Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

DURABILITY OF ASPHALT CONCRETE MIXTURE (AC-WC) USING CRUMB RUBBER WASTE AS AN ADDITIONAL MATERIAL AND PALM FRUIT ASH AS FILLER Rhoma Putra, Benny Hamdi; Malik, Alfian; Hidayati, Ermi; Ridho Prakasa, Rizqy; Elianora, Elianora
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v13i1.37742

Abstract

The mixture of road pavement layers that is commonly used in Indonesia is a mixture of Asphalt Concrete (AC-WC). Addition of wastecrumb rubber (crumb rubber) in asphalt concrete mixture is a solution for highway planning and reducing waste pollutioncrumb rubber (crumb rubber) produced from a rubber tire factory. The purpose of this research is to determine the maximum percentage addition crumb rubber (crumb rubber) in the AC-WC mixture withfiller palm fruit bunch ash and to determine the residual strength index (RSI) value of the mixture which has a durability value that meets the requirements of General Specifications for Highways 2018 Revision 2. This study uses bitumen content with the percentage of mixed wastecrumb rubber used in the determination of OAC of 0%, 3%, and 6% by weight of asphalt andfiller palm fruit bunch ash 4% by weight of one AC-WC sample. The results of this study indicate testing marshall on variations crumb rubber 0% (without crumb rubber) as a normal mixture and 3% has met the specifications while the 6% variation does not. Maximum test results on the combination crumb rubber 3% resulted in the highest stability value of 1,028.85 kg at 0.5 hour immersion. The results of the durability test showed that the RSI value with a variation of 0% and 3% only fulfilled the 3 hour immersion time.
Hubungan Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Jumlah Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan di Pekanbaru Rhoma Putra, Benny Hamdi; Elianora, Elianora; Prakasa, Rizqy Ridho
Prosiding Sains Nasional dan Teknologi Vol 14, No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v14i1.11572

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah serius yang selalu terjadi dari waktu ke waktu di jalan. Kecelakaan lalu lintas terjadi dari kombinasi beberapa faktor yang terdiri dari faktor manusia, faktor kendaraan, faktor jalan dan faktor lingkungan. Penelitian dilakukan pada jalan di Kota Pekanbaru. Data dari Ditlantas Polda Riau selama 2017-2023 tercatat sebanyak 1.433 kasus kecelakaan yang terjadi pada jalan di Pekanbaru. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara jumlah kecelakaan dengan faktor penyebab kecelakaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan data kecelakaan dari Ditlantas Polda Riau yang terdiri dari jumlah kecelakaan dan jumlah faktor-faktor penyebab kecelakaan. Metode yang digunakan yaitu uji korelasi spearman, uji t dan uji f. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dua variabel yang berhubungan signifikan terhadap jumlah kecelakaan di Pekanbaru yaitu hubungan sangat kuat variabel jumlah lengah (X1) sebesar r = 0,964 dan jumlah mengantuk (X3) sebesar r = 0,857. Berdasarkan uji hipotesis didapatkan dua variabel yang berpengaruh mendekati signifikan terhadap jumlah kecelakaan yaitu variabel jumlah lengah (X1) sebesar 0,123 dan jumlah batas kecepatan (X5) sebesar 0,177. Adapun hubungan hubungan jumlah kecelakaan terhadap faktor-faktor penyebab kecelakaan adalah sebagai berikut; Y = 51,240 + 0,825X1 + 0,673X2 + 0,800X3 + 0,830X4 + 0,605X5. Rekomendasi penanganan yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan edukasi kepada pengguna jalan, pemasangan rambu dan pembuatan marka jalan.
Pemetaan Potensi Desa Aur Sati Kabupaten Kampar Provinsi Riau Olivia, Monita; Fatnanta, Ferry; Wibisono, Gunawan; Ikhsan, Muhammad; Sitompul, Iskandar Romey; Prakasa, Rizqy Ridho
Riau Journal of Empowerment Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.7.3.177-189

Abstract

Mapping village potential is an important aspect of sustainable rural development. It allows village governments and communities to optimize resource management and improve community welfare. In general, community service activities are designed into three stages, namely preparation, activity implementation, and evaluation and aim to conduct comprehensive village potential mapping. The community service activities involve active participation of the community and village officials in Focus Group Discussions (FGDs) to identify, document, and map all aspects of village potential. This method aims to empower village communities in regional development by producing comprehensive data on existing village potential. The resulting village potential map becomes an invaluable tool for village governments in sustainable development planning and village asset management. Through this village potential mapping, Aur Sati Village is expected to optimize its opportunities to improve community welfare and develop its regional characteristics, including tourism, agriculture, and fisheries potential.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Vermikompos untuk Mendukung Implementasi ISPO pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Nasrul, Besri; lubis, Nursiani; Umami, Irwin Mirza; Yunandra, Yunandra; Handoko, Tito; Prakasa, Rizqy Ridho; Abdurrahman, Rezi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.193-199

Abstract

The community of Sialang Sakti predominantly works as oil palm farmers. Oil palm cultivation produces biomass, one of which is palm fronds. If palm fronds are not managed properly, they can lead to detrimental effects. Piles of palm fronds can become breeding grounds for pests and diseases that may disrupt surrounding palm plants. The biomass from palm fronds can be processed into vermicompost, but this is not widely known among oil palm farmers. Therefore, it is necessary to conduct socialization regarding the processing of palm fronds into vermicompost. The socialization with the community and Gapoktan Manunggal Sakti took place at the Gapoktan Manunggal Sakti warehouse in Sialang Sakti Village, Siak Regency, Riau Province. By utilizing palm frond biomass, the community was taught how to make vermicompost, supporting sustainable farming practices and biomass utilization. This activity involved community members and Gapoktan Manunggal Sakti, using materials such as palm frond biomass, Lumbricus rubellus worms, cow manure, and sawdust. The outcome of this activity is that participants can identify potential resources, such as palm fronds and other organic waste, to process into vermicompost, which can enhance soil quality and crop productivity. It is hoped that with this training, the people of Sialang Sakti Village can adopt the use of more environmentally friendly organic fertilizers for sustainable agriculture.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Menuju Mobilitas Berkelanjutan: Evaluasi Kinerja Pelayanan Feeder BRT 1B da 4B Semarang Kurnianingtyas, Agnesia Putri; Rofi'i, Imam; Adimagistra, Tiasa; Prakasa, Rizqy Ridho
Teknika Vol. 20 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/2p65rj71

Abstract

22 Desember 2008 pemerintah menetapkan secara resmi angkutan massal untuk menanggulangi kemacetan yaitu dengan adanya BRT Trans Semarang yang kemudian beroperasi tahun 2010. Seiring berjalannya waktu, BRT Trans Semarang tidak mampu melayani rute-rute yang berada di perkampungan yang belum terhubung dengan angkutan masal lainnya, maka dari itu pemerintah melakukan pengembangan transportasi yang saling terhubung permukiman yang tidak dapat dijangkau oleh transportasi sehingga terciptanya Angkutan Pengumpan (Feeder) BRT Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan feeder dengan metode kuantitatif. Data didapatkan dengan cara observasi lapangan dan penyebaran kuesioner. Evaluasi dilakukan dengan melakukan analisis kinerja pelayanan angkutan umum, analisis kepuasan pengguna dengan metode CSI dan analisis prioritas peningkatan pelayanan dengan metode IPA.  Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja pelayanan feeder berada pada kategori sedang. Sedangkan kepuasan pengguna feeder sebesar 86% dan termasuk kategori sangat puas. Terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatan performanya untuk meningkatkan layanan feeder, yaitu kemudahan mendapatkan tempat duduk, inisiatif penyedia jasa, kepercayaan penumpang terhadap penyedia jasa, kenyamanan armada, keramahan pengemudi, dan ketanggapan pengemudi saat ada masalah.
Pemetaan Kawasan Danau Bakuok Dengan Foto Udara Untuk Perencanaan Kawasan Pariwisata Adiman, Edi Yusuf; Siswanto; Kurniawandy, Alex; Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Prakasa, Rizqy Ridho
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: BATOBO: Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.1.49-57

Abstract

Pengembangan kawasan wisata lokal membutuhkan data spasial yang akurat sebagai dasar perencanaan yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan peta kawasan wisata Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dengan menggunakan teknologi pemetaan berbasis foto udara (drone). Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pemetaan dan dokumentasi udara, serta sosialisasi hasil kepada pemerintah desa. Hasil pemetaan menghasilkan peta kawasan yang mencakup elemen-elemen wisata seperti danau, plaza, jalan akses, permukiman, dan pintu air. Selain itu, dokumentasi visual berupa foto udara kawasan memberikan gambaran kondisi eksisting kawasan wisata. Sosialisasi hasil peta dan dokumentasi berhasil mendapatkan tanggapan positif dari pemerintah desa sebagai dasar perencanaan pengembangan wisata berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi drone efektif digunakan dalam perencanaan partisipatif berbasis data spasial dan mampu mendorong sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam pengelolaan potensi lokal.
Workshop Penyusunan Portofolio untuk Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Bagi Dosen Teknik Sipil UNRI Monica.MG, Intan; Lyona, Vinka; Saily, Randhi; Prakasa, Rizqy Ridho; Darfia, Novreta Ersyi; Yolanda, Yogi; Putra, Nanda Dwi; Harimardika, Musyaffa Rifqi
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: BATOBO: Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.1.94-103

Abstract

Kualitas pembelajaran di pendidikan tinggi sangat dipengaruhi oleh perencanaan yang sistematis dan terdokumentasi dengan baik. Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk merencanakan dan merefleksikan proses pembelajaran adalah portofolio pembelajaran. Namun, sebagian besar dosen belum memahami bentuk dan manfaat portofolio tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk workshop yang melibatkan dosen Teknik Sipil. Kegiatan meliputi sosialisasi konsep portofolio, pemberian contoh, serta pendampingan penyusunan portofolio masing-masing peserta. Efektivitas kegiatan diukur melalui pretest dan posttest. Data menunjukkan peningkatan skor pemahaman peserta setelah mengikuti workshop. Sebagian besar peserta mampu menyusun portofolio yang sesuai dengan prinsip perencanaan pembelajaran yang baik. Sebanyak 92,3% peserta mampu mendefinisikan portofolio dengan tepat setelah pelatihan, dibandingkan 15,4% sebelum pelatihan. Pemahaman terhadap komponen dan fungsi portofolio meningkat hingga 100%, serta kesiapan menyusun portofolio meningkat dari 30,8% menjadi 76,9%. Peningkatan hasil posttest menunjukkan bahwa workshop ini berkontribusi positif terhadap pemahaman dosen dalam menyusun portofolio. Respons peserta juga menunjukkan bahwa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan portofolio dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas dosen, sekaligus mendukung praktik pembelajaran yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Analisis Faktor Koreksi Data Hujan Satelit Berdasarkan Data Observasi di DAS Rokan Provinsi Riau Ersyi Darfia, Novreta; Monica.MG, Intan; Prakasa, Rizqy Ridho; Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.340

Abstract

Ketersediaan data curah hujan yang akurat dan berjangka panjang merupakan komponen penting dalam analisis hidrologi dan rekayasa sumber daya air. Namun, data observasi dari stasiun hujan observasi seringkali mengalami kendala seperti keterbatasan panjang data, distribusi lokasi stasiun yang tidak merata, serta adanya data hilang dan tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkoreksi data curah hujan satelit dari Climate Forecast System Reanalysis (CFSR) agar mendekati nilai data observasi yang sebenarnya. Metode koreksi yang digunakan adalah Metode Persamaan Linear. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode ini mampu mengkoreksi data CFSR sehingga mendekati nilai data observasi. Metode persamaan linear memberikan pendekatan awal yang sederhana namun belum mampu memperbaiki nilai ekstrem. Penelitian ini membuktikan bahwa koreksi data dapat meningkatkan kesesuaian data satelit dengan observasi, namun penerapan faktor koreksi tidak selalu berhasil secara seragam di semua lokasi karena tingginya variabilitas hujan.