publik, sedangkan peta penggunaan lahan menampilkan variasi pemanfaatan ruang desa. Keterlibatan masyarakat dalam proses pemetaan terbukti meningkatkan akurasi data dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya informasi spasial dalam pengelolaan wilayah. Secara keseluruhan, kegiatan pemetaan partisipatif ini tidak hanya menghasilkan produk berupa peta tematik, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat serta menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam penyusunan rencana pembangunan berbasis data spasial. Pendekatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Spatial distribution of Vespa affinis based on land use and population density in Bojonegoro District, East Java Province, Indonesia Laily Agustina Rahmawati; Dewi Hidayati; Dian Saptarini; Mrabawani Insan Rendra; Bella Lutfiani Al Zakina
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 24 No. 2 (2023)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d240223

Abstract

Abstract. Rahmawati LA, Hidayati D, Saptarini D, Rendra MI, Al Zakina BL. 2023. Spatial distribution of Vespa affinis based on land use and population density in Bojonegoro District, East Java Province, Indonesia. Biodiversitas 24: 861-868. Cases of Vespa affinis (Lesser banded hornet) attacks significantly increased last three years in several regions in Indonesia, including Bojonegoro District, East Java Province. Based on the Evacuation Report data from the Fire Department of Bojonegoro District, the number of Nest Evacuations increased nine times from 2019 to 2021. Even the Vespa Wasp attack caused one person to die. This study's purpose is to analyze the distribution and habitat characteristics of Vespa Wasps in Bojonegoro based on land use and population density. The method used a survey of Vespa wasp evacuation points to see the distribution in each area, the results were covered on the land use map and population density map in Bojonegoro in 2021. The results showed that the distribution of V. affinis wasps based on land use has an 83% tendency to be in residential areas, while based on population density, it shows that 87% of the nests are in areas with high population density. The tendency of the wasps to inhabit residential areas with high population density is likely to be an adaptive form of wasp in response to forest destruction as its natural habitat, so they seek more abundant food sources and safer nesting locations in new places.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENGELOLAAN BERKELANJUTAN KAWASAN SEPADAN SUNGAI RAWAN LONGSOR Mrabawani Insan Rendra; Deka Wahyu Prakasa; Mohammad Zainul Ikhwan; Toni Budi Santoso; Ichwan Hadi Saputra
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 3 (2025): Technologia (Juli)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v16i3.19723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah rawan longsor dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dengan melihat wilayah sepadan sungai DAS Mengkuris. Analisis dilakukan menggunakan empat parameter utama, yaitu erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), serta penggunaan lahan dan tindakan konservasi (CP). Survei lapangan dilakukan untuk menguji akurasi hasil analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah rawan longsor di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mekuris terbagi dalam tiga tingkat, dengan dominasi kelas erosi sedang seluas 5.127 hektar (99,90%). Tingkat bahaya erosi kategori "Ringan" ditemukan di area permukiman seluas 0,399 hektar, sedangkan kategori "Sangat Ringan" terdapat di sawah tadah hujan seluas 0,059 hektar. Dari temuan longsor juga menjadi perhatian penting sepadan sungai DAS Mengkuris, wilayah yang seharusnya menjadi konservasi sungai namun masih digunakan dengan penggunaan yang lain