Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Tingkat Kerusakan Jalan di Lingkungan Kampus Universitas Riau Menggunakan Surface Distress Index (SDI) Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Monica MG., Intan; Prakasa, Rizqy Ridho
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.128

Abstract

Permasalahan kerusakan perkerasan jalan di lingkungan kampus dapat mengganggu mobilitas dan kenyamanan pengguna jalan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan di Kampus Universitas Riau dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) sebagai pendekatan visual fungsional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung pada ruas jalan sepanjang 630 meter yang dibagi menjadi 63 segmen, masing-masing sepanjang 10 meter. Setiap segmen diamati berdasarkan jenis kerusakan seperti retakan, lubang, penurunan, dan deformasi permukaan lainnya, kemudian dianalisis menggunakan formula SDI untuk menentukan klasifikasi kondisi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80,95% segmen berada dalam kondisi baik, 15,87% dalam kondisi sedang, dan 3,17% tergolong rusak ringan. Jenis kerusakan dominan adalah lubang (potholes) dan retakan (cracking), yang menjadi indikasi awal penurunan kualitas perkerasan. Tidak ditemukan segmen dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan klasifikasi SDI, sebagian besar ruas jalan masih layak digunakan namun tetap membutuhkan pemeliharaan rutin dan berkala. Temuan ini menegaskan bahwa metode SDI dapat digunakan sebagai alat penilaian kondisi jalan yang andal untuk mendukung perencanaan pemeliharaan secara tepat guna. Hasil evaluasi memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan teknis terkait pengelolaan infrastruktur jalan pada kawasan fungsional berskala lokal.
Sosialisasi road sign pada Kawasan Zona Selamat Sekolah Lyona, Vinka; Monica.MG, Intan; Prakasa, Rizqy Ridho; Darfia, Novreta Ersyi; Saily, Randhi
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zona sekolah merupakan bagian penting dari manajemen lalu lintas yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki, khususnya siswa, di area sekolah. Ini dilakukan untuk membuat jalan lebih aman bagi siswa dan orang lain yang menggunakan jalan, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah menetapkan standar rambu zona sekolah. Namun, implementasi di lapangan menunjukkan bahwa banyak sekolah belum mematuhi standar tersebut, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 141, Pekanbaru, yang terletak di Jalan Tengku Bey, sebuah jalan arteri dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi, terutama pada jam sibuk. Sekolah ini memiliki 1.495 siswa, sehingga keamanan lalu lintas menjadi prioritas utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi berupa pemasangan dan perbaikan rambu zona sekolah sesuai standar yang berlaku, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di sekitar sekolah
Peningkatan Pemahaman PHBS Pada Siswa SDN 010 Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Viona; Lyona, Vinka; Monica MG, Intan; Ridho Prakasa, Rizqy; Ersyi Darfia, Novreta; Saily, Randhi
JCOMMITS: Journal of Community Empowerment, Inovation, and sustainability Vol. 3 No. 1 (2025): Jcommits (The Journal of Community Empowerment, Innovation, and Sustainability)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi di kalangan remaja menjadi perhatian yang semakin penting, terutama di lingkungan sekolah dasar di mana pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sering kali masih kurang, yang dapat berdampak pada kesehatan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi di kalangan siswa SDN 010 Batam melalui program penyuluhan interaktif yang melibatkan diskusi kelompok, demonstrasi, dan materi edukatif mengenai struktur organ tubuh, pertumbuhan, kebersihan, reproduksi, serta praktik gaya hidup sehat. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, dengan partisipasi 18 siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 94,44% siswa dapat mengidentifikasi perilaku kebersihan yang sesuai, dan 88,89% memahami cara menjaga kebersihan organ reproduksi dengan benar. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menekankan perlunya pendidikan kesehatan reproduksi yang terstruktur dan berkelanjutan di sekolah dasar untuk membentuk perilaku sehat sepanjang hayat serta mendukung integrasi pendidikan tersebut ke dalam kurikulum sekolah guna meningkatkan kesehatan remaja dalam jangka panjang
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM IDENTIFIKASI DAYA SERAP EMISI KARBON DI KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG Adimagistra, Tiasa; Ridho Prakasa, Rizqy; Wahjoerini, Wahjoerini
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020): November (2020)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v16i2.3011

Abstract

Pencemaran udara yang terjadi pada kawasan padat aktivitas seperti perkotaan umumnya disebabkan oleh kegiatan industri, moda transportasi kendaraan bermotor, asap limbah, dan limbah rumah tangga. Hubungan antara aktivitas tertentu juga dapat mempengaruhi tingkat pencemaran udara seperti pergerakan manusia dari suatu tempat ke tempat lain yang memanfaatkan moda transportasi seperti kendaraan bermotor. Menurut Shaheen (2007), sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca yang paling utama. Penggunaan kendaraan bermotor pada kehidupan modern ini banyak membantu pergerakan manusia. Di sisi lain, penggunaan kendaraan bermotor berperan dalam pelepasan emisi ke lingkungan. Seperti yang terjadi di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dimana banyak terdapat aktivitas penduduk seperti perdagangan jasa, pendidikan, dan beberapa sektor pemerintahan. Pada kawasan pendidikan yang cukup dominan penggunaan lahannya berkontribusi terhadap pencemaran udara karena terdapat pergerakan manusia dari dan ke kawasan pendidikan menggunakan kendaraan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi daya serap emisi karbon di Kecamatan Tembalang menggunakan analisis dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang dilakukan adalah dengan menghitung potensi serap emisi karbon, emisi karbon wilayah, dan daya serap emisi karbon. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencana maupun pemerintah (stakeholder) dalam menyusun kebijakan penataan ruang wilayah.
Evaluasi Perkerasan Menggunakan Metode Bina Marga 1990 Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Dalam Penentuan Pekerjaan Preservasi Jalan Rhoma, Benny Hamdi; Pramono, Riko Aditiya; Elianora, Elianora; Prakasa, Rizqy Ridho
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.810

Abstract

Abstrak Status Jalan Pasir Putih Kota Pekanbaru merupakan jalan nasional dengan panjang jalan adalah 18,2 kilometer terletak diantara Simpang Kaharudin Nasution dan Simpang Kayu Ara yang juga sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Kota Pekanbaru, karena itu perlu dijaga kondisi kemantapan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan dan kegiatan preservasi jalan yang tepat untuk diterapkan di ruas jalan Pasir Putih Kota Pekanbaru. Metode Bina Marga (1990) dan Pavement Condition Index (PCI) menjadi salah satu cara untuk mengetahui bagaimana kondisi jalan. Pada penelitian ini, untuk metode Bina Marga (1990) hasilnya 55% panjang ruas jalan memiliki nilai urutan prioritas (UP) 0-3 dengan rekomendasi kegiatan preservasi peningkatan, 22,5% memiliki nilai UP >7 dengan rekomendasi pemeliharaan rutin, dan 22,5% memiliki UP 4-6 dengan rekomendasi pemeliharaan berkala. Kemudian untuk hasil perhitungan berdasarkan metode PCI, sebanyak 67% panjang ruas jalan memiliki nilai PCI 0-55 dengan rekomendasi kegiatan preservasi adalah rekonstruksi, 7% memiliki nilai PCI 55-70 dengan rekomendasi peningkatan struktur, sebanyak 8% memiliki nilai PCI 70-85 dengan rekomendasi pemeliharaan berkala, dan 20% memiliki nilai PCI 80-100 dengan rekomendasi pemeliharaan rutin. Kata kunci: Jalan nasional, bina marga (1990), metode PCI, preservasi jalan    Abstract Status of Pasir Putih Road, in Pekanbaru City is a national road with a road length of 18.2 kilometers located between the Kaharudin Nasution intersection and the Kayu Ara intersection which is also the economic lifeblood of the Pekanbaru community, road existing condition necessary to maintain the steady condition of the road. This study aims to determine the type of damage and the right road preservation activities to be applied. Bina Marga method (1990) and the Pavement Condition Index (PCI) are one way to find out how the condition of Jalan Pasir Putih in Pekanbaru City is. In this study, for the Bina Marga method (1990) the results showed that 55% of the length of the road had a priority order value (UP) of 0-3 with recommendations for increased preservation activities, 22.5% had a UP value of >7 with recommendations for routine maintenance, and 22, 5% have a UP of 4-6 with periodic maintenance recommendations. Then for the results of calculations based on the PCI method, 67% of the length of the road has a PCI value of 0-55 with a recommendation for preservation activities is reconstruction, 7% has a PCI value of 55-70 with a recommendation for structural improvement, as many as 8% have a PCI value of 70-85 with a periodic maintenance recommendations, and 20% had a PCI score of 80-100 with routine maintenance recommendations. Keywords: National road, bina marga (1990), PCI method, road preservation
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Biaya Operasional Kendaraan Pada Depan Pasar Simpang Baru, Kota Pekanbaru Rhoma, Benny Hamdi; Adiman, Edi Yususf; Makarim, Muhammad Iqbal; Prakasa, Rizqy Ridho
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1152

Abstract

Abstrak Aktivitas Pasar Simpang Baru pada Jalan HR. Soebrantas merupakan hambatan samping yang mengurangi kapasitas jalan dan kecepatan kendaraan. Akibatnya akan berdampak pada kinerja jalan dan biaya operasional kendaraan (BOK). Maka perlu diketahui seberapa besar pengaruh hambatan samping terhadap BOK. Analisis berdasarkan kondisi eksisting dan kondisi tanpa hambatan, serta menggunakan analisis statistik untuk menghitung pengaruhnya. Besar hambatan samping tertinggi adalah 744,3 bobot kejadian, Derajat kejenuhan tertinggi adalah 0,732 (tingkat pelayanan C). BOK kendaraan kondisi eksisting yaitu sebesar Rp. 1.662,22/km untuk kendaraan ringan, Rp. 2.384,86/km untuk kendaraan berat dan Rp. 362,41/km untuk sepeda motor. Setelah hambatan samping dihilangkan nilai derajat kejenuhan menjadi 0,593 (tingkat pelayanan A), BOK kendaraan ringan menjadi 1.423,60/km, BOK kendaraan berat menjadi Rp. 2.260,13/km; dan BOK sepeda motor menjadi Rp. 319,24/km. Besar pengaruh hambatan samping terhadap BOK LV yaitu 50,5%, pengaruh hambatan samping terhadap BOK HV sebesar 38,1%, dan pengaruh hambatan samping terhadap BOK MC sebesar 57,7%. Kata kunci: hambatan samping, biaya operasional kendaraan, kinerja jalan    Abstract Simpang Baru market activities on HR. Soebrantas road is a side friction that reduce road capacity and vehicle speed. As a result, it will have an impact on road performance and vehicle operating costs (VOC). So it is necessary to know how much influence side friction on VOC. The analysis based on existing conditions and without side friction conditions, and used statistical analysis to calculate the effect. The highest amount of side friction is 744.3 event. The highest degree of saturation is 0.732 (level of service C). BOK for vehicles in existing condition is Rp. 1,662.22/km for light vehicles, Rp. 2,384.86/km for heavy vehicles and Rp. 362.41/km for motorcycles. After removing side friction, the value of the degree of saturation becomes 0.593 (level of service A), the BOK for light vehicles becomes 1,423.60/km, the BOK for heavy vehicles becomes Rp. 2,260.13/km; and BOK for motorcycles becomes Rp. 319.24/km. The influence of side friction on BOK LV is 50.5%, the influence of side friction on BOK HV is 38.1%, and the influence of side resistance on BOK MC is 57.7%. Keywords: side friction, vehicle operating cost, road performance
Penataan Kawasan Terminal AKAP BRPS Golongan Terminal Type A Berbasis Transit Oriented Development (TOD) Sebagai Upaya Pengembangan Sistem Angkutan Massal di Provinsi Riau Prakasa, Rizqy Ridho; Adiman, Edi Yusuf; Audah, Safridatul; Rhoma Putra, Benny Hamdi
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.7924

Abstract

Seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan volume kendaraaan yang memenuhi ruang Kota Pekanbaru, permasalahan juga diikuti dengan pertumbuhan kenaikan akan moda transportasi baru yang dapat mempermudah aktivitas dan mobilitas penduduk di kota-kota besar yang kian meningkat diiringi dengan mudahnya akses mendapatkan kendaraan pribadi. Upaya untuk mengatasi kenaikan volume kendaraan yang memenuhi ruang kemacetan Kota Pekanbaru akan dioptimalkan penggunaan Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dengan penerapan konsep Transit Oriented Development (TOD). TOD adalah konsep perencanaan yang mengintegrasikan tata ruang kota yang menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui aksesbilitas yang dapat diakses dengan berjalan kaki dan bersepeda serta dapat menghubungkan langsung pada fasilitas transportasi publik. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersediaan ruang yang berada di Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dan pendapat masyarakat sebagai pelaku utama dalam penerapan TOD dan menghasilkan keluaran dalam bentuk kajian. Dalam penelitian ini membahas aspek spasial dan aspek sosial dalam wilayah studi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis spasial, dan analisis hierarki proses. Analisis yang telah dilakukan yaitu analisis ketersediaan ruang dan analisis preferensi masyarakat dalam menentukan prioritas variabel diperoleh bahwa prioritas tertinggi adalah variabel penerangan jalan dan prioritas terendah adalah kepadatan bangunan.