Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

THE INFLUENCE OF SOCIO-ECONOMIC A ND MANAGERIAL FACTORS OF FARMERS ON THE SUCCESS OF AGROFORESTRY MODEL FARMING AGRISILVICULTURE PATTERN Wibawa, Ismail Supriyatna; Dasipah, Euis; Mulyana, Tatang
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i2.11665

Abstract

This study aims to Influence Farmers' Socio-Economic and Managerial Factors on the Success of Farming with Agroforestry Models with Agrisilvicultural Patterns. (A Case of Farmers around the Kiarapayung Regional Forest. The respondent determination technique was carried out by census as many as 65 respondents. The analysis technique used was path analysis. The results obtained were the performance of the socio-economic factors of farmers who were active in the agroforestry model of agrisilvicultural patterns in the forests of the Kiarapayung area which included: age; education; experience; family dependents; land area; and capital obtained 48.78% achievement criteria Enough. This illustrates the socio-economic factors of farmers seen from age are old age (54 years); low education mostly elementary school graduates; family dependents of 2 people, narrow land 0.26 ha, and low capital Managerial performance of agroforestry farmers in agricultural patterns around the Kiarapayung forest area obtained an achievement level of 73.07% good criteria Consisting of technical managerial achievements obtained 83.37% very good criteria and business managerial 65.49% good criteria. Successful performance of an agroforestry model farming agrisilvicultural pattern of farmers around the forest area of Kiarapayung which consists of Social Aspects 66.54% Good criteria; Economic Aspect 63.46% Good Criteria and Ecological Aspect 64.42% Good Criteria. The overall level of achievement obtained 64.91% criteria Good. There is a real and strong positive correlation between socio-economic factors and managerial agroforestry farmers with agrisilvicultural patterns, which is indicated by the correlation coefficient r = 0.365, it can be interpreted that the better the socio-economic factors, the better the managerial farmers. The hypothesis is proven that the socio-economic and managerial factors of farmers have a positive effect on the success of the agroforestry model of the agrisilvicultural pattern, either simultaneously or partially. The total influence of the two variables is 67.00% which is contributed by the total influence of socio-economic factors 9.32% and the total managerial influence of farmers is 57.69%, the remaining 37.00% is influenced by other factors. Efforts need to be made to increase the productivity of the types of seasonal crops cultivated by increasing the amount of use of organic fertilizers, and coaching for follow-up and control so that farmers remain interested and continue to apply the agroforestry farming model.
Penerapan Lean Manufacturing untuk Minimasi Waste Waiting pada Proses Pencetakan Tahu di PD Mahrup Prasetyo, Teguh; Mulyana, Tatang; Oktafiani , Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Mayoritas pabrik tahu di Indonesia merupakanindusutri skala rumahan dengan memiliki ciri khas padaproduksinya yang masih menggunakan metode tradisional.Penggunaan metode ini seringkali menyebabkan masalahinefisiensi waktu produksi. Hal ini juga dialami oleh PDMahrup yang selama proses observasi berlangsungditemukannya beberapa pemborosan (waste). Di dalam konseplean manufacturing, waste merupakan segala aktivitas yangtidak memberikan nilai tambah kepada pelanggan danmenyebabkan kerugian sehingga perlu diminimalisir ataubahkan dieliminasi. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya,salah satu waste yang dialami oleh PD Mahrup adalah wastewaiting. Salah satu aktivitas yang berkontribusi dalammunculnya waste waiting adalah aktivitas pengepresan. 1837,87detik adalah waktu yang diperlukan untuk menunggu prosespengepresan selesai. Untuk meminimalisirkan pemborosanwaktu tersebu digunakanlah konsep lean manufacturing. Adadua tools yang dapat digunakan dalam menerapkan leanmanufacturing yaitu VSM dan PAM. Solusi yang bisadihadirkan dalam mengatasi permasalahan waste waiting akibatpengepresan tahu adalah dengan merancang usulan alat presdan potong tahu sistem pneumatik. Apabila usulan rancanganalat tersebut diimplementasikan maka dapat mengurangi wastewaiting akibat pengepresan tahu menjadi 771,96 detik. Kata kunci— Lean Manufacturing, Waste Waiting, PAM, Pengembangan Produk
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Rumah Tipe 32/36 Menggunakan Metode Material Requirements Planning (MRP) Pada Perusahaan Pembangunan Perumahan PT XYZ Daryatno, Dinda Azzahra; Oktafiani, Ayudita; Mulyana, Tatang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ, perusahaan industri pembangunan perumahan,menghadapi masalah penumpukan persediaan bahan baku digudang yang menyebabkan kerugian sebesar 15,32% dari totalbiaya persediaan. Masalah ini dipicu oleh pengendalianpersediaan yang kurang optimal dan pencatatan manualinventory status record yang rentan terhadap kesalahanmanusia, ketidakakuratan data, dan kehilangan informasi.Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan perbaikan kebijakanpengadaan material menggunakan metode MaterialRequirement Planning (MRP), yang mengelola kebutuhanbahan berdasarkan daftar bahan baku, persediaan, dan jadwalproduksi. Analisis sensitivitas dilakukan untuk melihat dampakperubahan harga dan kuantitas. Implementasi MRP berhasilmengurangi total biaya persediaan dengan teknik lot sizing LotFor Lot (LFL), Least Unit Cost (LUC), dan algoritma WagnerWithin (WW), yang menghemat masing-masing Rp882.482.000, Rp 905.793.015, dan Rp 908.095.228 dibandingkankondisi sebelumnya. Selain itu, dirancang sistem inventorystatus record yang mencatat riwayat inbound (masuk) danoutbound (keluar) material pada Google Spreadsheet, sehinggapencatatan lebih akurat dan data tersimpan aman. Sistem inijuga mampu menampilkan jumlah sisa persediaan secarakontinu. Dengan perbaikan kebijakan pengadaan material dansistem pencatatan ini, perusahaan diharapkan dapat mengelolapengadaan secara lebih efektif dan meminimalkan total biayapersediaan. Kata kunci— Total Biaya Persediaan, Kebijakan Pengadaan Material, Material Requirement Planning, Inventory StatusRecord, Inbound dan Outbound Material
Perancangan dan Analisis Static Structural Casing Automated Water Meter Reading Camera Menggunakan Metode Finite Element Untuk Menguji Kekuatan Maksimal Rancangan Rahman, Jodi Rizki; Mulyana , Tatang; Fakhrurroja, Hanif
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada tahun 2020, Perumda Tirtawening KotaBandung mengalami kerugian sebesar 5-6 miliar setiap bulandikarenakan kehilangan air yang terjadi akibat pembacaanmeteran air yang masih manual. Masalah ini dapat diselesaikanmenggunakan inovasi Automated Water Meter ReadingBerbasis Internet of Things. Pemancaran informasi pada alatinovasi, menggunakan PCB (Printed Circuit Board), dimanakerusakan dapat terjadi dengan sedikit kelembapan yangmengandung mineral seperti kalsium, magnesium, kalium dangaram. Air hujan terdeteksi mengandung banyak mineral yangdapat merusak komponen. Untuk melindungi komponen darikandungan air hujan, tugas akhir ini dibuat untuk merancangcasing dan menganalisis kekuatan rancangan casing terhadapbeban hujan dengan metode Finite Element. Dengan bebanhujan tertinggi di Banding tahun 2018-2022 sebesar 102,606 N,Hasil simulasi kekuatan rancangan casing memiliki teganganvon mises sebesar 3,562 Mpa dimana berada dibawah yieldstrength material ABS Plastic sebesar 27,44 Mpa dengandeformasi yang terjadi hanya deformasi elastis dimanadeformasi yang bersifat tidak permanen, yang berarti ketikabeban yang diterapkan dilepaskan, rancangan akan kembali kebentuk aslinya. Berdasarkan hasil safety factor, nilai yangdidapatkan pada rancangan adalah 7,7053 dengan beban yangdiberikan sebesar 102,61 N atau 10,261 m3 air. Nilai 7,7053memberikan kesimpulan juga bahwa rancangan casing AMRdapar menahan beban 7,7053 lebih banyak dari beban curahhujan tertinggi kota Bandung. Rancangan dapat menahanbeban dengan berat 790,42 N. Kata kunci— Automated Water Meter Reading Camera,Finite Element Method, Von Mises Stress, Factor of Safety
The Need Mapping of Motorcycle Automotive Industry & LSP-P1 Certification: A Collaboration between Professional Certification Institutions Vocational High School (SMK-LSP) to Improve the Competitiveness of TVET Graduates in West Java Province Muhamad Kamaludin; Asep S Setyadin; Tatang Mulyana; Dadang Hafid; Bambang Eko Saputro; Novan Bayu Nugraha
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/vanos.v9i2.28925

Abstract

The motorcycle automotive industry in West Java is growing rapidly. However, there is a gap between the skills of graduates of Vocational High School Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (SMK-TBSM) and the specific needs of the motorcycle automotive industry that continues to grow. As a result, it is necessary to map the needs of the industry for graduates of vocational education. The use certification of the Professional Certification Institution (LSP-P1) can help overcome this gap, but it has not been optimized. The cooperation between Vocational High School and LSP-P1 can improve the competitiveness of graduates. In the context of the rapid growth of the automotive industry, the relevance of vocational education to industry needs is becoming increasingly important. The urgency of this research lies in the importance of identifying the competency gap between Vocational High School graduates and industry needs, and the need to improve the competitiveness of Vocational High School graduates. This study aims to map the needs of the motorcycle automotive industry for Vocational High School graduates, analyze the LSP-P1 certification scheme and its potential in improving the competitiveness of Vocational High School graduates, develop an ideal cooperation model between Vocational High School and LSP-P1, and make strategic recommendations to improve the competitiveness of Vocational High School graduates in West Java. This study uses descriptive and exploratory design, the sampling technique is purposive sampling, data collection through in-depth interviews with stakeholders (industry representatives, LSP, vocational education practitioners and vocational schools), and surveys to vocational school alumni who have LSP certification to assess the impact of certification on their competitiveness. The data analysis is done qualitatively.
Pembuatan Prototipe Casing Pembaca Meter Air Otomatis Menggunakan Metode Reverse Engineering Hakim, Aqil Rahman; Mulyana, Tatang; Fakhrurroja, Hanif
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaca meter air otomatis merupakan suatu alat yang digunakan untuk mencatat dan mengirimkan data penggunaan air yang tertera pada meter air secara otomatis. Sedangkan casing pembaca meter air otomatis merupakan komponen atau part yang digunakan untuk melindungi komponen yang terdapat di dalam pembaca meter air otomatis. Pembaca meter air ini sendiri terdiri dari komponen casing, komponen sensor dan baterai. PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang beroperasi di sektor elektronik dan logam, khususnya dalam produksi alat ukur seperti meter air yang ingin membuat pembaca meter air otomatisnya sendiri. Di Indonesia sendiri penggunaan pembaca meter air otomatis masih terbilang jarang. Dikarenakan saat ini, sebagian besar Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM masih melakukan pencatatan meter air secara manual dengan petugas yang harus mendatangi rumah-rumah pelanggan untuk mencatat angka yang tertera pada meter air (Paksi, dkk., 2020). Dalam kasus ini, PT. XYZ membuat komponen sensor pada pembaca meter air otomatis dan membutuhkan casing pembaca meter air otomatis agar dapat sesuai dengan komponen sensor yang telah dibuat dan dapat melindungi komponen sensor dengan baik. Maka dari itu, fokus utama dari kajian ini adalah untuk membantu merancang prototipe casing pembaca meter air otomatis menggunakan metode reverse engineering agar dapat melindungi komponen eletronik yang dibutuhkan oleh pihak PT. XYZ tanpa menghalangi fungsi utama pada komponen tersebut. Kata kunci: PDAM, Casing Pembaca Meter Air OTomatis, Reverse Engineering
Perancangan Penjadwalan Flow Shop Dengan Metode Algoritma Campbell Dudek Smith (CDS) Untuk Meminimasi Makespan Pada Proses Percetakan Buku di PT. XYZ Pratama, Marsa Kalbu; Rachmat, Haris; Mulyana, Tatang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan penerbitan buku dan percetakan di Jawa Barat. Dalam menjalankan proses produksinya, PT. XYZ menerapkan penjadwalan produksi dengan jenis flow shop. Pada bulan Maret tahun 2022, terdapat 16 pesanan buku yang ada di PT. XYZ. Dari 16 pesanan buku yang ada di PT. XYZ tersebut, terdapat 4 pesanan yang dapat dipenuhi sesuai dengan due date dari pesanan, sedangkan 12 pesanan lainnya tidak dapat dipenuhi sesuai dengan due date sehingga pesanan tersebut terlambat. Untuk dapat mengetahui akar permasalahan dari keterlambatan untuk memenuhi pesanan di PT. XYZ, dilakukan identifikasi menggunakan fishbone diagram. Berdasarkan faktor – faktor yang telah didapat dari hasil identifikasi permasalahan menggunakan metode fishbone diagram, penelitian ini berfokus terhadap solusi permasalahan dari faktor metode. Pada penjadwalan aktual dengan metode First Come First Serve (FCFS), didapatkan nilai makespan yang dihasilkan sebesar 2691.97 menit. Pada penjadwalan usulan dengan metode algoritma Campbell Dudek Smith (CDS) didapatkan nilai makespan yang dihasilkan sebesar 2622.21 menit. Berdasarkan hasil penjadwalan aktual dan usulan, terdapat pengurangan nilai makespan apabila menggunakan penjadwalan usulan dengan nilai pengurangan sebesar 69.96 menit atau 2.6%. Kata kunci: Keterlambatan, Penjadwalan, Minimasi, Makespan, Algoritma
Perancangan Prototype Aplikasi Promosi Properti Primary Berbasis Website Menggunakan CMS Wordpress Fakhrizal, Valdy Rahadian; Musnansyah, Ahmad; Mulyana, Tatang
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Laxon Realty International merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan properti komersial. Saat ini perusahaan memasarkan produknya secara offline dan online. Untuk melakukan pemasaran secara online, perusahaan masih mengandalkan jasa periklanan online untuk mengiklankan produknya yang memerlukan banyak biaya untuk memasang iklan tersebut. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk membantu perusahaan memasarkan produknya secara online dan menyebarluaskan nama perusahaan agar lebih terkenal, dengan cara merancang, membangun, dan menguji sebuah prototipe aplikasi promosi properti primary menggunakan CMS WordPress dengan metode prototyping. Penelitian ini menggunakan dua jenis pengujian evaluasi, yaitu Black Box Testing dan Usability Testing dengan System Usability Scale (SUS). Subjek penelitian ini terdiri dari 17 responden dengan sepuluh pertanyaan sebagai tolok ukur tampilan dan kinerja dari situs web yang dibuat. Pengujian menggunakan Black Box Testing pada sistem ini memperoleh hasil yang valid, karena setiap test case yang diberikan kepada setiap aktor dapat berjalan tanpa kendala. Kemudian pengujian menggunakan Usability Testing dengan metode System Usability Scale memperoleh rata-rata nilai Skor SUS sebesar 83.5. Skor tersebut menunjukkan bahwa sistem cukup mudah digunakan oleh pengguna. Diharapkan prototipe aplikasi promosi properti yang sudah dibuat ini dapat membantu PT. Laxon Realty International dalam hal pemasaran serta promosi produknya.Kata kunci— prototyping, CMS wordpress, SUS, blackbox testing.
Perancangan Casing Wireless Sensor Network dan Analisis Material Menggunakan Finite Element Method Salsabilla, Annisa Maulidina; Mulyana, Tatang; Budiasih, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prasarana transportasi yang memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah adalah jembatan. Namun saat ini masih banyakterdapat kerusakan, salah satu faktor penyebabnyaadalah akibat beban kendaraan yang dilewati melebihibatas maksimum. Pengawasan ini dapat dilakukandengan mengimplementasikan teknologi berupapenggunaan Wireless Sensor Network (WSN) yaitu suatuperangkat yang ditanam dan dipasang di jaringan untukmelakukan penginderaan, komputasi dan komunikasi.Salah satunya adalah SunSPOT (Small ProgrammableObject), yang dapat mendeteksi getaran struktur, danmenganalisa kondisi kesehatannya. Implementasi WSNdilakukan pada casing road stud yang dipasang padajalan untuk melindungi sensor dari beban kendaraan,hujan dan keadaan lingkungan lainnya. Pengembangancasing ini dilakukan dari segi desain dan material casingdengan mempertahankan kinerja pada sensor, tidakmenghalangi sinyal, dan dapat menahan beban.Sehingga kondisinya dapat diketahui secara pasti danpengawasan lebih mudah dilakukan. Penelitian inimenggunakan Finite Element Method (FEM) untukmengetahui dan menghitung kekuatannya berdasarkantegangan, deformation, dan safety factor. Hasil simulasididapatkan bahwa tegangan maksimum yaitu sebesar196,34 MPa hasil ini tidak melebihi nilai yield strengthmaterial dengan load yang diberikan sebesar 20 Ton atau200000 N. Total deformasi yang di dapatkan yaitusebesar 0,1235 mm sedangkah nilai safety factor yangdidapatkan yaitu 1,4. Nilai ini termasuk aman. Kata kunci— Casing WSN, Finite Element Method, Tegangan, Deformation, Safety factor
Perancangan Dan Pengujian Mesin Pengaduk Pupuk Otomatis Dengan Metode Set Based Concurrent Engineering Muhammad Dzaki Fakhruddin; Mulyana, Tatang; Sri Martini
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9317

Abstract

Universitas Telkom adalah salah satu kampus yang mengikuti program Green Metric yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia. Program tersebut merupakan kegiatan penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu cara yang dilakukan adalah membuat pupuk kompos. Masalah pada penelitian ini adalah proses produksi pupuk yang tidak mencapai target. Dibuat solusi pada penelitian ini, yaitu membuat dan menguji mesin pengaduk pupuk otomatis dengan menggunakan metode Set Based Concurrent Engineering (SBCE) dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) sebagai acuan untuk membuat mesin tersebut. Pada perancangan tersebut diambil tiga referensi desain mesin pengaduk sesuai dengan implementasi Set Based Concurrent Engineering (SBCE) dan dibentuklah mesin pengaduk pupuk otomatis dengan penggerak motor yang ditenagai oleh listrik sebesar 1100 watt dengan material utama baja ringan atau steel mild. Selain itu, pada rancangan tersebut juga dinilai postur tubuh pekerja dengan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dengan nilai analisis sebesar 3, yang menandakan bahwa mesin baik digunakan.
Co-Authors Aas, Ani Ahmad Musnansyah Andri Gautama Suryabrata Andri Gautama Suryabrata, Andri Gautama Asep S Setyadin Ayasrah, Firas Tayseer Ayudia Prillia Ayudita Oktafiani Bambang Eko Saputro Dadang Hafid Daryatno, Dinda Azzahra Dava Rizki Prayoga Deden Witarsyah Derry Destian Didit Adytia Dimas Raihan Zein Dina Meliana Saragi Ekki Kurniawan Endang Budiasih Erna Sri Sugesti Euis Dasipah Fakhrizal, Valdy Rahadian Fakhruddin, Muhammad Dzaki Fakhrurroja, Hanif Faqih Hamami Firda Mawaddah Firza Ahmad Setiyansyah Fitri Awaliyah Gantini, Tuti Gijanto Purbo Suseno Gumilar, Irfan Rizki Gunawan, Roni Hakim, Aqil Rahman Haris Rachmat I Wayan Agus Arimbawa, I Wayan Agus I Wayan Sudiarta Jero Budi Darmayasa, Jero Budi Kamaludin, Muhamad Khoiroh, Lisana Made Sutha Yadnya Muhamad Kamaludin Muhammad Dzaki Fakhruddin Munawar, Soviyan Nataliningsih, Nataliningsih Nopendri Nopendri Novan Bayu Nugraha Nugraha, Rizal Yudha Nurhasan, Rohimat Pandanwangi, Nurfadilah Ros Porman Pangaribuan Prasetia Pramudita Yuliarso Pratama, Marsa Kalbu Prayoga, Dava Rizki Rahman, Jodi Rizki Rismawan, Arip Rizaldi Nurilhuda Rodiana, Ilham Mulkan Salsabilla, Annisa Maulidina Saputro, Bambang Eko Sari, Intan Tenisia Prawita Satya Wicaksana Mukhlisin Satya Wicaksana Mukhlisin Satya Wicaksana Mukhlisin, Satya Wicaksana Seno Adi Putra Setyadin, Asep S. Setyorini Setyorini Sri Martini Sri Martini Suryabrata, Andri Gautama Tee Kim Soon, Tee Teguh Prasetyo Tien Fabrianti Kusumasari W, Wahyudin Wedashwara, Wirarama Wibawa, Ismail Supriyatna Widianto Soekarnen Witari, Witari