Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Group Guidance Simulation Game Technique to Improve Emotional Intelligence of Students of Class X-RPL SMK Negeri 10 Semarang Ira Lelly Wahyuni; Wiwik Kusdaryani; Desi Maulia
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 09 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i09.1372

Abstract

This research investigates the effect of group guidance using simulation game techniques to improve the emotional intelligence of students in Class X-RPL at SMKN 10 Semarang. This study uses an experimental pre-test and post-test control group design. Based on the results of research conducted on class X - RPL students at SMKN 10 Semarang, it was concluded that group guidance services using simulation game techniques affected increasing emotional intelligence. This is proven by the results of the experimental group questionnaire, which obtained an increase in the mean or average score from the pretest of 57.6 to the posttest of 63.11, in other words, an increase of 9.5%. Furthermore, the T-test results obtained a sig (2-tailed) value of 0.001. This means that providing treatment with group guidance and simulation game techniques has a significant influence on increasing the emotional intelligence of class X-RPL students at SMKN 10 Semarang.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menjaga Diri Dari Perilku Seksual Berisiko Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dzul Fahmi, Lilik Sahal; Maulia, Desi; Rakhmawati, Dini
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2022): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v9i2.10688

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi adanya ketidaktahuan siswa terhadap batasan perilaku antara laki-laki dan perempuan yang merupakan awal terjadinya perilaku seksual berisiko. Dampak yang terjadi yaitu kurangnya pengetahuan siswa terhadap ketrampilan menjaga diri sehingga siswa berpotensi menjadi korban perilaku seksual berisiko. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Pre-Experimental Design dengan model one group pre-test post-test design. Sampel penelitian yaitu 9 siswa diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Sebelum pemberian treatment, dilakukan pre-test dengan hasil rata-rata 6,22 berkategori kurang baik. Setelah pemberian treatment, dilakukan post-test dengan hasil rata-rata 11,33 berkategori sangat baik. Selisih dari hasil rata-rata pretest dan post-test yaitu 5,11. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan paired t-test menunjukkan hasil perhitungan uji t sebanyak 17,288. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa thitung ttabel yaitu 17,288 2,262, artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok pendidikan seksualitas untuk meningkatkan keterampilan menjaga diri dari perilaku seksual berisiko.
Pemanfaatan Deep Learning Bagi Guru BK Untuk Deteksi Dini Masalah Psikologis Siswa Pada MGBK SMA Kabupaten Wonogiri Maulia, Desi; Setiawan, Agus; Ulumuddin, Arisul; Murywantobroto
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): PRAXIS September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/v3hm3w34

Abstract

Permasalahan psikologis pada siswa, berupa kecemasan, depresi dan bullying yang dapat menunjukkan suatu fenomena terkini di Indonesia sehingga diperlukan deteksi dini secara efektif. Guru bimbingan dan konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi masalah tersebut, namun terdapat kendala berupa keterampilan dan pemahaman teknologi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru BK dalam memanfaatkan deep learning sebagai mendeteksi masalah psikologis siswa. Metode pelaksanaan PKM, berupa tahap perencanaan (pemetaan masalah dan menentukan mitra), pelaksanaan (pelatihan, workshop, dan workshop), dan evaluasi. Peserta sejumlah 50 guru BK dari anggota dan ketua MGBK SMA Kabupaten Wonogiri. Hasil evaluasi menunjukkan 94,25% peserta menilai bahwa materi sangat sesuai dengan kebutuhan yang diindikasikan oleh peningkatan akan pemahaman terhadap konsep, manfaat, dan penerapan deep learning dalam layanan BK. Peserta menunjukkan keterbukaan terhadap suatu integrasi teknologi dalam mendukung deteksi dini masalah psikologis. Hasil kegiatan PKM membuktikan bahwa pelatihan deep learning bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas guru BK sehingga layanan BK tepat sasaran, dan akurat. Implementasi teknologi tersebut penting untuk memperkuat fungsi preventif layanan BK dan mendukung kesejahteraan psikologis siswa di masa era digital.
Pendampingan Peran Ayah dalam Pengasuhan dan Pencegahan Kekerasan Maulia, Desi; Rakhmawati, Ellya; Cholifah, Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13894

Abstract

Ayah memiliki peran yang tidak hanya sebagai kepala keluarga serta pencari nafkah, namun sebagai pendidik dan pelindung dalam memberikan rasa yang aman bagi anak dan istri. Faktanya, ayah atau ibu terkadang tidak menjalankan perannya secara baik sehingga dapat menimbulkan permasalahan yang dialami oleh anak, salah satunya ialah tindakan kekerasan. Bentuk kekerasan yang dialami anak, berupa psikologis, sosial, emosional dan seksual. Salah satu bentuk kekerasan, yakni kekerasan seksual. Kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku kepada anak dianggap sebagai perilaku dengan sengaja serta perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak bagi korban, baik secara fisik dan emosional. Ayah turut memberikan kontribusi penting bagi perkembangan anak, atau pengalaman anak yang dialami bersama dengan ayah akan mempengaruhi seorang anak hingga dewasa nantinya. Oleh sebab itu, Dosen Universitas PGRI Semarang melakukan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mendapingi Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak dan pencegahan kekerasan terhadap anak. Setelah didampingi oleh Tim Pengabdi UPGRIS, kesadaran ayah untuk terlibat dalam pengasuhan anak.
Adaptive coping strategies among credit transfer students: a qualitative study of UPGRIS and DMMMSU partnership program Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi; Yuliejantiningsih, Yovitha
KONSELOR Vol. 12 No. 3 (2023): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0202312314-0-86

Abstract

International Credit Transfer was held between Universitas PGRI Semarang and Don Mariano Marcos Memorial University (DMMMSU) Philippines. The students of UPGRIS would learn at DMMMSU for a semester. The language and cultural differences became challenges for the students to adapt to the learning situation. This matter brings psychological challenges for the students. Therefore, they had to promote coping strategies to manage their difficulties. This research determined the adaptive coping strategy of credit transfer students. This qualitative approach research provided the real experience and portrayal of a real research site by directly interacting with the research subjects. The researchers involved four students of the Guidance and Counseling program with credit transfer program status for a semester. The researchers collected the data with a structured interview and documentation. The applied analyses included three matters: data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that every participant applied problem-focused coping, plain-problem solving, confrontative strategy, and social support search for instrumental reasons. Universities should provide psychological services to increasing international student’s stress managing skill.
Analisis Kemandirian Siswa Down Syndrome (Studi Kasus Di Knowledge Link Intercultural School Sentul Kabupaten Bogor) Setyari, Fadhilla Nova; Rahmawati, Dini; Maulia, Desi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9634

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa down syndrome di Knowledge Link Intercultural School dimana siwa tersebut belum terbentuk kemandiriannya mengenai aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemandirian siswa dan pembiasaan kemandirian pada aktivitas keseharian siswa down syndrome di Knowledge Link Intercultural School dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan observasi dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini kemandirian siswa down syndrome berkembang diiringi dengan pendampingan dan pembiasaan yang dilakukan setiap hari di sekolah serta dukungan dalam bentuk apresiasi. Knowledge Link Intercultural School terus melakukan komunikasi dengan orang tua mengenai bagaimana kemandiriannya dirumah. Masih ditemukan adanya hasil yang baik pada kemandirian siswa down syndrome ini. Dari yang sebelumnya takut, pemalu, bahkan agak dipaksa dalam melakukan aktivitas kemandirian, seiring berjalannya waktu dibersamai dengan pendampingan dan dukungan dari pihak sekolah maupun pihak keluarga yang sangat luar biasa siswa down syndrome sudah mampu dikatakan mandiri.
Parenting Generasi Z di Kampung Tampok Laut Malaysia Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi; Setiawan, Agus; Wiyaka, Wiyaka; Ulumudin, Arisul; Arsat, Mahyudin Bin
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.20928

Abstract

Generasi Z memiliki karakter yang berbeda dari generasi sebelumnya sehingga orang tua mereka perlu hal yang berbeda untuk memperlakukan anak mereka. Pengasuhan berkelanjutan diperlukan agar anak dapat menangani masalah dengan cepat seiring waktu. Program parenting merupakan program untuk meningkatkan kehidupan keluarga dan masyarakat. Orang tua yang tinggal di pesisir dan bekerja sebagai nelayan menghadapi tantangan dan kesulitan mengasuh putra-putri mereka misal saja seperti: (1) orangtua kebingungan saat mengurus anak Gen Z, (2) seringkali terjadi kekerasan pada anak tanpa disadari oleh orangtua saat mengurus anak Gen Z, dan (3) orangtua tidak tahu bagaimana menangani masalah Gen Z. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan orangtua tentang (1) prinsip pengasuhan, (2) pengasuhan yang berbasis hak anak, dan (3) masalah Gen Z. Pelatihan ini melibatkan (1) ceramah, (2) demonstrasi, dan (3) pendekatan yang digubal oleh orang tua Pengetahuan dan keterampilan pengasuhan orang tua yang tinggal di pesisir ditingkatkan melalui kegiatan PKM ini. Selain itu, meningkatkan standar pengasuhan, mengurangi tingkat kekerasan anak, dan memberi orang tua pemahaman yang lebih baik tentang masalah Gen Z.
The Effect of Group Guidance Simulation Game Technique to Improve Emotional Intelligence of Students of Class X-RPL SMK Negeri 10 Semarang Wahyuni, Ira Lelly; Kusdaryani, Wiwik; Maulia, Desi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 09 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i09.1372

Abstract

This research investigates the effect of group guidance using simulation game techniques to improve the emotional intelligence of students in Class X-RPL at SMKN 10 Semarang. This study uses an experimental pre-test and post-test control group design. Based on the results of research conducted on class X - RPL students at SMKN 10 Semarang, it was concluded that group guidance services using simulation game techniques affected increasing emotional intelligence. This is proven by the results of the experimental group questionnaire, which obtained an increase in the mean or average score from the pretest of 57.6 to the posttest of 63.11, in other words, an increase of 9.5%. Furthermore, the T-test results obtained a sig (2-tailed) value of 0.001. This means that providing treatment with group guidance and simulation game techniques has a significant influence on increasing the emotional intelligence of class X-RPL students at SMKN 10 Semarang.
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK TALKING CHIP TERHADAP PERENCANAAN KARIR Pradani, Dita Cipta; Fitriana, Siti; Maulia, Desi
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v36i1.18580

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan dalam perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Permasalahan perencanaan karir tersebut antara lain kurangnya pemahaman mengenal diri, kurangnya kesiapan mental untuk bersaing, belum memahami program studi untuk melanjutkan ke universitas lanjutan, ragu dengan pilihan cita – cita atau karirnya, belum memiliki rencana dalam memilih pendidikan lanjutan, dan kurang percaya diri atas kemampuan yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pretest posttest One Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang dengan jumlah 221 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 15 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala perencanaan karir. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,000 0,05. Jadi terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pretest) dengan varibel akhir (posttest), hal ini menunjukan Ho pada penelitian ini ditolak dan Ha diterima yang berbunyi bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang.
The effect of mindful parenting on gender-based violence: Father involvement as a mediator Handayani, Arri; Ratnaningsih, Ika Zenita; Maulia, Desi; Widiharto, Chr. Argo; Bawono, Yudho
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v9i1.20367

Abstract

Gender-based violence (GBV) has increased in the last decade, highlighting the need for significant attention to the prevention of physical and/or sexual violence. This situation is partially influenced by parenting in the family and is specifically reinforced by the involvement of fathers. This study aims to examine the effect of mindful parenting on GBV, with the father's involvement in parenting as a mediator. Data were collected using accidental sampling from 739 people (503 women and 236 men) aged between 18 to 23 years old. The instruments used in the study were the Interpersonal Mindfulness in Parenting (IM-P) scale (31 items, α = .953); the Inventory of Father Involvement (IFI) (26 items, α = .915); and the Social Norms and Beliefs about Gender-based Violence (GBV) Scale (30 items, α = .935). Mediation analysis served to test the research hypothesis. The research results indicate that mindful parenting has a significant effect on GBV, with the direct effect (β = -0.244, p < .001) being lower than the indirect effect (β = -0.582, p < .001), and the results of the Sobel test (z = -11.649, p = .000, p < .001) suggest that this effect is mediated by the father's involvement in parenting. These findings emphasize the importance of increasing societal awareness regarding the significance of father involvement in parenting to reduce gender-based violence. Fathers should provide complete care by being physically and psychologically present, which could alleviate the mother's burden and diminish gender-based violence.
Co-Authors Agus Setiawan Agus Suharno Ancella Primaningrum, Maria Arifianto Astri Nugroho Arisul Ulumuddin arisul ulumudin Arri Handayani Arri Handayani Arri Handayani Arsat, Mahyudin Bin As Zahra Anggita Narasati Ayda Tatsa Asyari Ayu Safriyana Chr Argo Widiharto Christina Nanimusiani Damayanti, Anggun Prastika Desanda Puspitasari Dewi Sekar Millati dheva widya rahmawati Mahasiswa Dhyah Yulianti, Padmi Dian M, M.A. Primaningrum Dini Rahmawati Dini Rakhamawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Dini Rakhmawati Diyah, Fatimahtus Sadiyah Dzul Fahmi, Lilik Sahal Eka Sari Setianingsih Eka Sari Setianingsih Ellya Rakhmawati Farikha Wahyu Lestari, Farikha Wahyu FarlinKinase, Arsya Febrian Murti Dewanto Firda Lulu Chafidoh Heri Saptadi Ismanto Hidayatussani, Nur Hippy Jovaniza Surya Putri Ika Zenita Ratnaningsih Ira Lelly Wahyuni Kartinah Kartinah M. Th. S. R. Retnaningdyastuti Murywantobroto Ng. Ayu Nyoman M NUR CHOLIFAH Nur Hidayatussani Nur Siti Aisyah Nyoman M, Ng. Ayu Padmi Dhyah Yulianti Pradani, Dita Cipta Primaningrum Dian Prita Adiningsih Putri, Ayudha Permata Rachel Veronik Refas Ziddan Retna Ningdyastuti Retnaningdyastuti Rizalul Fikri Rizalul Fikri, Rizalul Setyari, Fadhilla Nova Siti Fitriana Siti Fitriana Sitinjak, Charli Suhendri Suhendri Supardi Supardi Surya Ihza Mahista Suwarno Widodo Tri Hartini Tri Suyati Tri Suyati Tri Suyati upgris, siti khoirunnisa Vita Purnamasari Wahyuni, Ira Lelly Wilda Kamalia Wiwik Kusdaryani Wiwik Kusdaryani Wiwik Kusdaryani Wiyaka Wiyaka Yovitha Yuliejantiningsih Yovitha Yuliejantiningsih, Yovitha Yovitha Yuliejatiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Yudho Bawono