Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Digital-Based Synergy of Campus Communities and Students in Efforts to Prevent Sexual Harassment in The Higher Educational Environment Munisa; Nofianti, Rita; Putri, Utami Nurhafsari; Audy, Rini Trinasya
JETLi: Journal of English Teaching and Linguistics Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP - Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jetli.v5i2.852

Abstract

Sexual violence is defined as any act that, as a result of power dynamics or gender relations, degrades, harasses, or attacks a person's body, causing or possibly causing psychological or physical suffering, as well as interfering with and preventing them from safely and effectively pursuing higher education. Anywhere can experience sexual violence, including on campus. When technology is misused, as in the instance of sexual harassment, a person's ignorance of its use might have detrimental effects. This study combined a qualitative approach with a library research methodology, whereby data was collected from books, journals, and other reading materials, and conclusions and suggestions were drawn in response to the issues found. When it comes to sexual harassment on campus, the researchers found that some incidents happened in locations that students don't often visit—namely, the library room—because there are so many online resources available for information. As a result, the researchers reached conclusions and recommendations regarding how to stop sexual harassment in higher education. They suggested creating online action in the form of slogans and posters that are shared by colleges, students, and the campus community through social media platforms already in place, as well as providing a platform or facility like a Counseling Service Unit related to sexual violence as a form of complaint to the Integrated Service Unit.
MEMBERI PENGUATAN PADA GURU MENERAPKAN MINDFUL BREATHING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DI SD INKLUSI JALAN SEI PETANI NO 19 MEDAN Milfayetty, Sri; Putri, Utami Nurhafsari
Jurnal Vokasi Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v4i2.2002

Abstract

Pemerintah Indonesia memberlakukan sistem pembelajaran daring selama pandemi covid-19.Hal ini menuntut guru beradaptasi dengan lebih cepat, kreatif, dan inovatif agar bisa mendidik siswanya melalui jarak jauh. Beberapa keluhan guruyakni adanya kesulitan beradaptasi dengan teknologi, keterbatasan fasilitas, kesulitan interaksi dengan anak didik, sulit mengontrol pembelajaran di rumah, banyaknya peserta didik yang apatis, kurang termotivasi dan belum mampu belajar secara mandiri, serta kurangnya kesadaran dan sulitnya bekerjasama dengan pihak lain termasuk orangtua anak didik. Para guru juga merasa kehabisan ide dan kreativitas dalam mengajar, kesulitan membagi waktu antara kepentingan akademik dan kepentingan pribadi, sehingga kehilangan waktu “memberi jeda” atau mengistirahatkan diri dari berbagai aktivitas mengajar. Kehadiran beban dan keterbatasan yang cukup besar ini menjadi sumber stres bagi para guru. Dengan demikian, diberikan penguatan kepada guru untuk menghadapi situasi denganteknik berbasis mindfulness yaitu teknik mindful breathing. Metode yang dipakai adalah metode workshop berupa psikoedukasi dan pelatihan teknik mindful breathing. Selanjutnya peserta mempraktekkannya di kehidupan sehari-hari selama empat minggu dan kemudian memberikan feedback terkait dampak mempraktekkan teknik tersebut. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa peserta mendapatkan energi positif, merasa lebih tenang, tidak gelisah dan mulai fokus untuk menghadapi situasi yang saat ini sedang dihadapi. Setiap mengalami pikiran negatif, peserta langsung menerapkan teknik mindful breathing, para peserta merasa lebih mudah untuk mengontrol diri dan lebih fokus dalam mennghadapi peserta didik selama pandemi covid-19. Berdasarkan hasil ini, dikemukakan pemberian penguatan pada guru menggunakan teknik miniful breathing efektif dalam membantu guru menghadapi situasi pembelajaran selama pandemi
DIGITAL LITERACY BASED ON LOCAL WISDOM IN INCLUSIVE EDUCATION Munisa, Munisa; Putri, Utami Nurhafsari; Sari, Wina Viqa; Fitri, Nurul Aida
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v13i1.22058

Abstract

This study examines the role of digital literacy based on local wisdom in the context of inclusive education. Digital literacy is essential in modern education, especially in the current digital era. However, inclusive education, which encourages the participation of children with various special needs, often requires a more specific approach focused on local wisdom to achieve maximum success. This research discusses the concept of digital literacy, defines local wisdom, and outlines how integrating digital literacy based on local wisdom can support inclusive education. The results indicate that this approach can significantly enhance participation, learning, and the development of inclusive education.Keywords: digital literacy, local wisdom, inclusive education
Pelatihan Pengukuran Status Gizi Anak Sekolah Pada Guru di SDN 105412 Sei Bamban Serdang Bedagai Sandy, Yatty Destani; Purba, Edy Marjuang; Hidayati, Fitni; Putri, Kalasta Ayunda; Putri, Utami Nurhafsari; Haryana, Nila Reswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.669

Abstract

Masalah gizi pada anak sekolah dasar merupakan isu yang krusial bagi kesehatan dan perkembangan generasi muda. Survei menunjukkan masalah gizi pada anak usia 5-12 tahun sebanyak 11% mengalami gizi kurang dan sebanyak 19,7% mengalami gizi lebih. Masalah gizi anak tidak hanya berpengaruh pada tinggi badan dan berat badan saja, tetapi juga berhubungan dengan perkembangan kognitif yang dapat berdampak pada prestasi belajar dan pencapaian akademik anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan karena masih terdapat kesenjangan pengetahuan dan minimnya keterampilan guru dalam mengukur dan memantau status gizi siswa di sekolah dasar. Tujuan kegiatan adalah untuk mengetahui bagaimanakah pelatihan pengukuran status gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendeteksi dini masalah gizi pada siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berupa sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru terkait pengukuran status gizi anak. Terdapat peningkatan pengetahuan guru dan lebih dari 90% guru mampu menggunakan alat pengukur yang disediakan dengan akurat dan mampu menghitung serta menafsirkan hasil pengukuran. Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap status gizi siswa, sehingga mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan prestasi belajar anak secara optimal.
MUSIK DAN FOKUS PIKIRAN: PENGARUH GENRE MUSIK TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA Marcelina Harda Yanti; Khaila Syafila Zuwa; Paula Grace Sianipar; Kayla Bilbina; Ervina Yulianti Saragih; Utami Nurhafsari Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik sering dimanfaatkan sebagai pendamping belajar untuk membantu meningkatkan suasana hati dan konsentrasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh berbagai genre musik terhadap tingkat konsentrasi belajar saat menyelesaikan tugas akademik. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap jurnal nasional dan internasional yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa musik dengan tempo lambat dan minim lirik, seperti musik instrumental, klasik, jazz lembut, dan religi, cenderung memberikan efek positif terhadap fokus belajar karena mampu menciptakan kondisi emosional yang tenang serta menurunkan tingkat stres. Sebaliknya, musik dengan tempo cepat dan lirik dominan dapat mengganggu konsentrasi, terutama pada tugas yang membutuhkan perhatian tinggi, karena membagi sumber daya kognitif. Efektivitas penggunaan musik juga dipengaruhi oleh faktor individual, seperti preferensi pribadi, kondisi emosional pendengar, serta tingkat kesulitan tugas yang dikerjakan. Dengan demikian, pemilihan genre musik yang tepat dapat menjadi strategi sederhana dan efektif untuk mendukung peningkatan konsentrasi serta produktivitas belajar mahasiswa
Kondisi Kesehatan Kulit Mahasiswa yang Mengosumsi Makanan Instan Sarah Aulia; Ratih Aniska Sihombing; Putri Anissa Hutasoit; Utami Nurhafsari Putri
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/98egr136

Abstract

The rising consumption of instant foods among university students has become a prominent trend influenced by academic pressure, limited time, economic constraints, and modern fast-paced lifestyles. This literature-based study aims to analyze the relationship between instant food consumption and skin condition, particularly acne vulgaris, among students. Findings from previous research indicate that high-glycemic foods, saturated fats, sodium, and food additives commonly found in instant products contribute to systemic inflammation and may trigger acne development. Moreover, an imbalanced nutrient intake resulting from frequent instant food consumption may negatively impact overall skin health, including hydration, elasticity, and cellular regeneration. In contrast, cooking activities have been shown to promote psychological well-being, mindfulness, and healthier food choices. By synthesizing current empirical evidence, this study highlights how dietary patterns play a significant role in shaping students' skin conditions. The results are expected to serve as a valuable reference for students, educational institutions, and food industries in promoting healthier eating behaviors.
ANALISIS FENOMENOLOGI KECEMASAN KOMPETITIF DAN KONSEKUENSINYA TERHADAP PENINGKATAN RISIKO CEDERA PADA ATLET PENCAK SILAT BERPRESTASI Siti Fatimah; Ridia Diantari; Andar Oncha Bastoto; Utami Nurhafsari Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekanan mental (kecemasan kompetitif) pada atlet dengan meningkatnya risiko cedera, serta mengeksplorasi strategi penanganan kecemasan yang digunakan oleh atlet. Dalam konteks olahraga kompetitif di Indonesia, atlet sering mengalami cedera yang dipicu oleh tingginya intensitas latihan, tuntutan performa, dan peningkatan tekanan kompetisi. Salah satu faktor psikologis yang paling memengaruhi kinerja atlet adalah kecemasan bertanding (competing anxiety), yang melibatkan komponen somatik (fisiologis), kekhawatiran (worry), dan gangguan konsentrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan studi kasus, bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai kecemasan mental atlet yang menyebabkan cedera pada atlet Pencak Silat. Partisipan penelitian berjumlah 3 orang atlet Pencak Silat aktif dengan prestasi tingkat provinsi dan nasional, yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Data diperoleh melalui transkrip wawancara mendalam dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan kompetitif muncul melalui dua komponen utama: kecemasan kognitif (pikiran negatif seperti takut gagal dan khawatir mengecewakan tim/pelatih) dan kecemasan somatik (respons fisiologis seperti peningkatan detak jantung, ketegangan otot, dan gemetar). Ditemukan hubungan kuat antara kecemasan dan risiko cedera, di mana ketegangan somatik dan hilangnya fokus dapat menyebabkan respons motorik yang kaku dan gerakan tidak terkontrol. Untuk mengatasi kecemasan, atlet menerapkan berbagai strategi coping yang meliputi teknik pernapasan dalam, visualisasi positif, regulasi detak jantung, dan penggunaan rangsangan eksternal (seperti arahan/stimulus fisik dari pelatih) untuk menjaga fokus