Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN HERBISIDA IPA-GLIFOSAT (480 g/l) DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA BUDIDAYA KELAPA SAWIT TBM Haryanus Ugot; Edy Syahputra; Rahmidayani Rahmidayani
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v12i2.60052

Abstract

The objective of this study was to evaluate the herbicide effectiveness of IPA-Glyphosate (480 g/l) in control the common weeds on immature oil palm plantation. This study was performed in oil palm plantation at Rasau Jaya, Kubu Raya Regency, Kalimantan Barat Province. Vegetation analysis was conducted by using the square methods. Herbicide application carried out by a spraying method. Experiment arranged by randomized block design with 6 treatments and 4 replications. The results showed at 12 weeks after application the average density of weeds covering is 2,4-40%. The IPA- Glyphosate herbicide (480 g/l) with dose 5 l/ha effective suppressed the growth kinds of weeds up to 12 weeks after application and didn’t cause phytotoxicity in oil palm plantation.
Aktivitas dan Keefektifan Insektisida Berbahan Aktif Majemuk Thiodicarb dan Triflumuron terhadap Hama Ulat Kantong Metisa plana pada Tanaman Kelapa Sawit Edy Syahputra
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.652 KB) | DOI: 10.26418/plt.v1i2.407

Abstract

Activity and effectiveness of insecticide mixtures (thiodicarb and triflumuron) against physics caterpillar pests Metisa plana on oil palm plantation. The objectives of this study were to evaluate the joint action of thiodicarb and triflumuron insecticides in the laboratory, and to determine their effectiveness in supressing population of M. plana in the field. The mortality bioassays were conducted by a spraying method. The results showed that the inseticide mixtures between thiodicarb and triflumuron possessed a sinergistict activity against M. plana larvae with insecticide combination index of 0.49%. Iinsecticide mixtures at a range dose of 250 - 1250 ml/ha spraying on oil palm planst effectively suppressed population of M. plana larvae.
Preferensi dan Respons Fungsional Chelisoches morio terhadap Larva Brontispa longissima di Laboratorium Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Pontianak Galih Yoga Prasaja; Tris Haris Ramadha; Edy Syahputra
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.893 KB) | DOI: 10.26418/plt.v4i2.9374

Abstract

Brontispa longissima (Coleoptera : Chrysomelidae) merupakan salah satu hama penting tanaman kelapa yang memerlukan pengendalian, salah satu pengendalian yang ramah lingkungan adalah dengan memanfaatkan predator Chelisoches morio (Dermaptera : Chelisochidae). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi preferensi C. morio terhadap instar larva B. longissima dan mengkaji respons fungsionalnya. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium BPTP Pontianak. Pengujian preferensi menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan dianalisis dengan anova. Pengujian respons fungsional dilakukan dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dianalisis dengan regresi linier. Hasil uji preferensi menunjukkan bahwa C. morio memiliki preferensi tertinggi pada larva B. longissima instar 1 yaitu 10 ekor (100%), sedangkan preferensi C. morio terendah adalah pada larva instar 4 yaitu 2,25 ekor (22,5%). Hasil uji respons fungsional menunjukkan bahwa C. morio memiliki respons fungsional Holling tipe II {Ne = 0,820Nt/(1+0,024Nt)}. Namun respons fungsionalnya masih lemah  karena nilai R rendah yaitu 0,167. Kata Kunci : B. longissima, C. morio, preferensi, respons fungsional
Keefektifan Parakuat Diklorida sebagai Herbisida untuk Persiapan Tanam Padi Tanpa Olah Tanah Di Lahan Pasang Surut Sarbino Sarbino; Edy Syahputra
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.676 KB) | DOI: 10.26418/plt.v2i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan herbisida paraquat diklorida untuk persiapan tanam padi tanpa olah tanah di lahan pasang surut. Penelitian dilaksanakan di areal pertanaman padi Parit Sembin, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Analisis vegetasi dilakukan dengan metode kuadrat. Percobaan disusun dengan rancangan acak kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida parakuat diklorida pada dosis yang diuji dapat digunakan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, berdaun sempit dan teki pada budidaya tanaman padi sawah tanpa olah tanah. Herbisida parakuat diklorida secara efektif dapat mengendalikan berbagai jenis gulma pada persiapan tanam budidaya padi sawah lahan pasang surut hingga 5 minggu setelah tanam.
Weeds Assessment di Perkebunan Kelapa Sawit Lahan Gambut Edy Syahputra; Sarbino Sarbino; Siti Dian
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.452 KB) | DOI: 10.26418/plt.v1i1.120

Abstract

Activity and effectiveness of insecticide mixtures (thiodicarb and triflumuron) against physics caterpillar pests Metisa plana on oil palm plantation. The objectives of this study were to evaluate the joint action of thiodicarb and triflumuron insecticides in the laboratory, and to determine their effectiveness in supressing population of M. plana in the field. The mortality bioassays were conducted by a spraying method. The results showed that the inseticide mixtures between thiodicarb and triflumuron possessed a sinergistict activity against M. plana larvae with insecticide combination index of 0.49%. Iinsecticide mixtures at a range dose of 250 - 1250 ml/ha spraying on oil palm planst effectively suppressed population of M. plana larvae.
PERKEMBANGAN DAN HAMBATAN MAKAN LARVA Crocidolomia pavonana YANG DIBERI SEDIAAN FRAKSI DIKLORMETAN KULIT BATANG Calophyllum soulattri Syahputra, Edy; Prijono, Djoko
Jurnal Agroteknos Vol 1, No 3 (2011)
Publisher : Jurnal Agroteknos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACKThe objectives of this study were to evaluate the develovment time, and feeding inhibity of Crocidolomia pavonana larvae fed dichloromethana fraction of Calophyllum soulattri bark preparation.   Fractionation of C. soulattri fraction was performed with vaccuum liquid chromatography.   Bioassay was conducted against C. pavonana larvae by leaf-feeding method.  Second-instar C.  pavonana larvae  were  fed  extract-treated broccoli leaves for 48 haurs, then were presented with untreated leaves until the surviving larvae reached the fourth-instar stage.   The number of dead larvae was recorded.   For  feeding inhibity, preparation was assayed using leaf-disc choice and no-choice test towards third- instar C. pavonana larvae. The results showed that dichloromethan fraction of C. soulattri barks possessed strong insecticidal activity against C. pavonana larvae with LC50  of 0,06%. The dichloromethan fraction at 0,06%-0,09% could prolong development time of instar II-III larvae  by  1,7-2,7  days.  In  choice  and  no-choice  leaf  disc  methods,  the  dichloromethan fraction at 0,02%-0,075% inhibited feeding of instar III larvae by 54,8%-100%.  Concerning with their potentiality, further studies are needed to identify insecticidal compounds in those active extracts.Keywords: Calophyllum soulattri, Crocidolomia pavonana, feeding inhibity, insecticidal activity
BAKTERI FILOSFER PADI DAN POTENSINYA SEBAGAI AGENS HAYATI TERHADAP PENYAKIT HAWAR MALAI Burkholderia glumae Neti, Neti; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 13 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.79681

Abstract

Penurunan produktivitas padi salah satunya disebabkan oleh organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti penyakit hawar malai oleh bakteri Burkholderia glumae. Penggunaan bakterisida dalam mengendalikan penyakit hawar malai dapat menimbulkan dampak negatif, sehingga diperlukan pengendalian lain yang tidak berdampak negatif bagi lingkungan dan organisme bukan sasaran. Salah satunya adalah penggunaan bakteri antagonis pada tanaman padi yaitu bakteri filosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi isolat bakteri filosfer yang berpotensi sebagai agens hayati terhadap penyakit hawar malai yang disebabkan oleh patogen B. glumae. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel, isolasi bakteri filosfer, uji daya hambat terhadap B. glumae, uji filtrat bakteri filosfer terhadap B. glumae dan uji respons hipersensitivitas pada daun tembakau. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa dari 14 isolat bakteri filosfer yang diperoleh dari daun dan malai padi di antaranya 6 isolat dengan daya hambat 25% "“ 75%. Pada uji filtrat 4 isolat di antaranya memiliki aktivitas antibakteri 40% "“ 85%.
STUDI CENDAWAN PADA BULIR PADI DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP DAN POTENSINYA SEBAGAI PATOGEN TULAR-BENIH Asmani, Asmani; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 13 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.77669

Abstract

Keberadaan cendawan patogen tular-benih dapat mengakibatkan viabilitas benih menurun. Informasi tentang jamur atau cendawan yang mempunyai habitat pada bulir padi di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya masih belum banyak diketahui. Diduga tidak semua jamur tersebut berstatus sebagai patogen, dan kemampuan patogenisitasnya juga tidak sama. Atas dasar hal tersebut maka perlu adanya dilakukan inventarisasi cendawan pada bulir padi untuk menilai potensinya sebagai patogen sehingga perlu dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisai cendawan pada bulir padi di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat serta mengetahui potensinya sebagai cendawan patogen tular-benih. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling yaitu disesuaikan terhadap rumpun padi yang memperlihatkan ada gejala bercak pada bulirnya. Sampel malai padi diambil dari tiga lokasi dengan lokasi I di Kalimas, lokasi II di Pal 13, dan lokasi III di Punggur. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sebaran insidensi dan keparahan penyakit tertinggi pada lokasi III dengan tipe lahan pasang surut. Selain itu, pengambilan sampel dari tiga lokasi pada pertanian padi di Kecamatan Sungai Kakap diperoleh cendawan yang sama diantaranya Aspergillus sp., Curvularia sp., Fusarium sp., Helminthosporium oryzae, Prycularia oryzae, Rhizoctonia sp., Ustilagnodea oryzae. Kemudian pengujian hipovirulensi dari 14 perlakuan yang dilakukan diperoleh hasil 8 cendawan yang bersifat virulen dan 6 bersifat hipovirulen. Sedangkan uji patogenisitas cendawan yang cukup memberi pengaruh buruk terhadap daya kecambah benih padi adalah Curvularia sp. (A), Curvularia sp. (B), Fusarium sp. (A), Fusarium sp. (B), Fusarium sp. (C), Helminthosporium oryzae, dan Rhizoctonia sp. dengan nilai daya kecambah (0 "“ 50)%, dengan demikian cendawan tersebut diduga berpotensi sebagai patogen tular-benih.
AKTIVITAS HERBISIDA CAMPURAN ATRAZIN, NIKOSULFURON, DAN MESOTRION TERHADAP GULMA UMUM Adawiyah, Rabiatul; Syahputra, Edy; Suswanto, Iman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.87623

Abstract

Kehadiran gulma menyebabkan terjadinya kompetisi dengan tanaman budidaya dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya dan ruang tumbuh. Keberadaan gulma di lahan pertanian tentunya sangat beragam. Salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan beberapa jenis gulma yang berbeda dalam satu populasi yaitu dengan melakukan pencampuran herbisida. Penggunaan dua jenis atau lebih herbisida mampu meningkatkan efektivitas pengendalian gulma, serta dapat menekan resistensi gulma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat aktivitas herbisida campuran dengan bahan aktif Atrazin, Mesotrion, dan Nikosulfuron terhadap gulma umum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 "“ Januari 2023 selama 3 bulan di Lokasi percobaan dan Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 taraf dosis perlakuan yang diulang 5 kali. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah fitotoksitas dan intensitas kerusakan gulma setelah aplikasi herbisida. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan analisis probit menggunakan program SAS dilanjutkan dengan perhitungan indeks kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan herbisida campuran berbahan aktif atrazin + mesotrion + nikosulfuron menunjukkan nilai indek kombinasi sebesar 0,98 (IK ≤ 1) sehingga herbisida campuran bersifat tidak antagonis.
Bioactivity of Kipahit Flower Extract Tithonia Diversifolia on Mortality and Eating Behavior of Larvae Crocidolomia Pavonana Pertiwi, Fitri Dewi; Syahputra, Edy; Ramadhan, Tris Haris
CROPSAVER Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v7i1.51763

Abstract

Using of synthetic insecticides to control the C. pavonana pest could have negative impacts. As an alternative control, using plant extracts is relatively safer in controlling these pests. This research aims to study the bioactivity flower of kipahit T. diversifolia extract on mortality and feeding behavior of C. pavonana larvae. Extraction was carried out using the maceration method using methanol. Bioassay for insecticidal activity was carried out using the residual method on the leaves against larvae II. Feeding on treated leaves was carried out for 48 hours. the antifeedant assayed for 24 hours of exposure to instar III. The concentration - mortality relationship was analyzed using probit analysis. Data on development time are expressed as the average value ± standard deviation. The results showed that the activity of kipahit flower extract had an LC50 of 0.51% and an LC95 of 3.86%. These extract with choicw method at the sub lethal dose tested inhibit the feeding activity by 24.90%, 53.96%, 76.34% respectively, while the no choice method inhibits feeding activity by 27.20%, 59.69% 86.40%, respectively.
Co-Authors . Supriyanto A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdurrasyid, Zaki Amarullah Adlina, Almas AGATO, W. FANDIUS Ali, Muttaqin Kholis Anik Rahmawati, Anik Ardianto Ardianto Asmah Indrawaty, Asmah Asmani, Asmani Astuti K, Retno Bariyanto, Muhammad Deva Chatarina Umbul Wahyuni Dadang . DADANG DADANG DADANG DADANG Devita, Kajol Dhini, Erika Nur Rahma DJOKO PRIJONO Dwi Andriyani, Dwi Dwi Zulfita Endarto, O. - Fadjar Rianto Fitri Indriani Galih Yoga Prasaja Hargiani, Fransisca Xaveria Harnani Husni Haryanus Ugot hasyim, hasyim Heriandi, Heriandi Herni Susanti Heru - Iman Suswanto Iwan Sasli Jayuska, Afghani JUMILAH, JUMILAH Kukuh Hernowo KUNANG, YULIUS Kurnia, Lulu Lala, Maria Elisabet latifah K Darusman Latifah K Darusman Latifah Kosim Darusman Luthfiyyah, Siti Raihany Madjidi, Madjidi Mahmudi Mahmudi Maqdis, Baitul Masmudah, Masmudah Mia Ardina Minarti Minarti Mirna Suhar, Mirna Moses O. Tade Moses O. Tade NARDO, FORTUNATA LEO Nasrullah Nasrullah Neti, Neti Netty Indah Lestari Norma Norma Noviardi, Dedi Oktarianti, Sherly Parida, Parida Pertiwi, Fitri Dewi Prabudi, Wisnu Putri, Tiari Aulia R.C.L. Nasrullah Rabiatul Adawiyah Radian Radian Rahmidayani Rahmidayani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani ramdahan, tris haris Riko - Riko Riko Rina, Hana Septi Stella Saputri, Indrian Tika Sarbino - Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino, - Sari Malawati, Sari Sarianawati - Satrio, Bagus Sandi Sela, Fransiska Mada Shaobin Wang Shaobin Wang siti dian Sitompul, Pardomuan Suci Wulandari Sulistia Ningsih, Sulistia Suraiya Suraiya Suraiya Suraiya SURIANTO, - SYAFRIDA MANUWOTO SYAFRIDA MANUWOTO Syafrida Manuwoto Syaifullah Muhammad Syaifullah Muhammad Syamsuyurnita, Syamsuyurnita Syuhada, Ferry Tatang Abdurrahman, Tatang Tomiko, Tomiko Tris Haris Ramadha Tris Haris Ramadhan TRIS HARIS RAMADHAN wasian wasian, wasian Wibowo, Vicy Arif Yaskur, Yaskur