Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS INSEKTISIDA EKSTRAK DAUN Piper aduncum TERHADAP Callosobruchus maculatus (COLEOPTERA: BRUCHIDAE) Andriyani, Dwi; Syahputra, Edy; Ramadhan, Tris Haris
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9657

Abstract

Callosobruchus maculatus merupakan salah satu hama penting kacang hijau di penyimpanan yang biasanya dikendalikan dengan menggunakan insektisida sintetik. Pengendalian alternatif hama ini dengan menggunakan insektisida botani perlu dilakukan. Penelitian bertujuan mengevaluasi aktivitas ekstrak tumbuhan Piper aduncum terhadap C. maculatus. Pengujian dilaksanakan dengan metode residu pada permukaan gelas. Pengamatan mortalitas dilakukan setiap hari hingga 6 hari setelah perlakuan. Hubungan konsentrasi-mortalitas dianalisis dengan probit. Pengujian hambatan peletakan peneluran dilakukan dengan metode pilihan dan tanpa pilihan. Pada pengujian ini ekstrak diuji pada konsentrasi setara LC25, LC50 dan LC75. Jumlah telur yang diletakan dihitung selanjutnya ditentukan persentase penghambatan peletakan telur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak daun P. aduncum memiliki aktivitas insektisida dengan LC50 sebesar 0,29%. Ekstrak pada konsentrasi 0,18%-0,45% tidak menunjukan aktivitas penghambatan peletakan peneluran. Kata Kunci: Aktivitas insektisida, Callosobruchus maculatus, ekstrak daun, insektisida botani, Piper aduncum
THE EFFECTIVENESS OF NEEM OIL Azadirachta indica AGAINST Plutella xylostella LEAF CATERPILLAR ON CABBAGE PLANTS KUNANG, YULIUS; Syahputra, Edy; Sarbino, Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26268

Abstract

ABSRTACT Increased production of cabbage plants is often faced with pest problems. Leaf caterpillar Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) is a major pest of cabbage plants and if not controlled can decrease both the amount and quality. The use of botanical insecticides is an alternative to controlling P. xylostella insect pests. This study aims to evaluate the effectiveness of neem oil on P. xylostella pests on cabbage plants. The research was conducted in Subdistrict Rasau Jaya, District Kubu Raya, for 4 months. The research design using Randomized Block Design with 8 treatments and 4 replications. The treatment consisted of 5 levels of neem oil concentration, 2 levels of synthetic insecticides and control. Data analysis using ANOVA was continued by Duncan Mutiple Range Test at 5%. The results showed that the efficacy of neem oil with concentrations of 5, 10, 20, 30 and 40 ml / l of water against (population of P. xylostella larvae and damage caused by P. xylostella) after application of (76,1% and 43,1%), (66,1% and 23,7%), (66,4% and 31,2%), (68,2% and 22,8%), and (76,2% and 56,5%). Neem oil at concentrations of 20, 30 and 40 ml / l of water exhibit phytotoxicity symptoms.Key words: effectiveness, botanical insecticides, cabbage, neem oil, P. xylostella.
Exploration Of Filosphere Bacteria As Agents Biocontrol Anthracnose Disease Colletotrichum musae (Berk and Curt) Arx On Banana Fruit Saputri, Indrian Tika; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28637

Abstract

ABSTRACTColletotrichum musae (Berk. and Curt.) Arx. is a pathogen that causes anthracnose on bananas. Biocontrol agents is one of the alternatives to reduce negative impact of pesticide. This study aims to explore the phylosphere bacteria in bananas which are potential as antagonists to C. musae. The study was carried out at the Laboratory of Plant Diseases, Faculty of Agriculture, University of Tangjungpura Pontianak from November 2017 to April 2018. The bacterial isolates obtained were tested for antagonistic potential against C. musae by dual culture, conidial viability test C. musae and ability to lyse the hyphae. Hypersensitivity testing of bacterial isolates which have the potential as biological agents carried out on tobacco plants. The results of isolation of phylosphere bacteria obtained 16 bacterial isolates. Based on the testing, 3 isolates NPOB1, BPNB1 and BPNB3 have great potential as a antagonists to C. musae. According to antagonistic test, bacterial isolates had an inhibition between 51,84%-65,18%. The inhibition of conidia germination was 4,85%-39,4%. The ability of chitinolytic enzymes produced was 12,43%-31%. Sixteen phylosphere bacteria isolates were not plant pathogenic based on HR tests on tobacco leaves. Keyword : Antagonists, bacteria, Colletotrichum musae, hypersensitivity
EVALUASI KETAHANAN MUTAN PADI BERAS HITAM TABAH HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Co-60 TERHADAP PENYAKIT Luthfiyyah, Siti Raihany; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36556

Abstract

The production of black rice has decreased due to disease attacks. One way to improve rice resistance to disease is through the induction of mutations with gamma ray radiation. The purpose of this study is to evaluate the resistance of black rice induced by Co-60 by 0 Gy, 200 Gy and 300 Gy against disease. The research was conducted on BBI's land in Sungai Kakap Village, Kubu Raya Regency during one planting season, from October 2017 to April 2018. This research used a descriptive research method. Each treatment was observed as many as 50 rice plants, so that the total sample of observation is 150 plants. Observations were made 3 times, during vegetative, maximum vegetative, and generative periods. Disease identification is done in two ways which are macroscopic and microscopic. Assessment of the severity of the disease is guided by the guidebook. The results of the study found 4 diseases that attack black rice mutant plants, namely narrow brown spots, leaf and collar blast disease, fusarium disease, and midrib blight. Narrow brown spot disease, rice irradiated by 200 Gy is the most resistant with medium - rather resistant category. Leaf blast disease, rice that is not irradiated is most resistant with medium - rather resistant category. Panicle blast disease, rice irradiated by 200 Gy is most resistant with medium - resistant category. Keywords: Black rice, Cobalt-60 induction, disease scoring
INVENTARISASI PATOGEN CENDAWAN PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG Noviardi, Dedi; Sarbino, Sarbino; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.40467

Abstract

Jagung merupakan sumber bahan pangan penting setelah beras di Indonesia. Tingginya kebutuhan jagung, sehingga Indonesia harus mengimpor. Faktor penghambat utama dalam budidaya tanaman jagung adalah gangguan organisme pengganggu tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas serangan penyakit pada beberapa varietas jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau, Kabupaten Kubu Raya, pada bulan Maret sampai bulan Juni 2019. Benih jagung yang digunakan adalah, Piooner-21, Bisi-18, Pertiwi-3, dan Hi-Corn. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya terdapat 4 jenis patogen yang ditemukan pada beberapa varietas tanaman jagung yaitu penyakit hawar daun (Helminthosporium sp), penyakit bulai (Peronosclerospora maydis, penyakit bercak daun (Curvularia sp), penyakit hawar pelepah (Rhizoctonia solani Kuhn). Penyakit hawar daun, bercak daun, dan hawar pelepah menyerang varietas Piooner-21, Bisi-18, Pertiwi-3 dan Hi-Corn. Penyakit bulai hanya menyerang varietas Piooner-21 dan Pertiwi-3. Intensitas serangan tertinggi penyakit hawar daun dan bulai terjadi pada varietas Piooner-21, penyakit bercak terjadi pada varietas Bisi-18, sedangkan penyakit hawar pelepah terjadi pada varietas Hi-Corn. Kata kunci : Cendawan, Jagung, Patogen, Penyakit
AKTIVITAS HERBISIDA CAMPURAN (TANK MIXTURE) GLIFOSAT DAN METIL METSULFURON TERHADAP GULMA UMUM Rahmawati, Anik; Sarbino, Sarbino; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42443

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas herbisida campuran antara bahan aktif glifosat dan metil metsulfuron terhadap gulma umum. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2020 di Lahan dan Laboratorium Pestisida Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan rancangan lingkungan acak kelompok. Herbisida yang digunakan yaitu herbisida glifosat 480 SL, metil metsulfuron 20% dan campuran glifosat dan metil metsulfuron dengan perbandingan 24:1. Gulma sasaran adalah gulma yang ditumbuhkan dalam pot (diameter 25 cm dan tinggi 17 cm), aplikasi herbisida dilakukan pada gulma umur 5 minggu dengan metode penyemprotan pada permukaan tubuh gulma. Variabel yang diamati adalah tingkat kerusakan dan berat kering gulma. Selanjutnya dilakukan analisis sifat campuran herbisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida glifosat pada kisaran dosis 0,375 l/ha - 3 l/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan dari 55-93%. Herbisida metil metsulfuron pada kisaran dosis 20 g/ha - 40 g/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan 38-43%. Herbisida campuran dengan kisaran dosis 1 l/ha - 4 l/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan lebih dari 65-92%. Indek kombinasi herbisida campuran yaitu 0,771 bersifat tidak antagonis.
ASSOSIASI SERANGGA PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG ( Zea mays L. ) DI LAHAN GAMBUT Tomiko, Tomiko; Ramadhan, Tris Haris; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42678

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan karbohidrat yang dapat membantu pencapaian dan pelestarian swasembada pangan. Saat ini petani menanam berbagai varietas jagung, dengan semakin tingginya beragam varietas mungkin serangga yang berassosiasi juga akan beragam. Penelitian bertujuan untuk menghitung populasi serangga dan serangan hama serta indeks keanekaragamannya pada berbagai varietas tanaman jagung di lahan gambut. Penelitian dilaksanakan di Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau, Kabupaten Kuburaya dan Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 hingga Juli 2019. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakukan yang diulangi sebanyak 5 kali. Adapun perlakuan ada A (varietas Pioneer-21), B (varietas Bisi-18), C (varietas Pertiwi 3), D (varietas Petro Hi-Corn). Variabel pengamatan yang diamati yaitu jenis-jenis serangga, populasi serangga, intensitas kerusakan oleh serangan hama, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan jenis-jenis seranggga yang tertangkap terdiri dari 7 ordo, 20 famili ,dan 27 spesies. Populasi hama paling tinggi pada tanaman jagung adalah Cnaphalocrosis medinalis dari semua varietas jagung di lapangan sedangkan populasi musuh alami tertinggi yang ditemukan pada pertanaman adalah Menochilus sexmaculatus. Serangan hama pada semua varietas dimulai pada 3 MST "“ 10 MST. Hama yang meyerang yaitu Spdodoptera litura, Spodoptera frugiperda, Cnaphalocrosis medinalis, Ostrinia furnacalis, dan Helicoverpa armigera. Tingkat serangan hama termasuk kategori ringan. Nilai Indek keanekaragaman serangga Shanon-Weiner (H"™) pada areal pertanaman jagung tergolong sedang. Nilai Indek keanekaragaman tertinggi pada varietas pioneer-21 sebesar 1,88.
PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK TANJUNG Mimusops elengi DAN EKSTRAK KEBEN Barringtonia asiatica TERHADAP BIOLOGI Crocidolomia pavonana Putri, Tiari Aulia; Syahputra, Edy; sarbino, Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42702

Abstract

ABSTRAK Salah satu hama penting tanaman dari famili Brassicaceae ialah ulat krop kubis Crocidolomia pavonana. Kerusakan yang ditimbulkan hama ini dapat menyebabkan penurunan hasil produksi tanaman kubis. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukan adalah menggunakan insektisida berbahan nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh campuran ekstrak biji Mimusops elengi dan Barringtonia asiatica terhadap larva C. pavonana. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak dari bulan November 2018-Oktober 2019. Pengujian dilakukan dengan metode residu pada daun. Bahan yang digunakan adalah ekstrak biji tanjung dan ekstrak biji keben. Uji mortalitas dilakukan pada larva C. pavonana instar dua melalui tahapan uji pendahuluan dan uji lanjutan, uji reproduksi C. pavonana dilakukan terhadap imago C. pavonana yang sehat dan berhasil muncul. Pengamatan dilakukan terhadap mortalitas dan reproduksi C. pavonana. Hubungan konsentrasi-mortalitas dianalisis dengan probit. Pengujian reproduksi diuji pada konsentrasi setara LC30 dan LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas letal ekstrak campuran pada LC50 sebesar 3,27%. Hasil uji reproduksi menunjukkan konsentrasi LC50 dapat mempersingkat umur imago jantan selama 11,8 hari, dan konsentrasi LC30 belum dapat menyebabkan perubahan lama hidup imago jantan dibandingkan kontrol. Ekstrak campuran pada konsentrasi yang diuji belum dapat menyebabkan perubahan lama hidup imago betina, dan konsentrasi ekstrak campuran 1,50%-4,00% dapat menurunkan keperidian imago betina sebesar 7,4%-10,4%.
Studi Serangan Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) di Singkawang ardianto, ardianto; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44352

Abstract

ABSTRAKGejala serangan mirip penyakit Hawar daun bakteri (HDB) padi telah ditemukan di beberapa tempat di Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen penyakit mirip HDB yang dilaporkan telah menyebar di Singkawang. Penelitian yang dilakukan termasuk mengukur tingkat serangan dan sebaran penyakit HDB pada daerah yang ada kasus serangan, serta karakterisasi patogen penyebab penyakit. Serangan penyakit mencapai 26,6% dengan serangannya 81% dan serangan terendah 3,3% dengan serangannya 23%. Didapatkan 10 dari 15 isolat bakteri yang mencirikan koloni bakteri Xoo. Hasil pemeriksaan (isolasi) pada media selektif Wakimoto, Uji Gram dan Uji Postulat menunjukan bahwa patogen penyebab penyakit HDB adalah Xoo. Kata kunci: Hawar daun bakteri, padi, Xanthomonas oryzae
POPULASI DAN TINGKAT SERANGAN HAMA NOCTUIDAE PADA TANAMAN JAGUNG MANIS DI KECAMATAN RASAU JAYA, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT NARDO, FORTUNATA LEO; ramdahan, tris haris; syahputra, edy -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung populasi dan tingkat serangan hama dari famili Noctuidae pada tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2019 hingga Desember 2019 di enam desa Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling pada 5 plot dan 5 sub plot pengamatan pada setiap plot. Variabel yang diamati adalah populasi dan tingkat serangan hama Noctuidae. Data yang diperoleh dijelaskan dengan metode deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan 5 jenis hama Noctuidae yaitu Spodoptera frugiperda, Spodoptera litura, Helicoverpa armigera, Helicoverpa assulta, dan Mythimna loreyi. Hama yang menyerang fase vegetatif adalah Spodoptera frugiperda dan Spodoptera litura. Hama Spodoptera frugiperda dan Helicoverpa armigera menyerang tanaman jagung hanya fase generatif secara bersamaan pada tanaman yang sama. Secara umum rerata intensitas serangan hama dari famili Noctuidae di Kecamatan Rasau Jaya yaitu 8,57 %/tanaman. Kata Kunci: Jagung manis, Noctuidae, Populasi dan Tingkat serangan hama
Co-Authors . Supriyanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrasyid, Zaki Amarullah Adlina, Almas AGATO, W. FANDIUS Ali, Muttaqin Kholis Anik Rahmawati, Anik Ardianto Ardianto Asmah Indrawaty, Asmah Asmani, Asmani Astuti K, Retno Bariyanto, Muhammad Deva Chatarina Umbul Wahyuni Dadang . DADANG DADANG DADANG DADANG Devita, Kajol Dhini, Erika Nur Rahma DJOKO PRIJONO Dwi Andriyani, Dwi Dwi Zulfita Endarto, O. - Fadjar Rianto Fitri Indriani Galih Yoga Prasaja Hargiani, Fransisca Xaveria Harnani Husni Haryanus Ugot hasyim, hasyim Heriandi, Heriandi Herni Susanti Heru - Iman Suswanto Iwan Sasli Jayuska, Afghani JUMILAH, JUMILAH Kukuh Hernowo KUNANG, YULIUS Kurnia, Lulu Lala, Maria Elisabet latifah K Darusman Latifah K Darusman Latifah Kosim Darusman Luthfiyyah, Siti Raihany Madjidi, Madjidi Mahmudi Mahmudi Maqdis, Baitul Masmudah, Masmudah Mia Ardina Minarti Minarti Mirna Suhar, Mirna Moses O. Tade Moses O. Tade NARDO, FORTUNATA LEO Nasrullah Nasrullah Neti, Neti Netty Indah Lestari Norma Norma Noviardi, Dedi Oktarianti, Sherly Parida, Parida Pertiwi, Fitri Dewi Prabudi, Wisnu Putri, Tiari Aulia R.C.L. Nasrullah Rabiatul Adawiyah Radian Radian Rahmidayani Rahmidayani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani ramdahan, tris haris Riko - Riko Riko Rina, Hana Septi Stella Saputri, Indrian Tika Sarbino - Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino, - Sari Malawati, Sari Sarianawati - Satrio, Bagus Sandi Sela, Fransiska Mada Shaobin Wang Shaobin Wang siti dian Sitompul, Pardomuan Suci Wulandari Sulistia Ningsih, Sulistia Suraiya Suraiya Suraiya Suraiya SURIANTO, - SYAFRIDA MANUWOTO SYAFRIDA MANUWOTO Syafrida Manuwoto Syaifullah Muhammad Syaifullah Muhammad Syamsuyurnita, Syamsuyurnita Syuhada, Ferry Tatang Abdurrahman, Tatang Tomiko, Tomiko Tris Haris Ramadha TRIS HARIS RAMADHAN Tris Haris Ramadhan wasian wasian, wasian Wibowo, Vicy Arif Yaskur, Yaskur