Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI RENCANA PENATAAN PARKIR PASAR TULIKUP GIANYAR I Made Kariyana; Gede Sumarda; Putu Doddy Heka Ardana; I Gede Adi Alit Putra
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v11i1.2129

Abstract

Pemerintah Desa Tulikup mulai menyusunan rencana penambahan kapasitas pasar dibarengi dengan rencana penataan parkir pasar. Namun dalam rencana penataan parkir hanya mengandalkan lahan kosong di pinggir jalan tanpa melalui analisa pakir sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui seberapa efektif dari penataan parkir yang akan dilaksanakan dengan membandingkan kebutuhan pakrir saat ini dengan rencana ruang parkir yang akan dibuat,dengan adanya penataan ruang parkir akan mengurangi kemacetan dari dampak parkir. Hasil analisis disain rencana parkir diperoleh bahwa parkir sepeda motor mempunyai persentase indeks parkir sebesar 127.69% sedangkan persentase indeks parkir mobil sebesar 30%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kapasitas ruang parkir mobil memenuhi dan cukup untuk menampung jumlah mobil. Sedangkan kapasitas ruang parkir untuk sepeda motor belum mampu menampung jumlah sepeda motor sehingga Pemerintah Desa Tulikup perlu memikirkan lahan tambahan yang akan dijadikan lahan parkir. Kapasitas ruang parkir untuk sepeda motor di Pasar Tulikup belum cukup mampu menampung jumlah kebutuhan parkir yang diperlukan sehingga perlu adanya penambahan ruang parkir agar dapat mecukupi jumlah kekurangan yang ada. Untuk persentase indeks parkir mobil di Pasar Tulikup memiliki nilai persentase dibawah 100% sehingga parkir tersebut masih aman, dimana kapasitas parkir yang tersedia masih dapat menampung kebutuhan parkir mobil.
KARAKTERISTIK PARKIR PADA BADAN JALAN (ON STREET PARKING) DI PASAR ABIAN TIMBUL DENPASAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Gede Sumarda Sumarda; I Made Kariyana; I Kadek Juniarta
Jurnal Teknik Gradien Vol 10 No 1 (2018): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Abian Timbul merupakan pasar yang terletak di Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar Jalan Imam Bonjol Denpasar. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi menyebabkan meningkatnya volume kendaraan yang memasuki pasar. Ketersedian fasilitas parkir yang belum memadai sehingga masih banyak kendaraan yang parkir di badan jalan dan menyebabkan kemacetan lalulintas pada ruas jalan terutama pada jam – jam sibuk pada pagi hari pada ruas jalan Imam Bonjol Denpasar. Adapun permasalahan di dalam penelitian ini yaitu karakteristik parkir pada badan jalan dan pengaruh parkir pada badan jalan terhadap kinerja ruas jalan Imam Bonjol Denpasar.Data yang diperlukan pada studi ini berupa data primer dan data sekunder, dari data dan hasil analisis diketahui bahwa karakteristik parkir di badan jalan yaitu volume parkir 334 (Kend/Jam), akumulasi parkir tertinggi sebesar 69 kendaraan, rata-rata lama parkir kendaraan sebesar 0,964 Jam/kend, tingkat pergantian parkir1,86 kend/ (SRP/jam), kapasitas parkir 47 kend/jam, penyediaan ruang parkir selama 4 jam survei dapat menampung 168 kendaraan, indeks parkir tertinggi 1,53.Dengan adanya parkir di badan jalan (on street parking) ternyata mempengaruhi kinerja ruas jalan Imam Bonjol Denpasar pada saat jam puncak pagi memiliki volume lalu lintas sebesar 2090 smp/jam, Kapasitas jalan sebesar 2134,45 smp/jam sedangkan tanpa parkir di badan jalan sebesar 2677,15 smp/jam. Terjadi penurunan kapasitas jalan sebesar 25,42 %. Derajat kejenuhan dengan adanya parkir di badan jalan sebesar 0,98 sedangkan tanpa parkir di badan jalan sebesar 0,78. Kecepatan hasil survei di lapangan sebesar 17,78 km/jam dan tingkat pelayanan untuk jam puncak pagi dengan adanya parkir di badan jalan terletak pada level E sedangkan tanpa adanya parkir di badan jalan adalah pada level D.
Efektifitas PKM Saat Pandemi-Covid-19, Terhadap Kinerja Ruas Jalan Di Kota Denpasar I Made Kariyana
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2020): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v5i2.690

Abstract

Dunia saat ini sedang mengalami pendemi covid-19 tidak terkecuali Indonesia khususnya di Kota Denpasar yang juga terkena dampak dari covid-19. Corona virus adalah virus RNA dengan ukuran partikel 120-160 hm, yang dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan pada manusia dan berujung dengan kematian dan diberi nama SARS-CoV-2 (Sosilo, 2020). Penyebaran covid-19 di Indonesia terkonfirmasi terjadi pada Bulan Februari tahun 2020, karena hal tersebut pada awal Maret tahun 2020 Provinsi Bali khususnya Kota Denpasar akhirnya mengeluarkan Peraturan Wali Kota Denpasar No 32 tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Desa, Kelurahan dan Desa Adat dalam percepatan penanganan Corona Virus Disease. Peraturan ini terdiri dari 9 bab dengan 20 pasal yang mengatur PKM, bantuan sosial, partisipas masyarakat, hiingga sanksi. PKM tentunya mengakibatkan perubahan pada arus lalu lintas di Kota Denpasar, oleh karena itu dengan memperhatikan perubahan yang terjadi akibat adanya PKM penulis ingin melakukan analisis tentang efektifitas PKM terhadap kinerja ruas jalan dengan MKJI dan metode time headway dengan studi kasus pada ruas Jalan Hang Tuah, ruas Jalan WR. Supratman, dan ruas Jalan Tukad Yeh Aya. Dari hasil analisis yang telah dilakukan baik dengan MKJI atau metode time headway diperoleh bahwa pembatasan kegiatan masyarakat belum efektif dibuktikan dengan masih padatnya pengendaraan yang melakukan aktifitas diluar rumah, yang lebih didoinasi dengan pengendaraan bermotor.
PERENCANAAN DESAIN PARKIR RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN PROPORSI KENDARAAN (STUDI KASUS :RSGM UDAYANA) I Made Kariyana kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ni Made Ola Ulandari
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.23620

Abstract

The need for health services is increasing, influencing the development of the hospital industry and education in the health sector, such as teaching hospitals. In establishing a teaching hospital, a plan is needed, one of which is the provision of parking facilities. RSGM Udayana is a new building, of course it needs parking planning so that during operation there are no parking problems. The purpose of this study was to determine the parking characteristics of the existing lecture building, the value of the parking space unit (SRP) that must be provided at the Udayana General Hospital building and the parking design that can be applied to that location. The parking design at the Udayana General Hospital uses references to the 1998 Land Transportation Directorate Regulations and survei data of existing lecture locations. The results in study are that there are no parking problems at the existing lecture location at Udayana Hospital with the highest parking index for motorbikes 0,58 and cars 0,61, the SRP value applied to the parking layout of RSGM Udayana, namely 160 motorcycles and 76 vehicles, parking design that planned for the Udayana RSGM Building to be divided into 6 (six) zones. Abstrak Kebutuhan akan pelayanan kesehatan semakin meningkat mempengaruhi perkembangan industri rumah sakit dan pendidikan dalam bidang kesehatan seperti rumah sakit pendidikan. Dalam pendirian rumah sakit pendidikan perlu suatu perencanaan salah satunya penyediaan fasilitas parkir. RSGM Udayana merupakan gedung baru tentu perlu perencanaan parkir agar saat beroprasi tidak terjadi permasalahn parkir. Penelitian ini bertujuan yaitu mendapatkan nilai karakteristik parkir gedung perkuliahan eksisting, nilai satuan ruang parkir (SRP) yang harus disediakan pada gedung RSGM Udayana dan desain parkir yang dapat di terapkan pada lokasi tersebut. Pendesainan parkir di RSGM Udayana ini menggunakan acuan Peraturan Direktorat Perhubungan Darat Tahun 1998 dan data survei lokasi perkuliahan eksisting. Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat permasalah parkir pada lokasi perkuliahan eksisting di RSPTN Udayana dengan indeks parkir tertinggi untuk sepeda motor 0,58 dan mobil 0,61, nilai SRP yang diterapkan pada layout parkir RSGM Udayana yaitu sepeda motor 160 dan mobil 76 kend, desain parkir yang direncanakan pada Gedung RSGM Udayana dipecah berdasarkan 6 (enam) zone.
PROGRAM PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA SERTA PENGELOLAAN PEMASARAN KEUANGAN BERBASIS DIGITAL I Made Kariyana; Ni Nyoman Sudiyani; Kadek Ary Purnama Dewi; Ni Putu Yuliana Ria Sawitri
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.146

Abstract

Permasalahan yang sangat mendasar dalam budidaya ikan lele yang dilakukan peternak ikan lele adalah penggunaan air yang banyak dan air buangan hasil budidaya yang dibuang ke lingkunagan yang banyak mengandung amoniak dan nitrogen sebagai hasil perombakan protein dan asam amino dari sisa pakan dan feses ikan lele. Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Universitas Ngurah Rai dengan mitra, yaitu Kelompok Pembudidaya Ikan Lele yang ada di desa Mengwi, dalam rangka untuk budidaya lele dengan teknologi sistem bioflok. Permasalahan Mitra Kelompok Pembudidaya Ikan Lele “PENDUL E” berupa produksi: pertama, masih terbatasnya modal yang dimiliki pembudidaya untuk memulai usaha budidaya lele, sarana dan prasarana yang terbatas, pengetahuan, teknologi dan inovasi serta tingkat kreatifitas dalam memanfaatkan secara efesien lahan untuk pembudidayaan lele. Berdasarkan analisis situasi potensi serta permasalahan mitra yang sudah diuraikan bersama di atas, maka program yang akan ditawarkan mengatasi permasalahan tersebut rencananya dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat dengan mengadakan kegiatan berupa pendampingan, penggunaan alat dan media promosi serta pelaporan keuangan berbasis digital. Keberhasilan yang dicapai dari hasil uji coba dilapangan dapat dinikmati oleh mitra dengan produksi ikan lele yang dipelihara bertumbuh dengan baik dan sehat. Pembudidayaan ikan lele dengan menggunakan metode bioflok memberikan keuntungan yang lebih banyak dari metode konvesional.
Analisa Pengetahuan Pecalang sebagai Pengatur Lalu Lintas I Made Kariyana
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i8.1424

Abstract

As a traditional security officer in Balinese society, Pecalang has a very important role, especially in keeping traditional and religious activities running. Along with the progress of the times, apart from being a security officer for traditional activities, Pecalang also has a duty as police intelligence in providing information about the areas it guards. The existence of this transformation of pecalang tasks requires pecalang to be more active in updating information and knowledge about the tasks that are being or will be carried out. In this study, the knowledge of pecalang was extracted on the task of pecalang as a traffic controller, both in carrying out the duties as the person in charge of diverting traffic flow and conditioning parking vehicles. The method used in this study is a method of collecting data with a questionnaire or questionnaire in which the questions asked are divided into several topics related to the task of pecalang as traffic controllers. Based on the analysis of the collected questionnaires, it was found that the knowledge of Pecalang in Pakraman Cemagi Village related to their duties as traffic controllers as follows: Pecalang already understands or knows about traffic and the duties of Pecalang, about traffic signs, about traffic procedures, and about parking. However, pecalangs do not understand or know less about traffic laws and regulations, about road markings and intersections, as well as about diversion, closure and classification of road divisions.
Analisis Parkir di Toko Bintang Denpasar I Made Kariyana
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i9.1564

Abstract

In this digital era, smartphones have become very common among people around the world, where smartphones are often used as a communication tool that can help us communicate. Developments will continue to occur following the times that make the industry launch the latest products that come with complementary accessories that attract interest from consumers. With many industries launching the latest products. In addition, the industry also competes to distribute its products at affordable prices for the community. Toko Bintang Gatsu is a smartphone accessory and service store with quite affordable prices so that it is often visited by the surrounding community, which is located on Jl. Gatot Subroto Timur, No. 250, Tonja, North Denpasar District, Denpasar City. This Bintang store has quite a lot of consumers which causes the parking lot in the store to sometimes exceed capacity. In addition, the cause of excess parking capacity in the area is also influenced by the consumers of the swimming studio which is right next to the store. They collaborate with BSS Parking Company, which is engaged in parking management. The methods used in this analysis include observation or direct surveys in the field. The results showed that the capacity of the parking space at the location of the gatsu star store was that the capacity of two-wheeled vehicles exceeded from 08.45-10.15 and sometimes from 17.45-20.45 exceeded and according to the time interval, while for light vehicles began to exceed the capacity from 10.00-10.30 and also at 15.45-17.45
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Dengan Metode Ekivalensi Mobil Penumpang (EMP) Chandra 2000: Performance Analysis of Signalized Intersections Using the Passenger Car Equivalence Method (EMP) Chandra 2000 Kariyana, I Made; Sumarda, Gede; Dwipayana, Sang Made; Pamungkas, Tri Hayatining
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v8i1.47016

Abstract

Abstract The Petitenget Kerobokan intersection can cause accidents, queues, congestion, and delays due to the large amount of traffic. Therefore, an evaluation of the intersection performance is required to determine the level of service. This study utilizes analysis from the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) using two Passenger Car Equivalency (PCE) methods, namely Chandra 2000 PCE and MKJI 1997 PCE. The results of the analysis show that the level of service of the intersection with the Chandra 2000 PCE method is located in category E (unstable / intermittent flow) with an average delay of 45.72 seconds /mp. Meanwhile, the results of the analysis of the MKJI 1997 PCE method are located in category F (Delayed/stopped flow, queues, jams), with an average delay of 881.77 sec/smp. Based on the difference in the intersection performance values of the Chandra 2000 PCE method and the MKJI 1997 PCE method, the Chandra 2000 PCE Method, which operates at intersections with delays of 40.1-60.0 seconds per vehicle, shows results that are closer to the actual situation at the Petitenget Intersection. Keywords: intersection performance, passenger car equivalence, level of service Abstrak Simpang Petitenget Kerobokan dapat menyebabkan kecelakaan, antrian, kemacetan, dan tundaan karena kepadatan lalu intas yang tinggi. Oleh karena itu, evaluasi kinerja simpang diperlukan untuk menentukan tingkat layanan. Studi ini menggunakan analisis dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan menggunakan dua metode Ekivalensi Mobil Penumpang (EMP), yaitu EMP Chandra 2000 dan EMP MKJI 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pelayanan simpang dengan metode EMP Chandra 2000 terletak pada kategori E (arus tidak stabil/tersendat-sendat) dengan tundaan rata-rata sebesar 45,72 detik/smp. Sedangkan, hasil analisis metode EMP MKJI 1997 terletak pada kategori F (Arus terlambat/berhenti, antrian, macet), dengan tundaan rata - rata sebesar 881,77 det/smp. Berdasarkan perbedaan nilai kinerja simpang metode EMP Chandra 2000 dengan metode EMP MKJI 1997, Metode EMP Chandra 2000, yang beroperasi di simpang dengan tundaan 40,1–60,0 detik per kendaraan, menunjukkan hasil yang lebih mewakili dengan situasi sebenarnya di Simpang Petitenget.
EVALUASI ANALISIS KINERJA RUAS JALAN Kariyana, I Made; Antika, Ni Made Anik Juli; Pamungkas, Tri Hayatining
Jurnal Teknik Gradien Vol 16 No 01 (2024): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v16i01.1177

Abstract

Transportasi memiliki tujuan untuk meberikan manusia kemudahan dalam beraktivitas sehari hari yang dalam proses transportasi harus didukung dengan sarana maupun prasarana transportasi. Jalan merupakan prasarana trasnportasi darat yang memiliki peran sangat penting dikarenakan kondisi jalan berada di tengah kota sehingga berbagai aktivitas yang terjadi sangatlah banyak yang dapat mengakibatkan tingkat pelayanan jalan cenderung berkurang, makaidari itu tujuanidari penelitianiini ialahiuntuk mengidentifikasi atau mengetahuiinilai dari kinerja ruas jalan pada ruas Jalan Gatot Subroto Timur. Yang dimana tingkat pelayanan ini digunakan untuk mengukur kualitas suatu layanan dengan kondisi yang berbeda melalui derajat kejenuhan maupun dengan rasio kecepatan. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pelayanan yang berbeda – beda tergantung dengan acuan yang digunakan, dimana pada waktu siang melalui analisi yang mengacu pada MKJI 1997 tingkat pelayanan menurut derajat kejenuhan dengan menggunakan rumus Q/C didapat tingkat pelayanan dengan klasifikasi E yang menyatakan bahwa volume lalu lintas yang mendekati kapasitas, arus lalu lintas yang tidak stabil, dan kecepatan terkadang berhenti, sedangkan menurut rasio kecepatan didapat tingkat pelayanan dengan klasifikasi C yang menyatakan bahwa arus lalu lintas stabil, akan tetapi tingkat kecepatan dan gerakan kendaraan tersebut dibatasi oleh kondisi suatu lalu lintas, dan pengemudi dibatasi untuk memilih suatu kecepatan. Sehingga hasil dari penelitian ini bisa dipergunakan untuk mengevaluasi kondisi jalan atau kondisi lapangan yang akan dibandingkan dengan kondisi jalan ideal yang semestinya.
Analysis of Public Transportation (Trans Metro Dewata Bus) as a Congestion Solution Kariyana, I Made; Sumarda, Gede; Diasa, I Wayan; Pamungkas, Tri Hayatining; Putra, I Putu Esa Mahardika
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v26i1.50262

Abstract

In urban areas in Indonesia, traffic jams are usually not spared due to the large number of movement activities caused by the community. As happens on Gajah Mada Road, Denpasar, there are pretty frequent traffic jams, considering that this area is located in the middle of the city, where there are shophouses or shops situated side by side almost all the way. This problem is worthy and interesting to research to find out the situation. If passing vehicles are made to ride public transportation, how significant an impact will be, considering that the public transportation (Trans Metro Dewata) that often crosses this road is not operating as intended. The analysis was carried out in 3 time periods, with each period, namely morning at 06.00 - 08.00 WITA, noon at 11.00 - 13.00 WITA, and afternoon at 16.00 - 18.00 WITA. Based on the use of analysis of road performance in the form of degree of saturation with adjusted road service levels, and varied by adding assumptions regarding the use of public transportation that is likely to be effective. So, the results obtained align with the direction of this research, which found that between the original traffic flow conditions and the existing assumptions, there was a change of 7% to 24% in the level of road service. This is quite influential because it can be applied as a solution to the congestion.
Co-Authors Ade Darma Erlangga Wiguna Ade Darma Erlangga Wiguna Ahdan, Alan Anggraini, Tiara Ayu Anita Intan Nura Diana Antika, Ni Made Anik Juli Artayasa, I Kadek Doni Astariani, Ni Kadek Dana Saputra Dana, I Ketut Merta Kusuma Dewa Made Priyantha Wedagama Dewi, Kadek Ary Purnama Dewi, Ni Luh Okta Sari Dewiyanti, Ni Putu Ditha Diasa, I Wayan Dwipayana, Sang Made Eliyakin Rahmat Ndruru Fahmi, U’us Azmi Nur Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Sumarda Hiswara, I Putu Raditya I B. Gede Indramanik I Dewa Gede Putra Sedana I G. Oka Wiradnyana I Gede Adi Alit Putra I Gede Alit Putra I Gede Aryanta Putra I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gusti Ayu Made Ratih Nuratni I Kadek Juniarta I Komang Alit Astrawan Putra I Made Widiana I Made Widiana I Nyoman Arta Wijaya I Putu Agus Sudiartama Ida Bagus Gede Indramanik Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Iwan Setiyono Subekti Iwan Setiyono Subekti Kadek Diana Harmayani Kadek Mei Harkita Sophia Kembarajaya, I Ketut Kertayasa, I Gede Kusuma, Andyka Made Mariada Rijasa Mawiti Infantri Yekti Ni Luh Putu Ening Permini Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Putu Gayatri Swarupini Ni Putu Suda Nurjani Ni Putu Suda Nurjani, Ni Putu Suda Ni Putu Yuliana Ria Sawitri Ni Wayan Aprilia Dwiyanti Saputri Ni Wayan Wahyuni Pamungkas, Tri Hayataning Pratama, I Gede Ardi Yudha Pratama, Octavianus Sumardana Putra, Gede Surya Dwija Putra, I Gede Alit Putra, I Komang Alit Astrawan Putra, I Putu Esa Mahardika Putu Aryastana Putu Doddy Heka Ardana Putu Saniswa Paramanatha Awangga Rahmat Ndruru, Eliyakin Sawitri, Ni Putu Yuliana Ria Sepriyanto, Lustomo Siti Nurul Khotimah Soriarta, I Ketut Suda Nurjani, Ni Putu Sudika, I Made Sudiyani, Ni Nyoman Sumarda, Gede Tangkas, I Gede Duta Aditama Tri Hayatining Pamungkas Warsana, Kadek Budhi Wayan Wiwik Widyantari Wirawan, I Gusti Ngurah Bagus Manik Lanang Rai Yanta, I Nyoman Agus Trisna Yoga Andika