Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Organizational Citizenship Behavior dalam Memediasi Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus pada BAPPPEDA Provinsi Gorontalo Sahrul Mohi; Irwan Yantu; Syamsul B. Biki
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.10345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Organizational Citizenship Behavior dalam Memediasi Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai pada BAPPPEDA Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Peneliti menggunakan desain penelitian korelasional dengan bantuan inferensial SEM-PLS. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kuesioner. Adapun jumlah sampel sebanyak 81 orang pegawai ASN BAPPPEDA Provinsi Gorontalo, yang diperoleh dengan proses sampling jenuh. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan nilai β atau koefisien -0.003. (2) Komitmen organisasi berpengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan nilai β atau koefisien 0.697. (3) Organizational Citizenship Behavior (OCB) berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai β atau koefisien 0.476. (4) Budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai β atau koefisien -0.158. (5) Komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai nilai β atau koefisien 0.451. (6) Organizational Citizenship Behavior (OCB) tidak memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan nilai β atau koefisien -0.001. (7) Organizational Citizenship Behavior (OCB) memediasi pengaruh komitmen terhadap kinerja pegawai dengan nilai β atau koefisien 0.331.Kata Kunci: Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, Organizational Citizenship Behavior, Kinerja Pegawai
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Di Ud. Putra Mandiri Kota Gorontalo Rama Aiphama; Irwan Yantu; Valentina Monoarfa
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v9i1.10447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di UD. Putra Mandiri Kota Gorontalo. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan jumlah populasi 65 orang dan sampel sebanyak 65 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis gerganda. Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja berpengaruh positi dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di UD. Putra Mandiri Kota Gorontalo. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t masing-masing variabel dimana, nilai thitung >  ttabel nilai Sig. < 0,05, sedangkan pada hasil uji F diperoleh bahwa nilai Fhitung > Ftabel. Hasil koefisien determinan (r²) adalah sebesar 0,718 Hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di UD. Putra Mandiri Kota Gorontalo sebesar 71,80%. Dengan kata lain variabel kepuasan kerja karyawan dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja sebesar 71,80%, sedangkan sisanya sebesar 28,20% dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kualitas Kehidupan Kerja dan Kepuasan Kerja Karyawan
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN DI PT TIRTA KENCANA TATAWARNA GORONTALO Putri Rahmadania; Melizubaida Mahmud; Risca Marsanti Halid; Irwan Yantu; Mamang Kasim
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14616

Abstract

Imbalance in compensation systems and high employee turnover in the distribution sector represent critical issues that directly affect company operational effectiveness. This study aims to analyze the effect of incentive provision on employee work morale at PT Tirta Kencana Tatawarna Gorontalo. A quantitative survey method was applied to a saturated sample of 50 employees, divided into 15 respondents for instrument testing and 35 respondents for simple linear regression hypothesis testing. The results prove that incentive provision has a positive and significant effect on employee work morale (t_"value" =3.281>t_"table" =1.692; p=0.002). The contribution of incentive provision to work morale reached 24.6%, while the remaining 75.4% was influenced by other external factors. Fair and transparent optimization of material and non-material incentives is proven to be a strategic instrument in boosting work motivation. The implications of this study require company management to reformulate performance-based incentive schemes to maintain long-term employee productivity. ABSTRAK Ketidakseimbangan sistem kompensasi dan tingginya turnover karyawan di sektor distribusi menjadi permasalahan krusial yang berdampak langsung pada efektivitas operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian insentif terhadap semangat kerja karyawan di PT Tirta Kencana Tatawarna Gorontalo. Metode kuantitatif dengan desain survei digunakan terhadap sampel jenuh sebanyak 50 karyawan, yang terbagi atas 15 responden untuk pengujian instrumen dan 35 responden untuk pengujian hipotesis regresi linear sederhana. Hasil analisis membuktikan bahwa pemberian insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan (t_"hitung" =3,281>t_"tabel" =1,692; p=0,002). Kontribusi variabel pemberian insentif terhadap semangat kerja tercatat sebesar 24,6%, sedangkan 75,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya. Pengoptimalan insentif material dan non-material secara adil serta transparan terbukti menjadi instrumen strategis dalam mendongkrak motivasi kerja. Implikasi penelitian ini menuntut manajemen perusahaan untuk mereformulasi skema insentif berbasis kinerja yang lebih proporsional guna menjaga stabilitas produktivitas kerja karyawan.    
PERAN KEPUASAN KERJA DALAM MEMEDIASI PENGARUH SISTEM REWARD TERHADAP LOYALITAS KERJA KARYAWAN PT. SUMBER ALFARIA TRIJAYA TBK GORONTALO Fitriyanti Usman; Irwan Yantu; Rezkiawan Tantawi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward terhadap loyalitas kerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Cabang Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Alfamart di Kota Gorontalo, dengan sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan stratified sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis jalur (path analysis), uji asumsi klasik, uji validitas, uji reliabilitas, serta uji Sobel dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien beta sebesar 0,820. Reward juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas kerja dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien beta sebesar 0,479. Selain itu, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas kerja dengan nilai signifikansi 0,002 dan koefisien beta sebesar 0,369. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh reward terhadap loyalitas kerja, sehingga reward tidak hanya meningkatkan loyalitas kerja secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kepuasan kerja karyawan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sistem reward dan kepuasan kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan loyalitas kerja karyawan pada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Cabang Gorontalo.
ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DITINJAU DARI SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA ORGANISASI Gerald Deavy Natadiredja; Irwan Yantu; Valentina Monoarfa
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 2 SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i2.41159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh servant leadership dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dilingkungan Bank SulutGo Cabang Tilamuta. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji analisis linear berganda , uji T, uji F dan uji koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh servant leadership dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior baik secara parsial maupun simultan. Variabel organizational citizenship behavior dapat dijelaskan oleh servant leadership dan budaya organisasi sebesar, 41,6%. Sedangkan 58,4% lainnya dipengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
PENGARUH SELF EFFICACY DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA (STUDI KASUS MAHASISWA ANGKATAN 2020 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO) Rifka Fadillah Hippy; Irwan Yantu
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.38632

Abstract

Kesiapan kerja mahasiswa merupakan faktor kunci yang menentukan kesuksesan karier mereka di masa depan. Jumlah angkatan kerja yang besar, persaingan yang ketat, dan tingginya pengangguran lulusan perguruan tinggi mengharuskan mahasiswa untuk siap secara maksimal menghadapi dunia kerja. Hasil pra survei terhadap 10 mahasiswa menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki mahasiswa belum siap untuk memasuki dunia kerja. Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat kesenjangan hasil penelitian mengenai pengaruh self efficacy, dan motivasi kerja, terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self efficacy, dan motivasi kerja, terhadap kesiapan kerja mahasiswa studi kasus pada mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda serta uji hipotesis menggunakan SPSS versi 29. Hasil analisis data menunjukkan bahwa self efficacy, dan motivasi kerja, memiliki pengaruh positif secara simultan dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo
Human Capital, Intellectual Capital, and Creative Economy Competitiveness: The Mediating Role of Human Resource Development Irwan Yantu; Syarwani Canon; Raflin Hinelo; Irawati Abdul
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i3.1266

Abstract

The creative economy drives Indonesia's economic growth, yet its competitiveness in peripheral regions such as Gorontalo Province is constrained by dependence on a single flagship subsector and limited institutional support. Prior studies have examined human capital (HC), intellectual capital (IC), human resource development (HRD), and competitive advantage largely in isolation, leaving the pathways through which HC and IC relate to creative economy competitiveness (CEC) insufficiently explained. Objective: This study analyzes the effect of HC and IC on CEC, directly and through HRD as a mediator, among creative economy actors in Gorontalo Province. Method: A cross-sectional survey of n = 96 creative economy actors was conducted using purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS 4. Following an audit of a reverse-worded item and iterative indicator elimination, the final model retained 19 indicators with adequate validity and reliability. Results: Bootstrapping shows HC significantly affects HRD (β = 0.365, p < .001) and CEC directly (β = 0.372, p = .001), with HRD partially mediating this relationship (β = 0.116, p = .018). IC significantly affects HRD (β = 0.318, p = .002), and HRD significantly affects CEC (β = 0.319, p = .005), but IC has no significant direct effect on CEC (β = 0.145, p = .138), and its indirect effect through HRD is only marginal (β = 0.101, p = .054). Post-hoc power analysis indicates the study was underpowered to detect the small IC-CEC effect (observed power = .35). Conclusion: These results reveal an asymmetric mechanism: human capital exerts an immediate effect on competitiveness, whereas intellectual capital requires conversion through concrete HRD activities, a conversion only partially confirmed here. This study contributes by identifying this asymmetry as a boundary condition of intellectual capital theory in small-enterprise contexts, and offers practical implications for creative economy policy that prioritizes capacity-building over passive knowledge-asset accumulation.
Co-Authors Abd. Rahman Pakaya Abdul Kitfir Albakir Abdullah, Siti Zahra ABUDI, SITTI Agil Bahsoan Agus Hakri Bokingo Allya Riska Putri Sampir Amelia Iloponu Amir, Nursalinda D. Andi Juanna Andi Yusniar Mendo Annisa Aprilia Anwar, Moh Rivaldi Apdal Djauhari Aqil Bahsoan Ardiansyah arifin tahir Asnawi, Melan Angriani Basiru, Sheishe Oktaviani Bau, Hadidja Biki, Syamsul B. Borman, Aaliyah Putrdewanti Bumulo, Frahmawati Citra Aditya Kusuma Clara Shintya Pakaya Danial, Yulyan Dicky A Lampa Dilapanga, Eko Eduart Wolok Endi Rahman Febriyanto Hamzah Finki Akuba Fitriyanti Usman Gerald Deavy Natadiredja Given Ray Timothi Yahya Hamdatai, Emil Salim Harpin Pasali Hasan, Irfan Y. Heldy Vanni Alam Helingo, Trianingsi Hepat, Devita Aulia R Husain, Aulia Ibrahim, M. Reza Ibrahim, Ririn Idham Halid Lahay Ikhlasul Amalriadna Abubakar Ilahude, Nanda Nursia Indri Maruf Indriyani S. Lapado Irawati Abdul Irawati Abdul Irawati S Amin Irina Popoi Isa, Bela Ananda Jiartia Gobel Karim, Rivaldi Karmila Yakub Kasim, Mamang Lahamade, Syafrin Z. Lahay, Yudit Nur Asri Lapalanti, Mohamad Zidhan Hidayat Lasimpala, Putri Patricia Lisda L. Asi Ma’im, Risandi Mansur, Saiful M. Maya Novrita Dama Melinda Latif Melizubaida Mahmud Meyko Panigoro Moh. Rizal D. Pade Mohamad Agus Salim Monoarfa Mohamad Rifan Tangahu Mohamad Zidan Hidayat Lapalanti Mohamad Zidhan Hidayat Lapalanti Mokodompit, Danissa Natasyah Muhamad Afik Naha Muhammad Celvin Ibrahim Muhammad Rizal M Basalamah Murad, Moh. Fahriezal Nahra Della Fahrin Nasib Rianto Hasan Nilam Purnawati Nunu Nisa Masali Novita Djafar Nurhayati Rauf Nuryan Danial Pakaya, Abd Rahman Pansu, Oku Podungge, Azfar Podungge, Robiyati P Polotoy, Riksal Ponamon, Siti Khoyrunnisa Putri Rahmadania Radia Hafid Raflin Hinelo Rama Aiphama Rauf, Nurva Zulfin B. Rezkiawan Tantawi Rifka Fadillah Hippy Risca Marsanti Halid Rivay Zulkarnain Ointu Rober R. Winerungan Robiyati Podungge Rosman Ilato Roy Hasiru Sahrul Mohi Selvi Selvi Silvani Ali Sri Agustina Alamtaha Sri Anggun Antu Sri Rianita Tilohe Srisetia Ningrum Sudirman Sudirman Syamsul B Biki Syamsul B. Biki Syarwani Canon Tiara Ningsi Putri Maaruf Tiara Yulistiani Goi Tineke Wolok Umin Kango Usman Moonti Valentina Monoarfa Wenas, Aljufri Yakub, Karmila Yul Babuta Yuniar Eka Resti Yusrin S. Hasan Yusuf, Zein Zainal Abidin Umar Zhulmaydin Chairil Fachrussyah Zulkifli S. Muhsana Zuriyatina F. Hunowu