Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGOLAHAN TANAH DALAM MENDUKUNG BUDIDAYA NILAM YANG BERKELANJUTAN DI ACEH BESAR: SOIL MANAGEMENT STRATEGIES TO SUPPORT SUSTAINABLE PATCHOULI CULTIVATION IN ACEH BESAR Hifnalisa Hifnalisa; Yaumil Khairiyah; Manfarizah Manfarizah; Raichan Izzati; Syaifullah Muhammad; Friesca Erwan; Muhibbuddin Muhibbuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 9 No 1 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v9i1.6752

Abstract

This community service program aims to develop a sustainable and environmentally friendly patchouli (Pogostemon cablin Benth.) cultivation system in Teuladan Village, Aceh Besar District. The methods applied include minimum tillage, a planting distance of 100 × 100 cm, planting holes of 30 × 30 × 30 cm, the application of compost at 20 tons per hectare two weeks before planting, and subsequent fertilization using urea (500 kg/ha), SP-36 (250 kg/ha), and KCl (500 kg/ha). Patchouli seedlings were sourced from the Patchouli Industry Center in Lhoong Subdistrict and distributed to farmers in quantities of 1,500–2,500 seedlings per person, depending on the available land area. The results of the program showed that this method supported optimal early plant growth, improved the physical and chemical properties of the soil, and enhanced farmers’ participation and understanding of sustainable cultivation practices. This approach has the potential to be replicated in other areas with similar agroecosystems, supporting the sustainable community-based development of patchouli as a commodity.  
Filtrat kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai pewarna alternatif untuk pengamatan jaringan rumput gajah (Pennisetum purpureum Schum.) Zahrina Ikrami; Hafnati Rahmatan; Wardiah Wardiah; Muhibbuddin Muhibbuddin; Nazar Muhammad
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v8i1.95

Abstract

Pada pengamatan jaringan organ tanaman, penggunaan pewarnaan merupakan salah satu komponen yang perlu diperhatikan. Jika tidak tersedia pewarna sintetis maka dapat digunakan pewarna alami, salah satunya adalah rimpang kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan penggunaan filtrat kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai pewarna alternatif pada pengamatan jaringan organ tumbuhan rumput gajah (Pennisetum purpureum Schum.). Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati jaringan akar, batang, dan daun rumput gajah menggunakan pewarna filtrat kunyit, safranin, dan aquadest melalui mikroskop. Data dianalisis secara kualitatif berdasarkan penilaian validator ahli terhadap hasil tangkapan layar yang disimpulkan layak atau tidak dengan kriteria persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat kunyit layak digunakan sebagai pewarna alternatif baik yang disayat secara manual maupun mikrotom berturut-turut pada jaringan akar diperoleh 73,3% dan 73,3%, batang 73,3% dan 93,3%, dan daun 80% dan 73,3% semuanya dalam kategori layak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan filtrat kunyit sebagai pewarna alternatif memiliki potensi layak dalam memperjelas preparat pada pengamatan jaringan organ tumbuhan rumput gajah melalui mikroskop.
Analisis Persepsi dan Nilai Ekonomi Implementasi Eco Enzyme dan Smart Farming di Pondok Pesantren Eumpe Awee Ichwana Ramli; Ameilia Zuliyanti Siregar; Indera Sakti Nasution; Mahidin Mahidin; Muhibbuddin Muhibbuddin; Nasrul Arahman; sulastri sulastri; melinda melinda; Zulkifli Nasution; meutia Nauly; Netti Herlina Siregar; Tulus Tulus
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 2 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06420

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, minat, dan potensi ekonomi dari penerapan teknologi Eco Enzyme dan Smart Farming di Pondok Pesantren Eumpe Awee. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 26 santri sebagai responden utama dan pelaku praktik pertanian. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar santri memiliki tingkat pengetahuan dan minat yang tinggi terhadap teknologi ini, didukung oleh tersedianya sarana seperti sensor kelembapan tanah, sistem irigasi otomatis, dan perlengkapan tanam lainnya yang diperoleh melalui program PMKI Universitas Syiah Kuala. Budidaya kangkung dan bayam yang dilakukan menghasilkan total penerimaan Rp 330.000 dengan biaya produksi Rp 237.000, menghasilkan R/C ratio sebesar 1,39 yang menunjukkan kelayakan finansial. Selain itu, teknologi Eco Enzyme yang dibuat dari limbah organik dan sistem irigasi otomatis berkontribusi terhadap efisiensi sumber daya dan pengurangan penggunaan bahan kimia, memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dengan pendekatan adaptif, pesantren dapat menjadi pusat edukasi sekaligus praktik pertanian berkelanjutan yang memberdayakan santri secara nyata dan aplikatif
Co-Authors . Melinda Abdullah Abdullah Aisyah Juliawulan Malahayati Ali Sarong Ameilia Zuliyanti Siregar Andi Ulfa Tenri Pada Ansar Sahabi Arahman*, Nasrul Arfika Yusti. R Harahap Ariannisa Ramadhanti Arkani, Adelia Armaini Rambe Asiah Asiah Asri Gani Aulia, M Prayogie Awal Aflizal Zubir Baehaqi Citra Yolantia Cut Eka Para Samya Cut Nurmaliah Cut Nurmaliah Cut Putri Amalya Cut Roza Maizaliani Debby Pratiwi Devi Syafrianti Dini Fitria Djufri - Erni Erni Evendi Evendi Fadliyani Fadliyani Fadwa, Frida Faisal Abdullah Fakhrah Fakhrah Fani Fardinita Farza Safirda Fitriana Herliana Friesca Erwan Geta Ambartiasari Hafnati Rahmatan Hanny Hafiar Hasanuddin Hasanuddin Hazful Maizi Hifnalisa Hifnalisa Hilma Harmen Hilwah Nora Husnawati Husnawati Ichwana Ramli Ilham, Farid Indera Sakti Nasution Iskandar, Kaisah Ghufrani Ismul Huda Iswadi Iswadi Juliarti, Juliarti Khairil Khairil Khairil Khairil M. Danil M. Syukri Mahidin Mahidin Manfarizah Manfarizah Maulida Maulida Meutia Fadilla Meutia Nauly Miftahul Munawwarah Miftahul Munawwarah Muhammad Syukri Muhammad, Ikramullah Muhiddin, Muhiddin Mukarramah Mukarramah Mumtaza, Abdurrahman Nadia Aldyza Nasrul Arahman Netti Herlina Siregar Novita Novita Puspa, Vivera Ruselli Putri Desriana Rahman, Supandi Raichan Izzati Raupu, Mutiara Rika Susanti Ririn Yuningsih Roslimah Roslimah Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Saminan, Saminan Samingan Samingan Siska Murti Suhrawardi Ilyas Sulastri Sulastri Supriatno Supriatno Syafi’i, Ahmad Musta’in Syaifullah Muhammad Tulus Tulus Wardiah Wardiah Winarti Winarti Wiwit Artika Yaumil Khairiyah Yenni Soraya Yudhistira Anggraini, Yudhistira Yuli Heirina Hamid, Yuli Heirina Yulia Sawitri Yusrizal Yusrizal Zahrina Ikrami Zahroh, Roihatul Zaudhatul Ulya Zulkifli Nasution