Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan Demplot Tumbuhan Obat Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Cimara Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan Nina Herlina; Ilham Adhya; Yayan Hendrayana; Toto Supartono
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.66

Abstract

Masyarakat Desa Cimara sudah terbiasa melakukan pengobatan secara sendiri dengan memanfaatkan jenis-jenis tumbuhan obat di sekitar kawasan hutan. Adanya pemanfaatan secara berlebihan tanpa upaya konservasi dapat mengakibatkan kepunahan secara lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membuat demplot tumbuhan obat sangat diperlukan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam pemanfaatan tumbuhan obat dan mampu membuat percontohan demplot tumbuhan obat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktek pembuatan demplot dengan sasarannya kelokpok Tilu Daun. Setelah melaksanakan kegiatan ini, kelompok Tilu Daun memahami dan menambah pengetahuan tentang tumbuhan obat dan cara membuat demplot.Kegiatan ini dapat berkelanjutan hinggai peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengahasilkan beberapa jenis tumbuhan obat hasil dari budidaya tanaman tersebut
EDUKASI GIZI SEIMBANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA RAWAPANJANG KECAMATAN BOJONGGEDE KABUPATEN BOGOR Nina Herlina; Erik Ekowati; Sri Nawangsari; Rini Damayanti; Sri Hayuningsih; Tania Anggadita; Qonita Salima
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2024): Desember: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v3i3.1781

Abstract

Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang pada bayi yang ditandai dengan bayi menjadi lebih pendek dari usianya karena kekurangan gizi kronis dan dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak serta meningkatkan risiko terkena penyakit degeneratif di usia dewasa. Kondisi ini lebih berisiko jika masalah gizi sudah mulai terjadi sejak di dalam kandungan dan tidak diimbangi dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu diperlukan pencegahan stunting sejak dini. Tujuan pengabdian masyarakat adalah menambah dan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting, pola asuh dan MPASI. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan edukasi mengenai kasus stunting. Pelaksanaan di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Bogor pada tanggal 28 Oktober 2024. Sasaran adalah ibu dari balita yang megalamai stunting terdapat 34 balita. Teknik pelaksanaan kegiatan yaitu survey permasalahan mitra, penyiapan bahan, proses pengerjaan dan hasil pelaksanaan kegiatan. Media penyuluhan menggunakan media Power Point (PPT), pemberian brosur dan booklet serta pemberian makanan tambahan. Sosialisasi pemberian intervensi yang dilakukan adalah penyuluhan mengenai pencegahan stunting, perbaikan pola asuh serta pengetahuan mengenai MPASI dengan memperkenalkan macam-macam MPASI sesuai jenis usia anak. Hasil dari kegiatan intervensi ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan orang tua tentang stunting dan pemberian MPASI yang benar melalui Pre test dan Post test. Pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan leaflet dan booklet dapat membantu bidan dan kader sebagai bahan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.
Personal Branding Mua Nina Make Up pada Media Sosial Instagram @nhrl.n Nina Herlina; Aldy Santo Hegiarto
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2024): Desember : Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/ekonomika45.v12i1.3610

Abstract

MUA offers a variety of make up models through social media, especially Instagram and Facebook, as part of their personal branding. The purpose of this research is to find out the Personal Branding built by MUA Nina Make Up on Social Media Instagram and Facebook @Nhrl.n. Researchers used qualitative research methods with a descriptive approach. The data obtained are from interviews, observation, documentation and literature. While the data analysis technique is by data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and data validity testing using source triangulation. The results of the study that MUA Nina Make Up is said to form personal branding using the theory of personal branding concepts from Montoya, namely, specialization: Creating an attractive makeup look, maintaining product quality, and being responsive to consumer needs. Leadership: striving to always meet the needs and trust of consumers. Personality: Being friendly and comfortable. Distinction: unique and flawless makeup look. Appearance: Showing a professional attitude. Harmony and consistency: maintaining make-up quality. Nina's good name is maintained through excellent service and positive customer testimonials.
Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara Di Kabupaten Ciamis Rio Senjaya Akbar; Yayan Hendrayana; Nina Herlina
Edubiologica Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/edubiologica.v12i2.11657

Abstract

Objek Wisata Alam Ciung Wanara merupakan wisata yang strategis karena letak lokasi berada di jalur lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah akan tetapi wisata ini jarang menjadi tujuan utama untuk para wisatawan berkunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi yang ada di kawasan dan menyusun strategi pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif terhadap potensi yang ada di Objek Wisata Alam Ciung Wanara sedang metode analisis data strategi pengembangan menggunakan metode analisis SWOT yang mana menggabungkan aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam menentukan arah Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Berdasarkan hasil pengamatan Objek Wisata Alam Ciung Wanara memiliki potensi vegetasi yang di jumpai di sekitar kawasan, potensi satwa di kawasan di dominasi dengan monyet ekor panjang, potensi aksesibilitas menuju ke Objek Wisata Alam Ciung Wanara ini sangat mudah diakses, akomodasi Objek Wisata Alam Ciung Wanara hanya ada di luar kawasan untuk penginapan dan strategi pengembangan berada di kategori peluang dan kelemahan yang terdapat pada kuadaran III yang memiliki karakteristik strategi pengembangan yang memperkecil kelemahan untuk memanfaatkan peluang, artinya pengelola harus meningkatkan promosi dan pemasaran lebih efektif dan tertaget, meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung, mengembangkan wisata yang menarik bagi anak muda.
OPTIMIZATION OF WASTE MANAGEMENT LAND IN CREATING LOCAL FOOD SECURITY AND A HEALTHY ENVIRONMENT IN KUNINGAN REGENCY Nurdin, Nurdin; Agus Yadi Ismail; Iing Nasihin; Ika Karyaningsih; Ilham Adhya; Nina Herlina; Wina Waniatri; Fina Nadia Silma; Muhamad Rijal; Ossa Yuniar Pupatriyani
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v7i1.6969

Abstract

The Jati Tengah integrated waste management site consists of a waste processing building and land designated for the development of waste processing products through the concept of reduce, reuse and recycle. The concept that has not been implemented requires community participation to optimize the land. This community empowerment activity aims to increase community participation in optimizing the land by planting local plants as an effort to increase food security. Participatory Rural Appraisal is the right method to increase community involvement. Empowerment activities include educational activities for the community through discussion groups that discuss the theme of land optimization. The next activity is planting peanuts, mangoes, avocados, durians, guavas, coconuts, bay trees and teak trees with an intercropping system. Planting begins with land preparation, digging planting holes and providing compost, planting and harvesting. Peanuts are harvested first, then cassava. The community is more interested in planting types of nuts because they adapt to weather conditions. The next service priority is to plant various types of nuts by maintaining an intercropping system. Keywords: waste, land, food, participation, service
Hubungan Stigma dengan Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis Paru di Kota Lhokseumawe Abi Fauzan Pulungan; Cut Khairunnisa; Nina Herlina
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): July: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v3i4.1529

Abstract

Tuberculosis (TB) is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Indonesia is one of the countries with the highest number of TB cases in the world. The key to successful TB treatment is treatment adherence. One factor that influences treatment adherence is stigma, which can result in incomplete treatment. This study aimed to determine the relationship between stigma and adherence to pulmonary TB treatment in the city of Lhokseumawe. The research method used was descriptive correlational with a cross-sectional approach. The sampling method was quota sampling with a sample size of 83 pulmonary TB patients. Data were filled in by filling out the Internalized Stigma of Mental Illness (ISMI) scale and Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaires, and the data were analyzed using the Spearman correlation test (p = 0.05). The results of the bivariate test of age, gender, last education, occupation, and PMO did not have a relationship with adherence to pulmonary TB treatment, with a p value> 0.05. However, the duration of treatment had a relationship with the level of adherence to pulmonary TB treatment, with a p-value = 0.008. The study's results also showed that stigma and treatment compliance did not have a significant relationship, with p-value = 0.197. It was concluded that there was no relationship between stigma and compliance with pulmonary TB treatment. Health services in Lhokseumawe City are expected to continue to provide education and motivation to pulmonary TB patients to comply with their treatment.
Assessing Seasonal Variations in Reservoir Water Quality: Implications for Eutrophication and Pollution Management Nurdin; Agatha Sih Piranti; Sri Lestari; Iing Nasihin; Nina Herlina
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 1 (2025): November-January
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i1.1315

Abstract

Surface water is a strategic freshwater reserve that meets the needs of households, agriculture, livestock, industry, and research. Surface water quality is affected by anthropogenic activities and seasonal variations, which can pose ecological risks. This study aimed to assess the water quality of the Darma Reservoir, the status of water quality and trophic levels, and trends in water quality changes in the rainy and dry seasons. The study was conducted for one year, from October 2023 to September 2024, covering the rainy and dry seasons. Sampling was carried out at eight stations spread across three zones of the Darma Reservoir, namely the inlet zone, utilization zone, and outlet zone. Water quality parameters were tested using PCA, the water sample measurements were compared with water quality standards (PP/22/2021), and the Regulation of the Minister of State for the Environment number 28 of 2009 was analyzed using the STORET index. The results of the study showed differences in water quality characteristics between seasons, where the concentration of Total Nitrogen (TN) showed an increase in the rainy season, while the concentration of Total Phosphate (TP) was higher in the dry season.
Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara Di Kabupaten Ciamis Rio Senjaya Akbar; Yayan Hendrayana; Nina Herlina
Edubiologica Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/edubiologica.v12i2.11657

Abstract

Objek Wisata Alam Ciung Wanara merupakan wisata yang strategis karena letak lokasi berada di jalur lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah akan tetapi wisata ini jarang menjadi tujuan utama untuk para wisatawan berkunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi yang ada di kawasan dan menyusun strategi pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif terhadap potensi yang ada di Objek Wisata Alam Ciung Wanara sedang metode analisis data strategi pengembangan menggunakan metode analisis SWOT yang mana menggabungkan aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam menentukan arah Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Berdasarkan hasil pengamatan Objek Wisata Alam Ciung Wanara memiliki potensi vegetasi yang di jumpai di sekitar kawasan, potensi satwa di kawasan di dominasi dengan monyet ekor panjang, potensi aksesibilitas menuju ke Objek Wisata Alam Ciung Wanara ini sangat mudah diakses, akomodasi Objek Wisata Alam Ciung Wanara hanya ada di luar kawasan untuk penginapan dan strategi pengembangan berada di kategori peluang dan kelemahan yang terdapat pada kuadaran III yang memiliki karakteristik strategi pengembangan yang memperkecil kelemahan untuk memanfaatkan peluang, artinya pengelola harus meningkatkan promosi dan pemasaran lebih efektif dan tertaget, meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung, mengembangkan wisata yang menarik bagi anak muda.
Gambaran Status Gizi pada Pasien Tuberkulosis Anak di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Ariq Murfid; Mauliza Mauliza; Nina Herlina
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i3.6705

Abstract

Tuberculosis (TB) is a contagious disease, caused by Mycobacterium tuberculosis, primarily affecting the lungs, but also capable of involving other organs. According to data from the Indonesian Ministry of Health, pediatric TB cases increased by 20.9% in 2021. Similarly, at the Aceh Provincial Health Office reported an 87.3% rise in TB cases in the same year, with North Aceh being one of the regions with the highest prevalence. This study aims to describe the nutritional status of children diagnosed with TB at Cut Meutia Hospital. A descriptive research design was employed, using medical record data of pediatric TB patients. The sampling of technique used was total sampling, comprising 53 children. The findings showed that among the 53 pediatric pulmonary TB cases, most were male (28 children or 52.8%). The most affected age group was school-aged children (29 children or 54.7%). Regarding nutritional status, the majority had good nutrition (32 children or 60.4%). Pulmonary TB was the most prevalent form of TB, found in 41 children (77.4%). When analyzed by age and gender, pulmonary TB was the predominant type across all groups. In conclusion, pulmonary TB was the most common form of TB, predominantly affecting school-aged boys with good nutritional status.
Strategi Pengembangan Penangkaran Rusa Totol (Axis axis) Sebagai Daya Tarik Wisata Edukasi di Kabupaten Majalengka Meilawati; Nina Herlina
Scientific Exploration: Journal of Indonesian Academic Research Vol. 2 No. 2 (2024): Scientific Exploration: Journal of Indonesian Academic Research
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jiar.v2i2.34

Abstract

Penangkaran Rusa merupakan salah satu kawasan wisata di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK). Penangkaran rusa merupakan wisata yang didominasi oleh wisatawan yang berkunjung dan pandemi Covid 19 menyebabkan penangkaran dihentikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang ada pada penangkaran rusa dan strategi pengembangan pengembangan pengelolaan rusa sebagai wisata edukasi di Majalengka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2022 di Penangkaran Rusa, Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK) Blok Sawala dengan menggunakan analisis SWOT pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor internal yang meliputi 5 aspek kekuatan dan 5 aspek kelemahan dan faktor eksternal meliputi 3 aspek peluang dan 3 aspek ancaman sehingga diketahui strategi penangkaran rusa yang memanfaatkan kekuatan dengan memperhatikan peluang yaitu meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait, peningkatan sarana wisata yang informatif.