Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Budidaya dan Pascapanen Jamur Tiram di Kelompok Bank Sampah “Sidoasri” Nurcahyanti, Suhartiningsih Dwi; Masnilah, Rachmi; Subekti, Sri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i1.2226

Abstract

Kelompok bank sampah “Sidoasri” merupakan organisasi di desa Sidodadi Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun Jawa Timur yang didirikan pada tahun 2018. Kelompok Sidoasri menghendaki inisiatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Budidaya jamur tiram mudah dilaksanakan dengan sumber daya waktu dan tenaga yang tersedia, sehingga pemasaran hasil budidaya cukup prospektif. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan usaha budidaya jamur tersebut. Pengabdian ini dilaksanakan sebagai Program Dosen Mengabdi di Desa Asal (PROSENDI) dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pendapatan kelompok bank sampah Sidoasri sehingga dapat menyumbang pendapatan keluarga. Kegiatan terdiri dari: 1) Sosialisasi tentang manfaat jamur tiram, nilai ekonomi, cara budidaya, penanganan pascapanen dan manajemen usahanya; 2) Studi tiru di tempat budidaya jamur tiram; 3) Pelatihan dan praktik budidaya jamur tiram; dan 4) Penanganan pascapanen. Hasil menunjukkan bahwa anggota bank sampah dan masyarakat secara luas sangat antusias dengan kegiatan ini sehingga warga dan perangkat desa berdatangan untuk melihat budidaya jamur tiram dan diangkat juga dalam rembuk dusun. Kelompok Sidoasri mendapatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya dan penanganan pascapanen jamur tiram.Kata kunci: Budidaya, Jamur Tiram, Sidoasri
Pemberdayaan masyarakat Desa Jenggawah dalam meningkatkan kualitas pakan ternak kambing melalui fermentasi Ankardiansyah Pandu Pradana; Ahmad Ilham Tanzil; Intan Kartika Setyawati; Rachmi Masnilah; Deviana Fitria Astuti; Thia Mahardikha Ra Putri; Ollyvia Eswinda Santi; Efrian Kuncoro; Bela Indri Ayunita; Shavanna Ardhelia Arijaya; Roni Yulianto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29963

Abstract

Abstrak Peternak kambing di Desa Jenggawah, Kabupaten Jember masih mengandalkan pakan konvensional tanpa pengolahan khusus, sehingga rendahnya kecernaan dan nilai gizi pakan menjadi masalah yang berdampak pada produktivitas ternak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peternak melalui penerapan teknologi fermentasi pakan ternak kambing untuk menghasilkan pakan yang lebih bernutrisi dan efisien. Program pengabdian dilaksanakan pada September–Oktober 2025 dengan pendekatan pelatihan di lapangan. Metode ini dilakukan melalui sosialisasi teori dan demonstrasi langsung teknik fermentasi, yang terdiri atas penyiapan bahan, pencacahan, pencampuran dengan inokulan bakteri asam laktat, dan penyimpanan produk dalam ruang kedap udara. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, kemudian dianalisis dengan uji T untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi. Analisis SWOT juga dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan teknologi ini. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pada skor pengetahuan (2,0 menjadi 8,0, t = –17,75; p = 5,39×10⁻¹¹), keterampilan (2,0 menjadi 8,0, t = –16,02; p = 3,99×10⁻¹⁰), dan motivasi (4,0 menjadi 7,93, t = –14,63; p = 1,72×10⁻⁹). Program ini berhasil diimplementasikan dan membawa dampak perubahan positif bagi masyarakat mitra. Kata kunci: bakteri asam laktat; gizi; hijauan; kecernaan; silase. AbstractGoat farmers in Jenggawah Village, Jember Regency, continue to rely on conventional feed without specialized processing, resulting in low digestibility and nutritional value, which negatively affects livestock productivity. This community service program aimed to enhance farmers' knowledge, skills, and motivation by introducing fermented feed technology for goat farming, thereby producing more nutritious and efficient feed. The program was implemented from September to October 2025 using a field-based training approach. The methodology included theoretical dissemination and hands-on demonstrations of feed fermentation techniques, covering material preparation, chopping, mixing with lactic acid bacteria inoculants, and storing the product in an airtight environment. Data were collected through pre- and post-training questionnaires and analyzed using a t-test to assess improvements in knowledge, skills, and motivation. Additionally, a SWOT analysis was conducted to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats associated with the adoption of this technology. The results demonstrated a significant increase in knowledge scores (from 2.0 to 8.0, t = –17.75; p = 5.39×10⁻¹¹), skills (from 2.0 to 8.0, t = –16.02; p = 3.99×10⁻¹⁰), and motivation (from 4.0 to 7.93, t = –14.63; p = 1.72×10⁻⁹). The program was successfully implemented and had a positive impact on the partner community, contributing to the improved efficiency and sustainability of goat farming practices. Keywords: digestibility; forage; lactic acid bacteria; nutrition; silage.
Peningkatan keterampilan petani dalam produksi pupuk organik dan pestisida nabati di Desa Jenggawah Kabupaten Jember Ankardiansyah Pandu Pradana; Ahmad Ilham Tanzil; Intan Kartika Setyawati; Rachmi Masnilah; Deviana Fitria Astuti; Thia Mahardikha Ra Putri; Ollyvia Eswinda Santi; Efrian Kuncoro; Bela Indri Ayunita; Shavanna Ardhelia Arijaya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26742

Abstract

Abstrak Desa Jenggawah di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur dikenal sebagai salah satu pusat produksi padi dan palawija. Namun, petani di daerah ini menghadapi tantangan berupa kesulitan mendapatkan pupuk dan serangan hama serangga yang sering mengganggu produksi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada petani di Kelompok Tani Mulyo, Desa Jenggawah, agar dapat memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati secara mandiri. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan, dan praktik pembuatan pupuk organik dan pestisida nabati dari bahan alami. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan dan motivasi peserta. Berdasarkan uji T, ditemukan perbedaan signifikan dalam keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan petani dalam memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati, yang diharapkan dapat membantu mereka menghadapi tantangan produksi dan meningkatkan hasil pertanian di masa mendatang. Kata kunci: fermentasi; limbah; motivasi; penyuluhan; praktik AbstractJenggawah Village in Jember Regency, East Java Province, is known as one of the key centers for rice and secondary crop production. However, farmers in this region face challenges such as difficulty in accessing fertilizers and frequent insect pest infestations that disrupt agricultural production. This community service program aims to provide training to the Mulyo Farmers Group in Jenggawah Village, enabling them to independently produce organic fertilizers and botanical pesticides. The program is implemented through education, training, and hands-on field practice, where participants are taught to produce solid and liquid organic fertilizers using materials such as livestock manure, fruit waste, and neem and papaya leaves for the production of botanical pesticides. The results of the training showed a significant improvement in the participants' skills and motivation. Based on the T-test, a significant difference was found in the participants' skills before and after the training. This program successfully enhanced the farmers' ability to produce organic fertilizers and botanical pesticides, which is expected to help them address production challenges and improve agricultural yields in the future. Keywords: fermentation; waste; motivation; extension; practice
Pelatihan manajemen pemasaran dan produksi kopi robusta di kelompok tani Sidomulyo - Jember Masnilah, Rachmi; Irawan, Bambang; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Pradana, Ankardiansyah Pandu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35160

Abstract

AbstrakKabupaten Jember, Jawa Timur merupakan salah satu sentra kopi Robusta, namun Kelompok Tani Sidomulyo masih menghadapi kendala manajemen produksi dan pemasaran, terutama pada pencatatan usaha tani, penataan fasilitas pascapanen, penerapan standar mutu, serta pemasaran yang masih bertumpu pada konsumen lokal sehingga nilai tambah ekonomi belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial petani dalam manajemen produksi dan strategi pemasaran kopi Robusta, termasuk penguatan branding produk. Pendekatan yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat (community empowerment) dan capacity building melalui tahapan identifikasi masalah (wawancara dan diskusi dengan pengurus), pelatihan berbasis diskusi yang mencakup manajemen produksi (pencatatan biaya-hasil, perencanaan panen, standardisasi mutu) dan manajemen pemasaran (branding, pengemasan, promosi digital, diversifikasi saluran distribusi), dilanjutkan pendampingan agar praktik dapat diterapkan. Evaluasi dilakukan secara partisipatif melalui diskusi, tanya jawab, dan perbandingan praktik sebelum-sesudah kegiatan. Kegiatan menghasilkan peningkatan kesadaran dan praktik awal pada pencatatan usaha tani, penataan lokasi produksi (pemisahan area pengeringan dan penyimpanan), serta pengenalan SOP sederhana untuk kendali mutu dan penerapan standar pascapanen. Dari sisi pemasaran, kelompok mulai mengenal diversifikasi saluran distribusi, pemanfaatan media digital/marketplace, dan pemetaan peluang akses pasar internasional, disertai penguatan branding melalui kemasan dan identitas produk yang mendorong pergeseran orientasi dari penjualan curah menuju produk bernilai tambah. Kedepannya, diperlukan fasilitasi sertifikasi mutu, pendampingan digital marketing lanjutan, serta penguatan jejaring dengan konsumen dan mitra dagang. Kata kunci: agribisnis; branding; pascapanen; pemberdayaan; rantai pasok. AbstractJember Regency, East Java, is one of the main centers of Robusta coffee production; however, the Sidomulyo Farmer Group continues to face constraints in production and marketing management, particularly in farm record-keeping, organization of postharvest facilities, application of quality standards, and marketing that remains largely dependent on local buyers, resulting in suboptimal value addition. This community service program aimed to enhance farmers’ managerial capacity in Robusta coffee production management and marketing strategies, including the strengthening of product branding. The approach adopted was community empowerment and capacity building, implemented through stages of problem identification (interviews and discussions with group leaders), discussion-based training covering production management (cost-output recording, harvest planning, and quality standardization) and marketing management (branding, packaging, digital promotion, and diversification of distribution channels), followed by mentoring to support practical implementation. Evaluation was conducted participatively through discussions, question-and-answer sessions, and comparisons of practices before and after the activities. The program resulted in improved awareness and initial adoption of farm record-keeping, better organization of production areas (separation of drying and storage facilities), and the introduction of simple standard operating procedures for quality control and postharvest standards. In terms of marketing, the group began to recognize diversified distribution channels, the use of digital media and marketplaces, and the mapping of opportunities for access to international markets, accompanied by strengthened branding through packaging and product identity that encouraged a shift from bulk commodity sales toward value-added products. For future sustainability, facilitation of quality certification, advanced digital marketing assistance, and strengthened networking with consumers and trading partners are required. Keywords: agribusiness; branding; postharvest; empowerment; supply chain.
Co-Authors Abd Latif Abadi Abd Latif Abadi Abdul Majid Abdul Majid Agung Sih Kurnianto Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Alfarisy, Fariz Kustiawan Ali Wafa Ankardiansyah Pandu Pradana Aryo Fajar Sunartomo Bakhroini Habriantono Bambang Irawan Bela Indri Ayunita Chairunnisa, Eka Deviana Fitria Astuti Diah Yulisetiarini Dimas Ganda Permana Putra Efrian Kuncoro Fa'ayunina, Miftakhul Fachry Abda El Rahman Fandiyanto, Randika Farchan Mushaf Al Ramadhani Fariz Kustiawan Alfarisy Fitria Dwi Damayanti Gusna Merina, Gusna Guswantoro, Dicky Ade Habriantono, Bakhroini Hakim, Tiara Oktavia Putri HARDIAN SUSILO ADDY Hasbi Mubarak Hasjim, Saifuddin Himmatul Khasanah Hoesain, Mohammad Intan Kartika Setyawati Isnaeni, Siti Juli Khozin, Mohammad Nur Kustiawan Alfarisy, Fariz Lestari, Resti Putri Luqman Qurata Aini Maria Azizah Muhamad Aditia Ulhaq Muslimah, Syafira Ayu Mustapit Mustapit N, Suhartiningsih Dwi Nasriyah Hidayatus Sholeha Nugroho Hadi, Zul Fauzi Nurcahyanti3, Suhartiningsih Dwi Nurchayanti, Suhartiningsih Dwi Nurmala, Fenny Nusantara, Alrio Putra Ollyvia Eswinda Santi Prasetyaningtiyas, Susanti Puspaningrum, Diah Ramadhan, Farchan Mushal Al Rana Virga Tesha Syofiana Rismayani Risqianti, Riza Roni Yulianto RR. Ella Evrita Hestiandari Sari, Dwi Tirta Setiadi Jitendhriyawan Suwarno Shavanna Ardhelia Arijaya Sigit PRASTOWO Siti Mai Saroh Sri Subekti SUDARSIH SUDARSIH Suhartiningsih Dwi N Suhartiningsih Dwi Nurcahyanti Suharto Suharto Tarigan, Sri Ita Thia Mahardikha Ra Putri Tutung Hadi Astono Wagiyana Wagiyana, Wagiyana Widianingrum, Desy Cahya Wildan Muhlison, Wildan WIWIEK SRI WAHYUNI