Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Konsepsi Pembentukan Sistem Nilai Pancasila dan Syariat Islam Sebagai Landasan Sikap dan Perilaku Pada Masyarakat Perdesaan Aceh Barat Triyanto Triyanto; Irma Juraida; Rahma Husna Yana
Jurnal Community Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.766 KB) | DOI: 10.35308/jcpds.v5i2.1528

Abstract

The people of Aceh are currently confronted with two value systems that can be said to be their way of life. The two value systems are value systems based on Pancasila and value systems based on Islamic Sharia. Based on this it is important to know how this value system is formed in society so that everyday behavior will follow the Pancasila or Islamic Sharia value system. The results of the study show that the value system between the two can run together and there isn't a very significant difference. Differences occur only because of interpretation or understanding. The process of formation in addition to the acceptance of values by the community itself through an understanding of daily events is also determined by other components of society such as government officials, village leaders, teungku (religious leaders), and ureueng carong (clever clever people). This component has access to convey even sometimes can be imposed on the community. The community also adopts a value system from what the figures convey as well as adopting their learning from everyday behavior.  
POLA ASUH ANAK DI RUMAH SOS CHILDREN’S VILLAGE DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI Herma Yunita; Irma Juraida; Triyanto Triyanto
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.731 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola asuh di SOS Children's Homes Village dari perspektif sosiologis. Pola asuh ini sangat berpengaruh bagi anak-anak di SOS Children's Homes Village. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling, sementara itu untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak di SOS Children's Village terdapat dua jenis yaitu pola asuh berbasis keluarga dan pola asuh demokratis.
KONFLIK PILCHIKSUNG DI SAWANG INDAH LABUHANHAJI TIMUR Irma Oktavia; Triyanto Triyanto
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.989 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang konflik pemilihan keuchik langsung (pilchiksung) di Sawang Indah, Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab terjadinya konflik dalam pemilihan keuchik langsung (pilchiksung) di Sawang Indah dan bagaimana penyelesaian terjadinya konflik pilchiksung di Sawang Indah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konflik. Metode dalam penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dan data yang dikumpulkan melalui hasil wawancara, dokumentasi dan juga hasil observasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa penyebab terjadinya konflik pemilihan keuchik langsung di Sawang Indah Labuhanhaji Timur ialah perbedaan pendapat / dukungan, kecemburuan sosial karena ketidaksiapan akan kekalahan, hasutan pihak ketiga, saling mementingkan kelompok masing-masing/egois dan kurangnya keterbukaan dalam bermusyawarah. Cara penyelesaian terjadinya konflik pilchiksung di Sawang Indah Labuhanhaji Timur Aceh Selatan ialah dengan adanya konsiliasi dan mediasi.
PENERTIBAN PKL OLEH SATPOL PP DI DRIEN RAMPAK KABUPATEN ACEH BARAT Yudia Anisa; Triyanto Triyanto; Irma Juraida
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.324 KB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang  penertiban PKL oleh Satpol PP di Drien Rampak Kabupaten Aceh Barat. Beberapa hal yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana Satpol PP menertibkan PKL di Drien Rampak, dan apa saja kendala yang dialami dalam menertibkan PKL. Teori yang digunakan yaitu teori struktural fungsional. Metode dalam penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dan data yang dikumpulkan melalui hasil wawancara, dokumentasi dan juga hasil observasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Satpol PP sebelum melakukan penertiban terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada para pedagang bahwa para pedagang tidak diperbolehkan berjualan di bahu jalan karena dapat mengganggu lalu lintas. Pedagang diberikan waktu yang cukup untuk mengemasi barang dagangannya, jika pedagang mengabaikan dan tetap berjualan akan dilakukan penertiban dan memberikan sanksi. Adapun kendala yang dihadapi Satpol PP dalam melakukan penertiban adalah kekurangan personil (SDM), kurangnya sarana prasarana yang baik sebagai solusi bagi PKL, dan kurangnya kesadaran PKL yang seolah egois seolah hanya dirinya saja yang kesusahan dalam berjualan.  
PUDARNYA TRADISI SEUMANOE PUCOK DI PAYA LUMPAT KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Fitri Wahyuni; Triyanto Triyanto; Nurkhalis Nurkhalis; Lilis Sariyanti
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.492 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang hilangnya tradisi Seumanoe Pucok di Paya Lumpat Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Padahal dari segi fungsinya, tradisi Seumanoe Pucok memberikan nasehat-nasehat kepada calon pengantin perempuan dalam menjalani kehidupan ke depan. Penelitian ini lebih fokus pada  mengetahui faktor-faktor penyebab hilangnya tradisi Seumanoe Pucok di Paya Lumpat Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab hilangnya tradisi Seumanoe Pucok yaitu tidak adanya tuntutan dalam agama, tidak adanya orang tua purba yang memahami adat Seumanoe Pucok, dan perubahan pola pikir masyarakat.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGARUH KEDISIPLINAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DINAS SOSIAL KABUPATEN ACEH JAYA Lia Saputri; Triyanto Triyanto
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan pegawai sangat penting dalam sebuah organisasi atau instansi. Terlebih pada instansi pemerintah seperti Dinas sosial (Dinsos), dimana merupakan lembaga yang berperan dan bertanggung jawab dalam bidang masalah-masalah sosial. Sebagai instansi pemerintah. Dinsos memiliki pegawai dengan karakteristik berbeda-beda, perbedaan tersebut bisa dipengaruhi oleh pengetahuan, keterampilan, sikap, disiplin dan faktor lainnya. Hal ini membuat perbedaan keterampilan pegawai dalam melaksanakan tugas dan bahkan tingkat kedisiplinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara faktor kepemimpinan, lingkungan dan kompensasi terhadap kedisiplinan pegawai di Dinsos Aceh Jaya. Penelitian ini mengimplementasikan metode kuantitatif melalui pendekatan deskriptif untuk memperoleh analisa guna mencapai kesimpulan akhir. Hasil uji menggunakan alat bantu SPSS hasil menunjukkan sig 0.000 < 0.05 maka Faktor Kepemimpinan mempunyai pengaruh terhadap kedisiplinan PNS Aceh Jaya, selanjutnya nilai sig 0.002 < 0.05 maka faktor lingkungan kerja mempunyai pengaruh terhadap kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil Aceh Jaya, Faktor kompensasi mempunyai pengaruh terhadap kedisiplinan PNS Aceh Jaya dengan nilai sig 0.004 < 0.05. dan Faktor aturan yang pasti mempunyai pengaruh terhadap kedisiplinan PNS Aceh Jaya nilai sig 0.002 < 0.05 dan juga uji determinasi menunjukan bahwa faktor kepimimpinan, faktor lingkungan kerja, faktor kompensasi dan faktor aturan yang pasti memiliki pengaruh 82,9% terhadap kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil Dinas Sosial Aceh Jaya. Keyword: Faktor–faktor penyebab, Kedisiplinan dan Pegawai Negeri Sipil
POTRET SOSIAL EKONOMI PETUGAS PARKIR WANITA LANSIA DI KABUPATEN ACEH BARAT Wilda Muhfira; Afrizal Tjoetra; Triyanto Triyanto; Ligar Abdillah
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze and find out the various driving factors behind elderly women choosing jobs as parking attendants in West Aceh District. In addition, this study also aims to describe the socio-economic conditions of elderly women who work as parking attendants. Elderly women are a physically vulnerable group and can be targeted by criminals, such as fraud, violence, harassment, and discrimination. The theory used in this research is Coleman's rational choice. This study uses a descriptive qualitative method that prioritizes in-depth interviews with informants to obtain information relevant to the research focus. Qualitative research methods are also very useful for describing research results. The results of this study indicate that elderly women choose jobs as parking attendants mostly due to less established economic conditions. They hope that working as a parking attendant can solve their economic problems and can improve their social welfare.
KEPUASAN MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN PKH TERHADAP KINERJA PENDAMPING DI PAWOH KECAMATAN SUSOH, ACEH BARAT DAYA Muspida Muspida; Triyanto Triyanto
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated based on observations in the field on the assisting process carried out by PKH assistants in providing services, the way services are provided to the community and measuring the level of community satisfaction with the performance of companions. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of the PKH beneficiaries with the performance of PKH assistants in Gampong Pawoh, Susoh District. The sample collection technique used by the researcher was a systematic random sample (Syistematic Random Sampling), thus the sample in this study amounted to 50 respondents where data collection was collected by filling out a questionnaire, then the data collection technique was carried out through literature studies and field studies which included: Observations and questionnaires. From the results of the study, it can be concluded that public satisfaction with the performance of PKH assistants is quite satisfactory and maximally realized, the performance of companions who have provided the best possible services but which is an obstacle in mentoring, there is still a lack of desire from some KPM to attend PKH meeting activities, there is still a lack of understanding in the digestion of information or learning provided by the companion, and some activities carried out in supporting  assistance duties so that there are often miscommunications, especially information about PKH to the beneficiary community in Gampong Pawoh with companions so that many of the KPM come to see the PKH coordinator at the Abdya Social Service.Keywords: Family Hope Program (PKH). PKH Companion. Community Satisfaction.
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN MINIMARKET DI SIMEULUE Triyanto, Triyanto; Jonsa, Alimas; Marefanda, Nodi; Abdillah, Ligar
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v4i1.10214

Abstract

Merebaknya minimarket bertaraf nasional bagi sebagian orang dianggap mengancam keberlangsungan para pedagang kecil di daerah. Tampilan yang elegan seolah memberikan prestise yang tinggi bagi para pelanggannya. Namun bukan berarti tidak ada cacatnya, banyak minimarket bertaraf nasional dengan konsep swalayan tersebut diduga banyak melakukan penipuan. Khususnya penipuan mengenai harga, harga yang dipajang di rak barang sering lebih rendah daripada harga barang yang ada di kasir. Masyarakat sering tertipu dengan harga-harga tersebut, namun setiap komplain dijawab dengan harga yang benar yang ada di kasir. Kemudian sebagian orang mengabaikan dan sebagian lagi mengembalikan ke dalam rak. Hal ini sangat berbeda dengan toko-toko kecil yang dikelola tidak menggunakan konsep swalayan. Bahkan harga sering dinego oleh pembeli, untuk mendapatkan harga yang lebih murah lagi meskipun selisihnya hanya sedikit. Bagaimana sesungguhnya kepuasan masyarakat dalam berbelanja di minimarket/swalayan? Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada setidaknya 5 (lima) indikator layanan minimarket/swalayan masih belum memuaskan dan harus diperbaiki dengan prioritas yang tinggi. Kemudian terdapat 7 (tujuh) indikator yang harus diperbaiki dengan prioritas rendah, 1 (satu) indikator layanan merupakan berlebihan, dan 8 (delapan) indikator layanan perlu dipertahankan. Mengenai perbedaan harga antara di rak dengan di kasir, merupakan layanan yang harus diperbaiki dengan prioritas yang tinggi. Harapan masyarakat agar pelayan memberikan harga di rak daripada di kasir, ternyata mengecewakan. Petugas selalu berpatokan dan memberikan harga di kasir daripada di rak. Namun yang mengagetkan, banyak masyarakat yang belum menyadari akan hal ini, masyarakat berpikir antara harga di rak dan di kasir sama.  
EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM SENTRA INDUSTRI KOPI DI NAGARI KOTO TUO KECAMATAN SUNGAI TARAB: PERSPEKTIF FEMINISME LIBERAL Rahmah Husna Yana; Triyanto Triyanto; Rachmatika Lestari
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v6i1.15460

Abstract

 Abstract*Nagari Koto Tuo, Sungai Tarab District, Tanah Datar Regency is one of the largest ground coffee industrial centers in West Sumatra, as nearly 80% of the population depends economically on ground coffee production, with women serving as the primary driving force. This study aims to analyze women’s existence within the coffee industry center and their position in Minangkabau customary law through the lens of liberal feminism. A descriptive qualitative method was employed, utilizing in-depth interviews and field observation. The findings reveal that all coffee production activities—from bean processing and roasting to product packaging—are carried out entirely by women. This involvement has led to enhanced social status, financial independence, and community recognition, while simultaneously transforming traditional gender perceptions. Within the analytical framework of liberal feminism, the role of women in Nagari Koto Tuo reflects a harmony between economic rights equality and the matrilineal values of Minangkabau customary tradition.