Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Dan Penderita Diabetes Melitus Tentang Diit Diabetes Melitus, Di Puskesmas Kembaran 1 Wurdaningsih, Tri Kusuma Wurdaningsih; Kurniawan, Wasis Eko; Maryoto, Madyo
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): November 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i6.625

Abstract

Keluarga adalah orang terdekat yang dapat membantu penderita diabetes mencapai kepatuhan dan keberhasilan pengobatan adalah keluarga, dukungan ini sangat penting. Diabetes melitus adalah suatu kondisi infeksi kronis yang berkembang Ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi dalam jumlah yang cukup atau pankreas gagal mamproduksi cukup hormon yang mengontrol gula darah. Peningkatan kadar gula darah dapat timbul akibat pengaturan pola makan yang tidak tepat sesuai anjuran berdasarkan jadwal, jumlah, dan jenis. di Puskesmas Kembaran II sebanyak 367 orang Metode yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yaitu dengan pemberian edukasi tentang upaya meningkatkan pengetahuan keluarga tentang diit diabetes melitus. Pengukuran tingkat pengetahuan peserta dilakukan dengan mengidentifikasi pengetahuan sebelum (pre-test) dan setelah (pre-test) kegiatan pengabdian.setelah dihitung dari 30 peserta 21 peserta masih di kategori kurang dengan presentasi 70%, 5 peserta di kategori baik dengan presentase 16,7%, dan 4 peserta di kategori cukup baik dengan presentase 13,3%,nilai presentase dari 30 peserta, 23 peserta meningkat kategori cukup baik dengan presentase 76,7%, dan 7 peserta meningkat kategori baik dengan prasentase 23,3% yang artinya dari kegiatan penyuluhan ini tingkat pengetahuan yang awalnya dikategori kurang sekarang berubah menjadi cukup Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan terlihat adanya peningkatan pengetahuan dengan nilai presentase pada pre-test dan post-test adanya peningkatan sebanyak 16,67%, dari hasil nilai rata-rata pre-test 33,33% dan post-test 50%.
Efektifitas Guided Imagery Dan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Prigi Purbalingga Pramudya Wardhani, Putri; Maryoto, Madyo
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i4.2521

Abstract

Hypertension is a condition where the blood pressure in the arteries is too high. Hypertension occurs due to excessive workload of the heart when pumping blood throughout the body to meet the needs of oxygen and nutrients by the body. Hypertension is the leading cause of death which is often referred to as the silent killer disease. Nonpharmacological therapies used to reduce blood pressure in people with hypertension include Guided Imagery and Slow Deep Breathing therapy. This case study aims to describe the application of Guided Imagery and Slow Deep Breathing to lower blood pressure in families whose family members have hypertension in Prigi Purbalingga Village. The case study was conducted by observation for three meetings and the intervention of providing Guided Imagery and Slow Deep Breathing for three days on October 22-24, 2024. The results of the case study of the application of Guided Imagery and Slow Deep Breathing on the first day the patient was still in the category of grade 2 hypertension with blood pressure 162/102 mmHg, on the second day there was a decrease to the category of grade 1 hypertension with blood pressure 134/96 mmHg, and on the third day to pre-hypertension with blood pressure 120/80 mmHg. In conclusion, Guided Imagery therapy and Slow Deep Breathing can significantly reduce blood pressure in people with hypertension.
Penerapan Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Keluarga Tn. S Rakhmasari, Pramesti Regita; Maryoto, Madyo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5779

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah di atas normal secara terus-menerus, tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg setelah dua pengukuran terpisah. Terapi genggam jari adalah bagian dari teknik Jin Shin Jyutsu, yang sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja karena melibatkan jari dan pernapasan. Tujuan untuk engetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan relaksasi genggam jari dan nafas dalam untuk menurunkan tekanan darah pada Ny.S di Desa Prigi Padamara. Terapi non-farmakologi hipertensi dengan genggam jadri dan nafas dalam dilakukan pada lansia dengan metode penelitian pre-experimental dengan single group pretest-posttest design. Ini adalah penelitian yang dilakukan sedemikian rupa sehingga variabel diamati terlebih dahulu sebelumperlakuan (pre-test) dan diukur kembali setelah perlakuan (post-test). Pengolahan data dilakukan dengan cara analisa deskriptif. Teknan darah pada Ny.S penderita hipertensi di Desa Prigi Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga selama 3 hari berturut turut terdapat kesimpulan yaitu terdapat perbedaan perkembangan tekanan darah sebelum penerapan terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam pada Ny.S terjadi rata rata penurunan tekanan darah sistolik selama tiga hari sebesar 5 mmHg dan diastolic sebesar 6,67 mmHg. Terapi genggam jari dan tarik nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi.
EFEKTIFITAS PENKES PERSONAL HYGIENE DAN PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL PADA PASIEN DENGAN DERMATITIS KONTAK IRITAN Sutanto Sutanto; Madyo Maryoto
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.276

Abstract

Pendahuluan Dermatitis kontak iritan adalah peradangan non- inflamasi kulit bersifat akut dipengaruhi banyak faktor. Peradangan kulit (epidermis dan dermis) sebagai respon terhadap pengaruh eksogen dan endogen, menimbulkan kelainan berupa efloresensi polimorfik, keluhan gatal memunculkan bercak berisi cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Mampu mengelola Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S Dengan Dermatitis Kontak Irirtan Dengan Pemberian Penkes Prsoanl Hygine Dan Virgin Coconut Oil Di Desa Mipiran Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Metode Desain penelitian ini adalah deskriptif melalui studi kasus pada Keluarga Tn. S Dengan Dermatitis Kontak Irirtan. Peneliti dalam mengumpulkan data melalui tahapan proses anamnesis, pengamatan, phsysical assessment, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan kondisi keluarga Tn. S sebelum dan sesudah diberikan implementasi  berupa pendidikan kesehatan tentang pentingnya personal hygiene dan pemberian virgin coconut oil pada luka dan bekas luka dermatitis kontak iritan. Kesimpulan masalah keperawatan menagemen kesehatan keluarga tidak efektif dapat teratasi dengan hasil keluarga Tn. S mengatakan menjadi lebih paham bagaimana cara hidup bersih dan sehat untuk mencegah terjadinya dermatitis kontak iritan (gatal-gatal) dengan cara melakukan personal hygiene secara teratur dan memberikan virgin coconut oil pada luka dan bekas luak dermatitis kontak iritan.
Alexithymia Correlates with Social Media Addiction in Students of Junior High School 1 Sumbang Banyumas Wintana, Dwi Amalia Putri Bian; Apriliyani, Ita; Maryoto, Madyo
Journal Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v4i1.99

Abstract

Background: Alexithymia is a psychological condition characterized by difficulty in identifying, understanding, and expressing emotions. Individuals with alexithymia often experience difficulties in managing emotions effectively, so this condition is often associated with various psychological problems (anxiety, depression, to addictive behavior). The prevalence of alexithymia is quite high in various populations including adolescents and this shows the importance of a deep understanding of the factors and impacts that contribute to the emergence of this condition. The current phenomenon of adolescents who are always associated with antisocial life and are more focused on social media to other virtual worlds may be the impact of alexithymia. Purpose: To test the relationship between alexithymia and social media addiction in students of SMPN 1 Sumbang Banyumas.. Methods: This study is a quantitative study with a correlation analytical approach. The population taken were patients who would undergo surgery with subarachnoid block anesthesia using a saturated sampling technique with a sample size of 76 respondents. The research instrument used a physical status observation sheet according to ASA standards and an observation sheet for achieving a Bromage score ≤ 2 and a watch to calculate the achievement time. Results: Based on statistical analysis, it shows a very significant positive relationship between alexithymia scores and social media addiction scores with a p-value of 0.000 and a correlation coefficient value of 0.631. Conclusion: There is a relationship between alexithymia and social media addiction in students at SMPN Sumbang Banyumas (the relationship between the two variables is strong). This can happen because the higher the level of alexithymia of a student, the higher the level of social media addiction.
Penerapan Hand Massage untuk Menurunkan Kecemasan Pre Sectio Caesarea (SC) Menggunakan Spinal Anestesi di RSUD Ajibarang Rahayu, Gina Sri; Novitasari, Dwi; Maryoto, Madyo; Yantoro, Awal Tunis
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1879

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur persalinan dengan membuat sayatan pada dinding rahim melalui dinding perut. Kecemasan pre operasi pada pasien sectio caesarea memberikan dampak negatif bagi pasien yang memengaruhi kualitas hidup sehingga dapat mengakibatkan perubahan tekanan darah, frekuensi jantung, peningkatan hormon adrenalin, aktivitas sebasea, HCL lambung dan lamanya pemulihan pasca operasi. Hand Massage merupakan intervensi non farmakologi yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan PkM menerapkan pijat tangan/hand massage untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Metode adalah hand massage pada 30 ibu hamil dengan kecemasan yang diukur menggunakan APAIS. Hand massage dilakukan dalam 10 menit dengan 2x intervensi. Hasil PkM menunjukan sebelum penerapan tingkat kecemasan terbanyak berada pada kategori cemas sedang berjumlah 22 peserta (73,3%) dan setelah penerapan tingkat kecemasan terbanyak berada pada kategori cemas ringan 25 peserta (83,3%). Kesimpulan terdapat penurunan rata-rata kecemasan sebelum penerapan hand massage 14,77, dan pasca hand massage sebesar 9,67 dengan penurunan 5,1. Hand massage dapat diaplikasikan pada pasien pre operasi sectio caesarea yang mengalami kecemasan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMBARAN 1 BANYUMAS Fuddin, Mokhamad Ari; Maryoto, Madyo; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan lansia penderita hipertensi dalam program Prolanis di Puskesmas Kembaran 1 Banyumas. Prevalensi hipertensi pada lansia di Kabupaten Banyumas mencapai 68%, mengindikasikan hampir 7 dari 10 lansia berisiko mengalami komplikasi serius jika tidak mendapatkan pengelolaan yang adekuat. Masalah kepatuhan dalam mengikuti program kesehatan masih menjadi tantangan, dengan rata-rata kepatuhan di Indonesia hanya mencapai 65%. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 41 lansia hipertensi peserta Prolanis yang dipilih melalui simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan dokumen registrasi kehadiran Prolanis selama periode Oktober 2023 hingga September 2024. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 60-74 tahun (73,2%), berjenis kelamin perempuan (85,4%), dan berpendidikan SD (85,4%). Sebanyak 90,2% lansia mendapatkan dukungan keluarga baik dan 92,7% lansia patuh mengikuti Prolanis (≥8 kali/tahun). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan lansia hipertensi (p=0,001). Dukungan keluarga holistik yang mencakup aspek emosional, instrumental, dan informasional terbukti meningkatkan kepatuhan hingga 3 kali lipat, menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular (stroke 42%, serangan jantung 37%), meningkatkan kualitas hidup lansia, dan menurunkan angka rawat inap sebesar 47%. Disarankan untuk mengembangkan strategi penguatan dukungan keluarga melalui edukasi terstruktur, integrasi keluarga dalam program Prolanis, dan pengembangan model keberlanjutan dukungan berbasis komunitas dan teknologi.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA LANSIA PENDERITA DIABETES DI RUANG SANKAI RS NISHIHARA KEIAIEN JEPANG Bahari, Egin Wahyu Septiawan; Kurniawan, Wasis Eko; Maryoto, Madyo
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2598

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a heterogeneous group of disorders characterised by elevated blood glucose levels or hyperglycaemia. Diabetes can cause ulcers, especially on the feet. Diabetic ulcers are open wounds that often occur in people with diabetes due to nerve and blood vessel damage caused by uncontrolled high blood sugar levels. These wounds can cause infection and, if left untreated, can lead to amputation. Wound ulcer treatment with NaCl (sodium chloride) or saline is a commonly used procedure to clean and keep the wound moist. NaCl 0.9% (intravenous fluid) is considered safe and effective because its composition is similar to blood plasma, so it does not cause irritation or allergic reactions. The design used in this case study research is descriptive research. The study in this research is a way to describe the application of nursing care in the elderly with skin integrity (back abscess) in the Sankai Room of RS Keiaien Okinawa Japan including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation carried out on 11-13 June 2023. The subject of this case study is patient Mrs S with a medical diagnosis of DM in the Nikai room of Nishihara Keiaien Okinawa Hospital, Japan. The author conducted this research by interviewing and observing the case study subject to find information to compile a report conducted for 3x24 hours. The results of the final evaluation of the implementation of back abscess treatment with wound cleansing with NaCl 0.9% and the results of skin/tissue integrity disorders improved. Characterised by clients saying pain but has decreased, the wound looks dry, no need for dressings.
UPAYA MENINGKATAN PENGETAHUAN KELUARGA MENGENAI PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) UNTUK MENCEGAH TERJADINYA KEHAMILAN JARAK DEKAT DI DESA PURBAYASA KABUPATEN PURBALINGGA Noormalita, Amela; Maryoto, Madyo
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2678

Abstract

Pregnancies with short interpregnancy intervals remain a serious public health issue in Indonesia, particularly in rural areas such as Purbayasa Village, Purbalingga Regency. Intervals of less than 24 months between pregnancies significantly increase the risk of complications for both mother and child, and may negatively affect the quality of parenting. This study aimed to evaluate the effectiveness of a family-based educational nursing intervention in improving knowledge and awareness regarding the Family Planning (FP) program as a strategy to prevent closely spaced pregnancies. This research employed a descriptive case study design using the nursing care process, which includes five sequential stages: assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The subject was a pregnant woman with two children, the second of whom was only 1 year and 10 months old. The intervention was carried out through three home visits focusing on the promotion of health behavior (I.12472) and the promotion of family integrity (I.13490). The results demonstrated a significant improvement in the family's understanding and attitudes toward family planning, along with more collaborative and structured parenting practices. The two nursing diagnoses—health behavior at risk (D.0099) and risk of ineffective parenting process (D.0128)—showed meaningful improvements or were resolved. In conclusion, the structured and participatory educational intervention was effective in enhancing family awareness and behavioral changes related to pregnancy planning and child-rearing.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto Amela Noormalita; Madyo Maryoto; Wasis Eko Kurniawan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.178

Abstract

Dukungan keluarga merupakan suatu faktor yang dapat menunjang keberhasilan seseorang dalam masa pengobatan Tuberkulosis paru, karena dengan adanya dukungan keluarga, seseorang akan merasakan adanya dorongan dari lingkungan sekitar dan merasa termotivasi untuk sembuh dari penyakit TB. Tingkat keberhasilan sembuh seseorang dapat dilihat dari patuh atau tidaknya seseorang tersebut dalam menjalani masa pengobatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis paru di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner MMAS-8. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 responden. Penelitian ini dilakukan di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto pada bulan Desember 2023 – Juni 2024. Dari hasil uji Chi square didapatkan nilai p=0,000 (<0,05) yang menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Klinik Utama Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto.
Co-Authors Adhelia Clarysha Adiratna Sekar Siwi Afifah, Titi Nur Alfiah, Viqi Fatatun Alfiana, Unik Amela Noormalita Apriliyani, Ita Ardiyan Damar Prabowo Arni Nur Rahmawati Asih Syifa'ul Hasanah Astuti, Yuria Dwi Bahari, Egin Wahyu Septiawan Bangkit Andriawan Barokah, Bharata Bagus Cahyaningrum, Etika Dewi Danang Tri Yudhono Danang Tri Yudhono Danang Tri Yudono Dwi Novitasari Dwijayanti, Elisia Erin Nofitasari Ernawati, Esti Falah, Rifqy Al Farhani, Muhammad Fatih Febri Panji Saputra Ferdian, Fadli Reka Feti Kumala Dewi Fika Alfiyah Firdaus, Eza Kemal Fitriani, Lilis Fitrianti, Lolita Fuddin, Mokhamad Ari Hadi, Umar Hanana Hanana, Hanana Iis Lutvitaningsih Ika Setiyani, Harni Indri Heri Susanti, Indri Heri Islamudin, Syarif Febrian Ita Apriliyani Khoiruroch, Ragil Umi Kurniawan, Wasis Eko Kusumo, Kelvin Angling Leli Ngatikoh Mariah Ulfah Ma’rifah, Atun Raudotul Mu'thiya Hasymah Muliana, Dwi Nabila, Bangkit Isna Naqzi, Niam Three Ningrum, Ema Wahyu Noor Yunida Triana Noormalita, Amela Nurulistyawan T.P Pradani, Viky Dwi Pradani Pramudya Wardhani, Putri Puput Kusdiana Rahayu, Gina Sri Rahmawati, Ns Arni Nur Rakhmasari, Pramesti Regita Ramadanti, Sahra Ramlan Ramlan Ryan, Muhammad Fernan Panggih Aufa Safinatunnajah, Kamiliya Sari, Nurlita Lidya Sofyani, Yulyana Suci Khasanah Sutanto Sutanto Tri Sumarni Tyas Febriyanti Utami, Ristanti Dwi Wasis Eko Kurniawan Wilis Sukmaningtyas Wintana, Dwi Amalia Putri Bian Wurdaningsih, Tri Kusuma Wurdaningsih Yantoro, Awal Tunis Zahra Istikomah, Wakhidatus