Claim Missing Document
Check
Articles

Pisang Sale Pengembangan Usaha Pisang Sale Goreng Melalui Rekayasa Proses: Bahasa Indonesia Herlina Herlina; Elok Sri Utami; Siswoyo Soekarno
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i1.2936

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang potensial dikembangkan dan dapat menciptakan lapangan kerja masyarakat pedesaan di kabupaten banyuwangi adalah UMKM pisang sale goreng, Pisang sale goreng adalah makanan dari pisang yang dijemur kemudian digoreng. Pisang sale goreng merupakan makanan kecil / camilan yang sangat disukai oleh masyarakat luas, mulai dari anak-anak  hingga orang dewasa tanpa memandang tingkat pendidikan dan strata ekonomi. Sebagai mitra dalam kegiatan ini adalah usaha Pisang sale goreng  ”UD. Waining Jaya”. Beberapa faktor yang menyebabkan usaha pisang sale goreng UD. Waining Jaya tidak berkembang adalah  kualitasnya rendah (kadar air tinggi, tekstur liat/alot, tumbuh jamur, masa simpan rendah, dan rasa kurang enak), tidak mempunyai nilai tambah (citra diri), kemasan tidak menarik konsumen dan pengolahannya tidak efisien serta tidak hygienis. Salah satu solusi untuk meningkatkan citra diri pisang sale goreng adalah membuat pisang sale crispy, dengan cara merekayasa proses pengolahan pisang sale goreng melalui penggunaan tepung ubi kayu / MOCAF (Modified Cassava Flour), bahan tinambah pangan (baking powder) dan penggunaan alat pengering pisang sale semi otomatis berbasis teknologi tepat guna. Target yang diharapkan pada Kegiatan Program Pengabdian Kemitraan (PPK) ini adalah meningkatkan kesejahteraan UMKM pisang sale goreng di  kabupaten banyuwangi, khususnya usaha pisang sale goreng “UD. Waining Jaya” dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Banyuwangi dari kontribusi penjualan pisang sale crispy. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) metode pengolahan pisang sale crispy; 2) produk pisang sale crispy; dan 3) peralatan pengolahan pisang sale crispy berbasis TTG (mesin pengering sale). Selain itu kegiatan ini meningkatkan ketrampilan karyawan dalam pembuatan pisang sale crispy dan memperluas jaringan pemasaran UD. Waining Jaya.
Power Tiller Requirement for Cassava Cultivation at Estate Scale Rufiani Nadzirah; Agus Dharmawan; Siswoyo Soekarno; Indarto Indarto; Tasliman Tasliman
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v11i2.292-303

Abstract

Indonesia's food needs continue to increase along with population growth. Land development for supporting the cassava food estate is one of the priority programs of the central and regional governments. The purpose of this study was aimed at determining the need for power tiller for land management based on land area. This research was carried out at the planned location of the cassava plantation in Gunung Mas Regency, Central Kalimantan in 2020. The data on the land area planned was determined from a topographic map, while the tractor needs were obtained from the calculation of field capacity. The area of land suitable for cassava cultivation is 1227.57 ha which is divided into 25 blocks. The basis for the number of tractors as power tiller needed is determined from the time of tillage work so that it requires working capacity variables, including data on land area, work speed, and width of the plow implement. The plow studied in this study used 2, 3, 4, and 5 blades of disc plows. The need for a tractor with a 5-blade disc plow is 2 tractors that work fully and take turns cultivating an area of 1227.57 ha in the span of one cassava cultivation period (7-8 months). If the disc plow used is less than five blades, it will affect the working width of tillage, so the work time will be longer and the need for power tiller will increase. Keywords:   Cassava, Disk Plow, Food Estate, Power Tiller, Tractor
Rancang Bangun Destilator Elektrik dan Evaluasi Kinerja Destilasi Bioetanol dari Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) Fathan Edy Purwanto; Agus Dharmawan; Siswoyo Soekarno; Soni Sisbudi Harsono; Bambang Marhaenanto
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.2.130-135.2022

Abstract

Bioethanol from seaweed is the ethanol produced from the anaerobic fermentation of seaweed with the assistance of microorganisms. A distillation process is required to separate ethanol from a mixture - the fermented bioproducts. The aims of this research are to develop a distiller equipped with a control system of temperature, evaluate the output flow rate and the content of bioethanol from seaweed (Euchemia cottonii). The desired electric distiller was developed in five main components, i.e., control system, heater, distilling tube, condenser, and a centrifugal pump. The seaweed is fermented with the starter Saccharomyces cerevisiae for 48 hours under room temperature. The fermented product is then distilled using a developed electric distiller for 6 hours; the control system worked to maintain the temperature in process, 800C. The distiller worked with an average output flow rate of 0.024 L/h. The bioethanol started to release from the system at a minute of 253 and temperature 710C. The output bioethanol had a yield of 3.3% dan 39% of alcohol content.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Mesin Perajang Keripik Pisang dengan Empat Pisau Horizontal Agus Dharmawan; Rizky Akthur Alamsyah; Tasliman Tasliman; Siswoyo Soekarno
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2022): TEKNOTAN, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol16n2.3

Abstract

Peningkatan produksi keripik pisang oleh suatu industri tidak lepas dari permintaan proses. Proses pengirisan pisang merupakan proses penentu untuk meningkatkan kapasitas produksi keripik pisang. Permasalahan terjadi pada stasiun pengirisan yang masih sederhana dan dilakukan secara manual. Penggunaan mesin perajang pisang bermaksud untuk agar proses pengirisan pisang lebih mudah dan dapat mempersingkat waktu kerja dengan hasil yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menguji mesin perajang pisang dengan empat pisau horizontal. Perancangan mesin terdiri atas pembuatan model, pemilihan material, perakitan, dan pengujian. Mesin perajang yang berdimensi 480 x 360 x 600 mm dan berat kosong mesin 12 kg memiliki lima komponen utama yaitu unit pemasukan, unit pemotongan, unit pengeluaran, kerangka mesin, sumber dan transmisi daya. Pengujian pada mesin dengan pisang kepok ditetapkan variasi tegangan input motor penggerak antara 75 – 250 volts. Rata-rata slip putaran yang terjadi adalah 3.7%. Putaran pisau dengan kecepatan rendah meningkatkan terjadinya slip. Kapasitas kerja yang dihasilkan untuk merajang pisang adalah 14.2 kg/jam pada tegangan 220 V. Potongan pisang dengan kualitas baik sebesar 77.6% memiliki bentuk bulat dengan tebal rata-rata 2.2 mm, sisanya merupakan potongan pisang yang rusak, berbentuk tidak beraturan, dan hilang karena lengket di dalam mesin. Mesin yang dikembangkan dapat dimanfaatkan oleh industri rumahan yang memproduksi keripik pisang.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Mesin Pembersihan dan Pengayakan Tipe-Grizzly Untuk Beras Aprilia Dila Wardiningrum; Agus Dharmawan; Soni Sisbudi Harsono; Siswoyo Soekarno
Rona Teknik Pertanian Vol 14, No 2 (2021): Volume 14, No.2, Oktober 2021
Publisher : Department of Agricultural Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/rtp.v14i2.20741

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin pembersih dan pengayak tipe grizzly untuk beras sekaligus menguji kinerja mesin. Penelitian terdiri atas perancangan, perakitan, dan evaluasi kinerja mesin. Mesin yang dikembangkan memiliki 6 (enam) komponen utama, yaitu sumber dan transmisi tenaga putar, lubang pemasukan, unit pembersih beras, unit pengayak beras, lubang pengeluaran, dan kerangka mesin. Penelitian dilakukan menggunakan 3 (tiga) percobaan putaran, L (lambat), S (sedang), dan C (cepat) untuk mendapatkan data dari parameter pengukuran seperti kapasitas kerja, kecepatan putar mesin, laju isapan udara pada unit pembersih, slip putaran puli, dan persentase kehilangan bahan. Pada percobaan putaran L-S-C, yaitu 1654, 1817, dan 1979 rpm, menghasilkan laju isapan udara adalah 7,04, 7,79, dan 8,50 m/s. Slip putaran puli terjadi pada pulli 4 dengan nilai 3,27% tanpa sampal dan 1,70% dengan sampel; puli ini bertugas untuk menggetarkan ayakan grizzly 10-mesh. Kapasitas kerja pada 3 percobaan putaran (L-S-C) berturut-turut adalah 78,5, 81,6 dan 146,7 kg/jam. Pemisahan optimal dedak terjadi para percobaan putaran C sendangkan pemisahan menir terjadi pada percobaan L. Persentase kehilangan bahan tertinggi terjadi selama terjadi penurunan kecepatan putar yang mengakibatkan penurunan efektivitas kerja mesin.Design and Performance Test of Cleaning and Gryzzly-Type Sieving Machine for Rice Abstract. This research aimed to develop and a rice cleaning and grizzly-type sieving machine which also evaluates its performance. It consisted of designing, assembling, and performance evaluating of the machine. The desired machine was developed in six main components, i.e., power source, hopper, rice cleaner, rice siever, outlets, and machine frame. The research used three rotational speed treatments (Slow-Middle-Fast or L-S-C rotations) for data collections, whereas the parameters of performance testing consisted of work capacity, engine rotation speed, airflow rate, pulley rotational slip, and grain loss percentage. Engine rotation speeds at L-S-C treatments are 1654, 1817, and 1979 rpm and resulted in 7.04, 7.79, and 8.50 m/s, respectively, for airflow rates produced by the suction from a blower. The most significant rotational slip is occurred at Pulley-4 resulted in 3.27% (operating without samples) and 1.70% (operating with samples); this pulley transmitted rotational power to vibrate the 10-mesh grizzly sieve. The work capacities at L-S-C rotational treatments were 78.5, 81.6, and 146.7 kg/h, respectively. The optimal separation of brans was at C-rotational treatment, while the optimal separation of groats was at L-rotational treatment. The high percentage of grain loss occurred along with a reduction in speed that made the machine work ineffectively.
PERANCANGAN SISTEM PERAWATAN KOMPONEN V-BELT PADA SISTEM TRANSMISI DENGAN METODE RCM DAN MVSM (STUDI KASUS PT PERKEBUNAN SENTOOL ZIDAM V/BRAWIJAYA JEMBER) Gray Miller Damanik; Siswoyo Soekarno; Ida Bagus Suryaningrat
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 9, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v9i4.287-296

Abstract

Sistem pemeliharaan  pada PT Perkebunan Sentool Zidam V/Brawijaya yaitu breakdown maintenance. Proses produksi sering mengalami gangguan akibat kerusakan mesin dan rendahnya efisiensi perawatan. Peningkatan efisiensi perawatan dapat dilakukan dengan pemetaan aliran nilai pemeliharaan (MVSM) dan metode Reilability Centered Maintenance (RCM). Aktivitas pemeliharaan menggunakan metode RCM merumuskan jadwal pergantian optimal pada komponen V-Belt yaitu 437,4 hari (V-Belt penghantar daya ke penggerak), 527,386906 hari (V-Belt penghantar daya ke mesin finishing), 557,73 hari (V-Belt penghantar daya ke mesin penghancur), 557,73 hari (V-Belt transmisi penghantar daya ke mesin six in one), dan 500,05 hari (V-Belt transmisi penghantar daya ke mesin GT). Aliran pemeliharaan mesin dengan metode MVSM  memberikan dampak positif dengan meningkatnya efisiensi perawatan mesin menjadi 36,43%. Hasil penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi yaitu penerapan 5S, perbaikan standart operational procedure (SOP), pelatihan dan pembinaan tenaga kerja, serta pembelian suku cadang sebelum terjadi kerusakan.
Analisis prospektif pengembangan agrotechnopreneurship berbasis potensi sektor pertanian di Kabupaten Jember [Prospective analysis of potential-based agrotechnopreneurship development in the agricultural sector in Jember Regency] Wibowo, Yuli; Soekarno, Siswoyo; Wiyono, Andi Eko; Fajriyah, Ajeng Afriska Lailatul; Windiari, Eva Yulia
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 29, No 1 (2024): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v29i1.1-13

Abstract

The pandemic several years ago has impacted employment problems with the increase in the number of unemployed in Jember Regency. One effort can be made to develop agrotechnopreneurship as a community business.  This study aims to analyze the prospects for developing agrotechnopreneurship by utilizing the potential of the agricultural sector in Jember Regency.  The analysis focused on potential agrotechnopreneurship products developed in Jember Regency today: mocaf, chili sauce, coconut briquettes, shredded catfish, and cow's milk kefir.  This research uses a prospective analysis method structured based on states that may occur in the future.  The results showed several scenarios for developing potential agrotechnopreneurship in Jember Regency, generally including optimistic and pessimistic scenarios.  The development of agrotechnopreneurship in chili sauce, coconut briquettes, shredded catfish, and cow's milk kefir has an optimistic scenario, indicating a promising potential for future growth. This optimistic scenario can be realized if the key factors in the development of agrotechnopreneurship can be improved as expected. Meanwhile, the development of mocaf agrotechnopreneurship has a pessimistic scenario. Keywords: agrotechnopreneurship, Jember Regency, prospective analysis, the agricultural sector
Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer Soekarno, Siswoyo; Indarto, Indarto; Bahariawan, Amal; Dharmawan, Agus; Pamungkas, Achmad Ivo Joan; Arjasari, Nova Sulung
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v12i1.580

Abstract

The study aimed to design and assess the heat flow capability of a tray dryer to support the process of supplying seedless watermelon seeds. Researchers collaborated with farmers in Seputih Mayang Village, Jember, who partnered with seeds producer of PT East West Seed Indonesia. Drying with a tray dryer that is composed of a frame, plywood walls, heating source, air exhaust cavity, shelves, thermostat, blower, and digital temperature measuring device; heat circulation moves in a zigzag manner. Determination of heat in drying by measuring temperature changes on each shelf. Shelf 1 (bottom) received the most significant heat than the upper shelves. To reduce the moisture content by 12%, the drying machine consumes 2.272 kWh of energy or equivalent to 8179.5 kJ, while the heat released during drying is 1603.800 kJ. Thus, the efficiency of the drying machine is 19.59%.
Analisis Rantai Pasok Pengembangan Agroindustri MOCAF di Kabupaten Jember Wibowo, Yuli; Herlina, Herlina; Soekarno, Siswoyo; Wiyono, Andi Eko; Aghata, Ola Riska Aprilia Intan
JURNAL AGROTEKNOLOGI Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/j-agt.v18i01.51920

Abstract

Jember Regency has great potential in the agricultural sector, with cassava being one of its key commodities. Cassava can be developed into MOCAF (Modified Cassava Flour), produced through a fermentation process that modifies cassava cells using lactic acid bacteria. The development of the MOCAF agroindustry in Jember Regency has promising prospects due to the abundant availability of raw materials and increasing market demand. However, supply chain management optimization is necessary to ensure the effectiveness and efficiency of MOCAF agroindustry development. This study aims to generate effective and efficient strategy recommendations for developing the MOCAF agroindustry. The study uses the Interpretative Structural Modeling (ISM) method to determine the most dominant supply chain actors and the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to determine the priority strategies for MOCAF agroindustry development. Based on the identification results, the MOCAF supply chain structure consists of four members: cassava farmers, collectors, MOCAF producers, and consumers. Farmers and cassava collectors act as suppliers of raw materials to producers, who then process them into MOCAF and sell them to consumers. The main actor in the supply chain is the consumer the party who determines the sustainability of the MOCAF agro-industry. Meanwhile, the most appropriate and prioritized supply chain development strategy is partnering with farmers to strengthen institutions within the supply chain. This strategy aims to improve the effectiveness and efficiency of relationships among supply chain actors, especially between the MOCAF agroindustry, farmers, and cassava collectors. This partnership is expected to ensure product quality, increase efficiency, stabilize, and even reduce the price of raw materials, which can increase the demand for MOCAF. Other strategies resulting from the AHP analysis are complementary to encourage the increase in MOCAF demand. Keywords: agroindustry, cassava, Jember Regency, MOCAF, supply chain
Economic Strengthening of the Pakis Village Community through the Development of Catfish Shredded Agrotechnopreneurship Modified Breadfruit as a Natural Fiber Material Wibowo, Yuli; Herlina, Herlina; Soekarno, Siswoyo; Eko Wiyono, Andi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i1.4250

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.  Desa Pakis tergolong desa dengan nilai IPM rendah, dengan jumlah penduduk miskin yang relatif banyak. Permasalahan umum yang dihadapi masyarakat Desa Pakis adalah kekurangtahuan mereka terhadap informasi inovasi teknologi yang dapat bermanfaat bagi mereka dalam rangka meningkatkan keberdayaan mereka dalam perekonomiannya.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Pakis dalam membuat abon lele termodifikasi kluwih sebagai salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan masyarakat.  Metode pelaksanaan pengabdian mencakup 3 (tiga) tahapan, yaitu uji coba pembuatan abon lele termodifikasi kluwih, praktek pembuatan abon lele, dan pelatihan manajemen usaha.  Hasil uji coba menunjukkan bahwa penambahan kluwih sebesar 20% dari berat ikan lele menghasilkan abon lele yang menyerupai abon sapi.  Hasil kegiatan praktek pembuatan abon lele menunjukkan masyarakat sangat antusias dan mereka juga berpartisipasi secara langsung untuk membuat bon lele dengan teknologi yang relatif sederhana.  Masyarakat juga sangat antusias mengikuti pelatihan manajemen usaha dan berharap usaha dapat dikembangkan oleh mereka sebagai usaha yang potensial untuk menambah penghasilan.
Co-Authors Abda Abda Adindra, Plasida Geustin Aghata, Ola Riska Aprilia Intan Agus Dharmawan Ahmad Hudi Arif Ajeng Afriska Lailatul Fajriyah Alfarisy, Fariz Kustiawan Andi Eko Wiyono, Andi Eko Andy Eko Wiyono Ankardiansyah Pandu Pradana Aprilia Dila Wardiningrum Aristanti, Fransiska Candra Arjasari, Nova Sulung Asmak Afriliana Bahariawan, Amal Bambang Marhaenanto Bambang Marhaenanto Dewi Melani Dian Purbasari Dian Purbasari Edy Suharyanto Eko Wiyono, Andi Elida Novita Elok Sri Utami Ernanda, Heru Eva Yulia Windiari Fajriyah, Ajeng Afriska Lailatul Farchan Mushaf Al Ramadhani Fathan Edy Purwanto Fina Firdiyanti Fiqih Faresa Firdaus Firdiyanti, Fina Firmansyah, Ilham Firmanto, Hendy Gray Miller Damanik Hamid Ahmad Hasana, Siti Hendy Firmanto Herlina Herlina . Herlina Herlina Herlina Herlina Hernanto, Setyawan Dwi Hervian Rahardiansyah Hoesain, Mohammad Ida Bagus Suryaningrat Idah Andriyani Ilham Firmansyah Indarto Indarto Indarto Indarto Iwan Taruna Khoirulloh, Deffa Lestari, Ning Puji Luh Putu Ratna Sundari M. Yogi Riyantama Isjoni Manik Nur Hidayati Melani, Dewi Muhammad Nasir Afandi Nurhayati Nurhayati Pamungkas, Achmad Ivo Joan Prihani, Suwita Tri Putra, Bayu Taruna Widjaja Rizky Akthur Alamsyah Rufiani Nadzirah Rusdianto, Andrew Setiawan Sakli Petiet Isbi Kurniawan Sembiring, Rinawati Septian, Taufiq Dwi Setyawan Dwi Hernanto Setyo Harri Silvia, Halimatus Siswi janto Siti Nur Shaidah Soni Sisbudi Harsono Soni Sisbudi Harsono Soni Sisbudi Harsono, Soni Sisbudi Sri Mulato Sukrisno Widyoto Sukrisno Widyotomo Sulistyani Sulistyani Sutarsi, Sutarsi Tampatty, Jovansa Tantri Sepriska U Tasliman, Tasliman Triana Lindriati Widarman, Dwi Wahyu Windiari, Eva Yulia Yuli Wibowo