Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Nilai Tambah Ikan Asin Jambal Roti (Studi Kasus pada Kelompok Pengolah Pemasar Ikan di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat) Iwang Gumilar; Ananda Dwi Septian Septian; Rosnauli Oktavianti; Meyla Puspita Lestari; Nora Akbarsyah; Irfan Zidni; Ine Maulina; Astridya Syahada Putri Hermawan
Vol 16 No 3 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i3.2166

Abstract

Pangandaran has significant capture fisheries potential; however, fresh fish is highly perishable, requiring processing to increase its value. One prominent processed product is salted jambal roti fish, which plays an important role in the coastal economy. This study aims to analyze value added, technical production performance, and economic feasibility of processing businesses in Fish Processing and Marketing Groups (Poklahsar) in Pangandaran Village. The methods used include Hayami value-added analysis, cost-benefit analysis, and technical evaluation based on GMP, SSOP, and HACCP standards. The results show that the value added generated is Rp7,937.5/kg with a ratio of 19.8%, categorized as moderate. Economically, the business is feasible, with a profit of Rp1,235,069 per production cycle, profitability of 15.44%, and a Benefit-Cost Ratio of 1.18. The payback period is 0.23 years, with a break-even point of 12.95 kg and a unit production cost of Rp67,649/kg. However, technical performance remains low, with only 47% compliance with GMP, SSOP, and HACCP standards. In conclusion, the salted fish processing business is economically viable but requires improvements in technical practices and food safety systems to ensure sustainability.
APLIKASI INDIKATOR pH BERBASIS GELATIN IKAN-PVA DENGAN EKSTRAK KUBIS MERAH DALAM MONITORING KESEGARAN UDANG VANAME (Litopaneus vannamei) SELAMA PENYIMPANAN DINGIN Nadia Dwi Narda; Iis Rostini; Irfan Zidni; Rusky Intan Pratama
INASUA: Jurnal Teknologi Hasil Perikanan Vol 6 No 2 (2026): INASUA: Jurnal Teknologi Hasil Perikanan
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jinasua.2026.6.2.91

Abstract

Perubahan mutu udang vaname selama penyimpanan suhu dingin dapat dilihat dari perubahan parameter kimia (pH dan TVB-N) dan organoleptik. Indikator dengan penambahan ekstrak kubis merah sensitif terhadap perubahan pH sehingga dapat digunakan untuk memantau kesegaran udang secara visual dan real time. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penambahan ekstrak kubis merah dengan konsentrasi terbaik pada formulasi film indikator pH dalam mendeteksi perubahan mutu udang vaname. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2025 di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan empat perlakuan konsentrasi ekstrak kubis merah sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% pada formulasi film yang diaplikasikan pada udang vaname selama 9 hari penyimpanan. Film dikarakterisasi berdasarkan pH, ketebalan dan amonia (NH3). Parameter kesegaran udang meliputi pH, TVB-N, dan organoleptik. Perubahan warna indikator dianalisis dan dihubungkan dengan parameter kemunduran mutu udang selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH meningkat dari 7,20 ± 0,17 menjadi 7,70 ± 0,17 dan nilai TVB-N meningkat dari 3,36 menjadi 38,66 mg/100 g disertai penurunan organoleptik signifikan (p<0,05). Indikator dengan konsentrasi 10% menunjukkan perubahan warna paling representatif terhadap peningkatan pH. Konsentrasi ini dinilai paling optimal dalam mendeteksi kemunduran mutu udang vaname secara visual. Kata Kunci: indikator pH, kubis merah, penurunan mutu, udang vaname