Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERGERAKAN PUTAR BALIK KENDARAAN PADAKINERJA RUAS JALAN BYPASS NGURAH RAI-NUSA DUA I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ni Putu Suda Nurjani; Eliyakin Rahmat Ndruru
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan bukaan median jalan yang berada di sepanjang jalan Baypass Ngurah RaiNusa Dua, yang dimanfaatkan pengendara untuk putar balik kendaraan atau gerakan U-Turn, sangatmempengaruhi kinerja ruas jalan. Efektifitas kinerja lulu lintas dapat berkurang dan dapatmengakibatkan tingginya antrean kendaraan pada area U-Turn. Fakta tersebut mengakibatkan semakinmeningkatnya peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas darat. Kajian ini bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar dampak gerakan putar balik U-Turn terhadap kinerja ruas jalan Baypass Ngurah RaiNusa Dua. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung, dan kemudiananalisis data secara kuantitatif berdasarkan hasil pengamatan langsung ke lapangan. Penelitian inidilakukan di hari senin, dalam rentang waktu pagi sampai sore hari. Fokus objek pengamatan adalahkendaraan roda dua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, area putaran balik (U-Turn) yang ada disepanjang Baypass Ngurah Rai Nusa Dua memiliki kinerja rendah. Rasio fasilitas pelayanan putaranbalik kendaraan memiliki median < 1 pada saat jam sibuk.
PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY)RUNWAY EKSISTING BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK Gede Sumarda; I Made Kariyana; Iwan Setiyono Subekti
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan semakin tingginya kebutuhan mobilitas dan aktifitas manusia, transportasiudara memiliki sejumlah keunggulan seperti lebih nyaman, pelayanannya cepat dan dapatmenghubungkan antar daerah terpencil. Bandar Udara Internasional Lombok memiliki runway dengandimensi 2750 m x 45 m dan nilai PCN sebesar 56 F/A/X/T. Kondisi saat ini, Bandar UdaraInternasional Lombok melayani penerbangan domestik, internasional dan embarkasi haji, yangselanjutnya Bandar Udara Internasional Lombok direncanakan menjadi Bandar Udara EmbarkasiUtama di wilayah Indonesia Bagian Tengah, yang rencananya akan menggunakan pesawat Boeing777-300ER secara langsung ke Mekkah dan mendukung Program 5 Destinasi Super PrioritasPariwisata Mandalika dan Event MotoGP 2021. Pesawat udara rencana Boeing 777-300ER memilikinilai ACN sebesar 64 dengan tipe perkerasan flexible (F) dan kategori subgrade tipe tinggi (A). NilaiACN tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan nilai PCN Boeing 737-900ER sebesar 48 sebagaipesawat terkritis saat ini di Bandara Internasional Lombok (ACN ≥ PCN), sehingga persyaratan nilaiACN ≤ PCN tidak terpenuhi. Untuk itu diperlukan adanya suatu kajian penilaian kondisi perkerasanrunway eksisting untuk dapat meningkatkan nilai PCN dan mengetahui berapa umur layan sisarunway eksisting Bandar Udara Internasional Lombok. Dalam proses perencanaan, menggunakanmetode pengumpulan data yang berasal dari data eksisting bandara dan metode studi pustaka sertamelakukan analisis perhitungan. Dalam perencanaan tebal lapis tambah (overlay) menggunakansoftware FAARFIELD dan COMFAA sehingga diperoleh nilai tebal lapis tambah sebesar 2.0 inch (5.0cm), peningkatan nilai PCN sebesar 88 F/A/X/T serta umur layan sisa 49% untuk pergerakan pesawatmendatang sebelum akhirnya perkerasan ini gagal/failure. Hasil tersebut menjadikan runway BandarUdara Internasional Lombok mampu menampung pesawat rencana terkritis (B777-300ER) dengankapasitas maksimum.
ANALISIS KEBUTUHAN PENYEDIAAN RUANG PARKIR SEPEDAMOTOR DI KFC KABUPATEN TABANAN I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ni Made Ola Ulandari; Ade Darma Erlangga Wiguna; I Gede Raditya Pratama
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KFC merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang khusus bergerak dalambidang makanan siap saji dengan penyajian yang lebih modern dan cepat. KFC terkadan gmenjadi salah satu alternatif bagi masyarakat perkotaan yang mengutamakan kecepatanpenyajian dan kemudahan dalam pemesanan. KFC untuk di berbagai tempat hampir tidakpernah ada kata sepi atau tutup karena peminat yang begitu banyak. Sebagai tempat makanKFC tentu harus menyiapkan fasilitas untuk menunjang kenyamanan dari pengunjung, baikberupa pelayanan, kemudahan, tempat yang nyaman, bersih serta fasilitas parkir bagipengunjung. Terutama secara spesifik mengenai fasilitas parkir tentunya disetiap cabangKFC memiliki parkir. Salah satunya, cabang KFC yang berada di Kabupaten Tabanan, Bali.KFC ini telah dilengkapi dengan 26 SRP sepeda motor yang berada di bagian depan dan 7SRP mobil yang terletak di bagian belakang. Pada KFC Tabanan yang mendominasi parkirsering kali adalah sepeda motor. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan melakukanpengumpulan data baik data sekunder dan primer, menganalisis datakeluarlah hasilkemudian terakhir adalah kesimpulan dari hasil yang didapat. Perhitungan dan Analisiskendaraan parkir yang dilakukan di area KFC Tabanan dapat disimpulkan bahwa nilaikendaraan keluar masuk di KFC Tabanan yaitu kendaraan masuk dengan jumlah 35 dankendaraan keluar yaitu 33 kendaraan. Total akumulasi kendaraan keluar masuk di KFCTabanan yaitu 112 kendaraan sepeda motor. Durasi rerata parkir adalah 1.324 jam/kend.Tingkat parkir yang berganti terjadi dalam hal ini yaitu 0.34 kend/SRP/Jam. Kapasitas Parkiradalah 19.63 kend/(SRP/jam). Nilai indeks parkir motor maksimum adalah 0.38 % < 1.Sehingga permintaan ruang parkir tidak melebihi SRP parkir yang ada (existing)
ANALISIS POTENSI MATA AIR UNTUK KEBUTUHAN PENDUDUKDI DESA GALUNGAN Tri Hayatining Pamungkas; Made Kariyana; I Gede Raditya Pratama; I Made Widiana
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan senyawa yang vital bagi keberadaan makhluk hidup. Kapasitas air bagikehidupan tidak dapat digantikan dengan campuran yang berbeda. Pemanfaatan air yang utama adalahair minum. Permasalahan yang terjadi di Desa Galungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih adalahsumber air jauh dari lokasi setempat. Penelitian ini akan dilakukan pengukuran debit sumber mata airlama dan mencari sumber air baru yang mampu menyalurkan air kesetiap rumah-rumah penduduk agarkebutuhan air bersih seluruh masyarakat Desa Galungan dapat terpenuhi. Pengukuran debit air padasumber air tanah putih di Desa Galungan. Informasi debit diperoleh dengan estimasi langsung terdekatmenggunakan kompartemen atau holder. Hasil Proyeksi Penduduk Desa Galungan dengan perkiraanjumlah penduduk 20 tahun mendatang dengan menggunakan metode aritmatik didapatkan jumlahpenduduk Desa Galungan pada tahun 2041 yaitu 3031 jiwa. Pengukuran debit sumber air pertamadiperoleh debit rata – rata 2,809 liter/detik dan sumber kedua diperoleh rata-rata debit 3,908 liter/det.Dari hasil analisis didapat bahwa sumber air kedua cukup untuk memenuhi kebutuhan air hingga 20tahun mendatang.
ANALISIS ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN (STUDI KASUS: SDN 5 PEDUNGAN DAN SEKOLAH HARAPAN) I Made Kariyana; I Komang Alit Astrawan Putra; I Nyoman Arta Wijaya
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.9.2.1859.151-160

Abstract

SDN 5 Pedungan and Harapan School are schools in South Denpasar District which already have School Safety Zone (SSZ) facilities. The two schools are traversed by a fairly high traffic volume due to the large number of trip generation centers located along the road such as traders, education, and industry. This study aims to analyze the level of effectiveness of SSZ in both schools through which the traffic volume is quite high compared to other schools. The field survey was carried out by recording the vehicle travel time when crossing ZoSS at a distance of 100 m. The effectiveness level of SSZ was analyzed using Regulation of the Director General of Land Transportation in 2006, 2014, and 2018. The results of the analysis showed that the application of SSZ in South Denpasar District was not effective, the average percentage of vehicles compliant when crossing SSZ for SDN 5 Pedungan was 42.67%, which means that SSZ is quite effective and Hope School is 32.34% which means SSZ is less effective.
ANALISIS PERBANDINGAN ARUS JENUH PADA PENDEKAT SIMPANG TERLINDUNG DAN TERLAWAN DENGAN METODE MKJI DAN METODE TIME SLICE (STUDI KASUS: SIMPANG SUBITA DAN SIMPANG WARIBANG) I Made Kariyana; Gede Sumarda; I Gede Aryanta Putra
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.10.2.3885.385-397

Abstract

As many as 33% of vehicle ownership in Bali Province in 2019 was in Denpasar City, coupled with the passing of vehicles from outside the city to work and recreation to burden the road network in Denpasar City. This causes problems in the transportation system that affects the performance of the road network, especially the performance of signalized intersection in Denpasar City. The performance of the signalized intersection is affected by the capacity of the approach where one of the factors that affect it is saturation flow. This study aims to find out the comparison of saturation flow in protected and opposed approach between the IHCM and Time Slice Method. The saturation flow result in the protected approach in Simpang Subita based on IHCM is 3,629 pcu/green hours greater than 71.18% compared to the Time Slice Method which is 2,120 pcu/green hours, while the saturation flow result in the opposed approach in Simpang Waribang based on IHCM is 1,857 pcu/green hour smaller than 37.49% compared to the Time Slice Method which is 2,971 pcu/green hour.
PERENCANAAN LAYOUT PARKIR DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT (RSGM) UDAYANA I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ni Made Ola Ulandari; Putu Aryastana
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.11.2.5107.166-176

Abstract

The Dental and Oral Hospital (DOH) of Udayana is the hospital owned by Udayana University which is located at the Udayana Jimbaran Campus. The DOH of Udayana can be categorized as a new hospital because the construction of this hospital is still in the non-finishing structure stage, so it doesn’t have parking facilities. In this study, planning of the parking layout for Udayana DOH was carried out to get an optimal parking design in terms of parking capacity, vehicle type, and parking space needs based on land availability. The number of parking space units was determined based on the number of beds that follow the provisions in the Regulation of the Directorate General of Land Transportation No. 272/HK.105/DRJD/1996, while the percentage of vehicle type composition was analyzed through a survey comparison and interviews at DOH of Saraswati Denpasar. The survey comparison result depicts that the percentage of vehicle types parked for motorcycles and cars is 92.45% and 7.55%, respectively. The number of parking space units required based on the number of beds is 104 units, so the composition of the number of parking spaces for motorcycles and cars is 96 and 8, respectively.
ANALISIS EKIVALENSI SEPEDA MOTOR DENGAN METODE REGRESI LINIER BASIS KECEPATAN DI KUTA UTARA SAAT PPKM I Made Kariyana; Gede Sumarda; Yoga Andika; Tri Hayatining Pamungkas
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.12.1.5750.36-43

Abstract

The use of motorcycle modes in Badung Regency has the highest population compared to other modes of transportation. The congestion on the Badung City Highway is a result of the growth rate of motorcycles, as is known that the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which is used to assess traffic performance in Indonesia as a whole, still uses the equivalence of passenger cars as a basis. Based on this context, a study was conducted on motorcycle equivalence analysis using a speed-based linear regression method and compared the results with the equivalence of passenger cars in the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which was carried out during the conditions of the implementation of restrictions on community activities, especially on Canggu Highway, Kerobokan Highway, and Padang Luwih Highway. The method applied in this study is quantitative, namely by calculating the equivalence of a motorcycle with regression analysis. The research analysis showed that the equivalence of motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles in Kerobokan highway are 1.00, 8.36, and 16.22, respectively. The equivalence value in the Canggu Highway for motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles are 1.00, 7.15, and 15.28, respectively. Padang Luwih Highway gets a motorcycle equivalence of 1.00, for light vehicles 3.98, and for heavy vehicles 14.53. Meanwhile, the performance figures obtained on Canggu Highway were 9,059 ssm/hour with a saturation degree of 3.46. On Kerobokan Highway, the degree of saturation is 2.56 ssm/hour, with a traffic flow of 6.925 ssm/hour. Meanwhile, the traffic flow data for the Padang Luwih Highway section is 9,008 ssm/ hour with a saturation degree of 2.93 ssm/hour.
Pemetaan Curah Hujan Menggunakan Inverse Distance Weighting (IDW) Untuk Mengurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Kota Denpasar Tri Hayatining Pamungkas; I Made Kariyana; Kadek Budhi Warsana
Jurnal Teknik Sipil Vol 32 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil - Edisi Agustus
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2025.32.2.4

Abstract

Abstrak Indonesia baru-baru ini menghadapi serangkaian bencana hidrometeorologi, termasuk banjir. Untuk mengurangi dampak dari kejadian tersebut, salah satu pendekatan yang efektif adalah mengembangkan peta yang menampilkan tingkat curah hujan maksimum bulanan. Peta ini dapat dibuat menggunakan sistem informasi geospasial, seperti ArcGIS, dengan teknik interpolasi seperti Inverse Distance Weighted (IDW). Berdasarkan analisis hidrologi dan interpolasi IDW, penelitian menemukan bahwa Kota Denpasar mengalami variasi intensitas curah hujan: hujan ringan (7-20 mm), hujan sedang (20-50 mm), dan hujan lebat (50-95 mm). Curah hujan tertinggi tercatat pada bulan Januari. Analisis visualisasi rancangan curah hujan mengungkapkan bahwa curah hujan harian maksimum untuk periode ulang 2 tahun berkisar antara 125-134 mm, terjadi di seluruh wilayah Denpasar kecuali Denpasar Selatan. Untuk periode ulang 5, 10, 15, 20, 25, dan 50 tahun, kisaran curah hujan harian maksimum masing-masing adalah 169-185 mm, 205-228 mm, 218-245 mm, 228-262 mm, 249-281 mm, dan 295-338 mm. Puncak hujan terfokus di Denpasar Barat dan Denpasar Selatan. Identifikasi daerah rawan banjir di Kota Denpasar menunjukkan bahwa risiko banjir tidak hanya bergantung pada curah hujan, tetapi juga dipengaruhi faktor antropogenik seperti perubahan tata guna lahan, sehingga diperlukan pembaruan peta risiko berbasis data spasial untuk mitigasi yang lebih efektif. Kata-kata Kunci: Banjir, IDW, pemetaan Abstract Indonesia has recently faced a series of hydrometeorological disasters, including flooding. To mitigate the impacts of these events, one effective approach is to develop maps that display maximum monthly rainfall levels. These maps can be created using geospatial information systems, such as ArcGIS, with interpolation techniques like Inverse Distance Weighted (IDW). Based on hydrological analysis and IDW interpolation, the study found that the city of Denpasar experienced variations in rainfall intensity: light rain (7-20 mm), moderate rain (20-50 mm), and heavy rain (50-95 mm). The highest rainfall was recorded in January. The visual analysis of rainfall design reveals that the maximum daily rainfall for a 2-year return period ranges from 125-134 mm, occurring throughout Denpasar except for South Denpasar. For return periods of 5, 10, 15, 20, 25, and 50 years, the ranges of maximum daily rainfall are 169-185 mm, 205-228 mm, 218-245 mm, 228-262 mm, 249-281 mm, and 295-338 mm, respectively. The peak rainfall is concentrated in West Denpasar and South Denpasar. The identification of flood-prone areas in Denpasar City shows that flood risk is not only dependent on rainfall, but is also influenced by anthropogenic factors such as land use changes, thus requiring updates to risk maps based on spatial data for more effective mitigation. Keywords: Flood; IDW; mapping
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DENGAN PENDEKATAN PKJI 2023 DAN PTV VISSIM (Studi Kasus: Simpang Wisnu Murti Kabupaten Tabanan) I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Lustomo Sepriyanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v14i1.4561

Abstract

The Wisnu Murti Intersection in Tabanan Regency is a four-legged signalized intersection with three phases and a central roundabout. It serves as a primary connector between the Denpasar–Gilimanuk National Road and Ngurah Rai–MH Thamrin Road. Congestion and delays, particularly during peak hours, highlight the need to evaluate its performance and traffic signal control system. This study aims to assess the existing performance of the intersection using the Indonesian Highway Capacity Manual (PKJI 2023) and PTV Vissim microsimulation, employing indicators such as queue length, delay, and Level of Service (LOS). The analysis revealed poor performance, with a degree of saturation (Dj) of 1.37 and an average delay of 120.9 seconds/pcu (LOS F). Vissim simulation results showed the longest queue occurred on the east approach, reaching 436.34 meters with an average delay of 85.17 seconds/pcu. A recommended signal control scenario applying the early cut phase with a 113-second cycle significantly improved performance, reducing queue length by 69.9% and average delay by 60.6%. Adaptive green time distribution across phases provided better efficiency compared to the scenario without early cut. Therefore, the application of the early cut strategy is considered flexible, responsive to fluctuating traffic flow, and feasible for implementation at the Wisnu Murti Intersection.
Co-Authors Ade Darma Erlangga Wiguna Ade Darma Erlangga Wiguna Ahdan, Alan Anggraini, Tiara Ayu Anita Intan Nura Diana Antika, Ni Made Anik Juli Artayasa, I Kadek Doni Astariani, Ni Kadek Dana Saputra Dana, I Ketut Merta Kusuma Dewa Made Priyantha Wedagama Dewi, Ni Luh Okta Sari Dewiyanti, Ni Putu Ditha Diasa, I Wayan Dwipayana, Sang Made Eliyakin Rahmat Ndruru Fahmi, U’us Azmi Nur Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Sumarda Hiswara, I Putu Raditya I B. Gede Indramanik I Dewa Gede Putra Sedana I G. Oka Wiradnyana I Gede Adi Alit Putra I Gede Alit Putra I Gede Aryanta Putra I Gede Duta Aditama Tangkas I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gusti Ayu Made Ratih Nuratni I Kadek Juniarta I Komang Alit Astrawan Putra I Made Sudika I Made Widiana I Made Widiana I Nyoman Arta Wijaya I Putu Agus Sudiartama I Wayan Diasa Ida Bagus Gede Indramanik Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Iwan Setiyono Subekti Iwan Setiyono Subekti Kadek Ary Purnama Dewi Kadek Budhi Warsana Kadek Diana Harmayani Kadek Mei Harkita Sophia Kembarajaya, I Ketut Kertayasa, I Gede Kusuma, Andyka Lustomo Sepriyanto Made Mariada Rijasa Mawiti Infantri Yekti Ni Luh Putu Ening Permini Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Putu Gayatri Swarupini Ni Putu Suda Nurjani Ni Putu Suda Nurjani, Ni Putu Suda Ni Wayan Aprilia Dwiyanti Saputri Ni Wayan Ayu Sukma Eka Putri Ni Wayan Wahyuni Pamungkas, Tri Hayataning Pratama, I Gede Ardi Yudha Pratama, Octavianus Sumardana Putra, Gede Surya Dwija Putra, I Gede Alit Putra, I Komang Alit Astrawan Putra, I Putu Esa Mahardika Putu Aryastana Putu Doddy Heka Ardana Putu Saniswa Paramanatha Awangga Putu Surya Wedra Lesmana Rahmat Ndruru, Eliyakin Ria Sawitri, Ni Putu Yuliana Siti Nurul Khotimah Soriarta, I Ketut Sri Sulandari Suda Nurjani, Ni Putu Sudiyani, Ni Nyoman Sumarda, Gede Tri Hayatining Pamungkas Tri Hayatining Pamungkas Wayan Wiwik Widyantari Wirawan, I Gusti Ngurah Bagus Manik Lanang Rai Yanta, I Nyoman Agus Trisna Yoga Andika