Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Effect of Moringa oleifera Leaf Extract Administration through Drinking Water on Liver Weight, Gizzard Weight, Small Intestine Weight, and Small Intestine Length in Broiler Chickens Mesah, Petwel Dedenuari; Mulyantini, Ni Gusti Ayu; Suryatni, Ni Putu F.; Ndun, Alberth Nugrahadi
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i3.p390-401

Abstract

This study aimed to examine the effect of Moringa oleifera leaf extract administered through drinking water on liver weight, gizzard weight, small intestine weight, and small intestine length in broiler chickens. The research was conducted at the Poultry Workshop Facility of the Faculty of Animal Husbandry, Marine and Fisheries, Universitas Nusa Cendana, Kupang, from April 7 to May 26, 2023. The experimental design was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and six replicates, each replicate consisting of four chickens. In total, 96 broiler chickens were used in the study. The treatments were as follows: P0: drinking water without Moringa leaf extract, P1: drinking water + 40 mL/L Moringa leaf extract, P2: drinking water + 80 mL/L Moringa leaf extract, and P3: drinking water + 120 mL/L Moringa leaf extract. The parameters measured included liver weight, gizzard weight, small intestine weight, and small intestine length. Statistical analysis results indicated that all treatments showed no significant differences (P>0.05) in liver weight, gizzard weight, small intestine weight, or small intestine length. The study concluded that the administration of Moringa oleifera leaf extract through drinking water had no effect on the liver weight, gizzard weight, small intestine weight, or small intestine length of broiler chickens.
Effect of Adding Black Soldier Fly Larvae Flour to Rations on Broiler Chicken Performance Ndun, Alberth Nugrahadi; Mulik, Simon Edison; Nguru, David Agustinus; Menoh, Yori Raimona
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p205-215

Abstract

This study aims to evaluate the effect of adding Black Soldier Fly (BSF) larvae flour to the ration on feed consumption, body weight gain, and feed conversion in poultry. The four treatments used were P0 (ration without the addition of BSF flour), P1 (ration + 5% BSF flour), P2 (ration + 10% BSF flour), and P3 (ration + 15% BSF flour), with each treatment repeated four times. The livestock used in this study were 80 broiler chickens, which were distributed in each treatment unit of 5 chickens each. This study used a Completely Randomized Design (CRD) and data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), with Duncan's further test if there was a significant effect. The results showed that the P3 treatment with the addition of 15% BSF flour produced the lowest feed consumption (1063.44 grams) and the best feed conversion (0.9818), indicating higher feed efficiency. In contrast, the P0 treatment without the addition of BSF flour had the highest feed consumption (1482.20 grams) and the lowest feed conversion (2.5832). Body weight gain increased significantly with increasing proportion of BSF flour, namely P3 had the highest body weight gain (1087.95 grams) compared to other treatments. From the results of this study, it can be concluded that the addition of BSF flour up to 15% in the ration has a positive effect on the growth and performance of broiler chickens. The best results for the observed parameters were feed consumption (1063.44 grams), with feed conversion (0.9818), and the best body weight gain (1087.95 grams). The use of BSF flour in poultry rations shows potential as an efficient alternative feed ingredient. Further research is recommended to explore the long-term effects and potential for commercial application.
Peningkatan Keterampilan Analisis Data Penelitian Menggunakan Aplikasi Jasp Bagi Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana Mulik, Simon Edison; Nugrahadi Ndun, Alberth; Bire Lawa, Alvrado; Agustinus Nguru, David; Mediviani Sol’uf, Morin; Umbu Padu, Hendrikus; Made Paramita Setyani, Ni; Meliani Sabat, Diana; Nessy Banamtuan, Adyanto; Eliazar Nifu, Salden
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38926

Abstract

Kemampuan menganalisis data merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Skill ini penting karena pada akhir studi, mereka harus mengumpulkan data penelitian, menganalisisnya, dan menyajikannya dalam sebuah tulisan. Namun, sebagian besar mahasiswa masih belum paham dengan baik bagaimana menganalisis data penelitian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dengan memanfaatkan aplikasi yang mudah dioperasikan dan dapat diakses secara gratis tanpa batas waktu. Aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi JASP. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan mengisi kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal mahasiwa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana tentang jenis-jenis alat analisis data dan cara pengoperasiannya, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik secara langsung. Pada akhir pelatihan dilaksanakan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang mahasiswa. Luaran yang dicapai dari kegiatan ini adalah 87,5% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam menganalisis data penelitian. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah data penelitian.
Pelatihan Tata Cara Submit Artikel Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Mahasiswa Ndun, Alberth N.; Mulik, Simon E.; Nguru, David A.; Lawa, Alvrado B.; Sabat, Diana M.; Setyani, Ni Made P.; Sol’uf, Morin M.; Padu, Hendrikus U.; Nifu, Salden E.; Banamtuan, Adyanto N.
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.39001

Abstract

Publikasi artikel ilmiah merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa program studi peternakan, banyak mahasiswa yang belum memahami secara benar tata cara submit artikel di jurnal ilmiah menggunakan Open Journal System (OJS), sehingga pelatihan ini dilakukan untuk membantu mahasiswa memahami cara mendaftar dan submit artikel ke OJS. Pelatihan ini telah dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Lahan Kering Universitas Nusa Cendana pada tanggal 8 Februari 2024 Pukul 10.00 WITA, dan selesai pukul 12.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa semester 6 dan 8 sejumlah 16 orang. Pelatihan meliputi penjelasan tentang cara penulisan artikel, dan submit artikel di jurnal ilmiah menggunakan Open Journal System secara benar. Sebelum pelatihan dilakukan peserta ditanyakan terkait penulisan artikel, dan cara submit jurnal menggunakan OJS. Hal ini untuk mengukur pemahaman mahasiswa terkait materi yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pengenalan sistem OJS, dan dalam pelatihan artikel ilmiah dikirimkan melalui OJS. Pelatihan penyampaian artikel penelitian melalui OJS Selain penerapan sistem OJS, kegiatan tahap selanjutnya adalah pelatihan penyampaian artikel penelitian melalui OJS. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan menulis dan mencatat makalah penelitian serta menyerahkan makalah penelitian melalui OJS. Selain itu tim pengabdi juga memberikan bimbingan kepada mahasiswa seperti formulir evaluasi untuk mengetahui apakah mahasiswa sudah memahami dengan benar cara submit artikel melalui OJS. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, dapat dilihat bahwa dari total mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 62,5% peserta sangat paham terhadap penjelasan yang disampaikan, 25% paham, sedangkan 12,5% kurang paham. Bimbingan dilakukan sejak artikel mahasiswa berhasil disubmit sampai artikel mahasiswa tersebut dinyatakan telah terbit pada salah satu jurnal. Pembimbingan dilakukan untuk mentransfer pengetahuan serta wawasan bagi mahasiswa, sehingga mahasiswa mampu memahami banyak tingkatan yang perlu dimengerti dalam penulisan, dan publikasi artikel.
Pelatihan Pengolahan Limbah Peternakan Babi menjadi Pupuk Bokashi di Desa Ponain, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Nguru, David A.; Suryani, Ni N.; Mulik, Simon E.; Ndun, Alberth N.; Lawa, Alvrado B.; Bette, Yustiani Y; Manafe, Nitty C.; Uly, Kirenius; Ernawati, Luh S.; Sogen, Yohanes G.; Kune, Petrus; Yunus, Marthen; Suryani, Ni Putu F.; Jalaluddin, Jalaluddin; Riwu, Agus R.; Theedens, Jonas F.; Malik, Agus K.
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.788

Abstract

Perkembangan usaha ternak babi di Nusa Tenggara Timur tidak di imbangi dengan pengolahan limbah peternakan yang baik. Pengelolaan limbah peternakan yang kurang baik dapat mencemari lingkungan, menjadi sarang penyakit dan berpotensi menicu konflik sosial. Kegiatan pelatihan bertujuan untuk mengatasi permasalah limbah peternakan babi yang di hadapi para peternak dengan pengelolaan menjadi pupuk bokashi untuk meningkatkan nilai guna, serta meningkatkan keterampilan lunak dan keterampilan teknis di Desa Ponain, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah serta ekperimen langsung yang melibatkan peternak. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peternak babi. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan pre-test terdiri dari 15 soal, yang dilaksanakan sebelum kegiatan dimulai, dan post-test yang dilaksanakan setelah kegiatan selesai. Pelatihan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk dari limbah peternakan yang tidak dikelola dengan baik dan pentingnya pengolahan limbah peternakan babi menajdi pupuk bokashi, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan ekonomi peternak. Hasil evaluasi yang dilakukan pada 25 peternak menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menilai kualitas pupuk bokashi (88%), yang menunjukkan pemahaman peserta dalam mengenali ciri-ciri pupuk yang berhasil.
PENYULUHAN PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN BABI MENJADI PUPUK BOKASHI RAMAH LINGKUNGAN David Agustinus Nguru; Ni Nengah Suryani; Simon E. Mulik; Alberth N. Ndun; Alvrado B. Lawa; Yustiani Y. Bette; Nitty C. Mafefa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.30394

Abstract

Abstrak: Perkembangan usaha ternak babi di Nusa Tenggara Timur tidak di imbangi dengan pengolahan limbah peternakan yang baik. Pengelolaan limbah peternakan yang kurang baik dapat mencemari lingkungan, menjadi sarang penyakit dan berpotensi menicu konflik sosial. Program PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) bertujuan untuk mengatasi permasalah limbah peternakan babi yang di hadapi para peternak dengan pengelolaan menjadi pupuk bokasi untuk meningkatkan nilai guna, serta meningkatkan keterampilan softsskill dan hardskill. Pelaksanaan PKM dengan metode ceramah serta ekperimen langsung yang melibatkan peternak. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peternak babi. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan pre-test yang terdiri dari 15 soal, yang dilaksanakan sebelum kegiatan dimulai, dan post-test yang dilaksanakan setelah kegiatan selesai. Program PKM bertujuan membantu peternak dalam proses pengelolaan limbah peternakan babi menjadi pupuk bokasi, sehingga dapat meningkatkan nilai guna dan manfaatnya. Hasil evaluasi yang dilakukan pada 25 peternak menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menilai kualitas pupuk bokashi (88%), yang menunjukkan pemahaman peserta dalam mengenali ciri-ciri pupuk yang berhasil.Abstract: The development of pig farming in East Nusa Tenggara is not balanced with good livestock waste treatment. Poor management of livestock waste can pollute the environment, become a nest of diseases and potentially trigger social conflicts. The PKM (Community Service) program aims to overcome the problem of pig farm waste faced by farmers by managing it into bokasi fertilizer to increase the use value, as well as improve soft skills and hard skills. The implementation of PKM with lecture methods and direct experiments involving farmers. This activity was attended by 25 pig farmers. The evaluation of this activity was carried out by applying a pre-test consisting of 15 questions, which was carried out before the activity started, and a post-test which was carried out after the activity was completed. The PKM program aims to assist farmers in the process of managing pig farm waste into bokasi fertilizer, so that it can increase its use value and benefits. The results of the evaluation conducted on 25 farmers showed that the highest improvement was in the ability to assess the quality of bokashi fertilizer (88%), which showed the participants' understanding in recognizing the characteristics of successful fertilizers.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DARI LIMBAH KOTORAN SAPI-JERAMI PADI PADA JEMAAT GMIT IMANUEL TAUPKOLE Menoh, Yori Raimona; Deko, Maria Karolina; Zebua, Cipta Kasih N; Mulik, Simon Edison; Ndun, Alberth Nugrahadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31403

Abstract

Abstrak: Pentingnya pelatihan pembuatan bokashi dari limbah kotoran sapi karena bahan baku kotoran sapi dan limbah jerami padi banyak tersedia, jika tidak ditangani dengan baik dapat mencemari lingkungan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kemampuan soft skill mencakup kemampuan memahami, dan kemampuan problem solving dalam mengatasi tantangan selama proses pengolahan bokashi serta kemampuan hard skill meliputi pengetahuan teknis tentang proses fermentasi, penggunaan bahan baku, serta teknik pengolahan bokashi yang efektif. Sebanyak 42 orang peserta yang hadir, terdiri dari laki-laki 20 orang dan perempuan 22 orang, jenjang pendidikan SD-SMP (28 orang), SMA (14 orang), dan Sarjana (4 orang). Usia remaja (25 orang) dan dewasa (17 orang). Menggunakan metode ceramah/diskusi dan demonstrasi dan pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta melalui pengisian kuesioner. Kegiatan ini sangat berdampak baik terhadap jemaat GMIT Imanuel Taupkole, peserta pelatihan sangat antusias dan menunjukkan hasil yang sangat signifikan dari segi pemahaman dan ketrampilan pembuatan bokashi. Hasil akhir menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta mencapai 85%.Abstract: The importance of training in making bokashi from cow dung waste because the raw materials of cow dung and rice straw waste are widely available, if not handled properly can pollute the environment. This training aims to provide soft skills including the ability to understand, and problem solving skills in overcoming challenges during the bokashi processing process as well as hard skills including technical knowledge about the fermentation process, use of raw materials, and effective bokashi processing techniques. A total of 42 participants attended, consisting of 20 men and 22 women, elementary-junior high school education levels (28 people), high school (14 people), and bachelor's degree (4 people). Teenagers (25 people) and adults (17 people). Using lecture/discussion and demonstration methods and at the end of the activity an evaluation was carried out to determine the level of understanding of the participants by filling out a questionnaire. This activity had a very good impact on the GMIT Imanuel Taupkole congregation, the training participants were very enthusiastic and showed very significant results in terms of understanding and bokashi making skills. The final results showed that the level of understanding of the participants reached 85%.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN ALTERNATIF UNTUK TERNAK DENGAN MEMANFAATKAN BATANG PISANG TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN NILAI NUTRISI Nguru, David Agustinus; Ndun, Alberth N.; Lawa, Alvrado B.; Mulik, Simon E.; Nifu, Salden E.; Padu, Hendrikus U.; Sabat, Diana M.; Sol’uf, Morin M.; Setyani, Ni M. P.; Banamtuan, Adiyanto N.; Dalle, Nautus S.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20006

Abstract

Abstrak: Masalah yang dihadapi oleh peternak di Desa Ponain, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu sulitnya memenuhi kesediaan pakan secara kesinambungan baik mutu mau jumlahnya. Hal ini karena harga pakan yang tinggi, sehingga peternak memberikan pakan seadahnya tanpa melihat kebutuhan harian ternak babi yang menyebabkan produktivitas ternak babi menurun dan membutuhkan waktu pemeliharaan yang lebih lama. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan lokal menjadi pakan alternatif dengan cara meningkatkan nilai gunanya dan pengurangi penggunaan pakan komersial sehingga lebih ekonomis serta meningkatkan softskill dan hardskill masyarakat dalam mengelolah pakan alternatif. Pelaksanaan PkM ini menggunakan metode ceramah dan eksperimen langsung bersama masyarakat. Masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini adalah 25 orang dengan 19 laki-laki dan 6 orang perempuan. Evaluasi kegiatan ini dilihat dari adanya pre-test sebelum kegiatan dan post-test pada akhir kegiatan. Solusi yang di tawarkan yaitu pembuatan pakan alternatif menggunakan batang pisang yang difermentasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kandungan nutrisi dan nilai guna batang pisang sehingga peternak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian ternak babi serta dapat menekan biaya pakan. Melalui kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui pemanfaatkan pembuatan pakan alternatif guna menekan biaya produksi pakan yang mahal. Berdasarkan hasil evaluasi melalui post-test dari 25 orang menunjukan hasil 80% responden mengalami peningkatan pengetahuan tentang fermentasi batang pisang.Abstract: The problem faced by breeders in Ponain Village, Amarasi District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara (NTT) is the difficulty of meeting feed supplies in a sustainable manner, both in quality and quantity. This is because the price of feed is high, so farmers provide as little feed as they can without considering the daily needs of pigs, which causes pig productivity to decrease and requires longer maintenance time. This Community Service (PKM) aims to utilize local ingredients into alternative feed by increasing its useful value and reducing the use of commercial feed so that it is more economical and improves the community's soft skills and hard skills in managing alternative feed. The implementation of PkM uses lecture methods and direct experiments with the community. There were 25 people who took part in this activity, 19 men and 6 women. Evaluation of this activity is seen from the pre-test before the activity and post-test at the end of the activity. The solution offered is making alternative feed using fermented banana stems. This aims to increase and optimize the nutritional content and use value of banana stems so that farmers can meet the daily nutritional needs of pigs and can reduce feed costs. Through this service activity, breeders can learn about the use of alternative feed production to reduce expensive feed production costs. Based on the results of evaluation via post-test from 25 people, the results showed that 90% of respondents had increased knowledge about banana stem fermentation.
OPTIMALISASI LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN BERKELANJUTAN MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PETERNAK DOMBA DI KABUPATEN ROTE NDAO Benu, Imanuel; Jelantik, I Gusti Ngurah; Mullik, Marthen Luther; Mulik, Simon Edison; Nguru, David Agustinus; Ndun, Alberth Nugrahadi; Turupadang, Welem; Uly, Kirenius
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37374

Abstract

Abstrak: Ketersediaan pakan berkualitas merupakan salah satu kendala utama dalam usaha penggemukan domba di Kelurahan Mokdale, Kabupaten Rote Ndao, terutama pada musim kemarau. Permasalahan ini diperparah oleh belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber pakan alternatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah limbah pertanian menjadi pakan ternak melalui penerapan teknologi fermentasi, silase, dan amoniasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendidikan dan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktik langsung serta pendampingan berkelanjutan berbasis Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan ini melibatkan 15 orang peternak domba yang terdiri atas 10 laki-laki dan 5 perempuan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap teknik pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih efisien serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan domba di wilayah Kelurahan Mokdale.Abstract: The availability of high-quality feed remains a major constraint in sheep fattening systems in Mokdale Village, Rote Ndao Regency, particularly during the dry season. This challenge is exacerbated by the underutilization of agricultural residues as alternative feed resources. This community service program aimed to enhance farmers’ knowledge and practical skills in processing agricultural waste into livestock feed through the application of fermentation, silage, and ammoniation technologies. The program was implemented using an education- and training-based approach, followed by hands-on practice and continuous mentoring within a Participatory Rural Appraisal (PRA) framework. A total of 15 sheep farmers (10 men and 5 women) participated in the activities. Activity evaluation was carried out through pre-test and post-test measurements. Evaluation results indicated that approximately 80% of participants demonstrated improved understanding of techniques for processing agricultural residues into sheep feed. Overall, the program contributed to promoting more efficient utilization of local resources and supporting the sustainability of sheep production systems in Mokdale Village.