Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN PENGGUNAAN TANSPORTASI ONLINE DI KABUPATEN TABANAN Kariyana, I Made
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada daerah Kabupaten Tabanan yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih >400.000 jiwa menjadikan Kabupaten Tabanan sebagai daerah yang tergolong daerah padat penduduk, tingginya angka penduduk menciptakan persaingan yang signifikan pada berbagai bidang termasuk pada bidang perekonomian. Ekonomi yang baik mendorong masyarakatnya untuk dapat memanfaatkan teknologi aplikasimonline seperti Gojek. Pihak yang terbuka dapat memberikan penilaian berdasarkan keterlibatannya dalam memanfaatkan aplikasi, penilaian yang diberikan bisa sangat membahagiakan/cocok atau sangat tidak menyenangkan/sangat tidak cocok. Cara tersebut meliputi pembuatan kondisi relaps langsung yang ditunjukkan dengan empat faktor yaitu kemudahan pemanfaatan (X1), kemudahan penggunaan (X2), keamanan (X3), dan produktivitas (X4). Hasil pengujian menunjukkan Y = 4,230 + 0,824 X1 + 0,754 X2 + 0,442 X3 + 0,844 ulangan. Pengaruh signifikan variabel X terhadap variabel Y ditunjukkan dengan nilai R sebesar 77,6%, faktor X1, X2, dan uji F (349,040) > F tabel (2,699). Uji t menunjukkan bahwa X1, X3, dan X4 berpengaruh terhadap Gojek (Y). Penelitian ini mengkaji preferensi perjalanan online warga Kabupaten Tabanan.
Strategi Terpadu: Mengurangi Banjir Melalui Sumur Resapan dan Sistem Informasi Geografis : (Studi Kasus: Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C) Pamungkas, Tri Hayatining; Dana, I Ketut Merta Kusuma; Soriarta, I Ketut; Kariyana, I Made; Astariani, Ni Kadek
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2024.2180

Abstract

One of the residential areas is located in Banjar Koripan Kaja, Abian Tuwung Village, Kediri District, Tabanan Regency, namely BCA Land Housing Phase 1 Block C. During the high-intensity rainy season, this area often experiences floods. To overcome this, handling efforts can be carried out with the aim of increasing water infiltration into the ground through the creation of infiltration wells. The infiltration well analysis method is planned following SNI-03-2453-2002 and the Geographic Information System (GIS). The analysis of infiltration wells in BCA Land Housing Phase 1 Block C showed the ability to reduce flood discharge for the 5 years by 0.61% and reduce runoff volume by 0.59%. Infiltration wells in the surrounding area were able to reduce flood discharge for the 5 years by 78.56% and reduce runoff volume by 75.67%. The following GIS analysis showed the efficiency of reducing flood discharge in BCA Land Housing Phase 1 Block C by 0.65% and reducing flood volume by 0.63%. Based on the land area around the housing, it can be seen that the efficiency of reducing flood discharge by 81.22% and the efficiency of reducing flood volume by 78.23%. The results showed that the application of infiltration wells in BCA Land Housing Phase 1 Block C was not effective in reducing flood volume and discharge and contributed to preserving the surrounding environment. However, it can be categorized as effective if infiltration wells can be applied to the surrounding area (Penet Sub Watershed) Abstrak Salah satu kawasan perumahan terletak di Banjar Koripan Kaja, Desa Abian Tuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yakni Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C. Saat musim hujan denganintensitas tinggi, kawasan ini sering mengalami banjir. Untuk mengatasi hal ini, upaya penanganan dapat dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan resapan air ke dalam tanah melalui pembuatansumur resapan. Metode analisis sumur resapan direncanakan sesuai dengan SNI-03-2453-2002 danSistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis sumur resapan di Perumahan BCA Land Tahap 1Blok C menunjukkan kemampuan mereduksi debit banjir periode ulang 5 tahun sebesar 0,61% dan mengurangi volume limpasan sebesar 0,59%. Sumur resapan di daerah sekitar mampu mengurangidebit banjir periode ulang 5 tahun sebesar 78,56% dan mengurangi volume limpasan sebesar 75,67%. Analisis berikutnya dengan menggunakan SIG menunjukkan efisiensi penurunan debit banjir pada Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C sebesar 0,65% dan efisiensi penurunan volume banjir sebesar 0,63%. Berdasarkan luas lahan sekitar perumahan tersebut, terlihat efisiensi penurunan debit banjir sebesar 81,22% dan efisiensi penurunan volume banjir sebesar 78,23%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa penerapan sumur resapan pada Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C tidak efektif dalammereduksi volume dan debit banjir serta memberikan kontribusi dalam melestarikan lingkungansekitar. Namun, dapat dikategorikan efektif jika sumur resapan dapat diterapkan pada daerahsekitar (Sub DAS Penet).
MODEL PENGARUH KOMPOSISI JUMLAH KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN PADA PROVINSI BALI Kariyana, I Made; Pamungkas, Tri Hayataning; Anggraini, Tiara Ayu
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.24960

Abstract

Increasing the number of vehicles with various dimensions, specifications, and vehicle speeds. Also, driver behavior that is not the same, can make potentially cause events that can trigger traffic accidents on the road. Data from the Central Statistic Agency for the Province of Bali recorded an increase in the number of traffic accidents every year. This study uses a descriptive method with a quantitative approach using IBM SPSS software to obtain conclusions from the effect of the composition of the number of vehicles on the accident rate in the Province of Bali. To obtain the effect of the number of vehicles consisting of buses, truks, motorbikes, and passenger cars that have fulfilled the classical assumption test, and simultaneously have a significant effect on the occurrence of accidents that occur. Meanwhile, the number of vehicles that significantly affect the number of accidents in the province of Bali is based on the total composition of vehicles, namely the number of truks, motorcycles, and passenger cars. While the number of buses does not have a significant effect. In this modeling, the influence of the number of vehicles consisting of buses, truks, motorbikes, and passenger cars has an effect of 82.8% on the occurrence of traffic accidents based on vehicle composition Abstrak Peningkatan jumlah kendaraan dengan beragam dimensi, spesifikasi, maupun kecepatan kendaraan. Serta perilaku pengemudi yang tidak sama dapat berpotensi menimbulkan kejadian yang dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan. Data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali tercatat adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan software IBM SPSS untuk memperoleh kesimpulan dari pengaruh komposisi jumlah kendaraan terhadap tingkat kejadian kecelakaan pada Provinsi Bali. Sehingga diperoleh pengaruh jumlah kendaraan yang terdiri dari bus, truk, sepeda motor serta mobil penumpang telah memenuhi uji asumsi klasik, serta secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kejadian kecelakaan yang terjadi. Sedangkan secara jumlah kendaraan yang berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah kejadian kecelakaan pada provinsi Bali berdasarkan jumlah komposisi kendaraan yaitu jumlah truk, sepeda motor serta mobil penumpang. Sedangkan jumlah bus tidak memberikan pengaruh secara signifikan. Pada pemodelan ini pengaruh jumlah kendaraan yang terdiri dari bus, truk, sepeda motor, serta mobil penumpang memberikan pengaruh sebesar 82,8% terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas berdasarkan komposisi kendaraan.
ANALISIS EKIVALENSI SEPEDA MOTOR DENGAN METODE REGRESI LINIER BASIS KECEPATAN DI KUTA UTARA SAAT PPKM I Made Kariyana; Gede Sumarda; Yoga Andika; Tri Hayatining Pamungkas
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa 36-43
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.12.1.5750.36-43

Abstract

The use of motorcycle modes in Badung Regency has the highest population compared to other modes of transportation. The congestion on the Badung City Highway is a result of the growth rate of motorcycles, as is known that the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which is used to assess traffic performance in Indonesia as a whole, still uses the equivalence of passenger cars as a basis. Based on this context, a study was conducted on motorcycle equivalence analysis using a speed-based linear regression method and compared the results with the equivalence of passenger cars in the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which was carried out during the conditions of the implementation of restrictions on community activities, especially on Canggu Highway, Kerobokan Highway, and Padang Luwih Highway. The method applied in this study is quantitative, namely by calculating the equivalence of a motorcycle with regression analysis. The research analysis showed that the equivalence of motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles in Kerobokan highway are 1.00, 8.36, and 16.22, respectively. The equivalence value in the Canggu Highway for motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles are 1.00, 7.15, and 15.28, respectively. Padang Luwih Highway gets a motorcycle equivalence of 1.00, for light vehicles 3.98, and for heavy vehicles 14.53. Meanwhile, the performance figures obtained on Canggu Highway were 9,059 ssm/hour with a saturation degree of 3.46. On Kerobokan Highway, the degree of saturation is 2.56 ssm/hour, with a traffic flow of 6.925 ssm/hour. Meanwhile, the traffic flow data for the Padang Luwih Highway section is 9,008 ssm/ hour with a saturation degree of 2.93 ssm/hour.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Berdasarkan PKJI 2023 dan PTV VISSIM 2025 (Studi Kasus: Simpang Padang Galak Kota Denpasar) I Made Kariyana; Pamungkas, Tri Hayatining; Fahmi, U’us Azmi Nur
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v4i2.7045

Abstract

Simpang Padang Galak di Kota Denpasar merupakan simpang bersinyal tiga fase yang menghubungkan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jalan Padang Galak, dan Jalan Waribang. Lokasi simpang yang strategis menyebabkan volume lalu lintas tetap tinggi, baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Kondisi ini menimbulkan permasalahan berupa kemacetan, panjang antrian, waktu tunggu yang lama, serta tundaan yang tinggi. Analisis kondisi eksisting dilakukan menggunakan metode PKJI 2023 dan PTV VISSIM 2025. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar pendekat berada pada tingkat pelayanan LOS F, dengan tundaan rata-rata tertinggi 112,54 detik pada hari kerja dan 98,45 detik pada akhir pekan di pendekat barat, serta antrian terpanjang di pendekat utara dengan panjang 512,5 m pada hari kerja. Simulasi penyesuaian waktu hijau menurunkan antrian dan tundaan secara signifikan, namun sebagian besar pendekat tetap berada pada LOS F, sehingga perbaikan hanya berdampak parsial. Diperlukan strategi optimasi lanjutan seperti perubahan geometrik simpang atau rekayasa lalu lintas lainnya untuk meningkatkan kinerja simpang secara menyeluruh.
Co-Authors Ade Darma Erlangga Wiguna Ahdan, Alan Anggraini, Tiara Ayu Anita Intan Nura Diana Antika, Ni Made Anik Juli Artayasa, I Kadek Doni Astariani, Ni Kadek Dana Saputra Dana, I Ketut Merta Kusuma Dewa Made Priyantha Wedagama Dewi, Kadek Ary Purnama Dewi, Ni Luh Okta Sari Dewiyanti, Ni Putu Ditha Diasa, I Wayan Dwipayana, Sang Made Fahmi, U’us Azmi Nur Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Sumarda Hiswara, I Putu Raditya I B. Gede Indramanik I Dewa Gede Putra Sedana I G. Oka Wiradnyana I Gede Adi Alit Putra I Gede Alit Putra I Gede Aryanta Putra I Gede Raditya Pratama I Gusti Ayu Made Ratih Nuratni I Kadek Juniarta I Komang Alit Astrawan Putra I Made Widiana I Nyoman Arta Wijaya I Putu Agus Sudiartama Ida Bagus Gede Indramanik Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Iwan Setiyono Subekti Kadek Diana Harmayani Kadek Mei Harkita Sophia Kembarajaya, I Ketut Kertayasa, I Gede Kusuma, Andyka Made Mariada Rijasa Mawiti Infantri Yekti Ni Luh Putu Ening Permini Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Putu Gayatri Swarupini Ni Putu Suda Nurjani, Ni Putu Suda Ni Putu Yuliana Ria Sawitri Ni Wayan Aprilia Dwiyanti Saputri Ni Wayan Wahyuni Pamungkas, Tri Hayataning Pratama, I Gede Ardi Yudha Pratama, Octavianus Sumardana Putra, Gede Surya Dwija Putra, I Gede Alit Putra, I Komang Alit Astrawan Putra, I Putu Esa Mahardika Putu Aryastana Putu Doddy Heka Ardana Putu Saniswa Paramanatha Awangga Rahmat Ndruru, Eliyakin Sawitri, Ni Putu Yuliana Ria Siti Nurul Khotimah Soriarta, I Ketut Suda Nurjani, Ni Putu Sudiyani, Ni Nyoman Sumarda, Gede Tri Hayatining Pamungkas Warsana, Kadek Budhi Wayan Wiwik Widyantari Wirawan, I Gusti Ngurah Bagus Manik Lanang Rai Yanta, I Nyoman Agus Trisna Yoga Andika