Claim Missing Document
Check
Articles

Modifikasi Air Conditioner Split PK Sebagai Water Heater Untuk Media Pembelajaran Mesin Konversi Energi Bagi Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Pontianak To, Gunarto; Julianto, Eko; Iwan, Muhammad; Sarwono, Eko
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2810

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to modify PK Split Air Conditioner for water heater by utilizing condenser exhaust heat that can be used by students of Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Muhammadiyah Pontianak as a learning media in the field of fluid machinery and laboratory-scale energy conversion machines. This design is important as an effort to increase students' learning motivation, understanding, and thinking skills in the energy conversion machine course, especially air conditioners. The research process involves designing, manufacturing, modifying, and assembling the air conditioner into a water heater into a complete unit, as well as testing the tool for use as a learning medium. Data collection and analysis are carried out in accordance with the test instruments that have been prepared. The result of this research is a Split Air Conditioner learning media tool that has dual functions, namely as a water heater and air conditioner. This simulation tool can operate properly and is able to heat 60 liters of water in 60 minutes with a hot water temperature of 42.5oC. The temperature resulting from the modification of the PK split Air Conditioner into a water heater has met the SNI 03-7605-2005 standard. This Air Conditioner modification can be used as a learning medium for students and lecturers to facilitate the learning process of the Air Conditioner (AC) Energy Conversion Machine course. In addition, this tool is already feasible as a practicum tool for the performance of dual-function air conditioners.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi Air Conditioner Split PK untuk water heater dengan memanfaatkan panas buang kondensor yang dapat digunakan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pontianak sebagai media pembelajaran di bidang mesin fluida dan mesin konversi energi skala laboratorium. Rancangan ini penting sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar, pemahaman, dan kemampuan berpikir mahasiswa dalam mata kuliah mesin konversi energi utamanya adalah air conditioner. Proses penelitian melibatkan perancangan, pembuatan, modifikasi, dan perakitan Air conditioner menjadi water heater menjadi satu kesatuan yang lengkap, serta pengujian alat untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pengumpulan dan analisis data dilakukan sesuai dengan instrumen uji yang telah disiapkan. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat media pembelajaran Air Conditioner Split yang difungsikan ganda yaitu sebagai water heater dan pendingin ruangan. Alat simulasi ini dapat beroperasi dengan baik dan mampu memanaskan air sebanyak 60 liter dalam waktu 60 menit dengan temperatur air panas sebesar 42,5oC. Temperatur yang dihasilkan dari modifikasi Air Conditioner split PK menjadi water heater ini sudah memenuhi standar SNI 03-7605-2005 . Modifikasi Air Conditioner ini dapat dijadikan media pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen untuk mempermudah proses pembelajaran mata kuliah Mesin Konversi Energi Air Conditioner (AC). Selain itu, alat ini sudah layak dijadikan alat praktikum unjuk kerja Air Conditioner yang difungsikan secara ganda.
PERSAMAAN REGRESI LINIER BERGANDA UNTUK MEMPREDIKSI EFISIENSI BOILER Eko Sarwono; Martin Choirul Fatah; Brunner, I Made Indradjaja Marcus Brunner
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i2.1179

Abstract

Boiler efficiency calculation is crucial to determine the reliability of boiler performance. Generally, boiler efficiency is calculated by the heat loss method, which considers losses in the combustion process. The calculation consumes more time due to detailed procedure and analysis. This research aims to develop a multiple linear regression equation in predicting boiler efficiency based on performance test data from PLTU X unit 1. The equation was then validated with a classical assumption test, i.e. normality, linearity, multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation, and hypothesis test. In addition, the equation was used to calculate the boiler efficiency at PLTU ABC (unit 1 & 2) and PLTU XYZ (unit 1). The results show that there is approximately 0.49% boiler efficiency discrepancy among equation and heat loss method calculations.
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TIPE MONOCRYSTALLINE DENGAN MEMANFAATKAN ATAP GEDUNG SEBAGAI MEDIA PEMANTUL PANAS MATAHARI Eko Julianto; Nasution, Ahmad Yunus; Ripandu Sasmeidy; Fuazen; Eko Sarwono; Doddy Irawan
DINAMIS Vol. 10 No. 1 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i1.9021

Abstract

Pada umumnya pemasangan panel surya berada di bagian paling atas (rooftop) dari sebuah bangunan atau gedung, yang permukaannya datar dan tidak ditutupi oleh langit-langit, sehingga pancaran sinar matahari tidak terhalangi. Dikawasan perkotaan khususnya di Kalimantan Barat, sebagian besar ruangnya dipenuhi dengan bangunan-bangunan besar, sehingga memiliki potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Desain pembangkit tenaga surya ini menggunakan empat bagian utama, bagian pertama yaitu solar panel Monocrystalline 110 wp untuk sumber utama dari energi matahari menjadi tegangan awal DC, bagian kedua yaitu charger controller sebagai pengatur arus dari panel pada battery atau penyimpanan daya dan ke beban yang dihasilkan dari solar panel tersebut, bagian ketiga yaitu inverter salah satu pengubah tegangan DC ke AC, serta bagian ke keempat yaitu beban untuk penerangan (lampu LED). Dari pengujian pada skripsi ini, penggunaan panel surya belum cukup efisien dan menghasilkan daya rata-rata pada cuaca cerah sebesar 75,03 Watt, sedangkan pada cuaca berawan sebesar 46,3 Watt. Dari segi ekonomis untuk menggantikan PLN.
Analisis Minor Losses Alat Uji Aliran Fluida Skala Laboratorium Eko Julianto; Febriyan; Gunarto; Fuazen; Eko Sarwono
DINAMIS Vol. 10 No. 2 (2022): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v10i2.10779

Abstract

Dalam sistem perpipaan dapat mempermudah pendistribusian fluida untuk kebutuhan industri maupun untuk keperluan pertanian. Sistem ini umumnya dapat ditemukan pada rangkaian sistem perpipaan untuk keperluan irigasi baik berupa irigasi tetes maupun irigasi sprinkler. Pada system aliran fluida sering mengalami Rugi-rugi aliran (head losses) pada bagian sambungan dan jenis bahan pipa yang dilalui oleh aliran fluida sehingga mengakibatkan penurunan tekanan disebut rugi mayor (minor losses). Penurunan tekanan tersebut dikarenakan fluida yang mengalir mengalami turbulensi yang menimbulkan gesekan pada besar pada dinding pipa disebut rugi mayor (mayor losses). Penelitian ini menggunakan 3 diameter pipa yang berbeda yaitu 1 Inchi, ¾ Inchi dan ½ Inchi untuk mengetahui Minor losses pada masing-masing diameternya dan proses pengolahan data digunakan rumus Reynolds dan Berniolli untuk mendapatkan hasil perhitungan dari data pengujian. Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh nilai Head minor losses pada masing – masing pipa yaitu pipa diameter 1inch sebesar (0.43m), ¾ inchi sebesar (1.55m) dan ½ inchi sebesar (7.75) m, maka semakin kecil diameter penampang maka nilai head minor losses semakin besar dikarenakan diameter pipa yang lebih kecil menimbulkan gaya kapilaritas yang lebih tinggi yang berakibat kecepatan yang ditimbulkan juga lebih tinggi dibandingkan diameter pipa yang lebih besar.
Effect of Intake Valve Gap Adjustment Variation on Fuel Consumption in Daewoo 4dwy-30 Diesel Motorcycle Eko Julianto; Fuazen; Prayoga, Yongki; Iwan, Muhammad; Gunarto; Sarwono, Eko; Yunus Nasution, Ahmad
DINAMIS Vol. 12 No. 1 (2024): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v12i1.16369

Abstract

The valve mechanism system on a 4 stroke diesel motor functions as an opening or closing mechanism which is used as a way for air to enter the combustion chamber or as an outlet for residual combustion gases from the combustion chamber. To maximize diesel engine performance, valve clearance adjustments need to be carried out periodically. This research aims to determine the effect of variations in intake valve gap adjustment on fuel consumption on the Daewoo 4 DWY-30 diesel motorbike. This research uses experimental methods and is quantitative research, namely presenting the results of experiments in the laboratory on test objects. The research results show that there is an influence of variations in intake valve gap adjustment on fuel consumption. The highest fuel consumption is at the intake valve gap setting of 0.20 mm, and the lowest fuel consumption is at the intake valve gap setting of 0.60 mm.
Perubahan Diameter Kumparan Terhadap Suhu yang dihasilkan Pada Pemanas Induksi Julianto, Eko; Tanduk, Tangke Margonda; Gunarto, Gunarto; Sarwono, Eko; Fuazen, Fuazen
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.9974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter kumparan terhadap alat pemanas induksi, termasuk pengaruhnya terhadap suhu yang dihasilkan dengan batasan waktu, serta pengaruhnya terhadap tegangan dan arus pada alat pemanas induksi,  penelitian menunjukkan bahwa proses pemanasan logam padat menggunakan pemanas induksi dilakukan dengan mengubah ukuran diameter kawat tembaga dari 5 cm, 6 cm, dan 9,6 cm. Masing-masing ukuran diameter kawat tembaga menghasilkan tegangan (AC, DC), arus, daya, dan temperatur yang berbeda. Perubahan diameter kumparan mempengaruhi panas yang dihasilkan dari pemanas induksi. Secara rata-rata temperatur yang dihasilkan kawat tembaga cenderung meningkat seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi. Selain itu, semakin kecil ukuran diameter kawat tembaga maka akan semakin tinggi temperatur suhunya ketika dipanaskan menggunakan pemanas induksi. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 5 cm adalah sebesar 148,9°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 6 cm adalah sebesar 137,3°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Ketiga ukuran diameter tembaga menghasilkan arus (A) yang cenderung fluktuatif (naik-turun). Secara rata-rata arus tegangan (A) yang dihasilkan tembaga spiral cenderung menurun seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi.
Brilliability and fracture strength of float glass under static and dynamic loads due to radiation heat Julianto, Eko; Feriansyah, Feriansyah; Wahyu, Wahyu; Gunarto, Gunarto; Sarwono, Eko
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 17, No 1 (2023): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.17.1.38-43

Abstract

In this research, steady state and thermal crack analysis was carried out on clear glass exposed to heat radiation with different thicknesses. The analysis process is carried out from the thickness of the glass and testing the temperature variation of the glass testing process to find out the maximum temperature limit of radiation exposure until the glass multiplies thermal crack with steady state analysis of the predetermined ideal heat time. The data collection method used in this study was through testing in an oven where data collection was based on the results of a thermal steady state analysis. The increase in temperature per minute from the first minute was 138.4 ⁰C to the 7th minute or the end was 179.3 °C, from the results research states that in the 7th minute the glass has experienced a crack or crack where the crack starts from the side of the glass which is insulated from radiant heat.
Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan dan Peningkatan Kesehatan Pekerja UKM Puput Project Sarwono, Eko; Suwarni, Linda; Fachri, Helman; Selviana, Selviana
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.339

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Puput Project adalah salah satu Usaha Kecil Menengah yang berada di Kota Pontianak yang memiliki masalah dalam produksi dan pemasaran serta keluhan nyeri otot dari pekerja. Berdasarkan diskusi dan kesepakatan antara tim pengabdi UM Pontianak dengan mitra maka disepakati prioritas masalah yang dilakukan sebagai solusi awal dari masalah yang dihadapi oleh mitra adalah melalui kegiatan pemberian edukasi melalui penyuluhan tentang kesehatan dan keselamatan kerja, sanitasi makanan, dan pemasaran digital produk UKM. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang sanitasi makanan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan tentang kesehatan dan keselamatan kerja, sanitasi makanan, dan pemasaran digital produk UKM. Peserta kegiatan pengabdian ini sejumlah 30 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 60% (mean sebelum sebesar 60 dan mean sesudah 96) antara sebelum dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi UM Pontianak. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan pada mitra sejenis UKM perlu dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan derajat kesehatan pada pekerja sektor UKM.
Analysis of the Strength Thorn Pandan Leaves Fiber Composite: Woven Vs Random Fibers Lani; Fuazen; Eko Julianto; Muhammad Iwan; Eko Sarwono; Gunarto
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 9 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on assessing a composite material that uses pearly leaf reinforcement and a polyester resin matrix as a construction material for energy-efficient automobile bodies. The traction strength test and impact resistance test of thorn panda leaf fiber are conducted to evaluate the difference in fiber direction, namely induced and random. This discovery is anticipated to be advantageous for the development of energy-efficient automobile bodywork. The highest traction force recorded is 2199.63 MPa in the random fiber direction, whereas the lowest traction strength is 2077.43 MPa in the fiber direction. The pulling force increases when the direction of the fiber aligns with the pulling manner, resulting in more force. The impact's greatest absorbent energy strength is 0.623 j in the direction of the fiber, while the least absorbent energy strength is 0.595 j in the direction of the random fiber.
Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat Perbatasan Melalui Peningkatan Kesehatan Peningkatan Dan Produksi Olahan Pangan Lokal Suwarni, Linda; Selviana, Selviana; Sarwono, Eko; Hadary, Ferry; Sujana, Ivan
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5860

Abstract

Desa Tambatan terletak di Kabupaten Sambas, sebuah wilayah di Kalimantan Barat. Daerah ini merupakan salah satu daerah yang dekat dengan perbatasan Indonesia- Malaysia. Daerah ini menjadi salah satu daerah prioritas dalam pembangunan karena banyak masalah kesehatan, dan masih rendahnya perekonomian masyarakat setempat. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tanii )KWT) Rose dan PKK Desa Tambatan. Prioritas masalah adalah pada aspek produksi, pemasaran, dan sosial kemasyarakatan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra dan introduksi teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mitra sebesar 89,1%. Diperlukan pendampingan secara berkelanjutan agar dapat terus meningkatkan produksi olahan pangan lokal dan derajat kesehatan pada masyarakat sasaran.